Claim Missing Document
Check
Articles

Perancangan Sistem Pengawasan Dan Pengontrolan Infus Berbasis IoT Fadillah, M Ryan; Arseno, Dharu; Mulyana, Asep
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 4 (2024): Agustus 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam konteks kesehatan, penggunaan infus merupakan praktik umum untuk menggantikan atau menambah cairan tubuh guna menjaga keseimbangan elektrolit dalam keadaan tertentu. Namun, pemantauan infus yang intensif diperlukan untuk mencegah penyumbatan, kehabisan cairan, dan pendarahan pada selang infus, terutama saat dilakukan selama 24 jam. Infus memiliki beberapa jenis, seperti infus set makro, infus set mikro, dan infus transfusi set, masing-masing dengan fungsi khusus. Meskipun penggunaan infus umumnya terjadi di rumah sakit, pemantauan sepanjang waktu dapat menjadi tantangan, terutama jika jumlah pasien melebihi kapasitas tenaga medis yang tersedia. Untuk mengatasi kendala ini, penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem pemantauan infus berbasis Internet of Things (IoT). Teknologi IoT merupakan penggabungan jaringan dengan objek untuk membantu tenaga medis dalam melaksanakan tugas mereka. Penerapan IoT tidak hanya memberikan informasi kesehatan tanpa kehadiran langsung di lokasi penginfusan, tetapi juga membantu tenaga medis dalam memantau dan menindaklanjuti penggantian infus secara berkala. Dalam penelitian ini, Wemos D1 mini digunakan sebagai mikrokontroler yang dilengkapi dengan modul wifi ESP-8266. Mikrokontroler ini terhubung dengan sensor load cell yang berfungsi sebagai pendeteksi volume infus, serta LCD dan buzzer sebagai antarmuka pengguna offline. Web server juga diimplementasikan sebagai antarmuka pengguna jarak jauh, memungkinkan tenaga medis untuk memantau status infus secara efisien. Kata kunci: IoT, Monitoring Infus, Internet Of Things
Pengukuran Kualitas Susu Pasteurisasi Komersial Menggunakan Sensor Mikrostrip Adelia, Risa Arista; Pamudita, Aloysius Adya; Arseno, Dharu
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Susu merupakan bahan pangan yang bernilai gizi tinggi, dimana kandungan dan komposisi gizinya hampir sempurna. Selain itu, susu merupakan salah satu sumber protein hewani terbaik dibandingkan dengan makanan yang lain. Kontrol kualitas susu pasteurisasi diperlukan untuk mengetahui aman atau tidaknya susu yang beredar dipasaran. Dikarenakan, ada beberapa kemungkinan yang membuat susu pasteurisasi dapat tercemar oleh mikroorganisme. Penelitian ini mempelajari cara menggunakan sensor mikrostrip untuk mengukur kualitas susu pasteurisasi yang dijual pasaran. Antena dirancang pada frekuensi 2.4 GHz dengan menggunakan satu antena sebagai parameter S11 dan dua antena sebagai parameter S21. Hasil pengukuran yang dilakukan selama tiga hari berturut-turut menunjukkan bahwa nilai S11 dan S21 mengalami perubahan, yang menandakan adanya perubahan kualitas dalam susu. Hasil pada pengukuran untuk parameter S11 mendekati -6 dB hingga -5 dB dan untuk parameter S21 mendekati -47 dB hingga -50 dB. Perubahan ini terkait dengan perubahan susu selama penyimpanan. Penelitian ini menunjukkan bahwa sensor mikrostrip dapat menjadi alat yang efektif untuk memantau kualitas susu. Kata Kunci: Kualitas Produk, Mikrostrip, Pengukuran S11, Pengukuran S21, Susu Pasteurisasi.
