Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

Pengembangan Model Diklat Dalam Meningkatkan Manajemen Mutu ASN Pemkot Bekasi Melalui Persuasif Fifit Fitriansyah; Gan Gan Giantika; Iin Soraya
Bitnet: Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi Vol 5 No 2 (2020): Bitnet: Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/bitnet.v5i2.1673

Abstract

Dalam sebuah organisasi, sumber terpenting yang menopang kekuatan organisasi tersebut adalah Sumber Daya Manusia. Inilah yang pada gilirannya dikatakan bahwa manusia merupakan aspek organisasi yang dapat mengendalikan sub-sub komponen lainnya tersebut. Sehingga keberadaan Sumber daya manusia dalam organisasi merupakan invesitasi utama agar terus tumbuh dan berkembang, Kota Bekasi salah satunya. Dalam meningkatkan pelayanan publik, maka diperlukan suatu model pendidikan dan pelatihan yang sesuai guna mengasah spengetahuan, sikap dan keterampilan yang berkualitas dan bermutu. Tujuan dari penelitian mengembangkan model diklat manajemen mutu bagi ASN Pemerintah Kota Bekasi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah research and development dengan model Derek Rowntree. Hasil dari penelitian ini adalah berupa model diklat manajemen mutu dalam bentuk modul. Berdasarkan penilaian Ahli sebanyak 86% produk ini layak dan efektif digunakan. Dengan adanya model Diklat Manajemen Mutu ini diharapkan kualitas pelayanan ASN Pemerintah Kota Bekasi meningkat dan optimal.
Pengaruh Konten Promosi Marketplace dan Social Media Terhadap Keputusan Pembelian pada Ibu Rumah Tangga Di Lingkungan Rt 03 Rw 14 Babelan Kabupaten Bekasi Dina Andriana; Widarti Widarti; Jusuf Fadilah; Iin Soraya
Jurnal Abdimas Komunikasi dan Bahasa Vol. 1 No. 2 (2021): Desember 2021
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (733.197 KB) | DOI: 10.31294/abdikom.v1i2.700

Abstract

Ibu-ibu rumah tangga merupakan target market yang menjanjikan bagi tumbuh kembangnya marketplace dan online-online shop di sosial media. Namun banyak sekali konten-konten promosi yang bermunculan membingungkan dan menyesatkan masyarakat khususnya ibu-ibu rumah tangga. Penelitian ini ingin mengetahui pengaruh konten promosi marketplace dan social media dalam memutuskan pembelian bagi ibu rumah tangga. Kajian teoritik yang digunakan adalah konten promosi dan keputusan pembelian. Metode penelitian positivistik dengan pengolahan data kuantitatif pada sampel ibu-ibu rumah tangga di lingkungan Rt 03 Rw 14 Babelan Kabupaten Bekasi berjumlah 65 orang. Temuan penelitian menunjukkan adanya pengaruh signifikan positf antara konten promosi marketplace dan sosial media terhadap keputusan pembelian yaitu sebesar 40,4%. dan kemudian terungkap bahwa masyarakat yang berusia 16 hingga 25 tahun dan usia 35 - 45 tahun banyak menyempatkan waktunya untuk mengakses marketplace dan social media dengan durasi akses dalam rentang 1 hingga 9 menit setiap harinya.
FENOMENA PREMANISME DI INSTAGRAM Iin Soraya
JIKE: Jurnal Ilmu Komunikasi Efek Vol 2 No 2 (2019): JUNI
Publisher : Prodi Ilmu Komunikasi, FISIP, Universitas Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (648.791 KB) | DOI: 10.32534/jike.v2i2.609

