Claim Missing Document
Check
Articles

LITERATURE REVIEW : DETERMINAN KINERJA KADER KESEHATAN Edy Gunawan; Dian Ayubi
J-KESMAS: Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol 9, No 1 (2023): J-KESMAS Volume 9 Nomor 1, Mei 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/jkesmas.v9i1.3991

Abstract

Kader kesehatan memiliki potensi dalam mengurangi ketidaksetaraan dalam akses layanan kesehatan esensial. Mereka (kader) memiliki banyak peran di berbagai bidang atau topik kesehatan seperti kesehatan ibu dan anak, penyakit infeksi, penyakit tidak menular, kesehatan remaja. Upaya peningkatan kinerja kader perlu dilakukan agar kader dapat berperan maksimal dalam pelayanan di bidang kesehatan. Literature review ini dilakukan untuk untuk mendeskripsikan temuan penelitian mengenai determinan kinerja kader kesehatan. Pencarian data dilakukan dengan 4 (empat) database yaitu Proquest, Pubmed, ScienceDirect, Scopus dengan kata kunci tertentu dan rentang studi penelitian selama 10 Tahun (2012 – 2022). Berdasarkan hasil analisis berbagai artikel, didapatkan beberapa faktor yang mempengaruhi kinerja kader yaitu karakteristik kader, motivasi, lingkungan komunitas dan sistem kesehatan. Diharapkan dengan pemahaman yang baik mengenai faktor-faktor tersebut dapat membuat upaya peningkatan kinerja kader kesehatan lebih optimal khususnya bagi pemerintah maupun stakeholder terkait.
A Systematic Review Dukungan Pemberian ASI Eksklusif Selama Pandemi COVID-19: Pesan untuk Promosi Kesehatan : Systematic Review of Exclusive Breastfeeding Support During the COVID-19 Pandemic: Message for Health Promotion Khairunnisaa -; Dian Ayubi
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 4 No. 4 (2021)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (863.564 KB) | DOI: 10.56338/mppki.v4i4.1665

Abstract

Pandemi Corona Virus Disease (COVID-19) menjadi kekhawatiran mengenai potensi kegagalan menyusui eksklusif. Studi ini meninjau penelitian sebelumnya yang menggambarkan upaya dan dukungan menyusui eksklusif baik pada pada ibu dengan COVID-19 maupun tidak. Pencarian literatur secara sistematis dilakukan pada bulan April-Agustus 2021 menggunakan database yaitu Pubmed dan Scopus dengan rentang waktu publikasi artikel yaitu 2020-2021 serta memenuhi syarat dengan kriteria inklusi. 462 artikel yang selanjutnya masuk dalam tahap eliminasi hingga hasil akhir 30 artikel memenuhi syarat untuk full text review. Studi kualitas dinilai dengan menggunakan Skala Newcastle-Ottawa (NOS). Kami mengidentifikasi 30 studi. Upaya melindungi praktik menyusui eksklusif dilakukan melalui kontak kulit dan rooming-in. Praktik ini menyertakan penerapan pencegahan yang ketat seperti menggunakan masker, menjaga jarak, dan menjaga kebersihan tangan serta payudara. Semua bayi yang lahir dari ibu dengan COVID-19 yang menerapkan protokol kesehatan tidak terinfeksi COVID-19. Dukungan menyusui dari petugas kesehatan, keluarga, komunitas dan manajemen layanan kesehatan tidak dapat diabaikan dalam memastikan menyusui tetap berlanjut selama pandemi dan tindakan pencegahan tetap dipatuhi. Protokol kesehatan perlu dipantau untuk keberlanjutan menyusui yang aman melalui kontak kulit dan rawat gabung. Dukungan sosial tidak dapat diabaikan untuk melindungi praktik menyusui eksklusif dan memastikan bahwa tindakan pencegahan COVID-19 tetap dipatuhi.
Gambaran Ketahanan Keluarga Disabilitas di Masa Pandemi COVID-19 : An Overview of the Resilience of Families with Disabilities During the COVID-19 Pandemic Ineu Isnaeni; Dian Ayubi
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 4 No. 4 (2021)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (849.577 KB) | DOI: 10.56338/mppki.v4i4.1758