Penerapan Logistic Regression Untuk Memprediksi Kualitas Sinyal Optik Menggunakan Data Parameter Jaringan Telekomunikasi Jumarman, Muhammad Naufal Hibatullah; Arseno, Dharu; Prabowo, Vinsensius Sigit Widhi
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 4 (2025): Agustus 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jaringan telekomunikasi optik memegang peranan penting dalam mendukung layanan komunikasi modern yang membutuhkan kecepatan dan keandalan tinggi. Penelitian ini bertujuan membangun model prediksi kualitas sinyal optik secara real-time menggunakan metode Logistic Regression. Model dikembangkan dengan memanfaatkan 20 parameter teknis. Data diperoleh dari platform Kaggle, kemudian diproses melalui tahapan pembersihan, normalisasi, serta pembagian dataset menjadi 80% data latih dan 20% data uji. Model regresi logistik menghasilkan nilai intercept -3,733 dengan koefisien tertinggi pada Optical Amplifier Gain (1,661), diikuti oleh Transmission Distance, PMD Coefficient, dan BER, yang masing-masing memiliki nilai di atas 1,3. Beberapa variabel seperti Fiber Attenuation dan Noise berpengaruh negatif terhadap kualitas sinyal. Nilai koefisien ini menunjukkan arah dan besar pengaruh tiap fitur terhadap probabilitas sinyal optik tergolong baik. Model menunjukkan tingkat akurasi 100% pada data uji, dengan seluruh prediksi sesuai nilai aktual. Model ini diimplementasikan dalam aplikasi desktop berbasis PyQt5, dilengkapi fitur input parameter teknis, normalisasi otomatis, prediksi, visualisasi hasil, dan ekspor data ke Excel. Logistic Regression terbukti efektif untuk prediksi kualitas sinyal optik dan mendukung pengambilan keputusan operasional secara efisien. Kata Kunci: Jaringan Telekomunikasi Optik, Logistic Regression, PyQt5
Pelatihan Teknologi AI (Artificial Intelligence) untuk Meningkatkan Kreatifitas dan Produktivitas Guru-Guru SMP N 21 Kota Bandung Budi Prasetya; Kris Sujatmoko; Dharu Arseno
JURPIKAT (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol. 6 No. 4 (2025)
Publisher : Politeknik Piksi Ganesha Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37339/jurpikat.v6i4.2526

Abstract

Artificial Intelligence (AI) kini semakin berkembang dan hadir dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam dunia pendidikan. Salah satu contohnya adalah ChatGPT, chatbot berbasis AI dari OpenAI yang mampu merespons dengan luwes. Namun, sebagian besar guru di SMP Negeri 21 Bandung masih terbiasa dengan metode konvensional dan belum mengenal teknologi AI. Hal ini menjadi tantangan karena keterbatasan anggaran untuk pelatihan. Dalam rangka pengabdian kepada masyarakat, dilakukan pelatihan AI bagi 38 guru SMPN 21 Bandung untuk meningkatkan kreativitas dan produktivitas mereka. Pelatihan ini bertujuan menjadikan guru lebih adaptif terhadap perkembangan zaman. Diharapkan para guru yang sebelumnya terkesan tradisional dapat berubah menjadi pengajar yang melek teknologi dan mampu memanfaatkannya secara positif dalam proses belajar mengajar. Hal ini akan membantu mencetak lulusan yang cerdas, berakhlak, dan siap menghadapi tantangan masa depan.
