Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

EFEKTIVITAS PEMBERIAN KASTENGEL BEKATUL SITUBAGENDIT DAN IR64 TERHADAP KADAR GULA DARAH PENDERITA DIABETES MELLITUS NON INSULIN Dodik Luthfianto; Retno Dewi Noviyanti; Indah Kurniawati
Jurnal Ilmiah Kesehatan Keperawatan Vol 18, No 1 (2022): JURNAL ILMIAH KESEHATAN KEPERAWATAN
Publisher : LPPM UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH GOMBONG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26753/jikk.v18i1.765

Abstract

Diabetes Mellitus merupakan  penyakit metabolik dengan karakteristik hiperglikemia. Pengelolaan Diabetes mellitus  memerlukan penanganan multidisiplin yang mencakup terapi non-obat dan terapi obat. Salah satu terapi non-obat dengan  diet tinggi serat. Bekatul merupakan jenis bahan pangan yang memiliki kandungan serat tinggi diantaranya bekatul varietas Situbagendit dan IR 64. Tujuan : penelitian untuk menganalisis efektivitas pemberian  kastengel bekatul Situbagendit dan IR 64 terhadap penurunan  kadar GDS pasien diabetes mellitus  non insulin. Metode : Penelitian menggunakan desain  experimental randomized pretest-postest control group design. Sampel dalam penelitian  penderita diabetes mellitus non insulin. . Hasil penelitian pada kelompok kastengel situbagendit kadar GDS sebelum intervensi adalah 264.70±130.295 dan setelah intervensi adalah 192.90±91.567 dengan nilai  p = 0.015. Pada kelompok kastengel IR64 kadar GDS sebelum intervensi adalah 242.00±110.089 setelah intervensi adalah 187.80±119.550 dengan nilai  p = 0.013.  Ada perbedaan kadar GDS sebelum dan sesudah  intervensi  pemberian kastengel varietas Situbagendit dan IR6 pada masing-masing kelompok. Perbedaan antar kelompok diperoleh nilai  sebelum  intervensi  (p = 0.679) dan setelah intervensi (p = 0.762). Ada perbedaan kadar GDS sebelum dan sesudah intervensi pada kelompok kastengel situbagendit. Ada perbedaan kadar GDS sebelum dan sesudah intervensi pada kelompok kastengel IR64. Tidak ada perbedaan kadar antara kelompok  kastengel Situbagendit dan IR64 setelah intervensi. Pemberian kastengel bekatul varietas IR64 lebih efektif  dibandingkan dengan kastengel bekatul varietas Situbagendit berdasarkan penurunan kadar GDS.
Pelatihan Pembuatan Olahan Bekatul Varietas IR64 Pada Kader Posyandu Lansia Salak Songgorunggi Karanganyar Dewi Noviyanti, Retno; Wijayanti, Wijayanti; Luthfianto, Dodik; Setya Wardana, Agung; Faza Azhari, Safira; Sri Lestari, Puji
Jurnal Pengabdian Harapan Bangsa Vol. 1 No. 3: September 2023
Publisher : PT. Bangun Harapan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56854/jphb.v1i3.135

Abstract

Diabetes Mellitus (DM) merupakan salah satu penyakit degeneratif yang sering diderita oleh lanjut usia (lansia). Meskipun DM merupakan penyakit kronik yang tidak menyebabkan kematian secara langsung, tetapi dapat berakibat fatal apabila pengelolaannya tidak tepat. Pengelolaan DM memerlukan penanganan secara multidisiplin yang mencakup terapi non-obat maupun terapi obat. Pelayanan posyandu lansia sangat diperlukan untuk memantau kesehatan lansia dan kemandirian kader sangat diperlukan dalam memberikan pelayanan. Tujuan kegiatan adalah mengatasi permasalahan mitra dengan cara meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan kader posyandu salah satunya dengan pelatihan pembuatan olahan bekatul varietas IR64 sebagai alternatif pengobatan non obat untuk DM, dengan modifikasi olahan pangan lokal sehat, bergizi dan mudah didapat. Metode yang digunakan dalam pengabdian kepada masyarakat ini adalah demontrasi. Hasil kegiatan pengabdian ini adalah adanya peningkatan ketrampilan kader dalam pembuatan olahan berbahan bekatul, dengan adanya buku resep beberapa makanan olahan berbahan bekatul membuat kader posyandu lansia memiliki panduan dan inovasi dalam memberikan PMT pada lansia dengan diabetes mellitus. Kesimpulan dari kegiatan pengabdian ini adalah ketrampilan kader meningkat setelah mendapatkan pelatihan pembuatan olahan bekatul varietas IR 64.
Gambaran Kadar Gula Darah di Posyandu Lansia Wilayah Kadipiro Surakarta Luthfianto, Dodik; Marfuah , Dewi; Nurfitria , Cemy
Profesi (Profesional Islam) : Media Publikasi Penelitian Vol. 20 No. 2 (2023): Jurnal PROFESI (Profesional Islam): Media Publikasi Penelitian
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) ITS PKU Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26576/profesi.v20i2.184

