Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Sedimentasi Di Muara Sungai Malalayang Kota Manado Manalip, Eunike H.; Jasin, Muhammad I.; Dundu, Ariestides K. T.
TEKNO Vol. 22 No. 90 (2024): TEKNO
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jts.v22i90.60363

Abstract

Sedimentasi di muara sungai merupakan fenomena alam yang kompleks dan seringkali menimbulkan masalah bagi masyarakat pesisir. Fokus penelitian ini yaitu pada analisis sedimentasi di Muara Sungai Malalayang, Kota Manado. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi faktor-faktor utama yang mempengaruhi proses sedimentasi di lokasi tersebut. Berdasarkan pengamatan lapangan dan kajian literatur, beberapa faktor yang diduga kuat mempengaruhi sedimentasi di muara sungai ini antara lain gelombang, debit sungai, dan pasang surut. Proses sedimentasi ini berdampak negatif pada lingkungan pesisir, seperti penyempitan mulut sungai yang menghambat aktivitas nelayan dan perubahan garis pantai. Penelitian ini dilakukan dengan cara mengambil data angin, gelombang, dan pasang surut dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika – Stasiun Meteorologi Maritim Bitung di Kota Bitung selama kurun waktu 5 tahun (2019-2024). Data ini kemudian dianalisis untuk mengetahui nilai angkutan sedimen sepanjang pantai maupun tegak lurus pantai di setiap tahun dengan menggunakan metode Coastal Engineering Research Center (CERC). Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam memahami dinamika sedimentasi di muara sungai serta memberikan rekomendasi pengelolaan yang tepat untuk mengurangi dampak negatif sedimentasi. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa perlu dilakukan upaya untuk mengurangi dampak negatif sedimentasi, seperti pembangunan bangunan pengaman pantai seperti jetty, groin, dan breakwater. Kata kunci: sedimentasi, muara Sungai Malalayang, gelombang, pengelolaan pesisir
Penerapan Critical Path Method Dalam Pengelolaan Waktu Pada Proyek Rekonstruksi Jalan Lahendong (1) Moningka, Agnes K.; Dundu, Ariestides K. T.; Tjakra, Jermias
TEKNO Vol. 22 No. 90 (2024): TEKNO
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jts.v22i90.60580

Abstract

Pada suatu proyek konstruksi ketepatan waktu penyelesaian proyek menjadi aspek penting yang memengaruhi tercapainya target pembangunan. Suatu proyek dikatakan baik jika penyelesaian proyek tersebut efisien ditinjau dari segi waktu. Manajemen waktu suatu proyek harus diperhatikan agar tidak menyimpang dari waktu yang sudah direncanakan dari Network Planning. Penelitian ini menerapkan Critical Path Method (CPM) dalam mengevaluasi manajemen waktu proyek.. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan CPM dalam pengelolaan waktu proyek rekonstruksi Jalan Lahendong (1) di Kota Tomohon, Sulawesi Utara, yang memiliki durasi pelaksanaan selama 180 hari kalender. Untuk mengidentiikasi pekerjaan dan jalur kritis proyek berdasarkan waktu perencanaan pada kurva s dan aktual yang terjadi di lapangan dari laporan mingguan. Hasil analisis menunjukkan bahwa berdasarkan durasi perencanaan proyek, lintasan kritis mencakup pekerjaan Mobilisasi, Galian Biasa, Pembersihan dan Pengupasan Lahan, Penyiapan Badan Jalan, Timbunan Pilihan dari sumber galian, Lapis Pondasi Agregat A, Lapis Pondasi Agregat B, Lapis Aus (AC-WC), dan Lapis Perekat Aspal Cair/Emulsi. Berdasarkan laporan mingguan proyek, lintasan kritis juga meliputi pekerjaan Mobilisasi, Galian Biasa, Lapis Pondasi Agregat Kelas B, Lapis Pondasi Agregat Kelas A, Laston Lapis Aus (AC-WC), Beton fc’15 Mpa, dan Marka Jalan Termoplastik. Total durasi proyek tetap konsisten yaitu 180 hari kalender, Perbedaan ini menunjukkan adanya penyesuaian dalam pelaksanaan yang tidak sesuai dengan rencana awal, yang menjadi perhatian penting dalam evaluasi pengelolaan waktu proyek. Penerapan CPM dalam proyek ini memberikan gambaran yang lebih terukur terkait jalur kritis dan efektivitas manajemen waktu, serta dapat menjadi pedoman dalam pengelolaan proyek serupa di masa mendatang. Kata kunci: manajemen waktu, network planning, Critical Path Method, lintasan kritis
Analisis Nilai Hasil Pada Pekerjaan Rekonstruksi Jalan Lahendong (1) Kota Tomohon Porajow, Tania G.; Dundu, Ariestides K. T.; Malingkas, Grace Y.
TEKNO Vol. 22 No. 90 (2024): TEKNO
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jts.v22i90.60581

