Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

DIVERSITY OF BANANA VARIETIES (Musa sp.) IN PASRUJAMBE DISTRICT, LUMAJANG REGENCY Novitalia Novitalia; Ika Lia Novenda; Pujiastuti Pujiastuti
ScienceEdu: Jurnal Pendidikan IPA Vol 3 No 1 (2020)
Publisher : Program Studi Pendidikan IPA FKIP Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/se.v3i1.17756

Abstract

The banana plant is a plant that grows a lot in Southeast Asia so it is one of the plants that have important economic significance in Indonesia. One of the banana production centers is in Lumajang Regency, precisely in Pasrujambe District. The diversity of banana varieties in Pasrujambe District is still not widely known by the community so that the community itself has not been able to determine a clear standard of banana diversity including because bananas also receive less attention from the government and supervision related to aspects of cultivation, breeding activities, and conservation regarding the preservation of banana germplasm. This became the basis for exploring the diversity of banana variety of data collection in the Pasrujambe District, Lumajang Regency. This research was conducted at the centers of banana collectors located in the District of Pasrujambe, Lumajang Regency in December 2019-February 2020. Taking samples by taking bananas based on the morphology of bananas. The sample obtained can be directly identified (identification of bananas assisted by the Pasrujambe Agricultural Office) using interview and observation methods. Then the results obtained are calculated diversity level using the Shannon-Wienner diversity index formula. The results of this study were found 6 banana varieties, namely mas kirana, grand semeru varieties, milk varieties, ambon varieties, king varieties, and kepok varieties which were scattered in several collectors centers in Pasrujambe District. The level of diversity of banana varieties in the Pasrujambe District Lumajang Regency is classified as moderate with a value of 1, 566.
PENGARUH ZPT NABATI DAN MEDIA TUMBUH TERHADAP PEKEMBANGAN KOPI ROBUSTA Setyo Andi Nugroho; Sonia Bagiatus; Ujang Setyoko; Titien Fatimah; Ika Lia Novenda; Pujiastuti Pujiastuti
JURNAL BIOSENSE Vol 5 No 2 (2022): Edisi Desember 2022
Publisher : Program Studi Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas PGRI Banyuwangi, Jalan Ikan Tongkol No 01, Telp (0333) 421593, 428592 Banyuwangi 68416

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (221.701 KB) | DOI: 10.36526/biosense.v5i2.2279

Abstract

Indonesia occupies the 4th position of the 5 main coffee producing countries in the world. Coffee plants are a high foreign exchange earner in the Indonesian economy. Data from the Central Statistics Agency (BPS) show that Indonesia's coffee production in 2021 was the highest in the last decade, reaching 774.6 tonnes. This number increased by 2.75% from the previous year of 753.9 thousand tonnes. Coffee seed germination takes a long time due to seed dormancy. Coffee growth can be optimal with the provision of growth regulators. Good planting media can produce quality coffee seeds, because in good media there are nutrients needed by plants. The research was conducted at the Jember State Polytechnic Soil Wire House Laboratory in February-May 2022. Data were analyzed using Factorial RAK with a 5% BNJ follow-up test. The results showed that the combination treatment of planting media and natural ZPT concentrations had a significant effect on the generative growth of Robusta coffee (Coffea canephora L) including germination percentage, root length, height and seedling diameter.
Efektivitas Larva Black Soldier Fly (Maggot) dalam Pengomposan Sampah Dapur dan Pemanfaatannya sebagai Buku Petunjuk Praktikum IPA SMP Ika Lia Novenda; Rohmah Jwita Sari; Erlia Narulita
Florea : Jurnal Biologi dan Pembelajarannya Vol 9, No 2 (2022)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/florea.v9i2.13377

Abstract

The problem of waste is increasingly complex, the composition of the largest contributor to waste is organic waste by 60%. Efforts to reduce waste are one of them by composting. Composting organic waste in a natural way takes 3-4 months, thus composting needs to use an effective decomposer to speed up composting, one of which is with the help of Black Soldier Fly (BSF). In addition, knowledge of composting needs to be applied at the education level. This study aims to determine the level of effectiveness of Black Soldier Fly larvae in composting waste and to determine the feasibility of a practical manual compiled from the results of research on the effectiveness of Black Soldier Fly (BSF) larvae. The research method uses experiments. The type of media used was vegetable, fruit and mixed waste, for the larvae used were 10 days old. The results showed that there were significant results, all media showed blackish brown color, humus smell, crumb texture, temperature 26-27°C, pH 6.8-7.1, and C/N ratio 2.75-6.81. %, as well as the junior high school science practicum instructions were categorized as very feasible to be used in helping the learning process with an average validity score of 88%.
Pemanfaatan Buku Sebagai Motivasi Minat Baca Siswa di SD Negeri Pace 05 Kabupaten Jember Setyo Andi Nugroho; Rudi Wardana; Tirto Wahyu Widodo; Ujang Setyoko; Lilik Mastuti; Fandyka Yufriza Ali; Ika Lia Novenda
Jumat Pendidikan: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2023): April
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat UNWAHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/abdimaspen.v4i1.3524

