Claim Missing Document
Check
Articles

Found 40 Documents
Search

Peran External Relation PT KCI Dalam Upaya Meningkatkan Corporate Image Firdaus, Alfian Nur; Soraya, Iin; Ekowati, Sari
AL-MIKRAJ Jurnal Studi Islam dan Humaniora Vol. 5 No. 01 (2024): Al-Mikraj, Jurnal Studi Islam dan Humaniora
Publisher : Pascasarjana Institut Agama Islam Sunan Giri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/almikraj.v5i01.6212

Abstract

The role of PT KCI's External Relations in efforts to improve its Corporate Image is important to provide a positive view of the public. This cannot be separated from how External Public Relations carries out its role with a managerial concept. This research aims to analyze the role of PT KCI's external public relations. This research uses the concept of Managerial roles. This research method uses qualitative methods, the data collection techniques used are interviews, observation and documentation. The results of this research found the role of External Relations in improving corporate image with expert communication experts, problem-solving process facilitators, communication facilitators and communication technicians. And the obstacles include internal and external obstacles, including operational problems, crisis communication, public and media perceptions, technological challenges, internal challenges, changes in government policy and social issues. The results of this analysis provide insight into the dynamics of the role of PT KCI's external public relations in efforts to improve its corporate image.
Pengaruh Penggunaan Brand Ambassador Nicholas Saputra Terhadap Citra Brand Kanzler (Survei Pada Followers Akun Instagram @Nicholassaputra) Nazilah, Nazilah; Soraya, Iin; Ekowati, Sari
AL-MIKRAJ Jurnal Studi Islam dan Humaniora Vol. 5 No. 01 (2024): Al-Mikraj, Jurnal Studi Islam dan Humaniora
Publisher : Pascasarjana Institut Agama Islam Sunan Giri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/almikraj.v5i01.6233

Abstract

The purpose of using brand ambassadors is one way for a company to shape an image and influence society. This research was aimed at finding out and measuring the influence of brand ambassadors on image. The theory used in this research is stimulus response theory. And the method used is a survey method with a quantitative approach. Data collection was carried out by distributing questionnaires to 200 respondents who came from followers of the Instagram account @nicholassaputra. This research aims to find out how much influence the use of brand ambassadors has on image. The results of this research show that there is an influence of the use of brand ambassadors on image.
Strategi Komunikasi Pemasaran Digital Rabando Group Dalam Meningkatkan Brand Awareness di Instagram Robiyah, Nurul; Soraya, Iin; Pratiwi, Cindya Yunita
AL-MIKRAJ Jurnal Studi Islam dan Humaniora Vol. 5 No. 2 (2025): Al-Mikraj, Jurnal Studi Islam dan Humaniora
Publisher : Pascasarjana Institut Agama Islam Sunan Giri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/almikraj.v5i2.6997

Abstract

The development of information technology has changed the pattern of marketing communication from conventional to digital methods, allowing companies to reach a wider audience with higher efficiency. Rabando Group, as a company engaged in online distribution, realizes the importance of utilizing social media, especially Instagram, as a strategic platform to increase brand awareness. The purpose of this study is to determine Rabando Group's digital marketing communication strategy in increasing brand awareness on Instagram. The data collection method in compiling the thesis uses observation, interview, documentation and literature study methods with the analysis method in the form of qualitative analysis, namely a data analysis method without using statistical analysis. The results of the study show that Rabando Group utilizes the AIDA strategy to increase brand awareness on Instagram. At the Attention stage, the brand attracts the audience's attention with attractive visual content and consistent uploads, making the brand "Top of Mind" in the minds of consumers. The Interest stage is carried out by delivering relevant information via Instagram Story and live, which strengthens brand recall when the audience compares the brand with competitors. At the Desire stage, emotional storytelling and highlighting product benefits support brand recognition, making it easier for the audience to recognize the brand through its unique characteristics. The Action stage utilizes effective CTAs and a simple purchasing process to convert unaware of brand audiences into potential consumers, thereby expanding marketing reach and increasing brand awareness.
Komunikasi Persuasif Untuk Memperkenalkan Kuliner Lokal (Studi Kasus Kuliner Gabus Pucing Saung Babelan Bekasi) Soraya, Iin; Rahastine, Mareta Puri; Susilowati, Susilowati
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 3 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research (Special Issue)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i3.12137

