Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Kesalahan Gaya Bahasa pada Iklan Produk Minuman di Televisi Putrianasari, Rizky Aziska; Pradana, Delvia Anggita; Anggraini, Desy; Waljinah, Sri
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 10th University Research Colloquium 2019: Bidang Sosial Ekonomi dan Psikologi
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berfungsi Untuk mengetahui gaya bahasa yang ambigupada produk ikaln minuman di televisi dan untuk mengetahui maknayang terkandung dalam iklan produk minuman di televisi. penelitimenggunakan teori gaya bahasa dari Gorys Keraf dan Tarigan.Penelitian ini menggunakan metode penelitian diskriptif kualitatif.Jenis data yang di pakai dalam penyusunan penelitian ini adalahsumber data bertulis dan foto dokumentasi. Penelitian ini dilakukandengan cara mencari, mengumpukan, mengolah dan menganalisidata hasil penelitian tersebut. Subjek penelitian ini adalah sloganiklan produk minuman yang ditayangkan ditelevisi. Tekikpengumpulan data observasi, wawancara, dan dokumentasi. Temuanpenelitin dilapangan berupa slogan iklan yang mengguankan gayabahsa ambugu dan makna yang terkandung dalam iklan tersebut.Berdasarkan hasil penelitian tersebut, peneliti dapat menyimpulkanbahwa diketahui dari tujuh slogan mengandung gaya bahasa yangambigu. Hasil analisi tersebut terdiri dari enam gaya bahasahiperbola dan satu gaya bahasa personifikasi. Satu sloganmengandung unsur internal dan eksternal wacana. Hal ini dilakukanuntuk menimbulkan efek penguatan makna produk atau memberi efeklebih dalam mempengaruhi alam bawah sadar produk iklanminuman. Gaya bahasa hiperbola dan personifikasi yang memilikikemampuan persuasi untuk mempengaruhi konsumen, agar maumembeli produk yang dipromosikan
Analisis Wacana Bahasa Iklan melalui SMS (Short Message Servise) Nur'aini, Risma; Hasanah, Hani'atul; Taput, Rusmida; Waljinah, Sri
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 10th University Research Colloquium 2019: Bidang Sosial Ekonomi dan Psikologi
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kata baku menjadi salah satu materi esensial dalam pembelajaranbahasa Indonesia untuk menuju penggunaan bahasa Indonesia yangbaik dan benar. Salah satu wujud penggunaan bahasa Indonesiayang baik dan benar adalah penerapan kata baku pada ragambahasa resmi. Kenyatannya, penerapan bentuk kata baku masihmasih menjadi kesulitan para masyarakat dalam menggunakanbahasa melalui SMS. Masalah yang diangkat dalam penelitian iniyaitu penggunaan bahasa tidak baku melalui SMS dan solusi dalamcara mengatasi permasalahan tersebut. Tujuan penulisan artikel iniuntuk menanggulangi kesalahan pada penggunaan bahasa tidakbaku yang digunakan masyarakat dalam berkomunikasi melalui SMS.Metode penelitian yang akan digunakan dalam penelitian ini adalahmetode penelitian kualitatif. Metode ini dilakukan pada kondisialamiah dan bersifat penemuan. Sumber data dalam penelitian inidiperoleh beberapa jenis iklan pada SMS yang berbeda-beda. Hasildan pembahasan penelitian iniyaitu kaidah bahasa yang harusdiperhatikan oleh para pemakai mencakupi lima aspek, yaitu (1) tatabunyi (fonologi), (2) tata bahasa (kata dan kalimat), (3) kosa kata(termasuk istilah), (4) ejaan, dan (5) makna.