Abstract

Menghadapi pandemi COVID-19 diperlukan kekompakan semua aspek kehidupan baik bernegara maupun unit terkecil yaitu keluarga. Keluarga merupakan pondasi kuat dalam menghadapi keterpaparan virus COVID-19. Keluarga disabilitas adalah keluarga yang memiliki anggota keluarga penyandang disabilitas atau kepala keluarganya sebagai penyandang disabilitas. Keluarga disabilitas adalah keluarga yang rentan dalam situasi dan kondisi pandemi COVID-19. Respon yang tidak tepat dalam menghadapi situasi pandemi ini, akan memperburuk kondisi kerentanan yang sudah ada. Misalnya penyandang disabilitas yang memerlukan terapi untuk mengurangi derajat kecacatannya, terpaksa harus berhenti sementara karena akses ke Rumah Sakit lebih mengutamakan penanganan pasien COVID-19, kemudian terjadinya pemutusan hubungan kerja besar-besaran yang dapat mengakibatkan kondisi ekonomi keluarga terganggu sehingga pengobatan penyandang disabilitas tertunda karena keluarga lebih mengutamakan kebutuhan pangan untuk keberlanjutan kehidupan keluarganya tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif analitik pendekatan cross sectional. Penelitian ini menggunakan instrumen. Ketahanan Keluarga dengan penyebaran kuesioner melalui Google Form yang disebarkan kepada keluarga yang memiliki anggota keluarga penyandang disabilitas sebanyak 94. Tujuan penelitian untuk mengetahui potret ketahanan keluarga disabilitas. Keluarga disabilitas memiliki tekanan ekonomi yang cukup besar di masa pandemi COVID-19 dengan pendapatan lebih kecil dibandingkan pengeluaran yang mereka butuhkan. Adanya gejala stress dirasakan keluarga disabilitas menjadi hal yang harus segera ditangani. Keluarga disabilitas dengan segala masalah tetapi masih memberikan pertolongan terhadap sesama dengan memberikan sumbangan. Dalam ketahanan pangan, mereka mengatur dengan baik walaupun beberapa kecemasan melanda berkaitan dengan diri dan anggota keluarga di masa pandemic COVID-19. Pemerintah diharapkan memberikan ruang perlindungan sosial dan kemudahan akses keluarga dalam menjaga keberlangsungan hidup anggota keluarganya.
Hubungan Pengetahuan dengan Status Vaksinasi COVID-19 pada Ibu Hamil di Wilayah DKI Jakarta: Knowledge and COVID-19 Vaccination Status of Pregnant Women in DKI Jakarta Reza Dara Pertiwi; Dian Ayubi
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 5 No. 4 (2022)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (490.95 KB) | DOI: 10.56338/mppki.v5i4.2208