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis dan memahami efektivitas strategi komunikasi persuasif yang digunakan oleh influencer dalam memperkenalkan kuliner lokal Gabus Pucing di Saung Babelan, Bekasi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif studi kasus, mengumpulkan data primer dan sekunder melalui wawancara, observasi, dan analisis dokumen, lalu dianalisis tematik untuk mengevaluasi strategi komunikasi persuasif Gabus Pucing. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan kesadaran publik terhadap Gabus Pucing melalui strategi komunikasi efektif, termasuk media sosial dan kerjasama dengan influencers. Saung Babelan mengalami peningkatan kunjungan dan penjualan signifikan melalui event kuliner, festival makanan, dan promo. Testimoni pelanggan dan narasi emosional berhasil menarik perhatian audiens. Kombinasi media tradisional dan digital mendukung popularitas Gabus Pucing, berdampak positif pada pariwisata lokal dan brand awareness Saung Babelan. Kampanye hashtag di media sosial meningkatkan jumlah pengunjung dan kualitas layanan.
POLA KOMUNIKASI ORANG TUA DENGAN ANAK YANG KENCADUAN GAME ONLINE DALAM UPAYA MENCIPTAKAN SIKAP POSITIF DI LINGKUNGAN SOSIAL Akmali, Ahmad Jaiz; Soraya, Iin; Pratiwi, Cindya Yunita
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 8 No. 1 (2025): Volume 8 No. 1 Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v8i1.43477

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola komunikasi antara orang tua dan anak yang mengalami kecanduan game online, serta upaya yang dilakukan untuk menciptakan sikap positif di lingkungan sosial. Kecanduan game online, khususnya di kalangan anak-anak dan remaja, telah menjadi fenomena yang semakin umum dan dapat berdampak negatif terhadap perkembangan sosial dan emosional mereka. Oleh karena itu, penting bagi orang tua untuk memahami dan menerapkan pola komunikasi yang efektif dalam menghadapi masalah ini. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan orang tua dan observasi terhadap interaksi mereka dengan anak-anak yang kecanduan game online. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola komunikasi yang demokratis, yang melibatkan dialog terbuka dan saling menghormati, lebih efektif dalam membantu anak mengatasi kecanduan game. Selain itu, dukungan emosional dan keterlibatan orang tua dalam kegiatan positif juga berkontribusi pada pembentukan sikap positif anak. Dengan demikian, pola komunikasi yang baik dapat menjadi kunci dalam mengatasi kecanduan game online dan meningkatkan kualitas hubungan antara orang tua dan anak.
Strategi Komunikasi Beat Radio Dalam Menarik Minat Pendengar Di Era Digital Widyaningsih, Dhika; Soraya, Iin; Muntazah, Arina
Jurnal Media Penyiaran Vol. 3 No. 02 (2023): Desember (2023)
Publisher : LPPM UBSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/jmp.v3i02.2777

Abstract

Era digital merupakan suatu masa dimana sebagian besar masyarakat pada era tersebut menggunakan sistem digital dalam kehidupan sehari-harinya. Saat ini banyak masyarakat yang menggunakan internet dikehidupan sehari-hari seperti membaca buku, membaca berita, hingga berbelanja.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui deskripsi strategi komunikasi yang digunakan beat radio dan mengetahui apa saja strategi komunikasi yang dilakukan beat radio untuk menarik minat pendengar. Penelitian ini menggunakan teori S-O-R menunjukan bahwa komunikasi merupakan sebuah proses reaksi-aksi.Pendekatan ini dijadikan sebagai peninjau dalam menganalisis terkait strategi komunikasi radio. Metode yang dilakukan pada penelitian ini adalah Dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif, ada dua hasil yang diperoleh dari tulisan yang dijelaskan pada jurnal ini. Yang pertama, beat radio melakukan strategi komunikasi dengan beberapa tahap yaitu perencanaan, tujuan, pesan dan media yang digunakan. Kedua, beat radio melakukan strategi komunikasi dengan mengikuti komunitas atau menjalin kerjasama untuk mendapatkan pendengar, selain itu beat radio melakukan strategi dengan memanfaatkan media sosial yang sering di gunakan oleh masyarakat, seperti Instagram, Youtube, Twitter, TikTok, dan juga aplikasi streaming beatradio.id.
Analisis Foto Instagram Publik Figur Politik Indonesia Melalui Pendekatan Structuralism Pierre Bourdieu Wibowo, Ganjar; Sunuantari , Manik; Soraya, Iin; Gunawan, Imsar
Jurnal Media Penyiaran Vol. 4 No. 2 (2024): Desember (2024)
Publisher : LPPM UBSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/jmp.v4i2.8076