Perancangan Dan Realisasi Antena Mikrostrip Dual-Band Rectangular Metode Msa (Microstrip Slot Antenna) Untuk Meninjau Usia Biologis Ningrum, Vionalisa Oktavia Kusuma; Edwar, Edwar; Arseno, Dharu
eProceedings of Engineering Vol. 10 No. 5 (2023): Oktober 2023
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telemedis adalah teknologi yang berfungsiuntuk sarana kesehatan jarak jauh menggunakan komunikasiwireless pada tubuh manusia. Telemedis yang dirancang padaTugas Akhir ini adalah wearable antenna yaitu menggunakanantena mikrostrip berfungsi untuk mengirimkan data detakjantung guna meninjau usia biologis. Berdasarkan masalahdiatas, digunakan metode Microstrip Slot Antenna (MSA)untuk mendapatkan hasil sesuai spesifikasi pada antena dual –band. Penambahan slot antena juga menghasilkan VSWRsesuai dengan spesifikasi pada kedua frekuensi. Serta dilakukanpenebalan substrat untuk mencapai bandwidth yang lebar dannilai gain yang sesuai spesifikasi. Pengujian dilakukan duakondisi yaitu kondisi biasa dan on body. Hasil pengujian VSWRkondisi biasa frekuensi 2.4 GHz didapat 1,48 dengan bandwidth160 MHz dan frekuensi 5.8 GHz didapatkan nilai 1,34 denganbandwidth 250 MHz. Hasil pengujian VSWR kondisi on bodyfrekuensi 2.4 GHz didaptkan nilai 1,27 dengan bandwidth 150MHz dan frekuensi 5.8 GHz didapatkan nilai 1,10 denganbandwidth 250 MHz. Nilai gain pada kondisi biasa yangdidapatkan pada frekuensi 2.4 GHz sebesar 6,01 dan frekuensi5.8 GHz sebesar 5,45 Sedangakan nilai gain pada kondisi onbody yang didapatkan pada frekuensi 2.4 GHz sebesar 5,45 danfrekuensi 5.8 GHz sebesar 5,11 Pola Radiasi hasil pengujiandikedua frekuensi dan duakondisi menunjukkan pola radiasiunidirectional.Kata kunci — Telemedis, wearable antenna, mikrostrip,usia biologis, dual-band, kondisi biasa, kondisi on body,microstrip slot antenna.
Implementasi Aplikasi Blynk Iot Untuk Mengkontrol Sistem Ultrasonik Berbasis Mikrokontroller Wemos D1 Mini Pengendali Tikus Jangka Panjang Pada Lahan Pertanian Saputra , Kurniawan Setiaji; Arseno, Dharu; pambudi, Afief Dias
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 2 (2024): April 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia adalah sebuah negara yang mayoritas penduduknya terlibat dalam sektor pertaniansebagai petani karena sifat agrarisnya. Sektor pertanianmemiliki peran penting di negara ini, karena dapat membantu mengatasi krisis yang terjadi. Tikus sawah(Rattus argentiventer) merupakan salah satu hama utamayang merugikan pada pertanaman padi. Dampak buruk dari serangan tikus ini dapat berupa kerugian jumlahproduksi karena tanaman padi dimakan oleh tikus. Di Desa Bakalanpule, Kecamatan Tikung, Lamongan, petanimenghadapi kegagalan panen pada musim tanam kedua tahun ini akibat tikus merusak tanaman padi. Dengantujuan mengatasi masalah ini, dilakukan implementasi aplikasi IoT Blynk. Aplikasi ini diintegrasikan dengan Mikrokontroler Wemos D1 Mini yang dilengkapi dengan Modul WiFi. Dalam proses implementasi dan pengujian,aplikasi Blynk IoT berhasil mengontrol sistem pertanian dari jarak jauh melalui jaringan terhubung. Frekuensiyang dihasilkan oleh sistem juga mampu mencapai kisaran frekuensi ultrasonik antara 20 hingga 58 kHz.Penghitungan persentase kesalahan (percent error calculation) juga menunjukkan hasil yang baik, dengantingkat kesalahan di bawah 8%. Dengan demikian, sistemini terbukti efektif dan berfungsi dengan baik dalam mengatasi masalah serangan tikus pada pertanian. Kata kunci — sektor pertanian, tikus sawah, kerusakan, Aplikasi Blynk IoT, mikrokontroler, frekuensi, percent errorcalculation
