Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

DEVELOPMENT OF A SPACE-EFFICIENT AND LIGHTWEIGHT STUDY TABLE FOR ISLAMIC BOARDING SCHOOL STUDENTS Raharjo, Wijang Wisnu; Diharjo, Kuncoro; Ariawan, Dody; Raharjo, Wahyu Purwo; Kusharjanta, Bambang; Triyono
Abdi Masya Vol 6 No 2
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52561/abdimasya.v6i2.571

Abstract

This study presents the design, fabrication, and evaluation of a space-efficient, lightweight, and foldable study table intended to enhance learning conditions in Islamic boarding school (pesantren) environments. The table was designed using Computer-Aided Design (CAD) software with a focus on ergonomic principles, particularly a recommended working height of 70 cm to support proper posture. The final product features a durable steel tube frame, a plywood tabletop, and a collapsible leg mechanism, enabling compact storage in limited dormitory spaces. The fabrication process included precision cutting, Shielded Metal Arc Welding (SMAW), and the application of rust-resistant enamel paint, resulting in a total weight of approximately 6.5 kg with a load capacity of 40 kg.To evaluate its effectiveness, five students participated in comparative study sessions using both the old and the new table under controlled conditions. Concentration duration, used as the primary performance indicator, increased from an average of 264 seconds with the old table to 359 seconds with the new one—an improvement of 95 seconds or 36.43%. This enhancement is attributed to improved ergonomic posture, structural stability, and positive psychological effects stemming from user involvement and aesthetic design. The foldable design also allows better space utilization in multifunctional boarding school rooms. Overall, the table demonstrates significant functional and educational benefits and offers a scalable, low-cost solution for learning environments in resource-constrained settings. Future improvements may include using lighter materials and integrating storage or seating features to further improve user experience and usability.
Peningkatan Produktivitas Melon dan UKM Jamu Melalui Penerapan Teknologi Screen House dan Mesin Pengering di Desa Kepatihan, Kecamatan Selogiri, Wonogiri Dewi Ratna Nurhayati; Dewanto Harjunowibowo; Kuncoro Diharjo; Lia Umi Khasanah; Siti Supeni; Efi Nikmatu Solikhah; Andini Desi Sawitri
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 5 No. 1 (2026): Februari
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/9qh92h22

Abstract

Desa Kepatihan, Kecamatan Selogiri, Kabupaten Wonogiri merupakan wilayah agraris dengan potensi hortikultura dan tanaman obat yang cukup besar, namun belum didukung oleh teknologi produksi yang memadai. Dua mitra utama dalam program ini, yaitu Kelompok Tani Barro Tani Manunggal dan UKM Jamu Tanaman Obat Fit (Tanofit), menghadapi kendala produktivitas dan efisiensi usaha. Petani melon masih menggunakan sistem budidaya terbuka yang rentan terhadap iklim, hama, serta boros air. Sementara itu, UKM jamu masih mengandalkan pengeringan tradisional yang tidak higienis, belum memiliki legalitas PIRT, dan minim pemasaran digital. Program ini menawarkan solusi berupa penerapan teknologi screen house berbasis Internet of Things (IoT), sistem irigasi tetes otomatis, dan panel surya untuk mendukung pertanian hemat energi. Bagi UKM, diperkenalkan mini plant jamu skala rumah tangga dengan mesin pengering otomatis berbasis thermostat digital, alat pencuci dan perajang rempah, serta sistem pengemasan higienis. Metode pelaksanaan meliputi pelatihan, instalasi teknologi, pendampingan intensif, serta monitoring dan evaluasi. Hasil program menunjukkan peningkatan produktivitas, efisiensi air, percepatan proses produksi jamu, serta peningkatan kapasitas masyarakat dalam manajemen usaha dan pemasaran digital. Program ini diharapkan menjadi model teknologi tepat guna berbasis energi terbarukan dalam pemberdayaan masyarakat desa.panjang
Peningkatan Potensi Wisata dengan Pemasangan Outdoor Fitness sebagai Upaya Peningkatan Kesehatan Masyarakat di Desa Karangasem Kab. Sukoharjo Wijang Wisnu Raharjo; Kuncoro Diharjo; Dody Ariawan; Wahyu Purwo Raharjo; Bambang Kusharjanta; U Ubaidillah
SEMAR (Jurnal Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni bagi Masyarakat) Vol 12, No 1 (2023): Mei
Publisher : LPPM UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/semar.v12i1.45314

Abstract

Jumlah usia muda yang tinggi perlu diberikan pembinaan fisik dan mental agar menjadi sumber daya manusia yang berkualitas di masa mendatang. Warga berusia muda di desa yang sudah mendapat informasi secara mudah juga memerlukan sarana olah raga fitnes yang tidak jauh dari tempat tinggal mereka. Alat ini akan memberika kesempatan kepada para pemuda untuk membentuk kesegaran jasmaninya dan berinteraksi sosial. Konsep itu dituangkan dalam bentuka pengembangan taman dan alat fitness outdoor sebagai alat kesehatan/pembinaan fisik masyarakat. Alat fitness yang dipasang pada ruang terbuka dapat dimanfaatkan masyarakat untuk berolahraga dan berwisata di satu objek wisata yang sedang dikembangkan. Dengan adanya kegiatan ini diharapkan masyarakat secara tidak sadar mulai kembali bergerak secara fisik dan menyadari pentingnya berolahraga selain itu juga penyegaran jiwa melalui kegiatan wisata alam. Dengan naiknya minat berolahraga dan menekan tingkat kejenuhan diharapkan akan membentuk sumber daya manusia dengan kualitas fisik dan mental yang tinggi. Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Sebelas Maret menghadirkan solusi dengan menyumbangkan alat out door fitness yang diharapkan dapat meningkatkan animo kehadiran masyarakat di area pariwisata Gunung Pegat. Alat yang dipasang berjenis self actuation dengan memanfaatkan beban badan sendiri. Alat ini melatih otot lengan dan perut karena kontraksi utama pada area tersebut. Setelah pemasangan alat tersebut, masyarakat antusias memanfaatkan alat – alat yang dipasang.Kata kunci :  Kesehatan; masyarakat;  olah raga;  out door; interaksi, sosial.