Abstract

The appearance of @lambe_turah pampers Indonesian people who want to know about the news of their idol artists. From the news delivered in the @lambe_turah account, a lot of it pops up in the comments feature of fans of the artist (loper) and those who don't like the artist (haters). The nitizen comments on the @lambe_turah account lead to negative sentiments, not infrequently using harsh words, provocations, even to the point of using the word sarcasm to thuggery in his comments. This study uses the constructivism paradigm. The nature of this research is descriptive, with a qualitative research approach. Research methods use phenomenology. The theories used in this study are phenomenology theory, constructivism theory and symbolic interaction theory. The results of this study are that there is thuggery in the use of captions which can controversially provoke nitizen comments. The negative comments from the frontiers that lead to the emergence of pramanism on Instagram with the use of harsh and frontal language words resulted in the emergence of thuggery on Instagram. Social media thuggery is displayed in a verbal form, namely the word contained. Social media thuggery happens not because it is intentional, like bullying and ridiculing each other on social media, when there is an argument on social media in the form of discussion or status war in comments, even though there is no physical violence but the social media war can be legal, if one party feels disadvantaged. keywords: Phenomenon, Instagram, Thuggery, Lambe Turah
Kreativitas Sebagai Literasi Media Televisi Di Era 4.0 Iin Soraya; Devy Putri Kussanti; Susilowati Susilowati
EKSPRESI DAN PERSEPSI : JURNAL ILMU KOMUNIKASI Vol 2, No 2 (2019): Juli
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (287.819 KB) | DOI: 10.33822/jep.v1i02.957

Abstract

Para pelaku industri penyiaran televisi dituntut memiliki kemampuan dalam membuat suatu strategi agar masyarakat tetap tertarik menyaksikan televisi. Literasi dapat diartikan secara sederhana sebagai “kemampuan”, dalam konteks ini kemampuan televisi menciptakan strategi kreatif dalam content, informasi maupun berbagai program siaran yang inovatif. Kajian ini menggunakan metode penelitian dengan pendekatan penelitian kualitatif deskriptif, menggunakan metode wawancara dan observasi, sehingga dapat menjawab gambaran kreativitas seperti apa yang memungkinkan masyarakat minati saat ini. Hasil penelitian merupakan suatu pandangan yang menyatakan bahwa, content yang memiliki kreativitas menarik akan sangat menggugah minat masyarakat di era 4.0 dalam menonton televisi dan menjadikan segi/sudut pandang content yang paling utama. Hal tersebut dikarenakan content yang menyuguhkan banyak informasi apapun dan dikemas secara sederhana akan terlihat tetap menarik, terlebih jika menampilkan unsur budaya atau content lokal maka akan menambah nilai content tersebut.
Women’s Fashion Simulacra A Compulsive Narrative in Syahrini’s Shopee Advertisement Irwanto Irwanto; Laurensia Retno Hariatiningsih; Iin Soraya; Nur Iman El Hidayah; Dito Anjasmoro Ningtyas
MediaTor (Jurnal Komunikasi) Vol 15, No 2 (2022): (Accredited Sinta 2)
Publisher : Unisba Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/mediator.v15i2.9675

Abstract

Advertising is essential in persuading, strengthening, and reminding the product of the public. Advertising is a representation of a product. From the modern communication perspective, advertising is used to make up the product's image. Recently, advertisements have appeared not only in conventional media but also in new media. Advertising works are becoming more varied and creative considering that new media are relatively uptight regulation than conventional media. This creates a hyper-reality that goes beyond the function of the ad itself. This study seeks to reveal Syahrini's Shopee marketplace advertisement on Youtube. The advertisement's content is examined critically and analyzed using Pierce's triangle of meaning: object, interpretant, and representamen. The research found that hyper-reality simulacra were created as a compulsive shopping narrative. This occurs due to unpleasant events or negative feelings caused by addiction, depression, and boredom. However, the public does not know this.
Dramaturgi Dalam Membentuk Persentasi Diri Presenter Ganjar Wibowo; Iin Soraya
Jurnal Komunikasi Vol 14, No 1 (2023): Maret 2023
Publisher : Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/jkom.v14i1.14650

