Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Kebutuhan Air Irigasi DAS Batang Arau Kota Padang (Studi Kasus : DAS Batang Arau Kota Padang) Marta Yudha Ozman; Manyuk Fauzi; Lita Darmayanti
Sainstek (e-Journal) Vol. 8 No. 2 (2020)
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebutuhan air irigasi secara keseluruhan perlu diketahui karena merupakan salah satu tahap penting yang diperlukan dalam perencanaan dan pengelolaan sistem irigasi. Berdasarkan hal tersebut, maksud penelitian ini adalah untuk menganalisis kebutuhan air irigasi dengan tujuan mendapatkan prediksi nilai kebutuhan air irigasi maksimum dan minimum pada daerah studi dalam hal ini Daerah Irigasi DAS Batang Arau Kota Padang Provinsi Sumatera Barat. Luas daerah irigasinya seluas 1.425 Ha. Sumber air irigasinya berasal dari Sungai Batang Arau. Faktor-faktor untuk menentukan kebutuhan air irigasi antara lain penyiapan lahan, penggunaan konsumtif, perkolasi dan rembesan, pergantian lapisan air dan curah hujan efektif. Perhitungan dilakukan dengan cara konsep KP-01 dimulai dari periode kedua November menggunakan pola tanam padi-padi-bera. Perhitungan manual (konsep KP-01) kebutuhan air maksimun didapat sebesar 2,14 m3/dt terjadi pada periode kedua Desember dan kebutuhan minimum didapat sebesar 0,59 m3/dt terjadi pada periode pertama bulan Maret.
Identifikasi Karakteristik Spasio-Temporal Hujan Ekstrem di Tanjungpinang Menggunakan Google Earth Engine (GEE) Dian Kharisma Dewi; Sigit Sutikno; Lita Darmayanti
Jurnal Teknik Sipil dan Teknologi Konstruksi Vol 8, No 2 (2022): Jurnal Teknik Sipil dan Teknologi Konstruksi
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (763.381 KB) | DOI: 10.35308/jts-utu.v8i2.5631

Abstract

In early January 2021, Tanjungpinang was hit by floods due to extreme rainfall intensity, causing the affected communities to suffer material and non-material losses. The flood has occurred from 2011 to 2021. To minimize the impact of flood events, it is necessary to study the characteristics of rainfall both temporally and spatially. This is considered important because with this information the public can anticipate the impact of extreme rainfall at a certain time and location. This study aims to identify the Spatio-temporal characteristics of extreme rainfall in Tanjungpinang City which often causes floods. However, to identify the characteristics of rainfall, long data is needed. This study uses CHIRPS (Climate Hazards InfraRed Precipitation with Station) satellite data because the rainfall observation data at the Raja Haji Fisabilillah station is not available for 2012. The identification results show that the correlation criterion (R) value between rainfall observation data and CHIRPS satellite data is 0.688. This value is interpreted as "strong" to be used as an alternative study data. GEE (Google Earth Engine) as a cloud-based platform is used to identify the spatial and temporal characteristics of extreme rainfall. From the results of temporal identification, it is known that extreme rainfall occurs in January, April, and December. The results of spatial identification indicate that the area that has the highest average maximum rainfalls at the Bukit Bestari District area of 156.60 mm/day. This can then be confirmed by looking at the documentation of flood events that often occur in the area.
Penyisihan Warna dan Zat Organik Pada Air Gambut Secara Koagulasi-Flokulasi dengan Koagulan Belimbing Wuluh Lisa Asmiyarna; Syarfi Daud; Lita Darmayanti
Jurnal Teknik Vol 11, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/jt.v11i2.3995