Abstract

Latar Belakang: Vaksinasi dibutuhkan untuk menekan angka kejadian COVID-19 terutama pada populasi rentan seperti ibu hamil. Ibu hamil biasanya memiliki keinginan yang lebih rendah dan kekhawatiran yang lebih tinggi mengenai vaksin dibanding populasi umum, hal ini karena kurangnya pengetahuan mengenai vaksin. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan dengan status vaksinasi COVID-19 pada ibu hamil di DKI Jakarta setelah mengendalikan variable lain (usia, pekerjaan, penghasilan, pendidikan, usia kehamilan, status gravida, penyakit penyerta, dan pengalaman imunisasi TT). Status vaksinasi dipilih sebagai indikator perilaku terbuka dari perilaku vaksinasi. Metode: Penelitian dilakukan secara kuantitatif menggunakan desain penelitian cross sectional pada ibu hamil yang berdomisili di DKI Jakarta dengan menyebarkan kuesioner melalui google form. Penelitian ini diikuti oleh 149 responden yang memenuhi kriteria inklusi yang sudah ditentukan. Analisis data menggunakan SPSS 22 secara univariat dalam bentuk distribusi frekuensi dan analisis multivariate dilakukan menggunakan regresi logistic ganda model faktor risiko. Hasil: Dari hasil penelitian didapatkan 65,8% ibu hamil telah melakukan vaksinasi dan 64 orang (65,3%) diantaranya sudah tervaksinasi lengkap dua dosis. Pengetahuan memiliki hubungan signifikan dengan status vaksinasi (pValue = 0,001). Kesimpulan: Ibu hamil yang memiliki pengetahuan rendah, memiliki risiko untuk tidak melakukan vaksinasi sebesar 7,062 kali dibandingkan ibu hamil yang memiliki pengetahuan tinggi setelah dikontrol variable penghasilan. Meningkatkan pengetahuan mengenai vaksin COVID-19 dapat menjawab keraguan ibu hamil untuk melakukan vaksinasi.
Determinan Pemanfaatan Pelayanan Kesehatan Gigi dan Mulut oleh Ibu Hamil di Wilayah Puskesmas Pancoran Mas Kota Depok: Determinants of the Utilization of Dental and Oral Health Care Services by Pregnant Women in Pancoran Mas Health Center Depok City Miranda Adriani; Danang Wahansa Sugiarto; Dian Ayubi; Evi Martha
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 5 No. 4 (2022)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (447.273 KB) | DOI: 10.56338/mppki.v5i4.2227

Abstract

Latar Belakang: Penyakit gigi dan mulut memiliki hubungan dengan kondisi kehamilan dan risiko kelahiran yang merugikan, seperti BBLR dan kelahiran prematur. Pemeriksaan gigi dan mulut saat kehamilan memiliki banyak manfaat bagi ibu dan bayinya, tetapi angka pemanfaatan pelayanan kesehatan gigi dan mulut dari beberapa penelitian sebelumnya di Indonesia masih rendah. Tujuan: Penelitian ini adalah mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan pemanfaatan pelayanan kesehatan gigi dan mulut oleh ibu hamil di wilayah Puskesmas Pancoran Mas, Kota Depok. Metode: Penelitian menggunakan desain cross-sectional dengan jumlah sampel minimal 162 responden dari Mei-Juni 2018. Penarikan sampel menggunakan teknik multistage random sampling yang terdiri dari ibu hamil dan ibu yang memiliki anak berusia sampai dengan satu tahun yang tinggal di wilayah kerja Puskesmas Pancoran Mas, Kota Depok. Pengumpulan data dilakukan dengan pengisian kuesioner dan dianalisis secara univariat, bivariat dengan chi-square, dan multivariat dengan uji regresi logistik ganda. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa hanya terdapat 25,9% responden yang melakukan pemanfaatan pelayanan kesehatan gigi dan mulut selama kehamilan. Berdasarkan hasil analisis multivariat, perceived need merupakan variabel yang paling dominan berhubungan terhadap pemanfaatan pelayanan kesehatan gigi dan mulut selama kehamilan (nilai p=0,013; OR=3,295), setelah dikontrol oleh variabel kepemilikan asuransi dan keterpaparan informasi. Kesimpulan: Proporsi ibu hamil yang memanfaatkan pelayanan kesehatan gigi dan mulut selama kehamilan masih sangat rendah dan perceived need merupakan faktor yang paling berhubungan dengan pemanfaatan pelayanan kesehatan gigi dan mulut selama kehamilan.
Determinan Keberhasilan Pemberian ASI Eksklusif di Wilayah Kerja Puskesmas Ciangsana Kabupaten Bogor: Determinants of Exclusive Breastfeeding Success in the Work Area of Puskesmas Ciangsana, Bogor District Tsalitsa Putri; Dian Ayubi; Tri Krianto Karjoso
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 5 No. 9 (2022)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v5i9.2485