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisa presentasi diri presenter menggunakan pendekatan Teori  Dramaturgi milik Erving Goffman sebagai main teory. Secara khusus penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisa presentasi diri presenter, mendeskripsikan dan menganalisa front stage dan back stage presenter, dan mendeskripsikan dan menganalisa komunikasi verbal dan non verbal presenter. Jenis penelitian ini bersifat kualitatif dengan pendekatan studi dramaturgi, pengumpulan data melalui observasi dan wawancara mendalam presenter sebagai key forman dan Informan pendukung lainnya. Analisa data menggunakan model interaktif yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Kesimpulan yang diperoleh dari penelitian yaitu presentasi diri presenter yang terjadi dalam dua wilayah yaitu front stage (wilayah depan) dan back stage (wilayah belakang). Dalam wilayah depan presenter selalu mempersiapkan dan mempresentasikan diri secara sempurna dan penuh perencanaan yang baik sehingga tujuan pencitraan diri tercapai. Sedangkan wilayah belakang penuh dengan strategi yang disiapkan untuk wilayah depan. Pesan verbal dan non verbal ini yang menjadi akan selalu ada di panggung depan sebuah aktor. Yang menarik dari hasil penelitian ini diperoleh gambaran bahwa panggung depan tersebut,  presenter melakukan manipulasi diri, dengan menampilkan perilaku yang baik dan sempurna. Pada akhirnya presentasi diri yang akan ditampilkan presenter di hadapan khalayak.
Men Komunikasi Interpersonal Guru Dalam Menciptakan Pemahaman Belajar Siswa di Madrasah Ibti‟daiyah Nurul Irfan Kota Depok: Kualitatif Linujaya Samudra; Iin Soraya; Arina Muntazah
Jurnal Ilmu Komunikasi Dan Media Sosial (JKOMDIS) Vol. 3 No. 2 (2023): Mei - Agustus
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47233/jkomdis.v3i2.1123

Abstract

Komunikasi interpersonal merupakan komunikasi yang terbentuk antara komunikan dan komunikator. Komunikasi interpersonal merupakan bentuk komunikasi yang paling umum dan sering dipakai oleh kebanyakan orang. Komunikasi interpersonal juga dipakai dilingkungan sekolah antara guru dan murid dalam kehidupan sehari-hari. Komunikasi Interpesonal sangat penting di lakukan seorang guru agar mampu memberikan pemahaman siswa sehingga tujuan pembelajaran dapat tercapai. Tujuan diadakannya penelitian ini adalah untuk mengetahui komunikasi interpersonal guru dalam menciptakan pemahaman belajar siswa dan apa saja faktor pendukung dan penghambat guru dalam proses komunikasi interpersonal kepada siswa Madrasah Ibtida’iyah Nurul Irfan Kota Depok. Penelitian ini menggunakan teori penetrasi sosial yang dimana guru harus melakukan tahapan-tahapan untuk memahami para siswanya agar tercipanya komunikasi interpersonal yang baik dan pemahaman yang baik. Jenis penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskritif dengan wawancara dan observasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa komunikasi interpersonal yang guru lakukan untuk menciptakan pemahaman siswa dilakukan dengan lima tahapan yaitu orientasi dengan mulai saling menjelaskan diri, penjajakan pertukaran afektif dengan saling membuka diri dengan siswa, pertukaran afektif dengan adanya keterbukaan dan hubungan yang makin intim antara guru dan siswa, pertukaran stabil dimana siswa sudah sangat terbuka untuk bercerita dan menyampaikan kendala dan self disclosure dimana komunikasi interpersonal terjadi tanpa hambatan sehingga hal ini dapat membentuk pemahaman yang baik bagi siswa dalm proses pembelajaran di dalam kelas.
Pemanfaatan Media Sosial Instagram BuddyKu Sebagai Sarana Informasi Terkini Noventa, Christifera; Soraya, Iin; Muntazah, Arina
Jurnal Ilmu Komunikasi Dan Media Sosial (JKOMDIS) Vol. 3 No. 3 (2023): September - Desember
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47233/jkomdis.v3i3.1124