Abstract

Media sosial adalah wadah untuk berkomunikasi dan berbagi aktivitas sehari-hari atau penting melalui tulisan atau foto. Instagram adalah salah satu platform jejaring sosial yang paling umum digunakan. Public figur tampaknya menjadi simbol bagi mereka. Apa yang mereka lakukan dapat dilihat di Instagram. Di Instagram, mereka memiliki banyak penggemar (mengikuti). Citra yang mereka bangun menggunakan Instagram didasarkan pada konsep diri yang mereka kembangkan melalui personal branding. Artikel ini mengulas dua akun Instagram public figure politik, yaitu Ganjar Pranowo (ganjar_pranowo), Ridwan Kamil (ridwankamil), berdasarkan karakter akun masing-masing dan bagaimana mereka menggambarkan diri mereka sebagai public figure politik melalui Instagram melalui berbagai aktivitas dan pola yang ditunjukkan melalui unggahan fotografi atau tulisan. Pembahasan ini menggunakan teori struktural konstruktif atau teori praktik sosial berdasarkan habitus, ranah, modal, dan kekerasan simbolik yang dikembangkan oleh Pierre Bourdieu. Dari artikel ini dapat disimpulkan bahwa ketika public figure politik muncul di media sosial, mereka membayangkan diri mereka sebagai public figur politik dan berusaha menampilkan diri mereka sebaik mungkin dengan menggunakan modal ekonomi, budaya, sosial, dan simbolik untuk tampil mendominasi. Selanjutnya, dampak pada akun public figure politik dapat digambarkan sebagai pelabelan masyarakat atas dominasi simbolik.
Women’s Fashion Simulacra A Compulsive Narrative in Syahrini’s Shopee Advertisement Irwanto, Irwanto; Hariatiningsih, Laurensia Retno; Soraya, Iin; El Hidayah, Nur Iman; Ningtyas, Dito Anjasmoro
MediaTor (Jurnal Komunikasi) Vol 15, No 2 (2022): (Accredited Sinta 2)
Publisher : Unisba Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/mediator.v15i2.9675

Abstract

Advertising is essential in persuading, strengthening, and reminding the product of the public. Advertising is a representation of a product. From the modern communication perspective, advertising is used to make up the product's image. Recently, advertisements have appeared not only in conventional media but also in new media. Advertising works are becoming more varied and creative considering that new media are relatively uptight regulation than conventional media. This creates a hyper-reality that goes beyond the function of the ad itself. This study seeks to reveal Syahrini's Shopee marketplace advertisement on Youtube. The advertisement's content is examined critically and analyzed using Pierce's triangle of meaning: object, interpretant, and representamen. The research found that hyper-reality simulacra were created as a compulsive shopping narrative. This occurs due to unpleasant events or negative feelings caused by addiction, depression, and boredom. However, the public does not know this.
Self Identity Pelari Kalcer Gen Z melalui Aplikasi Strava Soraya, Iin; Herman, Herman; Retno, Laurensia
Jurnal Cyber PR Vol 5, No 2 (2025)
Publisher : University of Prof. Dr. Moestopo (Beragama)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32509/cyberpr.v5i2.6542

Abstract

The development of this media also supports runners to easily record running performance. One of the media that supports runners is the Strava application, this application is dedicated to morning running can function as a way to provide training and schedule guidance, but the use of the Strava application has shifted the meaning of running activities from just a health sport to a lifestyle, self-image and self-existence, this gave rise to a phenomenon in Indonesia called Kalcer Runners. For Kalcer runners, Strava becomes a digital space to affirm who they are, not only as individuals who run, but as part of a community with a certain lifestyle so as to form a self-identity among Gen Z. This study aims to analyze the self-identity of Kalcer runners among Gen Z using the Strava application. This study uses a qualitative approach, through digital observation and in-depth interviews with Gen Z runners who actively use Strava. The results show that Strava not only functions as a tool for monitoring sports activities, but also as a symbolic space to build self-image, gain social recognition, and form a community based on a healthy and aesthetic lifestyle. The identity of Kalcer runners.
Dramaturgi Dalam Membentuk Persentasi Diri Presenter Ganjar Wibowo; Iin Soraya
Jurnal Komunikasi Vol. 14 No. 1 (2023): Maret 2023
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/jkom.v14i1.11849

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisa presentasi diri presenter menggunakan pendekatan Teori  Dramaturgi milik Erving Goffman sebagai main teory. Secara khusus penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisa presentasi diri presenter, mendeskripsikan dan menganalisa front stage dan back stage presenter, dan mendeskripsikan dan menganalisa komunikasi verbal dan non verbal presenter. Jenis penelitian ini bersifat kualitatif dengan pendekatan studi dramaturgi, pengumpulan data melalui observasi dan wawancara mendalam presenter sebagai key forman dan Informan pendukung lainnya. Analisa data menggunakan model interaktif yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Kesimpulan yang diperoleh dari penelitian yaitu presentasi diri presenter yang terjadi dalam dua wilayah yaitu front stage (wilayah depan) dan back stage (wilayah belakang). Dalam wilayah depan presenter selalu mempersiapkan dan mempresentasikan diri secara sempurna dan penuh perencanaan yang baik sehingga tujuan pencitraan diri tercapai. Sedangkan wilayah belakang penuh dengan strategi yang disiapkan untuk wilayah depan. Pesan verbal dan non verbal ini yang menjadi akan selalu ada di panggung depan sebuah aktor. Yang menarik dari hasil penelitian ini diperoleh gambaran bahwa panggung depan tersebut,  presenter melakukan manipulasi diri, dengan menampilkan perilaku yang baik dan sempurna. Pada akhirnya presentasi diri yang akan ditampilkan presenter di hadapan khalayak