Claim Missing Document
Check
Articles

Optimalisasi Poskestren Al-Hidayah, Sidoarjo dengan deteksi tumbuh kembang dan pembentukan kader Remaspro (Remaja Sadar Kesehatan Reproduksi) Rahayu, Esty Puji; Nisa, Fauziyatun; Dwi Andriani, Ratna Ariesta; Delina, Lini
Journal of Dedicators Community Vol 7, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Islam Nahdlatul Ulama Jepara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34001/jdc.v7i2.3868

Abstract

Background, Many problems are experienced by adolescents especially adolescent women, for example, nutritional problems, anemia, menstruation, lack of concentration in learning and others. This does not rule out the possibility of also being experienced by female students in Islamic boarding schools. One way to improve the understanding of reproductive health and sexuality can be by optimizing poskestren (Pesantren Health Post). The purpose of this community service is to optimize the Al Hidayah Poskestren with Remaspro cadres and monitor the growth and development of female students by providing reproductive health education. Mitra is located on the outskirts of Sidoarjo district. The number of female students in the Pesantren is approximately 230 people, while the existing Poskestren is not optimal and the place is inadequate. This pesantren is also a pesantren that does not maintain the cleanliness of the environment, starting from the place to dry clothes, canteens, rooms, bathrooms and poskestrennya itself. In Poskestren, there are also no administrators or cadres who deal with reproductive problems, because reproductive and sexuality problems are indeed considered taboo and are not studied in depthMethods: In this community service we provide education and train remaspro cadres about adolescent reproductive health and all its problems, train remaspro cadres about physical examinations focused on adolescents (early detection of anemia), conduct Hb level examinations, form the management of Poskestren. The appointed Remaspro cadres are also the administrators of the Poskestren, which numbers 24 female students. After that, counseling was carried out to all students about menstruation, adolescent nutritional status, and adolescent personal hygiene. Results and discussion. Based on the results of the Hb level examination, there were adolescents who were anemic, around 12.6% of adolescents had anemia. Based on interviews with teenagers who have anemia, they said that during the examination, they were menstruating, besides that they also stated that they did not like vegetables.Conclusion. Based on the results of monitoring and evaluation after the implementation of community service, it can be concluded that there is an increase in knowledge about menstruation, adolescent nutrition and anemia in adolescents. Further activities can develop Poskestren activities, for example peer teaching about juvenile delinquency and the dangers of cigarettes in students
EFEKTIVITAS PRENATAL GENTLE YOGA POSE TERHADAP KETIDAKNYAMANAN KEHAMILAN TRIMESTER PERTAMA Andriani, Ratna Ariesta Dwi; Mardiyanti, Ika; Handayani, Nanik; Anggasari, Yasi
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 13, No 3 (2024): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jcu.v13i3.2439

Abstract

ABSTRAK Dalam setiap proses kehamilan terjadi perubahan fisik, psikis dan sosial. Seorang wanita dewasa yang mengalami kehamilan dituntut untuk siap secara fisik dan secara mental (psikologis), karena dengan perubahan selam kehamilan dapat mempengaruhi stabilitas emosi ibu yang berujung pada stress. Adaptasi baik secara fisik maupun psikologi sangat diperlukan dalam menghadapi proses perubahan sistem pada tubuh ibu selama kehamilan. Dengan adanya perubahan tersebut banyak ibu hamil akan mengalami ketidaknyamanan, sehingga perlu diberikan suatu pencegahan dan perawatan. Terdapat beberapa tindakan yang dapat dilakukan selama hamil dalam upaya menjaga kondisi ibu dan janin tetap sehat serta lancar saat proses persalinan. Beberapa tindakan tersebut diantaranya adalah jalan pagi, bersepeda statis, aerobic, senam air, menari, dan yoga. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis apakah prenatal gentle yoga pose efektif dalam mengatasi ketidaknyamanan kehamilan trimester pertama. Desain penelitian menggunakan Quasi Eksperimental. Populasi dan sampel adalah ibu hamil trimester pertama yang mengalami ketidaknyamanan kehamilan yang diberikan perlakuan yaitu prenatal gentle yoga pose Variabel independen penelitian ini adalah prenatal gentle yoga pose dan variabel dependen adalah ketidaknyamanan kehamilan trimester pertama yang diukur menggunakan lembar observasi. Analisa data menggunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian menyatakan nilai Pvalue yaitu 0,000 < 0,05 ini artinya prenatal gentle yoga pose efektiv dalam mengurangi ketidaknyamanan kehamilan trimester pertama. Kata Kunci: Prenatal Gentle Yoga; Ketidaknyamanan; Kehamilan
Pengaruh Pemberian Pendidikan Kesehatan tentang Kehamilan terhadap Tingkat Pengetahuan Primigravida dalam Menghadapi Persalinan Ratna Ariesta Dwi Andriani
Journal of Ners and Midwifery Vol 4 No 2 (2017)
Publisher : STIKes Patria Husada Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26699/jnk.v4i2.ART.p108-110

Abstract

Pada studi pendahuluan yang dilakukan di Bidan Praktek Mandiri Atik ada 30 (75%) Primigravida mengatakan tidak mengetahui apa saja yang harus dilakukan dalam menghadapi persalinan karena apa yang akan dilalui merupakan pengalaman pertama, sehingga perlu diberikan pendidikan kesehatan tentang kehamilan sebagai bekal dalam menghadapi persalinan. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan tentang kehamilan terhadap tingkat pengetahuan primigravida trimester III dalam menghadapi persalinan di Bidan Praktik Mandiri Atik. Metode penelitian  yang digunakan adalah jenis quasi experiment dengan design One Group Pre-test and Post-test. Sampel penelitian primigravida trimester III berjumlah 36 responden. Hasil dari penalitian ini bahwa pengetahuan responden sebelum diberikan pendidikan kesehatan  sebesar 73,52 dan sesudah pendidikan kesehatan sebesar 83,60 dengan thitung > ttabel (-8,501 > -2,042) atau p-value < α (0,000 < 0,05) maka H0 ditolak dan Ha diterima. Hal ini berarti ada pengaruh pemberian pendidikan kesehatan tentang kehamilan terhadap tingkat pengetahuan pada primigravida dalam menghadapi persalinan di Bidan Praktek Mandiri Atik.