Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

STRATEGI PEMASARAN, PENGEMASAN DAN PEMANENAN PRODUK UNGGULAN DI KTH MALLAPAOWE, KECAMATAN LILI RIAJA, KABUPATEN SOPPENG, SULAWESI SELATAN Yunianti, Andi Detti; Nuraeni, Sitti; Suhasman, .; Taskirawati, Ira; Agussalim, .
Jurnal Dinamika Pengabdian Vol. 4 (2018): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 4 NO. (EDISI KHUSUS) NOVEMBER 2018
Publisher : Departemen Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian UNHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/jdp.v4iK.5446

Abstract

Salah satu kecamatan di Kabupaten Soppeng adalah Kecamatan Lili Riaja. Kecamatan ini memiliki tujuh Kelompok Tani Hutan (KTH) yang aktif memanfaatkan sumberdaya alam di sekitar hutan. Salah satu KTH yang menjadi mitra pada kegiatan pengabdian ini adalah KTH Mallapaowe. Permasalahan yang dihadapi mitra, produk mereka memiliki daya saing dan nilai jual yang sangat rendah. Produk yang menjadi andalan KTH Mallapaowe adalah “coin kalua” dan gula semut dari pohon aren. Bentuk kegiatan yang dilakukan adalah transfer ilmu pengetahuan dan teknologi guna meningkatkan nilai jual produk para anggota KTH serta strategi pemasaran untuk meningkatkan daya saing produk dalam bentuk ceramah dan Focus Group Discussion (FGD) serta Pelatihan. Selain itu dilakukan pre test dan post test untuk mengukur tingkat keberhasilan kegiatan kami. Kegiatan ini diharapkan dapat dilaksanakan dan dikembangkan oleh anggota KTH guna meningkatkan daya jual dan daya saing produk mereka. Hasil dari kegiatan pengabdian ini adalah meningkatnya pengetahuan anggota KTH terkait cara pengemasan dan pemanenan madu dari lebah Trigona sp sebesar 37% dari sebelum hingga setelah kegiatan pengabdian ini. Bentuk kegiatan yang dilakukan adalah Ceramah dan FGD mengenai: 1). Strategi pemasaran produk; 2). Berbagai cara pemanenan madu; dan 3). Berbagai contoh kemasan produk. Pelatihan yang diberikan kepada anggota KTH antara lain pembuatan kertas daur ulang untuk bahan pengemasan, cara pengemasan dengan menggunakan mesin fortable “Seal and Vacuum”, membuat berbagai macam contoh kemasan produk yang menarik serta cara pemanenan madu lebah Trigona sp dengan Metode Sedot Madu dengan Spoit/Pipet. Kata Kunci: Kelompok Tani Hutan Mallapaowe, pengemasan, coin kalua, gula semut, Trigona sp.        
Diversifikasi Produk Olahan Jamur Tiram dalam Meningkatkan Keterampilan Masyarakat di Desa Labuaja Kabupaten Maros Taskirawati, Ira; Yunianti, Andi Detti; Halimah Larekeng, Siti; Syahidah, Syahidah; Arif, Astuti; Gusmiaty, Gusmiaty; Iswanto, Iswanto; Tirtayasa Putra Pangestu, Kidung; Suhasman, Suhasman; Saad, Sahriyanti; Agussalim, Agussalim; Supratman, Supratman; Alam, Syamsu; Prastiyo, Andi
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 6 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Edisi Januari - Maret
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v6i1.5277