Abstract

Latar Belakang: World Health Organization (WHO) dan United Nation International Children’s Emergency Fund (UNICEF) merekomendasikan bayi baru lahir diberikan ASI secara eksklusif sampai usia 6 bulan. Akan tetapi banyak faktor yang membatasi pemberian ASI Ekslusif yaitu kebiasaan atau pun kepercayaan yang telah menjadi tata aturan kehidupan dalam suatu wilayah. Penghambat lainnya faktor sosial budaya mempunyai kecenderungan mengarahkan perilaku ibu untuk tidak mampu memberikan ASI Eksklusif. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui determinan keberhasilan pemberian ASI Ekslusif di Wilayah Kerja Puskesmas Ciangsana Kabupaten Bogor Tahun 2022. Metode: Penelitian dengan desain potong lintang (cross-sectional) di wilayah kerja Puskesmas Ciangsana Kabupaten Bogor, Jawa Barat yang terdapat di tiga desa yaitu Desa Nagrak, Ciangsana dan Bojongkulur. Sampel penelitian adalah ibu yang mempunyai bayi berumur 6-12 bulan dengan pengambilan sampel Sistem Random Sampling (SRS) sebanyak 114 responden. Pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan link kuesioner dengan kabo tool box. Data dianalisis dengan regresi logistik ganda agar mengetahui determinan keberhasilan pemberian ASI Ekslusif. Hasil: Faktor dominan dalam keberhasilan pemberian ASI Ekslusif di wilayah kerja Puskesmas Ciangsana adalah dukungan dari petugas kesehatan yang berisiko 4,25 kali lebih tinggi dalam pemberian ASI Ekslusif (OR= 4,25; CI 95%: 1,63 - 11,12; P value = 0,003) setelah dikontrol oleh pengetahuan ibu, sikap, kepercayaan, dukungan keluarga, dan tradisi. Selain itu, diikuti oleh sikap positif ibu (OR= 3,85; CI 95%: 1,51 - 9,85; P value = 0,005) dan tradisi yang mendukung (OR= 3,08; CI 95%: 0,63-14,99; P value = 0,164). Kesimpulan:Dukungan tenaga kesehatan memiliki peranan penting dalam meningkatkan keberhasilan ASI Ekslusif di wilayah kerja Puskesmas Ciangsana. Dukungan dalam pemberian informasi dari tenaga kesehatan mampu merubah perilaku dan sosial budaya yang berlaku kearah yang lebih baik sehingga diharapkan dapat memaksimal masyarakat dalam meningkatkan kesadaran akan keuntungan dalam pemberian ASI Ekslusif pada anaknya.
Pengaruh Senam Terhadap Fungsi Kognitif Lansia : Literature Review : The influence of elderly gymnastics on cognitive function : Literature Review Fadilla Rizky Prameshwari; Dian Ayubi
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 5 No. 12 (2022)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v5i12.2749

Abstract

Latar belakang: Peningkatan jumlah lansia di Indonesia membawa konsekuensi meningkat pula gangguan kesehatan yang dialami, salah satunya yaitu penurunan fungsi kognitif. Fungsi Kognitif adalah respon maladaptif yang ditandai oleh terganggunya daya ingat, disorientasi, inkoheren, dan suka berpikir logis. Upaya untuk menghindari terjadinya penurunan fungsi kognitif dapat dengan cara meningkatkan aktivitas fisik seperti senam pada lansia Tujuan: Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektivitas senam lansia terhadap fungsi kognitif Metode: Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah tinjauan literatur menggunakan situs Google Sholar dan EBSCO menggunakan kata kunci “senam lansia” DAN “fungsi kognitif”’ dan keyword dalam Bahasa inggris “elderly exercise” AND “cognitive”. Pencarian tersebut menghasilkan sejumlah 16 artikel yang sesuai dengan tujuan dan tema penelitian Hasil: Dari hasil penelitian didapatkan bahwa seluruh artikel menyatakan ada pengaruh antara senam dengan perubahan fungsi kognitif pada lansia. Kesimpulan: Melakukan ativitas fisik seperti senam otak, aerobic, maupun latihan ketahanan pada lansia setidaknya minimal 1 kali seminggu selama 15 menit selama 6 minggu atau lebih akan melancarkan aliran dan volume pasokan darah yang membawa oksigen ke organ-organ tubuh terutama ke organ otak sehingga terjadi peningkatkan kewaspadaan, konsentrasi dan memori fungsi kognitif.
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kepatuhan Petugas Kesehatan dalam Menerapkan Program Pencegahan dan Pengendalian Infeksi : Literature Review: Factors Affecting the Compliance of Health Workers in Implementing Infection Prevention and Control Programs : Literature Review Hestilin Kartini Seilatu; Dian Ayubi
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 3 (2023)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i3.2910