Analisis Wacana Daftar Menu Makanan Berpendekatan Sosial Budaya Masyarakat Haryanti, Putri; Hija, Ulfa Nurul; Waljinah, Sri
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 10th University Research Colloquium 2019: Bidang Sosial Ekonomi dan Psikologi
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Praktik sosiokultural penggunaan bahasa asing belakangan inisemakin menggemakan hegemoninya. Kondisi masyarakat yangheterogen ditengarai sebagai salah satu faktor yang mempengaruhiperkembangan bahasa di ruang public, khususnya sentra kuliner.Penelitian ini bertujuan untuk 1) Mendeskripsikan bentukpenggunaan bahasa pada wacana daftar menu makanan, 2)Mendeskripsikan pengaruh sosial budaya masyarakat terhadapwacana daftar menu makanan. Jenis penelitian ini menggunakanpendekatan deskriptif kualitatif. Sumber data dalam penelitian iniberupa penggunaan bahasa pada wacana daftar menu makanan direstoran/kafe sekitar Kota Surakarta. Metode pengumpulan datadalam penelitian ini berupa metode dokumentasi. Teknik validasidata dilakukan dengan menggunakan trianggulasi sumber data dantrianggulasi teori. Teknik analisis data dalam penelitian inimenggunakan teknik padan referensial, sehingga dapat diketahuipengaruh sosial budaya masyarakat pada wacana daftar menumakanan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) penggunaanbahasa pada wacana daftar menu di sekitar Kota Surakartaditemukan di beberapa restoran/kafe, seperti SFA Steak & Resto,Bali Ndeso Resto, Eat Boss Cafe, Jackstar Cafe, dan Cekopi Caféyang sebagian besar menggunakan bahasa asing. (2) Adapunpengaruh sosial budaya masyarakat terhadap penggunaan bahasadalam wacana daftar menu di Kota Surakarta disebabkan oleh duafaktor utama, yaitu (1) faktor kesengajaan, diantaranya, yaitu (i)gaya bahasa, (ii) tidak tersedianya kosakata/padanan, dan (iii)kebutuhan sinonim. Adapun (2) faktor ketidaksengajaan yangberkaitan dengan ketidaktahuan penulis atau produsen, yaitu (i)kurangnya pengetahuan mengenai kebahasaan, (ii) pengaruhkedwibahasaan bahasa (bahasa daerah dan bahasa asing), serta (iii)menghilangnya kata asli karena jarang digunakan. Fenomena iniperlu diantisipasi, karena membiarkannya posisi strategis yangmemungkinkan bahasa tersebut memasuki berbagai sendi kehidupanbangsa, akan mengancam eksistensi bahasa negara.
Tindak Tutur Komisif pada Baliho Caleg DPRD Tahun 2019 di Wilayah Surakarta Saputri, Yuliana Muktiyasning Bekti; Kumalasari, Emilia Putri; Kusuma, Vera Jati; Rufiah, Ani; Kustanti, Erry Widya; Insani, Mia Nur; Marjanah, Iramadya Dyah; Waljinah, Sri
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 10th University Research Colloquium 2019: Bidang Pendidikan, Humaniora dan Agama
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji masalah tindak tutur komisif pada CALEG DPRD tahun 2019 di wilayah Surakarta. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan bentuk tindak tutur komisif pada baliho CALEG DPRD tahun 2019 di wilayah Surakarta, (2) mendeskripsikan maksud yang terkandung dalam tindak tutur komisif pada baliho CALEG DPRD tahun 2019 di wilayah Surakarta. Tindak tutur merupakan aspek penting dalam studi pragmatik dan sosiopragmatik. Tindak tutur bermuatan menindakkan sesuatu dan atau tidak menindakkan sesuatu salah satunya sangat bergantung pada bentuk dan strategi tindak tutur. Tindak tutur komisif merupakan tindak tutur yang digunakan untuk meyakinkan tuturan penutur kepada mitra tutur. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Objek penelitian ini adalah dasar kajian pada penelitian ini. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah teknik simak dan catat. Keabsahan data penelitian ini adalah triangulasi teori. Teknik analisis data penelitian ini adalah metode analisis isi.