Abstract

SD Negeri Pace 05 Jember terletak di Dusun Sukmo Ilang RT 05 RW 25, Kecamatan Silo Kabupaten Jember. Fasilitas sekolah kurang memadai terutama kelengkapan buku yang ada diperpustakaan. Tujuan menjadikan buku sebagai media meningkatkan minat membaca siswa SD Negeri Pace 05 Jember. Metode pengumpulan data adalah wawancara dan tes uraian singkat berupa pre-test dan post-test yang berisi 7 poin pertanyaan terkait pengetahuan pengajar sekolah terhadap pentingnya buku untuk meningkatkan minat baca. Responden yang digunakan dalam pengumpulan data merupakan Pengajar berjumlah 9 responden. Rancangan yang digunakan adalah rancangan pretest-posttest kelompok tunggal (one group pretest-posttest design) dengan satu jenis sasaran tanpa adanya kelompok kontrol atau pembanding. Analisis data dilakukan dengan metode deskriptif kuantitatif. Hasil Kuisioner menunjukkan bahwa pengajar saat pre-Test belum bisa mengarahkan untuk menuntun siswa memahami buku dengan baik, ini terbukti saat pre-Test skor 50, setelah penyuluhan pengajar memahami bagaimana menuntun siswa memahami buku dengan skor 90. Pengajar juga memberikan penekanan pada kata penting dibuku, memberikan strategi yang baik, dan juga mengetahui kriteria buku yang baik dengan skor Post-Test skor 90. Pengajar belum bisa memaksimalkan perpustakaan, salah satu disebabkan minimnya dana sekolah untuk mengembangkan perpustakaan. Pengembangan perpustakaan pengajar dengan skor 80.
Identifikasi Tumbuhan Paku Berdasarkan Letak dan Posisi Sorus dengan Ketinggian Berbeda di Kabupaten Bondowoso Anggrilia Ratu Pradipta; Sulifah Aprilya Hariani; Ika Lia Novenda
Biologi Edukasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Biologi Vol 15, No 1 (2023): Biologi Edukasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Biologi
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jbe.v15i1.30490

Abstract

Tumbuhan paku (Pteridophyta) diklasifikasikan menjadi empat kelas yaitu Psilotopsida, Equisetopsida (Sphenopsida), Marattiopsida, dan Polypodiopsida (Filicopsida). Tumbuhan paku banyak ditemukan di tempat yang lembap dan sesuai dengan kebutuhan hidup, salah satunya pada kawasan Kabupaten Bondowoso di delapan kecamatan dengan ketinggian berbeda. Di kawasan tersebut dilakukan kegiatan identifikasi dan inventarisasi tumbuhan paku khususnya kelas Polypodiopsida sebagai dasar informasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis-jenis tumbuhan paku kelas Polypodiopsida berdasarkan letak dan posisi sorus dengan ketinggian berbeda di beberapa kawasan Kabupaten Bondowoso dari hasil penelitian. Penelitian ini menggunakan metode jelajah pada beberapa area tertentu. Berdasarkan hasil penelitian terdapat 6 famili, 11 genus, dan 15 jenis tumbuhan paku kelas Polypodiopsida dengan jumlah serta karakteristik letak dan posisi sorus yang berbeda. Setiap jenis tumbuhan paku memiliki letak dan posisi sorus yang sama di ketinggian berbeda (rendah, sedang, dan tinggi).
PENGARUH MEDIA TANAM DAN ZPT NABATI (AIR KELAPA DAN BAWANG MERAH) TERHADAP PERTUMBUHAN SETEK VANILI (Vanilla planifolia Andrews) Setyo Andi Nugroho; Lailin Naju Al Arozi; Ika Lia Novenda
JURNAL BIOSENSE Vol 6 No 01 (2023): Edisi Juni 2023
Publisher : Program Studi Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas PGRI Banyuwangi, Jalan Ikan Tongkol No 01, Telp (0333) 421593, 428592 Banyuwangi 68416