Abstract

Peat water has potential as a source of clean water because of its ample availability but qualitatively it still does not meet the standards according to Permenkes No.32 Tahun 2017 quality of clean water, such as organic substances and colors that are still high. This study uses a coagulation-flocculation methods using a Averrhoa bilimbi juice and alum. The variation are dosage averrhoa bilimbi juice (22,5 ml, 25 ml, 27,5 ml) with alum 0,25 gr and pH 4, 5, 6, 7, 8 in setting aside color and organic matter. The results showed that the treatment of peat water in the treatment variation 27,5 ml, alum 0,25 gr and pH condition 4 is already the best result for water quality requirements. Decreasing the colour with value  95,61% and organic substances is about 71,18%.
Cacing Tanah (Lumbricus Rubellus) Sebagai Agen Bioremediasi Tanah Tercemar Minyak Bumi dengan Penambahan Vermikompos Sebagai Bulking Agent Reynaldi Saputra; Lita Darmayanti; Muhardi Muhardi
Jurnal Daur Lingkungan Vol 5, No 2 (2022): Agustus
Publisher : Universitas Batanghari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33087/daurling.v5i2.97

Abstract

Petroleum is one of natural resources. Provinsi Riau is one of the petroleum producers in Indonesia. Exploitationsuch as petroleum drilling can result in pollution on the lands in the area around drilling. One method of processing contaminated oil waste that is relatively economical, easy and environmentally friendly is bioremediation. This research aims to process oil-polluted soil with bioremediationusing vermikomposting techniques. The study was conducted by varying the ratio of the weight of polluted soil with vermikompos, 1:2; 1:1; 2:1 (b/b). Observations were made over 49 days. During the study pH values, temperature, and water content were observed. The results showed the best results in reactors with a ratio ofpolluted soil and vermikompos (1:2) w/w, with an additional 20 worms with an allowance efficiency of 85.19%. pH values during observation ranged from 7-8, temperatures were 25ºC, and water levels fluctuated from 81-141%. The addition of 5% of rice husks to reactors with polluted soil composition: vermikompos (1:2) can increase the efficiency of the allowance to 90.05%.
Analisis Biaya Operasional Kendaraan Angkutan Sekolah Di Kota Pekanbaru Roma Dearni; Ari Sandhyavitri; Lita Darmayanti
SAINSTEK Vol. 10 No. 2 (2022)
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35583/js.v10i2.150

Abstract

Pertambahan penduduk di Kota Pekanbaru yang semakin meningkat menimbulkan banyak kemacetan dibeberapa titik daerah. Salah satu titik rawan kemacetan berada pada daerah kawasan pendidikan. Kemacetan terjadi dikarenakan adanya proses antar jemput anak sekolah. Pemerintah sudah mengatasi kemacetan dengan menyediakan alat tranportasi umum yaitu bus trans metro Pekanbaru, namun hal ini belum sepenuhnya dapat mengatasi kemacetan khususnya dalam kasus antar jemput anak sekolah. Butuh rute khusus dan ketersediaan fasilitas yang sesuai dengan kenyaman, keselamatan serta ketepatan waktu bagi pelajar. Maka perlu dilakukan analisis perhitungan biaya operasional kendaraan angkutan sekolah untuk mengetahui kelayakan secara ekonomi dalam perencanaan angkutan sekolah. Hasil penelitian pada perhitungan biaya operasional kendaraan dapat menentukan tarif pada setiap rute. Besar tarif berdasarkan perhitungan BOK pada setiap rute adalah pada rute 1 sebesar Rp.7.000, rute 2 sebesar Rp.7.100, rute 3 sebesar Rp. 5.600, rute 4 sebesar Rp. 9.800, rute 5 sebesar Rp. 7.100 dan rute 6 sebesar Rp. 9.400. Nilai tarif berdasarkan BOK yang didapat menjadi bahan pertimbangan pemerintah untuk memberi subsidi penuh atau setengah dalam perencanaan angkutan sekolah di Kota Pekanbaru.
ANALISIS INDEKS KEKERINGAN METEOROLOGIS MENGGUNAKAN METODE STANDARDIZED PRECIPITATION INDEX DI KABUPATEN PELALAWAN Yogi Guntara; Sigit Sutikno; Lita Darmayanti
Racic : Rab Construction Research Vol 8 No 1 (2023): JUNI
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36341/racic.v8i1.3183