Abstract

ABSTRACT Social media is a digital platform that enables its users to interact with each other by communicating and exchanging written, visual and audio information. This is because social media is a program that depends on the internet. The purpose of this research was to find out the utilization of Instagram BuddyKu social media as a means of up-to-date information. This study uses New Media theory where researchers use this theory as a measuring tool or support in this study because social media is present as this new media. This type of research uses descriptive qualitative methods with interviews and observations. The results of this study indicate that to seek information, BuddyKu makes several media portals a reference material for publishing on BuddyKu's Instagram social media. BuddyKu itself collects related information in all fields. BuddyKu also analyzes what news is trending on social media. BuddyKu processes content with an attractive design and simple headlines. BuddyKu focuses on the core of the discussion and there are illustrations so that the content is easier for the audience to understand.
Pesan Moral dalam Film Ada Mertua di Rumahku di KlikFilm (Analisis Semiotika Roland Barthes) Rasendra, Keefe; Soraya, Iin; Muntazah, Arina
Jurnal Ilmu Komunikasi Dan Media Sosial (JKOMDIS) Vol. 3 No. 3 (2023): September - Desember
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47233/jkomdis.v3i3.1154

Abstract

Film is a medium that can reflect social reality in everyday life and participate in the creation of reality. The Indonesian movie that airs on KlikFilm service entitled Ada Mertua di Rumahku displays social reality, namely about the life of a married couple with their father-in-law. A movie can convey various messages, one of which is a moral message. Given that a movie can be adapted from a novel or true story to describe someone's life story. These messages are very important in influencing changes in audience behavior. The purpose of this study is to determine the content of moral messages in the movie Ada Mertua di Rumahku. This research uses descriptive qualitative method by observing the scenes of the movie Ada Mertua di Rumahku. The data in this study were analyzed using Roland Barthes Semiotics which uses two-stage signification, namely denotation and connotation as well as myths in capturing scenes in the film Ada Mertua di Rumahku. The results of this study indicate the existence of moral messages which include the categories of moral messages about Marriage, Filial Piety, Patience, and Compassion.
Strategi Komunikasi Beat Radio Dalam Menarik Minat Pendengar Di Era Digital Widyaningsih, Dhika; Soraya, Iin; Muntazah, Arina
Jurnal Media Penyiaran Vol. 3 No. 02 (2023): Desember (2023)
Publisher : LPPM UBSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/jmp.v3i02.2777

Abstract

Era digital merupakan suatu masa dimana sebagian besar masyarakat pada era tersebut menggunakan sistem digital dalam kehidupan sehari-harinya. Saat ini banyak masyarakat yang menggunakan internet dikehidupan sehari-hari seperti membaca buku, membaca berita, hingga berbelanja.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui deskripsi strategi komunikasi yang digunakan beat radio dan mengetahui apa saja strategi komunikasi yang dilakukan beat radio untuk menarik minat pendengar. Penelitian ini menggunakan teori S-O-R menunjukan bahwa komunikasi merupakan sebuah proses reaksi-aksi.Pendekatan ini dijadikan sebagai peninjau dalam menganalisis terkait strategi komunikasi radio. Metode yang dilakukan pada penelitian ini adalah Dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif, ada dua hasil yang diperoleh dari tulisan yang dijelaskan pada jurnal ini. Yang pertama, beat radio melakukan strategi komunikasi dengan beberapa tahap yaitu perencanaan, tujuan, pesan dan media yang digunakan. Kedua, beat radio melakukan strategi komunikasi dengan mengikuti komunitas atau menjalin kerjasama untuk mendapatkan pendengar, selain itu beat radio melakukan strategi dengan memanfaatkan media sosial yang sering di gunakan oleh masyarakat, seperti Instagram, Youtube, Twitter, TikTok, dan juga aplikasi streaming beatradio.id.