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/biosense.v6i01.2837

Abstract

Tanaman vanili tersebar di 25 provinsi dikelola 288.535 kepala petani diberbagai wilayah Indonesia. Tahun 2021 produksi Vanili mencapai 400 metrik ton vanili kering dan tahun 2022 diprediksi mencapai 500 metrik ton kering. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh media tanam dan ZPT Nabati (air kelapa muda dan ekstrak bawang merah) terhadap pertumbuhan setek tanaman vanili. Penelitian dilaksanakan di rumah kawat Politeknik Negeri Jember, bulan Januari 2022 sampai Mei 2022. Penelitian menggunakan RAK Faktorial, dengan 2 faktor. Faktor pertama yaitu komposisi media tanam topsoil arang sekam: pupuk kandang kambing yang terdiri dari 3 taraf yaitu: 2:1:1 (M1), 1:2:1 (M2), 1:1:2 (M3). Faktor kedua adalah zat pengatur tumbuh Nabati yang terdiri dari 3 taraf yaitu: Air Kelapa Muda 300 ml + Ekstrak Bawang Merah 55 ml (P1), Air Kelapa Muda 400 ml + Ekstrak Bawang Merah 40 ml (P2), Air Kelapa Muda 500 ml + Ekstrak Bawang Merah 25 ml (P3). Hasil penelitian berbeda tidak nyata terhadap diameter tunas, jumlah daun, jumlah ruas, panjang akar dan berat basah, serta hasil berbeda nyata tehadap parameter tinggi tunas. Perlakuan M3P3 paling baik untuk semua parameter pengamatan.
Sistem Pengendalian Hama Ulat Grayak (Spodoptera Exigua) di Lahan Bawang Merah Berbasis Pertanian Berkelanjutan pada Kelompok Tani Desa Karanggeger Probolinggo Ekawanti, Azizeh; Kurnia, Nila Rosma Dwi; Arifin, Fauzan Aufa Mahsa; Mahdalena, Laoera Ayu; Mujahidin, Ilham; Novenda, Ika Lia
Jurnal Abdidas Vol. 4 No. 6 (2023): December, Pages 457 - 580
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdidas.v4i6.856

Abstract

Permasalahan mengenai hama bawang merah di Kabupaten Probolinggo masih menjadi tantangan bagi petani. Hama yang menyerang tanaman bawang merah yaitu hama ulat grayak (Spodoptera exigua). Hama ini menyerang bagian daun dan umbi bawang merah sehingga dapat menurunkan kualitas dan produktivitas bawang merah, sehingga pendapatan petani menurun. Pengendalian yang digunakan oleh petani dalam mengatasi hama ulat grayak (Spodoptera exigua) yaitu dengan memanfaatkan lampu, jaring, dan penggunaan pestisida. Pengendalian ini juga dilakukan oleh mitra kami yaitu Kelompok Tani Desa Karanggeger merupakan perkumpulan para petani di Desa Karanggeger, Kabupaten Probolinggo. Pengendalian yang digunakan oleh petani membutuhkan biaya yang mahal, sehingga petani menginginkan solusi alternatif yang lebih murah. Sistem pertanian berkelanjutan dapat menjadi solusi untuk diterapkan oleh kelompok Tani Desa Karanggeger dengan menggunakan tanaman refugia dan semut rangrang sebagai pengendali hama ulat grayak (Spodoptera exigua). Tanaman refugia ditanam dipematang sawah milik petani sebanyak 177 tanaman dengan luas penampang sawah 80 m. Pengaplikasian semut rangrang pada lahan sebanyak 20 toples dengan satu toples berisi kurang lebih 50 semut rangrang. Menurut hasil wawancara dengan petani, perolehan hasil panen bawang merah mengalami peningkatan dari pada hasil panen sebelumnya.
The ZERO WASTE MANAGEMENT MELALUI GAME ECOFUNOPOLY DAN PEMBUATAN PUPUK UNTUK MENINGKATKAN KEPEDULIAN LINGKUNGAN DI YAYASAN DARUL MUTTAQIEN WULUHAN Lia Novenda, Ika; Aprilya Hariani, Sulifah; Pujiastuti, Pujiastuti; Nugroho, Setyo Andi Nugroho
J-Dinamika : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 9 No 2 (2024): Agustus
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/j-dinamika.v9i2.5088