Abstract

Drought is one of the natural phenomena indicated by the limited availability of water above, on the surface and in the ground. Pelalawan District has a history of drought which occurred in 2015 and resulted in a water crisis. Drought index measurement with the help of spatial techniques is often the key in assisting monitoring to determine drought prevention measures. This study conducted a spatial analysis to determine the distribution of drought using the Standardized Precipitation Index (SPI) method a 3-month time scales. This research used monthly satellite rainfall from 2010-2019. The results of the analysis show that extreme drought conditions occurred in June 2015 in Kuala Kampar sub-district with a value of -3.70.
Waste Management Strategy Based On Community Empowerment Through Waste Bank In Bandarraya Village Lita Darmayanti; Yasmin Nabila Dharma; Nadia Yulia Lestari; Edward Sitio; Regina Deva Aulia; M. Ridwansyah
KAIBON ABHINAYA : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 5 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/ka.v5i2.5423

Abstract

Sampah merupakan salah satu permasalahan lingkungan hidup yang saat ini belum dapat teratasi dengan baik. Terbatasnya Tempat Pembuangan Sampah (TPA) di Kota Pekanbaru khususnya di Kelurahan Bandarraya, menjadikan permasalahan sampah ini semakin kompleks. Bank sampah menjadi salah satu pilihan dalam strategi pengelolaan sampah. Bank sampah merupakan salah satu program yang dapat mengubah cara pandang masyarakat terhadap pengelolaan sampah. Program pengabdian kepada masyarakat ini bermitra dengan DLHK Kota Pekanbaru. Beberapa permasalahan yang ada pada masyarakat, antara lain: masyarakat kurang memiliki pengetahuan tentang bahayanya sampah, kurangnya pemilahan sampah, kurangnya pengetahuan tentang bank sampah, cara kerja, serta tambahan pendapatan dengan menyetorkannya ke bank sampah. Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini ialah memberikan pengetahuan cara meminimalisir permasalahan sampah sekaligus memberi penghasilan tambahan bagi masyarakat lewat bank sampah di kelurahan Bandarraya. Metode pendekatan yang akan dilakukan berdasarkan kesepakatan dengan mitra adalah dengan sosialisasi tentang sampah dan pengelolaannya. Target luaran yang diharapkan adalah masyarakat teredukasi untuk melakukan pemilahan sampah dan menyetor ke Bank Sampah, sehingga terciptanya lingkungan yang bersih dan sehat, serta menambah pendapatan masyarakat dari pengelolaan sampah yang ada. Dukungan dari pemerintah juga sangat diperlukan untuk keberlangsungan bank sampah ini.
Analisis Column Settling Air Permukaan yang Dikoagulasi dengan Biokoagulan Biji Pepaya: Analysis of Column Settling Surface of Water Coagulated with Biocoagulant Papaya Seed Lita Darmayanti; Hamdani Hamdani; Shinta Elystia
JURNAL SAINS TEKNOLOGI & LINGKUNGAN Vol. 9 No. 4 (2023): JURNAL SAINS TEKNOLOGI & LINGKUNGAN
Publisher : LPPM Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jstl.v9i4.468