Abstract

Latar belakang: Penerapan program pencegahan dan pengendalian infeksi oleh petugas kesehatan yang kurang optimal menyebabkan tingginya risiko kejadian infeksi terkait pelayanan kesehatan (Health Care Associated Infections) baik pada pasien, petugas, pengunjung, dan masyarakat sekitar fasilitas pelayanan kesehatan. Tujuan: Untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kepatuhan petugas kesehatan dalam menerapkan program pencegahan dan pengendalian infeksi di fasilitas pelayanan kesehatan. Metode: Desain penelitian adalah literature review terhadap artikel yang membahas mengenai kepatuhan petugas kesehatan dalam menerapkan program pencegahan dan pengendalian Infeksi di fasilitas pelayanan kesehatan. Artikel didapatkan dari Google Scholar dan PubMed dengan kata kunci “kepatuhan, petugas kesehatan, penerapan program pencegahan dan pengendalian infeksi”. Artikel yang digunakan berbahasa Indonesia dan bahasa Inggris, dan telah dipublikasikan dalam rentan waktu 5 tahun terakhir sejak tahun 2018 sampai dengan tahun 2022. Hasil: Penelusuran Google Scholar dengan menggunakan kata kunci didapatkan 368 artikel, sedangkan penelusuran PubMed dengan menggunakan kata kunci didapatkan 40 artikel. Dari hasil penelusuran tersebut kemudian dilakukan skrining sesuai dengan kriteria dan tujuan penelitian, dan didapatkan 10 artikel yang layak untuk literature review ini. Kesimpulan: Faktor-faktor yang mempengaruhi kepatuhan petugas kesehatan dalam menerapkan program pencegahan dan pengendalian infeksi adalah pendidikan, pelatihan, kejelasan informasi, pengetahuan, sikap, motivasi, persepsi risiko, iklim kerja, ketersediaan sarana dan fasilitas, kebijakan organisasi dan pengawasan / supervisi.
Aspek Sosial Budaya yang Mempengaruhi Upaya Promosi Kesehatan Obesitas pada Anak: Literature Review: Socio-Cultural Aspects Influencing Health Promotion Efforts to Obesity in Children: Literature Review Edy Gunawan; Dian Ayubi
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 7 (2023)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i7.3517

Abstract

Latar Belakang : Tingginya angka kejadian obesitas juga terjadi pada anak-anak dengan prevalensi yang terus meningkat dari tahun ke tahun. Aspek sosial budaya setempat menjadi bagian yang sering menyebabkan terjadinya kasus obesitas pada anak. Seringkali upaya promotif dan preventif yang dilakukan mengalami kendala dari aspek sosial budaya tersebut. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk men-sintesis temuan penelitian mengenai aspek sosial budaya terhadap upaya promosi kesehatan pada kejadian obesitas anak. Metode: Studi pada penelitian ini dilakukan menggunakan metode systematic review and meta-synthesis studies. Pencarian data dilakukan dengan 3 (tiga) database yaitu PubMed, Science Direct, Taylor & Francis dengan kata kunci tertentu dan rentang studi penelitian selama 5 Tahun. Hasil: Terdapat beberapa aspek sosial budaya yang berhubungan dengan kejadian obesitas pada anak yaitu teman sebaya, lingkungan rumah, lingkungan sekolah, akses dan ekonomi. Kesimpulan: Aspek sosial budaya memiliki pengaruh baik positif maupun negatif terhadap upaya promotif dan preventif kasus obesitas anak, oleh karenanya aspek sosial budaya tersebut harus menjadi perhatian serius dalam menyelesaikan masalah yang spesifik lokal.
Pengaruh Unsur Budaya terhadap Perilaku Pencarian Pengobatan pada Pasien Stroke : Literature Review: The Influence of Cultural Elements on Health Seeking Behavior in Stroke Patients : Literature Review Dewi Gemilang Sari; Dian Ayubi; Mirnawaty; Ari Purwohandoyo
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 10 (2023)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i10.3845