Legal Protection for Children Against Online Gender-Based Violence and Doxing on Social Media Azizah, Noviana Dyah Nur; Rahman, Yumnannisa’ Raissa; Nurani, Fitria; Nurusafa, Naila Marzuna; Hidayah, Berliana Ayu; Waljinah, Sri
Law and Justice Vol. 10 No. 2 (2025): Law and Justice
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/laj.v10i2.12581

Abstract

Kekerasan Berbasis Gender Online (KBGO) merupakan masalah serius yang muncul seiring dengan perkembangan teknologi, di mana teknologi digital dimanfaatkan untuk menyerang individu, terutama perempuan dan kelompok rentan, melalui berbagai bentuk kekerasan seperti pelecehan, doxing, dan penyebaran konten intim tanpa izin. Fenomena ini menjadi ancaman nyata terhadap keamanan dan martabat korban, terlebih lagi pada anak-anak yang memiliki kerentanan tinggi di ruang digital. Meskipun perlindungan hukum telah diatur oleh sejumlah regulasi, implementasinya masih menghadapi berbagai hambatan, seperti minimnya literasi hukum korban, ketidakpahaman aparat penegak hukum terhadap karakteristik kekerasan digital, dan sifat anonimitas pelaku yang mempersulit pelacakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengatasi kesenjangan tersebut dengan menganalisis strategi penanganan hukum yang komprehensif terhadap kasus KBGO, khususnya dalam konteks perlindungan anak sebagai korban. Pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode socio-legal digunakan untuk mengkaji bagaimana norma hukum tertulis berinteraksi dengan praktik di lapangan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa strategi penanganan hukum memiliki peran vital, tidak hanya dalam memberikan perlindungan dan menjamin hak korban, tetapi juga dalam memperkuat posisi mereka di hadapan pelaku maupun aparat penegak hukum. Keberhasilan upaya ini sangat bergantung pada sinergi antar lembaga, kejelasan regulasi, dan peningkatan kesadaran publik. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi rujukan bagi pembuat kebijakan dan pemangku kepentingan untuk merumuskan sistem perlindungan hukum yang lebih responsif dan efektif terhadap korban KBGO, khususnya anak-anak. Online Gender-Based Violence (OGBV) is a serious issue that has emerged alongside technological advancements, wherein digital technology is utilized to attack individuals, particularly women and vulnerable groups, through various forms of violence such as harassment, doxing, and the non-consensual dissemination of intimate content. This phenomenon poses a real threat to the safety and dignity of victims, especially children, who possess a high level of vulnerability in the digital space. Although legal protection has been governed by several regulations, its implementation still faces various obstacles, such as the victims' lack of legal literacy, law enforcement officials' lack of understanding regarding the characteristics of digital violence, and the anonymous nature of perpetrators, which complicates tracking. This study aims to address these gaps by analyzing comprehensive legal handling strategies for OGBV cases, particularly in the context of protecting children as victims. A descriptive qualitative approach utilizing a socio-legal method is employed to examine how written legal norms interact with practical applications in the field. The research findings indicate that legal handling strategies play a vital role, not only in providing protection and guaranteeing the rights of victims but also in strengthening their position when facing perpetrators as well as law enforcement officials. The success of these efforts heavily relies on inter-institutional synergy, regulatory clarity, and increased public awareness. The results of this study are expected to serve as a reference for policymakers and stakeholders in formulating a more responsive and effective legal protection system for OGBV victims, specifically children.
The Judicial Reasoning Behind Decision No. 262/Pid.B/2018/Pn.Skt on a Case of Mass Violence: The Perspective of Human Aggressiveness and the Ashobiyah Terminology Purwadi Wahyu Anggoro; Khudzaifah Dimyati; Absori; Kelik Wardiono; Sri Waljinah
Jurnal Jurisprudence Vol. 12, No. 2, December 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/jurisprudence.v12i2.1314

Abstract

ABSTRACT Purpose of the study: This research aimed to analyze the judicial rationing behind Decision No. 262/Pid.B/2018/Pn.Skt. According to Article 170 of the Indonesian Criminal Code in the legal event of a mass violence crime that occurred in Surakarta City.  Methodology: This was normative legal research that used the case approach. It emphasized the legal consideration of judges in deciding and giving a verdict upon a case. Results: This research analyzed Decision No. 262/Pid.B/2018/Pn.Skt. Judges considered that the actions committed by the group of perpetrators originated from the aggressive nature of humans due to their animal power that can cause law-violating actions. This aggressive human nature in a group caused a sense of affection and bond creates similarities in desires, goals, and ideas. It resulted in a sense of solidarity in the group according to the ashobiyah terminology. Applications of this study: to provide knowledge on: (1) the judicial analysis based on the factors that influence the occurrence of mass violence; and (2) the judicial consideration in deciding upon a case of mass violence in Surakarta City based on the judicial rationing in Decision No. 262/Pid.B/2018/PN.Skt. Novelty/Originality of this study: This paper provided new information on the action of mass violence on Decision No. 262/Pid.B/2018/PN.Skt correlated with Ibnu Khaldun’s ashobiyah terminology. Keywords: judicial reasoning, mass violence, aggressivity, ashobiyah    ABSTRAK  Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pertimbangan yuridis di balik Putusan Nomor 262/Pid.B/2018/Pn.Skt. Menurut Pasal 170 KUHP dalam peristiwa hukum tersebut, tindak pidana kekerasan massal terjadi di Kota Surakarta.  