Abstract

Water of river has high turbidity so it needs to be treated before being used as clean water. Common processing is coagulation, flocculation, sedimentation, and filtration. Type II sedimentation is the settling of flokulen particles, where there is an interparticle interaction so that the size increases and the rate of settling increases. This study aims to analyze the settling column in order to get isoremoval graphs of river water that have been coagulated using papaya seed biocoagulants. Isoremoval graph is useful for determining the value of surface loading rate (Vo) and time of detention (td) making it easier to design sedimentation tank. The study was conducted using a settling column with a diameter of 12.5 cm with a height of 150 cm. The operating conditions varied are sampling point depth of 25 cm, 50 cm, 75 cm, 100 cm and 125 cm with sampling time per port 10 minutes, 20 minutes, 30 minutes, 45 minutes and 60 minutes. The results showed the best turbidity of the settling column was 88.81% at a column settling depth of 25 cm with settling time of 60 minutes. The surface loading rate obtained to produce 85% deposition is 55 m3day-1m-2 with a detention time of 40 minutes.
Analisis Indeks Kekeringan Meteorologis dan Karakteristik Kebakaran Lahan Gambut Kabupaten Tanjung Jabung Timur Febiola, Ollga; Sutikno, Sigit; Darmayanti, Lita
SAINSTEK Vol. 12 No. 1 (2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Provinsi Jambi merupakan Provinsi dengan lahan gambut terluas ketiga di Pulau Sumatera. Kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Tanjung Jabung Timur erat kaitannya dengan faktor meteorologi yaitu minimnya jumlah curah hujan sebagai sumber alat pemadam kebakaran. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis karakteristik kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Tanjung Jabung Timur yang akan dikorelasikan dengan kondisi kekeringan dengan metode Indeks Presipitasi Terstandarisasi atau Standardized Precipitation Index (SPI) dikembangkan oleh McKee et al (1993). Analisis karakteristik kebakaran lahan gambut menggunakan sebaran hotspot (tingkat kepercayaan > 60%) dengan menggunakan citra Landsat dan pola yang terbentuk sebagai indikasi areal luasan kebakaran yang diakibatkan oleh data titik panas dalam kurun waktu 8 tahun (2013-2020). Hasil analisis karakteristik kebakaran seperti luas area bekas terbakar, durasi kebakaran dan laju kebakaran yang terjadi di setiap tahun. Data analisis hotspot dilakukan tumpang tindih dengab teknik on-off layering terhadap citra Landsat yang sebelumnya dilakukan komposit band untuk proses digitasi polygon menggunakan GIS (Geographic Information System). Karakteristik kebakaran Kabupaten Tanjung Jabung Timur dalam kurun waktu selama 8 tahun sejak tahun 2013 sampai tahun 2020 dengan jumlah luas area terbakar 151.815 Ha dengan durasi kebakaran selama 261 hari dan laju kebakaran 6381.762 ha/hari. Selama kurun waktu 8 tahun luas area terbakar terbesar terjadi pada tahun 2019 dengan luas 75.042 Ha yang terjadi kebakaran berturut turut pada bulan Agustus, September, dan Oktober dan indeks kekeringan dengan nilai SPI minimum -2,5809 pada tahun 2019 bulan Oktober dengan klasifikasi amat sangat kering. Hubungan antara kondisi kekeringan dan kejadian kebakaran di Kabupaten Tanjung Jabung Timur menunjukkan bahwa kejadian kebakaran (hotspot) rentan bertmbah seiring dengan kejadian kekeringan
Pemetaan Salinitas Sumur Dangkal Berdasarkan Jumlah Konsentrasi Garam Di Kecamatan Tebing Tinggi Dan Tebing Tinggi Barat Kabupaten Kepulauan Meranti Annam, M. Khairul; Handayani, Yohanna Lilis; Darmayanti, Lita
Journal of Infrastructure and Civil Engineering Vol. 2 No. 01 (2022)
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35583/jice.v2i01.12