Abstract

Pendidikan meliputi ilmu pengetahuan, pelatihan, penguasaan keterampilan teknis, dan pengembangan subjek didik menjadi pribadi manusia yang berbudaya dan beradab. Yayasan Pondok Pesantren Darul Muttaqien berada di Wuluhan tepatnya berjarak 35 Km dari Universitas Jember. Limbah yang dihasilkan di Yayasan Pondok Pesantren yaitu sampah sisa makanan, sampah kotoran beberapa hewan ternak. Sampah hanya dibuang di halaman belakang dan dibakar. Pembakaran sampah menyebabkan pencemaran udara. Tujuan pengabdian menanamkan pendidikan karakter sejak dini. Metode yang dilakukan pertama, terlebih dahulu mengenalkan konsep sampah melalui Game Ecofunopoly, dengan game akan memudahkan mereka dalam belajar dan memahami konsep pengelolaan sampah 3R (Reduce, Reuse, dan Recycle). Kedua mengajak pengelola pondok, santri dan guru yayasan untuk terlibat dan praktek secara langsung membuat pupuk organik menggunakan beberapa teknik komposter meliputi komposter drum dan pemanfaatan maggot BSF. Hasil menunjukkan bahwa pengetahuan guru dan siswa dari Yayasan Pondok Pesantren Darul Muttaqien Wuluhan Kabupaten Jember bervariasi. Pada Pre-test, sebanyak 40% dari mereka paling memahami tentang pakan ternak, siklus Maggot, dan Maggot BSF, sementara pemahaman terendah adalah 20% mengenai permainan Ecofunopoly. Setelah mengikuti Post-Test, hasil tertinggi mencapai 100% dalam pemahaman pupuk organik, dan hasil terendah adalah 70% dalam pengolahan sampah dapur.
KARAKTERISTIK DAN UJI HEDONIK SABUN BERBAHAN LIMBAH AMPAS KOPI Khoiroh, Iftitah Ummil; Setyo Andi Nugroho; Rosdiana, Eva; Asmono, Sepdian Luri; Novenda, Ika Lia; Pujiastuti
JURNAL BIOSENSE Vol 7 No 02 (2024): Edisi Desember 2024
Publisher : Program Studi Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas PGRI Banyuwangi, Jalan Ikan Tongkol No 01, Telp (0333) 421593, 428592 Banyuwangi 68416

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/biosense.v7i02.4115

Abstract

Indonesia's coffee consumption is among the largest in the world, ranking 5th after Japan, which reaches 7.39 million. The growth of coffee shops corresponds with the increase in coffee waste, particularly coffee grounds, which are discarded, reaching up to 90% without being reused. Coffee grounds eventually become waste; thus, they are utilized as a material for soap making by recycling coffee grounds waste. The research aims to determine the hedonic test results or the preference level of soap made from coffee grounds waste. The hedonic test results will be calculated using a non-factorial Randomized Block Design (RBD) consisting of 4 treatments: P0 = control, P1 = 10 grams of coffee grounds, P2 = 25 grams of coffee grounds, and P3 = 50 grams of coffee grounds. The hedonic test results show that Hypothesis H1 is accepted for the most preferred color parameter, which is the P0 treatment with an average of 3.79b, the highest aroma average is the P2 treatment with 3.35b, the highest texture average is the P2 treatment with 4.29c, the highest foam quantity average is the P3 treatment with 3.99b, the highest moisture average is the P3 treatment with 3.93b, and the highest overall average is the P2 treatment with 3.99b because coffee grounds significantly affect the soap made from coffee grounds waste.
PENGARUH CANGKANG TELUR DAN AIR LIMBAH TEMPE TERHADAP PERTUMBUHAN BIBIT KOPI ROBUSTA Kotia, Dina Ferozsah; Setyo Andi Nugroho; Kusuma, Satria Indra; Fatimah, Titien; Novenda, Ika Lia
JURNAL BIOSENSE Vol 7 No 02 (2024): Edisi Desember 2024
Publisher : Program Studi Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas PGRI Banyuwangi, Jalan Ikan Tongkol No 01, Telp (0333) 421593, 428592 Banyuwangi 68416

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/biosense.v7i02.4144

Abstract

Indonesia's coffee production in 2020 was 762.38 thousand tons. Coffee productivity in Indonesia can continue to increase with an important breeding process for growing coffee starting from the coffee nursery process. Eggshells can be utilized for planting media because 94% of eggshell content is CaC03, which can stimulate root and stem hair development. Waste from tempeh production can be used as liquid organic fertilizer due to its abundant availability. Tempe waste contains nitrogen (N), phosphorus (P), potassium (K) and other nutrients that can increase plant productivity. The research was conducted with the aim to determine the effect of eggshell planting media and tempeh waste water on the growth of robusta coffee seedlings. The research was conducted in the nursery of seed technology laboratory of Jember State Polytechnic. The results showed that tempe waste water had a significant effect on the growth of robusta coffee seedlings, especially on the stem diameter parameter. In addition, there is an interaction between the composition of eggshell planting media and tempeh wastewater, namely in the parameters of stem diameter and plant dry weight.