Metodologi: Penelitian ini merupakan penelitian hukum normatif yang menggunakan pendekatan kasus. Ditekankan pada pertimbangan hukum hakim dalam memutus dan memberikan putusan atas suatu perkara.  Hasil: Penelitian ini menganalisis Keputusan No. 262/Pid.B/2018/Pn.Skt. Hakim menilai bahwa perbuatan yang dilakukan oleh kelompok pelaku tersebut berawal dari sifat agresif manusia karena animal power yang dapat menimbulkan perbuatan melanggar hukum. Sifat agresif manusia dalam suatu kelompok menimbulkan rasa kasih sayang dan ikatan yang menimbulkan kesamaan keinginan, tujuan, dan gagasan. Hal itu mengakibatkan rasa solidaritas dalam kelompok menurut terminologi ashobiyah.  Aplikasi penelitian ini: memberikan pengetahuan tentang (1)analisis yuridis berdasarkan faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya kekerasan massal, (2)pertimbangan yuridis dalam memutus perkara kekerasan massal di Kota Surakarta berdasarkan yuridis rationing dalam Putusan No. 262/Pid.B/2018/PN.Skt.  Kebaruan/Orisinalitas: Tulisan ini memberikan informasi baru tentang aksi kekerasan massal pada Putusan No. 262/Pid.B/2018/PN.Skt yang berkorelasi dengan terminologi ashobiyah Ibnu Khaldun.  Kata kunci: penalaran yudisial, kekerasan massal, agresivitas, ashobiyah
LAW AND TRUST IN POLICE: An Interrogation Study in a Forensic Linguistic Perspective Sri Waljinah; Kelik Wardiono; Natangsa Surbakti; Purwadi Wahyu Anggoro
Jurnal Ilmiah Advokasi Vol 12, No 1 (2024): Jurnal Ilmiah Advokasi
Publisher : Universitas Labuhanbatu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36987/jiad.v12i1.5235

Abstract

Citizens' rights in the legal field are to obtain justice when dealing with legal cases which in the handling process involve investigators and examinees. The problem in this research is that the interrogation process is less humane in its implementation in the Police. The aim of this research is to describe the interrogation process in the Police from a forensic linguistic perspective and examine the laws and regulations regarding interrogation and its implementation in the Police. The approach method is normative juridical and qualitative descriptive type. The data collection method uses library research on primary and secondary data sources using recording and note-taking techniques. Data analysis uses qualitative analysis methods with logical thinking based on the logic of analogical induction or deductive interpretation. Data validation uses triangulation techniques based on several data sources to compare one data source with another data source. The results of the research are: (1) the interrogation process in the Police from a forensic linguistics perspective, namely humanist and less humanist, and (2) the interrogation process in the Police is generally running in accordance with statutory regulations but there are still violations in its implementation.Keywords: Law, interrogation, forensic linguistics
Non-Disclosure Agreement in Its Application to Breach of Contract Lawsuits Referred to From Article 1320 of The Civil Code Devina Septy Fathikhah; Sri Waljinah
Proceeding International Conference Restructuring and Transforming Law Vol. 5 No. 1 (2026): Proceeding International Conference Restructuring and Transforming Law
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia, as a nation governed by law, as stipulated in the 1945 Constitution, makes law the fundamental regulatory framework for all aspects of life, including employment relationships. In its implementation, protecting trade secrets is crucial due to the increasing risk of leaking information of significant economic value. The legal instruments used are:Non-Disclosure Agreement (NDA), although until now there are no specific provisions in the law. This study aims to analyze whether the NDA is valid and legally binding in employment relations, referring to Article 1320 of the Civil Code. This study also examines the impact of violations of the agreement on breach of contract lawsuits, using a case study that occurred at PT Foom Lab Global. The method in this study uses a juridical-normative approach and focuses on the provisions of the law and analyzes the case that occurred. The legal materials include primary legal materials in the form of the Civil Code, Law 30/2000 concerning Trade Secrets, and court decisions, then secondary legal materials in the form of scientific readings. The study proves that the NDA is legally valid and binding if it is in line with the provisions of a valid agreement. In the case of PT Foom Lab Global against Sulfa Sopiani, the Defendant was proven to have committed a breach of contract in the form of violations of resignation procedures, violations of the non-competence clause, and potential violations of information confidentiality. The Defendant was sentenced to pay compensation of 800 million. This ruling states that NDAs can be legally enforced as long as they are drafted correctly and in a balanced manner. The study concludes that NDAs are an effective legal tool for protecting trade secrets, but their implementation must adhere to the principles of fairness and balance in employment relationships to avoid harming workers' rights.