Abstract

This study was conducted to analyze the salinity of shallow well water so as to get an overview of the distribution of groundwater salinity at the research location. The research location is in the Selatpanjang City area, precisely in the Tebing Tinggi District and part of the Tebing Tinggi Barat District, Meranti Islands Regency. The research site is surrounded by the sea and rivers. Many people in the research location live in coastal areas. In coastal areas or near bodies of water, tidal water can enter up to the ground level and even onto roads. This situation makes people think that their groundwater is polluted due to tidal water entering the mainland. This research can provide information to the government and the community at the research site regarding the distribution of groundwater salinity that has occurred. The data analysis used is the interpolation method by creating a mapping using the ArcGIS application. Data analysis can be done after getting the data from the salinity measurement in the field. The water quality test parameters reviewed in this study were the salinity value of shallow wells water measured with a refractometer and marked the coordinates of the sample using the Avenza Maps application. In this study, 57 shallow wells were taken randomly. The results of field measurements show that based on salt concentration, shallow well water is classified as dubious and dangerous.
Co-Authors AA Sudharmawan, AA Adawiyah, Rodiah Rabi’ah Al Adrianto Ahmad Alex Kurniawandy Amalia Masturah Aminuyati Annam, M. Khairul Annisa Arifandita Mifshella Arhamny Arhamny Ari Sandhyavitri Aryo Sasmita Atria Martina Bahruddin Bambang Sujatmoko Benny urzikri Rahim Cahyani, Anugrah Damanhuri, Enri Damayanti, Elok David Andrio Desasy, Hannifah Julian Desce P Simarmata, Stella Dewi Fitria Dewi Fitria DEWI FITRIA, DEWI Dewi, Dian Kharisma Dian Paramita Dwiegi Safitri Febriani Dwiegi Safitri Febriani Edward HS Edward Hs Edward Sitio Edy Saputra Elvi Yenie, Elvi Enri Damanhuri Enri Damanhuri Enri Damanhuri Ermiyati Ermiyati Ermiyati Ermiyati, Ermiyati Eryan Chintya Debby Esther RA Fachry Abda El Rahman Fadli Dirga Subardi Fauzi, Manyuk Febiola, Ollga Febriana, Hertina Febriansyah, M. Ferdy Ashari Syawal Fika Rahma Yuni Fika Rahma Yuni Fikri Julian Fitra, Rakha Athaya Grethy Asmara Sitorus Habrio Ilva YR Hamdani . Hamdani Hamdani Hendriani, Annisa Hesti, Tsaniatul Amania Husni, Afdaul Imelda Dewi Agusti Iqbal Perdana Putra Irpan, Apdani Jaya Alexander Pandiangan Jecky Asmura Kartika Pratama Syafitri Khairani , Ayu Dhea Khairat Kholik, Dede Abdul Leowedi, Agung Lidya Astuti Lisa Asmiyarna Lisa Asmiyarna M. Khairul Annam M. Ridwansyah Mahardika, Dewa Ayu Divia Pradhaswari Mahombar, Boby Steven Marta Yudha Ozman May Kristina Maya Septiani Wijaya Monita Olivia Muhamad Yusa Muhammad Hasbu Nazar Muhardi Muhardi Mutia Putri Mutia Putri Nadia Yulia Lestari Nadya Dwi Permatasari Vionola Norima Sabrina Novriyanti, Lucky Okdika Berliandra Olivia, Arinda Oni Loretha Priscilia P Girsang, Yemima Priyambada, Gunadi Purwoko, Agus Putra, Iqbal Perdana Putri, Dini Riskiana Putri, Nofia Afifah Regina Deva Aulia Reynaldi Saputra Rezeki, Muhammad Dio Rilian Gerry Sitompul Ririn Yuari Farandia Roma Dearni Ryan Renaldi S Siswanto Safitri, Nurramadhani Saputra, Muhammad Ramadhan Sarah Dwi Arini Shinta Elistya Shinta Elystia Sigalingging, Krisda Novita Soewignjo Agus Nugroho Soewignjo Agus Nugroho Sri Febria Sri Helianty Sri Rezeki Muria Suci, Nabila Rahma Suprihanto Notodarmodjo Suprihanto Notodarmojo Sutikno, Sigit Syamsul Arifin Syarfi Daud Tania Octalina Tamamy Ucok H Pulungan Usman, Ratika Winda Astuti Halinda Putri Wulandari Wulandari Yasmin Nabila Dharma Yogi Guntara Yohanna Lilis H Yuni, Fika Rahma Zuchra Helwani