Claim Missing Document
Check
Articles

Tinjauan Penghilangan Fosfatida Pada Crude Palm Oil Menggunakan Metode Air Dan Asam Degumming Sebagai Bahan Baku Pembuatan Biodisel: Review Of Phosphatide Removal In Crude Palm Oil Using Water And Acid Degumming Method As Raw Material For Biodiesel Production Randy Lesmana Putra; Ida Zahrina; Yelmida Aziz
Journal of Food Industrial Technology Vol. 1 No. 3 (2024): November
Publisher : Journal of Food Industrial Technology

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/jofit.v1i3.5560

Abstract

Salah satu proses pemurnian minyak sawit mentah disebut proses degumming, proses ini menghilangkan gum yang terdiri dari beberapa pengotor yang tidak diharapkan untuk proses lebih lanjut. Salah satu pengotor itu ialah fosfatida, fosfatida terdiri dari fosfatida hydratable dan non hydratable. Penghilangan fosfatida ini lebih banyak dilakukan dengan metode water deguming, hanya saja water degumming tidak bisa menghilangkan fosfatida non hydratable, sehingga untuk proses penghilangan fosfatida non hydratable dilakukan dengan penambahan asam. Artikel ini menyajikan informasi terkait produksi biodisel, penghilangan fosfatida melalui metode water degumming dan acid degumming, serta pengaruh dari efektivitas penyisihan fosfatida terhadap produksi biodisel.
Pendampingan Pemasaran Briket Arang Kulit Batang Sagu Untuk Komoditas Ekspor Dalam Sebagai Upaya Peningkatan perkenomian Di Desa Sagu Sungai Tohor Kabupaten Kepulauan Meranti Hafidawati; Ida Zahrina; Johan, Vonny Setiaries; Setiawan, Iwan; Mira Dharma; Syarfi Daud
JUARA: Jurnal Wahana Abdimas Sejahtera Volume 7 Nomor 1 Januari 2026
Publisher : Jurusan Teknik Lingkungan Fakultas Arsitektur Lanskap dan Teknologi Lingkungan, Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/qty9yz61

Abstract

Program pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di Desa Sagu Sungai Tohor, Kabupaten Kepulauan Meranti, yang dikenal sebagai salah satu sentra industri sagu terbesar di Riau. Aktivitas pengolahan sagu menghasilkan limbah kulit batang sagu dalam jumlah besar, yang memiliki potensi tinggi untuk dikonversi menjadi briket arang bernilai ekonomi. Kegiatan pendampingan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas briket arang kulit batang sagu agar memenuhi standar komoditas ekspor serta memperkuat pemasaran produk melalui pendekatan teknologi dan manajemen usaha. Pendampingan mencakup: pelatihan proses karbonisasi dan pembriketan kulit batang sagu, peningkatan mutu produk sesuai standar SNI dan kebutuhan pasar ekspor, serta pelatihan strategi pemasaran digital dan jaringan distribusi. Sebelum kegiatan, produksi briket dilakukan secara konvensional dan belum memenuhi standar kualitas internasional. Melalui program ini, UMKM lokal difasilitasi untuk meningkatkan kapasitas teknis, kualitas produk, serta kompetensi pemasaran sehingga briket arang sagu berpotensi menjadi komoditas ekspor unggulan daerah dan mampu meningkatkan perekonomian masyarakat. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan dari bulan Agustus hingga akhir November 2025.. Melalui kegiatan ini diharapkan masyarakat dapat memanfaatkan arang kulit batang sagu menjadi biopelet sebagai bahan bakar dirumah tangga atau skala lebih besar di skala industri pengganti bahan bakar di boiler . Diharapkan melalui kegiatan ini dapat menjadi sumber pendapatan yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat disamping dapat mengatasi permasalahan dari limbah kulit batang sagu yang mencemari lingkungan
Application Of Wastewater Treatment Technology In Tofu Industry, Pekanbaru City Ida Zahrina; Elvi Yenie; Eriyati
International Journal Of Community Service Vol. 2 No. 2 (2022): May 2022 (Indonesia - Malaysia)
Publisher : CV. Inara in Colaboration with www.stie-sampit.ac.id