Analisis Frekuensi Ultrasonik Yang Efektif Guna Mengendalikan Hama Tikus Tampubolon, Lamdani; Arseno, Dharu; Pambudi, Afief Dias
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 2 (2024): April 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sektor pertanian menjadi bagian terpentingkarna memiliki peranan besar dalam perekonomian dunia.Namun, dalam setiap proses yang harus dilalui setiap hari,tentunya keberhasilan juga selalu berdampingan dengankegagalan. Di mana banyak para petani yang mengeluhdikarenakan mengalami kerugian dari gagal panen pada lahanpertanian milik petani. Tikus sawah merupakan hama bagiberbagai jenis tanaman dalam lahan pertanian. Pada tahun2001, serangan hama tikus berhasil merusak lahan pertaniansebesar 858443 ha dengan periode Januari – Juni ataumeningkat sebesar 0,37% dari serangan 2 tahun sebelumnya.Dan meningkat juga sebesar 7,7% dalam 5 tahun terakhirsebelumnya sebesar 54266 ha, dari 58443 ha yang terserangtersebut 1842 ha diantaranya mengalami gagal panen. Tujuanpeneliti melakukan penelitian ini ingin mendapatkan frekuensiultrasonik yang efektif untuk membantu petani agar gagalpanen tidak meningkat setiap tahunnya. Metode penelitiandilakukan dengan menguji frekuensi input sebanyak 38 sampelmulai dari 10 kHz hingga 47 kHz, penelitian dilakukansebanyak 4 percobaan, kemudian peneliti mengambil irisanfrekuensi input ultrasonik dari 4 percobaan. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa 11 kHz, 22 kHz, 26 kHz, dan 34 kHzsebagai frekuensi input ultrasonik yang efektif. Kesimpulannyaadalah terdapat 4 frekuensi yang dapat digunakan dalammengendalikan ataupun mengusir tikus dari lahan pertanian. Kata kunci— lahan pertanian, mengusir hama tikus, frekuensi input, output frekuensi osiloskop, output frekuensimultimeter, frekuensi ultrasonik efektif
Daya Tahan Energi Baterai dan Solar Cell Terhadap Sistem Ultrasonik pengendali Hama Tikus Siregar, Hidayah Alfurqana; Arseno, Dharu; Pambudi, Afief Dias
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 2 (2024): April 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam era kemajuan teknologi dan pertanian,peran sektor pertanian dan teknologi sangatlah penting bagiperkembangan ekonomi suatu negara. Energi terbarukan,khususnya energi matahari, memiliki potensi besar untukmendukung perkembangan kedua sektor ini. Namun, hamatikus sawah menjadi tantangan serius dalam pertanian,terutama pada tanaman padi. Solusi pengendalian menggunakanracun memiliki dampak negatif pada lingkungan dan kesehatan.Oleh karena itu, perancangan alat pengendali tikus yang ramahlingkungan dan efektif menjadi penting. Penelitian ini bertujuanuntuk merancang alat pengendali tikus dengan daya tahanenergi yang kontinu serta memudahkan para petani dalammengawasi lahan pertanian. Alat ini menerima energi dari sinarmatahari dan baterai, dengan panel surya menyediakan dayapada siang hari dan baterai pada malam hari. Alat akanmengirimkan sinyal ultrasonik untuk mengusir tikus danmemberikan informasi baterai serta tegangan melalui aplikasiBlynk. Pengujian daya masuk alat dilakukan denganperformance testing. Dalam kesimpulan, panel surya pada alatini tidak mampu memenuhi kebutuhan daya secara optimal.Pengisian daya dengan kabel Jack dan Mikro USB lebih cocok.Dalam pengembangan selanjutnya, disarankan untukmempertimbangkan sumber daya yang lebih efisien demikinerja optimal alat pengendali tikus ini. Dengan demikian,solusi ramah lingkungan dan efektif dalam mengatasi hamatikus sawah dapat diwujudkan. Kata kunci — tikus, petani, ultrasonik, panel surya, pengendalian tikus, mikrokontroler