Abstract

Pengabdian masyarakat ini berfokus pada pengolahan jamur tiram sebagai alternatif peningkatan ekonomi di Dusun Kappang, Desa Labuaja, Kecamatan Cenrana, Kabupaten Maros, daerah yang memiliki potensi wisata. Isu yang diangkat adalah kurangnya pemanfaatan jamur tiram sebagai produk bernilai tambah meskipun budidayanya sudah mulai berkembang. Tujuannya adalah memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada masyarakat dalam mengolah jamur tiram menjadi produk seperti bakso, keripik, dan nugget. Metode yang digunakan adalah demonstrasi langsung pembuatan produk olahan jamur tiram dengan pendekatan berbasis partisipasi masyarakat. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa masyarakat dapat memahami dan mempraktikkan proses pengolahan jamur tiram. Produk yang dihasilkan memiliki potensi pemasaran, baik untuk konsumsi lokal maupun sebagai cenderamata wisata. Misalnya, dari 500 g jamur tiram dapat dihasilkan ±30 bakso atau ±500 g keripik. Pengabdian ini diharapkan dapat meningkatkan keterampilan masyarakat dan mendorong pengembangan ekonomi lokal melalui produk olahan jamur tiram.
Sosialisasi Pemanfaatan Tanaman Murbei (Morus alba) sebagai Sumber Pakan Alternatif bagi Ternak di Desa Rompegading, Kabupaten Maros Sadapotto, Andi; Nuraeni, Sitti; Mujetahid, Andi; Prastiyo, Andi; Latif, Nurfadilah; Taskirawati, Ira; Muchtar, Andi Asikin; Amaliah, Rizki
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i3.20080

Abstract

Background: Pemanfaatan tanaman murbei (Morus alba) sebagai pakan ternak alternatif memiliki potensi besar dalam mendukung sistem peternakan berkelanjutan di tingkat desa. Peternak di Desa Rompegading mengalami keterbatasan hijauan pakan ternak terutama pada musim kemarau, sehingga sosialisasi pemanfaatan tanaman murbei sebagai pakan alternatif perlu dilakukan. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat Desa Rompegading, Kabupaten Maros, mengenai potensi agronomis dan nutrisi tanaman murbei sebagai hijauan pakan ternak. Metode: Kegiatan dilaksanakan pada Juli 2025 melalui metode penyuluhan interaktif, difusi ipteks, dan pemberian bibit murbei, disertai pre-test dan post-test sebagai alat ukur efektivitas. Hasil: Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan yang signifikan. Pemahaman bahwa murbei bukan hanya untuk pakan ulat sutera meningkat dari 33,33% menjadi 93,33%; bahwa murbei termasuk hasil hutan bukan kayu (HHBK) naik dari 20% menjadi 80%. Pengetahuan tentang kandungan protein kasar murbei ≥15% meningkat dari 20% menjadi 73,33%, serta kesadaran akan rendahnya tannin murbei naik dari 13,33% menjadi 73,33%. Peningkatan juga terjadi pada aspek budidaya dan formulasi pakan, pemangkasan merangsang daun muda (20% ke 80%), stek sebagai teknik perbanyakan umum (13,33% ke 73,33%), dan murbei sebagai campuran dedak sapi perah (13,33% ke 73,33%). Kesimpulan: Hasil ini menunjukkan bahwa pendekatan sosialisasi kontekstual efektif dalam meningkatkan pemahaman dan mendorong adopsi teknologi lokal.
Effect of Corn Cob and Bagasse Composition on The Growth and Production of White Oyster Mushroom (Pleurotus ostreatus): Pengaruh Komposisi Bonggol Jagung dan Ampas Tebu terhadap Pertumbuhan dan Produksi Jamur Tiram Putih (Pleurotus ostreatus) Sunirma, S; Taskirawati, Ira; Baharuddin, B
PERENNIAL Vol 22 No 1 (2026): Vol. 22 No. 1, April 2026
Publisher : Forestry Faculty of Hasanuddin University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24259/perennial.v22i1.50727

Abstract

The increasing use of wood sawdust in the particleboard industry has encouraged the search for alternative substrates for white oyster mushroom cultivation. This study evaluated the effect of corn cob and bagasse composition as lignocellulosic growing media for Pleurotus ostreatus. The experiment was arranged in a Completely Randomized Design with four replications. Growth and production variables observed were mycelial colonization time, pinhead formation time, harvesting time, fresh weight, and number of fruiting bodies. The results showed that mixtures of corn cobs and bagasse can be used as alternative substrates for P. ostreatus. Substrate composition significantly affected mycelial colonization time, whereas pinhead formation time, harvesting time, fresh weight, and number of fruiting bodies were not significantly affected. Among the sawdust-free treatments, P5 (200 g corn cob + 600 g bagasse) produced the highest fresh weight (113.16 g), although its production performance was generally comparable to that of the other treatments. These findings indicate that corn cobs and bagasse have potential as sustainable alternative substrates for white oyster mushroom cultivation.