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51601/ijcs.v2i2.88

Abstract

Tofu industry produce wastewater with low pH and high pollutant parameters, such as BOD, COD, TSS. Therefore, it is necessary to have a wastewater treatment plant so as not to pollute the environment and cause health problems. The purpose of this community service activity is the application of appropriate technology for processing liquid waste in the tofu industry in Pekanbaru City with a combination of equalization, filtration and phytoremediation processes. This service activity includes several stages, namely counseling to provide understanding to partners about the importance of treating waste, followed by building a liquid waste treatment plant and the application of liquid waste treatment technology. The sewage treatment plant consists of 3 concrete tanks that consisting of equalization, filtration (using coral, porous plastic, jute, gravel, and sand as filter media) and phytoremediation (using water hyacinth plants). This activity has a very positive effect for the owners of tofu industry. The levels of BOD, COD and TSS decreased significantly after the application of this wastewater treatment technology.
Pendampingan Peningkatan Kualitas Briket Arang Kulit Batang Sagu Untuk Standar Ekspor di Sentra Sagu Sungai Tohor Kabupaten Kepulauan Meranti Hafidawati Hafidawati; Ida Zahrina; Mira Dharma; Vonny Setairies; Iwan Kurniawan; Hendro Ekwarso; Syarfi Daud
Unri Conference Series: Community Engagement Vol 7 (2025): Seminar Nasional Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/unricsce.7.212-218