Abstract

Glukosa darah meningkat seiring dengan bertambahnya usia. Seiring dengan proses penuaan semakin banyak orang lanjut usia (lansia) yang berisiko terhadap terjadinya diabetes melitus. Diabetes melitus pada lansia umunya bersifat asimptomatik, walaupun ada gejala seringkali berupa gejala yang tidak khas seperti kelemahan, letargi, perubahan tingkah laku, menurunnya status kognitif atau kemampuan fungsional. Hal tersebut menyebabkan diagnosis diabetes melitus pada lansia terlambat. Penelitian ini bertujuan untuk melihat gambaran kadar glukosa darah lanjut usia di Wilayah Kadipiro Banjarsari Surakarta. Metode penelitian yang digunakan adalah penilitian yang bersifat analitik dengan desain Cross Sectional dengan menggunakan data primer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gambaran kadar gula darah sewaktu pada posyandu Sari waluyo sebagian besar termasuk prediabetes yaitu sebesar 23 sampel (62,16 %), dan diabetes sebesar 4 sampel (10,81%). Gambaran kadar gula darah sewaktu pada posyandu lansia Amarta sebagian besar termasuk prediabetes yaitu sebesar 38 sampel (69,09 %), dan diabetes sebesar 13 sampel (23,63%). Hasil skrinning di kedua posyandu terdapat 73 lansia yang memiliki kategori resiko prediabetes dan diabetes, dari 73 sebagian besar berjenis kelamin perempuan sebesar 67,10%. Kesimpulan pada penelitian ini adalah gambaran kadar gula darah pada lansia di Wilayah Kadipiro Banjarsari Surakarta sebagian besar termasuk prediabetes dan sebagian besar berjenis kelamin perempuan.
Analisis Pertumbuhan Bakteri Pada Daging Sapi Dengan Pengemas Daun Jati (Tectona Grandis) Dan Daun Pisang (Musa Paradisiaca) Aprilia Rinaldi, Nosi; Luthfianto, Dodik; Pertiwi D.K, Dewi
Profesi (Profesional Islam) : Media Publikasi Penelitian Vol. 21 No. 1 (2023): Profesi (Profesional Islam): Media Publikasi Penelitian
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) ITS PKU Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26576/profesi.v21i1.209

Abstract

Daging merupakan bahan pangan yang bernilai gizi tinggi kaya akan protein, lemak, mineral serta zat lainnya yang sangat dibutuhkan tubuh. Kandungan gizi yang tinggi merupakan media yang baik untuk pertumbuhan dan perkembangan mikroorganisme. Daun jati mengandung flavonoid, alkaloid, tanin, napthaquinones dan antrakuinon yang dapat menghambat pertumbuhan bakteri. Daun pisang mengandung flavonoid, fenolik dan tanin berfungsi sebagai pelindung seluruh permukaan daging dari kontaminasi bakteri. Tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui perbedaan total bakteri antara pengemas daun jati (Tectona grandis) dan daun pisang (Musa paradisiaca) pada daging sapi. Metode penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan. Hasil penelitian didapat nilai p 0,000 tidak ada perbedaan yang signifikan total bakteri pada daging sapi baik yang dibungkus menggunakan daun jati dan daun pisang. Daun pisang dapat menekan bakteri sampai 12 jam, sedangkan daun jati hanya bisa menekan bakteri sampai 6 jam
Ekstraksi Maserasi Bligo (Benincasa hispida) Menggunakan Pelarut Etanol Dodik Luthfianto; Noviyanti, Retno Dewi; Hastuti, Weni; Pertiwi Dyah Kusudaryati, Dewi
Profesi (Profesional Islam) : Media Publikasi Penelitian Vol. 22 No. No 2 (2024): Profesi (Profesional Islam): Media Publikasi Penelitian
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) ITS PKU Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bligo memiliki potensi besar untuk produksi pangan fungsional yang mengandung Senyawa aktif yang terkandung pada buah dan biji bligo adalah alkaloid, flavonoid, glikosida, vitamin, mineral, dan beta sitosterin. Maserasi merupakan salah satu metode ekstraksi cara dingin yang sederhana dan praktis. Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui jumlah filtrasi dan jumlah ekstrak yang tertarik dari hasil ekstraksi kulit, daging buah dan biji Bligo (Benincasa hispida) yeng diambil dari 3 kabupaten (Bojonegoro, Sragen dan Karanaganyar) metode maserasi menggunakan pelarut etanol 96%. Hasil penelitian ekstrak kulit dan buah Bligo dan paling tinggi dari kabupaten Sragen (4,5 ml dan 8,5 ml), sedangkan ekstrak biji bligo berasal dari Kabupaten Bojonegoro yaitu 2,5 ml.
Pelatihan Kader Kesehatan Posbindu Menuju Posbindu Mandiri Wijayanti Wijayanti; Retno Dewi Noviyanti; Dodik Luthfianto
Jurnal Pelayanan dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol. 2 No. 1 (2023): Maret : Jurnal Pelayanan dan Pengabdian Masyarakat Indonesia
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Yappi Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jppmi.v2i1.582