Abstract

Latar belakang: Unsur budaya sangat mempengaruhi perilaku pencarian pengobatan pasien stroke. Ketepatan pencarian pengobatan pada pasien stroke menjadi penting karena stroke merupakan penyakit kegawatdaruratan yang butuh penanganan segera untuk mencegah kecacatan dan kematian. Tujuan: Penelitian bertujuan mengetahui pengaruh unsur budaya terhadap perilaku pencarian pengobatan pada pasien stroke. Metode: Penelitian menggunakan metode systematic review dengan menggunakan PRISMA (Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analysis). Penelitian ini menggunakan empat mesin pencari dalam pengumpulan artikel, yaitu ProQuest, ScienceDirect, Scopus, dan EBSCO. Kata kunci pencarian artikel adalah “Culture”, “Health Seeking Behavior”, dan “Stroke Patients”. Artikel yang didapatkan sebanyak 353 artikel dan 5 artikel di review dalam penelitian ini. Hasil: Unsur budaya berpengaruh terhadap perilaku pencarian pengobatan pada pasien stroke. Terdapat beberapa unsur budaya yang berpengaruh pada perilaku pencarian pengobatan pada pasien stroke. Kesimpulan: Terdapat pengaruh antara unsur budaya terhadap perilaku pencarian pengobatan pada pasien stroke. Dibutuhkan strategi pendekatan melalui unsur budaya untuk meningkatkan ketepatan perilaku pencarian pengobatan pada pasien stroke sehingga kegawatdaruratan stroke dapat ditangani segera.
Co-Authors Adhanty, Shania Agung Waluyo Akbar, M. Agung Alfiandary, Amalia Ratna Allenidekania Allenidekania Alwi, Puspita Amirudin, Ikhwan Amrul Hasan Anshari, Dien Aprilianti, Ririn Citra Ardi Findyartini, Ardi Ari Purwohandoyo Astuti Yuni Nursasi Belinda Meliana Elisabet Bernand Gamaliel Fa Atulo Bowalaksono, Anom Bunga Pelangi Citra Trisna Dahlia, Debie - Damayanthie, Nasriah Danang Wahansa Sugiarto Danang Wahansa Sugiarto Dayan Hisni Dewi Gemilang Sari Diantha Soemantri Dwiyantama, Yusuf Donner Edy Gunawan Edy Gunawan Edy Gunawan, Edy Ella Nurlaella Hadi Ellya Niken Prastiwi Endah Purwanti Endang Purwaningsih Endro Dwi Iswanto Ervina, Lissa Evi Martha Fa Atulo, Bernand Gamaliel Fadilla Rizky Prameshwari Galuh Meifika Fathiyani Giri Inayah Abdullah Giri Inayah Abdullah Hanny Handiyani Hestilin Kartini Seilatu Ineu Isnaeni Isnaeni, Ineu Julia Christy Labetubun Karimah Azzahra Khairunnisa’, Rifdah Yuri Krisna Yetti Lutfiah Lutfiah Marfian, Kenvin Mayangsari, Awallokita Miranda Adriani Mirnawaty Muhammad, Banu Nani Nurhaeni Nasruddin Nasruddin Nur Fadhilah, Alifah Nuraeni Nurdianaturrahma Budi Rahayu Pakpahan, Martina Paramita Boni Lestari Pertiwi, Sarah Islamiati Pradana Soewondo Ratu Ayu Dewi Sartika Raya Faiha Calista Reza Dara Pertiwi Ria Andriani Riza Hayati Ifroh Rooslanda, Elfrida Rostiani Dewi Santi Purna Sari Shania Adhanty Sugiarto, Danang Wahansa Tri Danu Warsito Tri Krianto Tri Krianto Karjoso Trisni Handayani Trisni Handayani, Trisni Tsalitsa Putri Untung Sujianto Y Yulianti