Analysis of Legal Compliance in the Driving License Issuance Process at the Sragen Police, Central Java Hasna Ayu Puspita Sari; Sri Waljinah
Proceeding International Conference Restructuring and Transforming Law Vol. 5 No. 1 (2026): Proceeding International Conference Restructuring and Transforming Law
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze the level of public legal compliance in the process of obtaining a Driver's License (SIM) at the Sragen Police Resort, Central Java. The findings indicate that the level of compliance is still relatively low, reflected in 12,456 cases of drivers without a driver's license in 2025, or approximately 28% of the total results of raids. This condition is influenced by procedures that are considered complicated, the practice of extortion ranging from Rp50,000-Rp200,000, and a lack of service transparency, which indirectly contribute to the occurrence of traffic accidents. This study uses a descriptive qualitative approach with a legal sociology perspective through a case study at the Sragen Police Resort Satpas from February to March 2026. Primary data were obtained through interviews, questionnaires distributed using purposive and total sampling techniques, and field observations for five days. Secondary data are sourced from laws and regulations and related documents. Data analysis was carried out using triangulation techniques using the theoretical framework of Soerjono Soekanto, Lawrence Friedman's legal rationality, Max Weber's legitimacy, and Everett M. Rogers' diffusion of innovation. In contrast to previous research which tends to be normative or have a general focus, this research emphasizes an empirical approach that is specific to the Sragen region and integrates the SERVQUAL concept to identify gaps between law in books and law in action.The research findings indicate that legal substance, law enforcement officers, and the public are still influenced by the practice of extortion, but this can be improved through service innovations such as the Sidora-Polisi Menyapa program, which can reduce service time by up to 60 minutes. This study recommends the need for reform through service digitization, strengthening officer integrity oversight, and increasing public outreach to achieve transparent and accountable public services and reduce traffic accidents.
Legal Language in the Dissemination of Pornographic Content on Social Media: An Analysis of Judicial Rulings from a Forensic Linguistic Perspective Sri Waljinah; Nathania Levina Purwoko; Azriel Daffa Rabbany; Zahy Riswahyudha Ariyanto; Alifa Laili Faiza Cahyani
Journal of Law, Politic and Humanities Vol. 6 No. 6 (2026): (JLPH) Journal of Law, Politic and Humanities
Publisher : Dinasti Research

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jlph.v6i6.3836

Abstract

Legal language serves as a medium of communication within the legal sphere, utilized by practitioners and legal experts in contexts such as regulations, agreements, official correspondence, and court rulings. For the general public, legal language enables a clear and precise understanding of legal messages and norms—thereby clarifying rights, obligations, and applicable rules—which supports the maintenance of order and legal certainty. This study aims to analyze the text of captions associated with the dissemination of pornographic content on social media—as found in a specific court ruling—through the lens of forensic linguistics. The research employs a normative-juridical approach and qualitative descriptive analysis, utilizing Court Ruling Number 166/Pid.B/2018/PN.Dpk. The data consists of the caption text from the pornographic content posts cited in the ruling, which are analyzed from a forensic linguistic perspective. Data analysis was conducted using an interactive analysis model comprising data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The analysis is grounded in criminal law elements and linguistic theory within the framework of forensic linguistics. The study's findings indicate that: (1) the caption text accompanying the pornographic content on social media is shown to satisfy the elements of a criminal offense as stipulated in Law Number 44 of 2008 concerning Pornography; and (2) analysis of the caption text from a forensic linguistic perspective allows for the identification of implicit meanings, thereby substantiating the legal violation—specifically, the fulfillment of criminal elements regarding the dissemination of pornographic content on social media.