Abstract

Non-communicable diseases (PTM) are diseases that cannot be transmitted from person to person, whose development progresses slowly over a long period of time (chronic). In the early stages, PTM is often asymptomatic, many do not know and are aware that they have PTM, thus making public awareness for self-examination/early detection lacking. Posbindu PTM activities to increase community participation in prevention and early detection of PTM risk factors through training of Posbindu health cadres including general health assessments, nutritional assessments and provision of additional food made from local ingredients. Health cadres are the spearhead of Posyandu implementation. The existence of health cadres plays a major role in the implementation of Posyandu so that it is necessary to increase the knowledge and skills of health cadres to support the implementation of Posbindu PTM. The purpose of this community service is the transformation of knowledge and skills regarding Posbindu management for the detection of NCDs through health checks and examinations of nutritional status and the provision of additional meals. The community service method is Posbindu cadre training in the form of knowledge and skills transformation on Posbindu management for PTM detection and provision of additional meals. The target is the health cadres of Posbindu Salak, Songgorunggi Hamlet, RT.01 RW.06, Dagen Village, Jaten District, Karanganyar Regency, totaling 15 personnel, held on December 28, 2022. The results of the activity showed that there was an increase in the knowledge of the training participants by 100%, namely the pretest results where the lowest score was 40 and the highest score was 80 and the average pretest score was 58.85, while the posttest score was the lowest score 80 and the highest score was 100 and the average the average posttest value is 91.92 so that the lowest increase is 15 and the highest increase is 55 and the average increase is 33.
PENINGKATAN PENGELOLAAN POSYANDU, PENGETAHUAN DAN KETRAMPILAN KADER DALAM PENANGANAN DIABETES MELLITUS Noviyanti, Retno Dewi; Wijayanti; Dodik Luthfianto; Agung Setya Wardana; Safira Faza Azhari; Puji Sri Lestari
GEMASSIKA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 9 No. 1 (2025): MEI
Publisher : P3M Universitas Aisyiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30787/gemassika.v9i1.1306