Analisis Pengaruh Jarak Terhadap Output Frekuensi Ultrasonik Pada Hama Tikus Muarif, Muarif; Arseno, Dharu; Pambudi, Afief Dias
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 2 (2024): April 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Upaya pengendalian hama tikus telah melibatkan metode seperti gropyokan, penggunaan predatorseperti burung hantu (Tyto alba), rodentisida, dan pemasanganpagar listrik oleh petani. Namun, keberhasilan pengendalianbelum konsisten, tanpa solusi tunggal untuk masalah hamatikus di berbagai ekosistem. Untuk mengatasi permasalahan ini,peneliti mengusulkan sistem pengendalian yang memancarkansuara ultrasonik pada frekuensi tertentu, mengganggupendengaran tikus dan mengusir mereka dari lahan pertanian.Sistem ini dilengkapi panel surya untuk menyimpan energi dimalam hari dan baterai cadangan untuk kestabilan pasokanenergi. Prinsip operasi sistem ini mengganggu sistempendengaran tikus dalam jangkauan perangkat, menghalangitikus untuk mendekati lahan. Pengendalian menggunakanmikrokontroler Wemos D1 Mini dan speaker piezo 40 kHz,mencakup rentang frekuensi 0 kHz hingga 50 kHz. Tikusterganggu pada frekuensi ultrasonik di atas 20 kHz hingga 60kHz. Panel surya memberikan sumber daya mandiri padasistem. Solusi ini menjanjikan alternatif efektif danberkelanjutan untuk pengendalian hama tikus pada lahan pertanian. Kata kunci— Petani, Hama Tikus, Piezo, Frekuensi, Panel Surya
Co-Authors Achmad Alwan Faikurrochman Achmad Cahyo Saputro Adam Kusumah Firdaus Adelia, Risa Arista Adinda Mutiara Hakim AFIEF DIAS PAMBUDI Akhmad Hambali Aldef Hardzi Fadzlullah Alloysius Adya Pramudita Aloysius Adya Pramudita Aminuddin Rizal Andarining Palupi Andini Dwi Pratiwi Arfianto Fahmi Arie Setiawan Asep Mulyana Avirian Candra Emanuel Azizah Yusrina Bobby Juan Pradana Budi Prasetya Budi Prasetya Budi Prasetya Budianto Budianto Dessy Rahmadhani Mandalika Devy Roro Dinar Adellie Dewi Septia Anzani Dwi Desmelliana Dwi Juniarto Edwar EDWAR EDWAR Edward Natanael Erwin Priyantono Fadillah, M Ryan Fajri Darwis Farhan Bayu Rianto Farhan Ramadhan Fariany Rizqa Fiky Y. Suratman Gandaria Gandaria Hana Arisesa Heroe Wijanto Ignatius Daru Kristiadi Ihsanul, Hafiz Imam Restu Utomo Jumarman, Muhammad Naufal Hibatullah KHOIRUL ANWAR Khoirul Anwar Kris Sujatmoko Kristiadi, Ignatius Daru Kusuma, Muhamad Mardanu M.R. Yusron Miftahul Firdaus Mochammad Hafiz Kurnia Muarif, Muarif Muhamad Erianto Septayadi Muhamad Mardanu Kusuma Muhammad Hegi Rinaldi Muhammad Naufal Darma Putra Nabilla Putri Ariska Nasrullah Armi Naufal Bisma Biwahakimi Naufal Widya Gaspura Ningrum, Vionalisa Oktavia Kusuma Nyoman Bogi Aditya Karna Palupi, Andarining Pamudita, Aloysius Adya Pasha Dani Pamungkas Prasetyo Putranto Putri Milhatun Ni’mah Raditya Aprilyan Taviyasa Renyati Renyati Reyhan Fahmirakhman Abdullah Reyza Pratama Rina Pudji Astuti Rizqa, Fariany Saputra , Kurniawan Setiaji Satrio Yudo Prawiro Setiawan, Antonius Darma Setiawan, Antonius Darma Setiawan, Antonius Darma Siregar, Hidayah Alfurqana Sugondo Hadiyoso Sulistyaningsih Sulistyaningsih Sulthon Faryabi Nurbadri Tampubolon, Lamdani Taufiqqurrachman Taufiqqurrachman Ujang Agus Tatang Uke Kurniawan Usman Vinsensius Sigit Widhi Prabowo Winy Desvasari YUNITA, TRASMA Yussi Perdana Saputera Yuyu Wahyu Yuyu Wahyu Yuyu Wahyu YUYUN SITI ROHMAH