Co-Authors Absori Alfani, Clarita Loreyna Alifa Laili Faiza Cahyani Alifa Laili Faiza Cahyani Amalia, Annisa Dini Andi Haris Prabawa Andriana, Marisa Andriansah, Riski Anggoro, Purwadi Wahyu Ani Rufiah Anisa Yuli Rahma Fitriana Anjas Rusdiyanto Soleh Annisa Dini Amalia Ariesta, Wiwik Artiningtyas, Resita Dina Astuti, Rohmah Widi Azizah, Noviana Dyah Azizah, Noviana Dyah Nur Azriel Daffa Rabbany Clarita Loreyna Alfani Damar Kurniawan Defi Ismawati Delvia Anggita Pradana Desy Anggraini Desy Anggraini Devina Septy Fathikhah Dewi Yumaidah Dhita, Lely Aprillia Arin Dinda Ardhias Putri Dwi Kartika Dwi Kartika Dyah Ayu Fajar Utami Dyah Ayu Safitri Dyan Selvina Ega Al Anisa Purnomo Eka Saputri, Novia Yayang Wahyu Eko Purnomo Eko Purnomo Emilia Putri Kumalasari Enny Luziana Wuryandari Erry Widya Kustanti Eza Rizky Mulyana Fajrin, Latifah Fauziyyah, Yunia Fida Fella Mulyawati Firstima Julian Gallant Karunia Assidik Hani'atul Hasanah Harun Joko Prayitno Haryanti, Putri Hasanah, Hani'atul Hasna Ayu Puspita Sari Hidayah, Berliana Ayu Hija, Ulfa Nurul Indah Wigati Putri Indrayani, Santi Insani, Mia Nur Iramadya Dyah Marjanah Islami, Siwi Nur Ismawati, Defi Ismiyatin, Laela istiqomah istiqomah Istiqomah Istiqomah Julian, Firstima Kabut, M.Alip Samsudin Kelik Wardiono Khudzaifah Dimyati Kumalasari, Emilia Putri Kurniawan, Damar Kustanti, Erry Widya Kustanti, Erry Widya Kusuma, Vera Jati Laela Ismiyatin Laili Etika Rahmawati Latifah Fajrin Lely Aprillia Arin Dhita M.Alip Samsudin Kabut Marisa Andriana Marjanah, Iramadya Dyah Marsha Nadia Yusuf Mia Nur Insani Miftakhul Huda Miftakhul Huda Muhammad Ridlo Rifai Mulyana, Eza Rizky Mulyawati, Fella Mutiara Primasti, Nabila Alfiarini Nabila Alfiarini Mutiara Primasti Natangsa Surbakti Nathania Levina Purwoko Ningrum, Yasinta Silviana Novia Yayang Wahyu Eka Saputri Noviana, Vina Nur'aini, Risma Nurani, Fitria Nurhidayati, Putri Nurusafa, Naila Marzuna Okta Viana Putri Poppy Imanda Choriani Putri Pradana, Delvia Anggita Purnomo, Ega Al Anisa Purnomo, Eko Purwadi Wahyu Anggoro Purwadi Wahyu Anggoro Putri Haryanti Putri Nurhidayati Putri, Dinda Ardhias Putri, Indah Wigati Putri, Okta Viana Putri, Poppy Imanda Choriani Putrianasari, Rizky Aziska Rahma Fitriana, Anisa Yuli Rahman, Yumnannisa' Raissa Rahman, Yumnannisa’ Raissa Resita Dina Artiningtyas Rifai, Muhammad Ridlo Rindita Wahyuningtyas Riski Andriansah Risma Nur'aini Rizky Aziska Putrianasari Rohmah Widi Astuti Rufiah, Ani Rufiah, Ani Rusmida Taput Safitri, Dyah Ayu Santi Indrayani Saputri, Novia Yayang Wahyu Eka Saputri, Yuliana Muktiyasning Bekti Satriawati, Sholikhah Selvina, Dyan Sholekhah, Vrisca Putri Nur Sholikhah Satriawati Siwi Nur Islami Soleh, Anjas Rusdiyanto Sri Budi Utami Sri Budi Utami Taput, Rusmida Ulfa Nurul Hija Utami, Dyah Ayu Fajar Vera Jati Kusuma Vina Noviana Vrisca Putri Nur Sholekhah Wahyuningtyas, Rindita Wiwik Ariesta Wuryandari, Enny Luziana Yasinta Silviana Ningrum Yuliana Muktiyasning Bekti Saputri Yumaidah, Dewi Yunia Fida Fauziyyah Yusuf, Marsha Nadia Zahy Riswahyudha Ariyanto