Abstract

The number of elderly people nationally and internationally tends to increase every year, one of the non-communicable diseases that elderly people often experience is diabetes mellitus (DM). Even though DM is a chronic disease that does not cause death directly, it can have fatal consequences if it is not managed properly. Management of DM requires multidisciplinary treatment which includes non-drug therapy and drug therapy. One of the non-drug therapies is rice bran varieties Situbagendit and IR64. Partner problems include the implementation of posyandu not being optimal, inadequate infrastructure, limited health examination tools, limited number of cadres, lack of knowledge of cadres and the discovery of elderly people suffering from DM. The aim of the activity is to overcome partner problems by increasing the knowledge and skills of posyandu cadres regarding management of posyandu for the elderly, nutrition and DM diet for the elderly, training in making processed rice bran varieties IR64. The methods used in this service are one group pretest posttest design, lectures and discussions, group discussions, demonstrations, providing supporting tools. Location of Salak Songgorunggi Posyandu Dagen Jaten Karanganyar. Time is September 2023. Data analysis technique uses Wilcoxon. The average knowledge results before education were 74.5 ± 1.09 and after education 89.0 ± 6.41, with an average increase in value of 14.5. The results of the difference test obtained a value of p = 0.000. The conclusion is that there is a difference in the value of knowledge before and after providing education.
Pengaruh Lama Fermentasi terhadap BAL, Protein dan Kalsium pada Yoghurt Susu Kambing Substitusi Ekstrak Brokoli (Brassica Oleracea Var.Italica) Khoirunnisa, Syafira Aqilah; Luthfianto, Dodik; Marfuah, Dewi
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 20th University Research Colloquium 2025: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Yoghurt merupakan salah satu produk fermentasi dari susu yang merupakan bahan pangan penting sumber protein dalam mencukupi kebutuhan gizi. Prinsip utama proses pembuatan yoghurt adalah fermentasi dengan bakteri asam laktat. Proses fermentasi dipengaruhi oleh beberapa faktor salah satunya lama fermentasi. Susu kambing mengandung protein sebesar 3,6 g/100 g. Konsumsi sekitar 244 g atau setara dengan satu gelas susu kambing mengandung sekitar 8,7 g protein. Susu kambing mengandung kalsium sekitar 90 - 199 mg/100g dan 13% lebih tinggi dari susu sapi. Kalsium dapat berperan dalam menjaga kebugaran fisik dan kesehatan tubuh. Untuk mengetahui pengaruh lama fermentasi terhadap total BAL, kadar protein dan kadar kalsium pada yoghurt susu kambing dengan penambahan ekstrak brokoli (Brassica oleracea var.italica). Penelitian dilakukan di Laboratorium ITS PKU Muhammadiyah Surakarta dan pengujian laboratorium di Universitas Sebelas Maret, metode ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 3 perlakuan lama fermentasi yaitu 8 jam, 16 jam dan 24 jam. Penelitian ini menunjukkan total BAL terdapat perbedaan signifikan pada yoghurt susu kambing dengan ekstrak brokoli (Brassica oleracea var.italica) berdasarkan lama fermentasi yang berbeda (p= 0,000), pada analisis kadar protein terdapat perbedaan signifikan pada yoghurt susu kambing dengan ekstrak brokoli (Brassica oleracea var.italica) berdasarkan lama fermentasi yang berbeda (p= 0,027), pada analisis kadar kalsium terdapat perbedaan signifikan pada yoghurt susu kambing dengan ekstrak brokoli (Brassica oleracea var.italica) berdasarkan lama fermentasi yang berbeda (p= 0,025). Kesimpulan : terdapat pengaruh lama fermentasi terhadap total BAL, kadar protein dan kadar kalsium pada yoghurt susu kambing dengan ekstrak brokoli (Brassica oleracea var.Italica).
GAMBARAN KADAR GULA DARAH LANSIA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS GAMBIRSARI SURAKARTA Luthfianto, Dodik; Noviyanti, Retno Dewi; Kurniawati, Indah
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 8th University Research Colloquium 2018: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diabetes mellitus merupakan suatu penyakit yang ditandai dengan kadar glukosa darah melebihi normal. Ada beberapa faktor pemicu yang menyebabkan terjadinya diabetes antara lain : Pola makan, obesitas (kegemukan), faktor genetis, bahan-bahan kimia dan obat-obatan, penyakit dan infeksi pada pankreas, kurangnya aktifitas fisik dan usia lanjut. Salah satu faktor penyebab diabetes mellitus pada penelitian ini adalah faktor usia lanjut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kadar gula darah lansia di wilayah kerja Puskesmas Gambirsari Surakarta. Jenis penelitian ini adalah observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Penelitian dilakukan di Posyandu lansia wilayah kerja puskesmas Gambirsari, sejak bulan Mei – Agustus 2018 terhadap lansia dengan rentang usia 45-80 sebanyak 203 orang dengan teknik sampling simple random sampling. Variabel penelitian ini adalah kadar gula darah. Kadar gula darah sewaktu (GDS) diperoleh dari pemeriksaan CGU. Hasil pemeriksaan diperoleh bahwa dari 203 lansia, sebanyak 23,6 % memiliki kadar gula darah sewaktu lebih dari normal atau hiperglikemia. Kadar normal GDS adalah < 130 mg/dl dengan rata-rata nilai nilai GDS dalam penelitian ini masih dalam kategori normal yaitu 124,75 ± 73,64 mg/dl. Dapat disimpulkan bahwa terdapat 23,6 % lansia mengalami diabetes mellitus.
Desain Biodigester Portable untuk Produksi Biogas Skala Rumah Tangga dengan Sistem Curah Luthfianto, Dodik; Nuryanti, Idha
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 10th University Research Colloquium 2019: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Limbah peternakan sapi merupakan salah satu limbah peternakan yang sedikit pemanfaatannya, dilingkungan pedesaan, pengolahan limbah peternakan sapi sebatas untuk pupuk secara langsung tanpa pemanfaatan lebih maksimal. Salah satu alternatif pemanfaatan adalah dengan mengolah dengan mengolah menjadi biogas, namun tingginya biaya produksi dan perawatan biodigester menjadi kendala. Alternative adalah dengan mendesai biodigester biogas portable skala rumah tangga. Tujuan penelitian untuk menguji biodigester portable dengan parameter produksi biogas. Metode penelitian eksperimental deskriptif, biodigester biogas volume 450 L dengan perlakuan pengadukan 4 jam/hari. Substrat yang digunakan limbah peternakan sapi. Dengan Parameter pengamatan meliputi produksi biogas. Hasil penelitian produksi biogas skala rumah tanggaselam 4 minggu sebesar 527.19 L denagn suhu optimal pada pembentukan gas 25 º C. Uji nyala api diperoleh nyala api biru.