Abstract

Sago bark waste (uyung) is abundant in Sungai Tohor Village, Kepulauan Meranti Regency, but has not been optimally utilized, causing environmental problems. Research conducted by the Environmental Engineering Study Program, Universitas Riau, has developed charcoal briquettes from sago bark, which are then implemented in the community to provide real impacts on improving quality of life and supporting the impactful campus program. This community service aims to assist local communities and businesses in improving the quality of sago bark charcoal briquettes to meet export standards and support village energy transition. The methods included counseling, Focus Group Discussions (FGD), technical training on briquette production, quality testing, and business management strengthening. The FGD held in Selat Panjang (September 18–21, 2025) involved 20 participants from strategic partners including the Meranti Regency Department of Industry and Trade, Department of Housing and Environment, Sago Center, Village-Owned Enterprises (BUMDes), and export practitioners from Ecotohor Solution. The results showed increased community understanding of export briquette standards with characteristics such as high calorific value, low moisture content, good density, and stable combustion. This technology implementation strengthens the potential of sago bark charcoal briquettes as a village flagship product for the global market while promoting energy transition and sustainable economy.
Deep Eutectic Solvents from Palm Empty Fruit Bunch and Waste Cooking Oil: Synthesis, Characterization, and Catalytic Activity Irsal Hanafi; Tasya Widia Maharani; Muhammad Rauf Saputra; Masythoh Zulti; Ida Zahrina
Jurnal Teknologi Lingkungan Vol. 27 No. 2 (2026): Jurnal Teknologi Lingkungan
Publisher : BRIN Publishing (Penerbit BRIN)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Deep Eutectic Solvents (DES) merupakan pelarut alternatif ramah lingkungan yang disintesis dari campuran komponen Akseptor Ikatan Hidrogen (AIH) dan Donor Ikatan Hidrogen (DIH). Pada riset ini, DES disintesis dari AIH yang diekstraksi dari abu limbah tandang kosong kelapa sawit (TKKS) dan DIH yang berasal dari poliol dalam minyak jelantah. Tujuan riset ini adalah untuk menentukan karakterisasi DES dengan variasi mol poliol dan K2CO3, dan untuk menguji aktivitas katalitiknya pada proses produksi biodiesel. Poliol diperoleh dari proses hidroksilasi minyak jelantah pada suhu 40oC selama 1,5 jam, sedangkan K2CO3 diperoleh dari hasil ekstraksi abu TKKS pada suhu 100oC selama 4 jam. DES dibentuk dari poliol dan K2CO3 melalui pengadukan selama 180 menit pada suhu 80oC dengan kecepatan pengadukan 300 rpm dengan variasi rasio mol AIH dan DIH yaitu 1:2, 1:3, 1:5, 1:7, dan 1:9. Pengujian aktivitas katalitik DES dilakukan dengan proses metanolisis Minyak Sawit Mentah (MSM) dengan rasio molar MSM terhadap metanol 1:20 selama 2,5 jam pada suhu 120oC dan dengan DES sebanyak 4% (berbasis MSM). DES berwujud cair tanpa endapan dan tidak berwarna dengan densitas melebihi 1 gr∙mL-1, viskositas pada rentang 1,18-1,76 cSt dan pH 1,1-1,45. Analisis FTIR dan NMR menunjukkan adanya ikatan hidrogen antara kalium karbonat dan poliol. DES menunjukkan aktivitas katalitik yang baik dalam produksi biodiesel, dengan menghasilkan rendemen sebesar 96,4% serta memenuhi standar mutu biodiesel (densitas dan viskositas). Abstract A Deep Eutectic Solvent (DES) is synthesized from a mixture of hydrogen bond acceptor (HBA) and hydrogen bond donor (HBD) components. In this study, DES was synthesized from HBA extracted from PEFB (Palm Empty Fruit Bunches) ash and HBD derived from polyol in waste cooking oil. The purpose of this study was to determine the characterization of DES with variations in the mol ratio of polyol to K2CO3, as well as to determine its catalytic activity in the biodiesel production. Polyol was obtained by hydroxylating waste cooking oil at 40°C for 1.5 hours. K2CO3 was extracted from PEFB ash. DES was formed from polyol and K2CO3 through stirring for 180 minutes at a temperature of 80°C with a agitation speed of 300 rpm with variations in the mol ratio of HBA:HBD, namely 1:2, 1:3, 1:5, 1:7, and 1:9. DES was tested for its catalytic activity on the methanolysis of CPO (Crude Palm Oil) with a molar ratio of CPO to methanol of 1:20 for 2.5 hours at a temperature of 120°C, with DES of 4% (based on weight of CPO). DES is a liquid without sediment and colorless, with a density exceeding 1 g∙mL-1, a viscosity in the range of 1.18–1.76 cSt, and a pH of 1.1–1.45. FTIR and NMR analysis indicate the presence of hydrogen bonds between potassium carbonate and polyol. DES shows good catalytic activity in biodiesel production, achieving a yield of 96.4% and meeting the quality standards (density and viscosity) for biodiesel.
Co-Authors Abd Rahman, Sunarti Ady Maulana Afrilianti, Azyarah Ahmad Fadli Aisha, Farra Al'farisi, Cory Dian Alfajar, Fariz Alfarisi, Cory Dian Almasdi Syahza Aminuyati Arya Wiranata Bagus Duhan Irfandy Bahruddin Bahruddin Bahrudin Bahrudin Chatarina Umbul Wahyuni Dewi, Yuli Piana Djaimi Bakce Drastinawati Drastinawati, Drastinawati Dyah Tasya Elvi Yenie Elvi Yenie Elvi Yenie, Elvi Eriyati Eriyati Eriyati Eriyati, Eriyati Evelyn Evelyn Fadila, Rawdatul Fadillatul Nisa Fajril Akbar Firman Maulana Hafidawati, Hafidawati Hazzamy, Muhammad Asyaf Hendro Ekwarso Hutagaol, Nurhidayah Indra Yasri Irdoni Irdoni Irfandy, Bagus Duhan Irsal Hanafi Islamy, Muhammad Agung Israyandi Israyandi Ivan Fadhillah Iwan Kurniawan Iwan Setiawan Jahrizal Julhijah, Noni Khairat, Khairat Khobar Bahari Pane Komalasari Komalasari Komang, Hendri Laisa Husraini Lusiana Sri Wahyuni M Asyraf Hazzamy Masythoh Zulti Mira Dharma Mira Dharma Muhammad Agung Islamy Muhammad Rauf Saputra Mulya, Dynna Ardilla Putri Mutamima, Anisa Nadimisia, Tiara Dwisca Nanda, Widia Rizki Neonufa, Godlief Frederick Niken Triani Klaway Reza Nova Ramadhani Farnas Nurfatihayati Rahman, Sunarti Abd Randy Lesmana Putra Ricfan Anggriawan Rinaldi Idroes Rizki Agustina Rudi Setiawan Setiaries, Vonny Silvia Reni Yenti Siti Rahmalia Sri Rezeki Muria SUNARNO Sunarno Sunarno Sunaryo Sunaryo Syamsu Herman Syarfi Daud Syarfi Daud Syarfi Syarfi Syoffinal Syoffinal Tasya Widia Maharani Tengku Firly Musfar, Tengku Firly Teuku Azhari Hassan Trisuciati Syahwardini Ulfaa, Suci Mas’ama Utami, Anggia Afza Vonny Setairies Vonny Setiaries Johan Wiranata, Arya Yelmida Azis Yelmida Aziz Yulia, Indri Zuchra Helwani