Abstract

Perencanaan menjadi langkah awal untuk mencapai efisiensi dan efektivitas dari sumber daya yang akan digunakan. Proses pengendalian proyek harus dapat dikerjakan secara cepat dan tepat agar setiap penyimpangan yang terjadi dapat diidentifikasi dan dievaluasi dengan cepat. Dalam penelitian ini menggunakan metode Nilai Hasil (Earned Value) yang bertujuan untuk melakukan pengendalian terhadap proyek dan mencari indikator kinerja biaya, dan waktu pelaksanaan secara terinci dalam sebuah pemeriksaan, penelitian ini dilakukan pada pekerjaan Rekonstruksi Jalan Lahendong (1) Kota Tomohon, Sulawesi Utara. Dari hasil analisis yang ditinjau mulai dari minggu ke-1 sampai minggu ke-17 mendapatkan estimasi waktu penyelesaian proyek ini adalah sebesar 25,29 minggu (177 hari) dengan sisa waktu sebesar 0,7 minggu (5 hari) dengan estimasi biaya yang diperlukan untuk menyelesaikan proyek ini adalah sebesar 4.854.504.200. Kata kunci: nilai hasil, waktu, biaya
Analisis Waktu Pada Proyek Rekonstruksi Jalan Lahendong (1) Dengan Menggunakan Metode PERT Damo, Lula R.; Dundu, Ariestides K. T.; Sumanti, Febrina P. Y.
TEKNO Vol. 22 No. 90 (2024): TEKNO
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jts.v22i90.60582

Abstract

Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi telah mendorong peningkatan dalam bidang manajemen proyek, khususnya di sektor konstruksi, di mana pengelolaan waktu menjadi aspek krusial untuk memastikan proyek selesai sesuai jadwal. Ketidakpastian dalam durasi setiap pekerjaan menjadi tantangan utama yang memerlukan metode penjadwalan yang mampu mengakomodasi variabilitas tersebut. Dalam penelitian ini dilakukan analisis terhadap waktu pada Proyek Rekonstruksi Jalan Lahendong (1) menggunakan metode Program Evaluation and Review Technique (PERT). Metode ini dapat menggambarkan hubungan antar kegiatan dalam jaringan kerja (network planning), dengan menggunakan tiga estimasi waktu untuk menentukan durasi yang paling optimal dalam penyelesaian proyek. Sehingga dapat diperkirakan probabilitas pencapaian waktu penyelesaian sesuai jadwal yang telah ditentukan dalam kontrak. Dari hasil analisis menunjukkan bahwa dengan penggunaan metode PERT, probabilitas untuk menyelesaikan proyek dalam waktu 180 hari sesuai jadwal adalah sebesar 63,31%, berdasarkan nilai distribusi normal kumulatif Z sebesar 0,34. Dan jika durasi proyek diperpanjang menjadi 190 hari, probabilitas penyelesaian meningkat secara signifikan menjadi 98,93%. Kata kunci: manajemen waktu, PERT, network planning
Analisis Pemodelan Perubahan Garis Pantai Menggunakan Aplikasi CEDAS NEMOS Di Pantai Bahoi Kecamatan Likupang Barat Dungus, Olvia; Mamoto, Jeffry D.; Dundu, Ariestides K. T.
TEKNO Vol. 22 No. 90 (2024): TEKNO
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jts.v22i90.60599

Abstract

Pantai Bahoi merupakan salah satu kawasan pesisir yang dimanfaatkan sebagai pemukiman warga dan tempat bersandarnya kapal. Namun, wilayah ini menghadapi tantangan berupa mundurnya garis pantai hingga mencapai pemukiman warga akibat erosi yang disebabkan oleh gelombang dan pasang surut air laut. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses transformasi gelombang, memproyeksikan perubahan garis pantai dalam 10 tahun mendatang, serta menghitung volume sedimen yang tertransport menggunakan aplikasi CEDAS dengan modul NEMOS. Data yang digunakan meliputi kecepatan angin 5 tahun terakhir dari situs web POWER (Prediction of Worldwide Energy Resources) milik NASA, data pasang surut dari Pangkalan Utama TNI AL VIII Kairagi, peta lokasi/satelit dari Google Earth, serta data batimetri dari GEBCO yang diolah menggunakan software Global Mapper. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tinggi gelombang berkisar antara 1,345 m hingga 2,182 m pada kedalaman 1 m hingga 25 m, dengan tinggi gelombang pecah sebesar 1,3 m pada kedalaman 0,9 m dan arah pecah sebesar 47˚. Simulasi menggunakan aplikasi CEDAS pada modul NEMOS, khususnya komponen GENESIS, menunjukkan gerusan maksimum terjadi pada koordinat y = 156,34 dengan nilai sebesar 4,66 m, sedangkan akresi maksimum terjadi pada koordinat y = 111,19 dengan nilai sebesar 9,11 m. Selain itu, rata-rata volume sedimen yang tertransport berdasarkan simulasi adalah gerusan sebesar 27,0603 m³. Penelitian ini memberikan gambaran penting tentang dinamika pantai Bahoi serta potensi dampaknya terhadap wilayah pesisir, yang dapat menjadi acuan untuk upaya mitigasi dan pengelolaan kawasan secara berkelanjutan. Kata kunci: pantai Bahoi, perubahan garis pantai, CEDAS
Perencanaan Pengaman Pantai Di Pantai Batu Putih Atas Kecamatan Ranowulu Kota Bitung Walean, Paul V. M.; Mamoto , Jeffry D.; Dundu, Ariestides K. T.
TEKNO Vol. 23 No. 91 (2025): TEKNO
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jts.v23i91.60789

Abstract

Pantai Batu Putih yang berada di Kecamatan Ranowulu, Kelurahan Batu Putih Atas, Kota Bitung, Provinsi Sulawesi Utara, dan berada pada posisi 10 38’ 22” LU – 1240 52’ 38” BT. Letak geografis provinsi Sulawesi Utara terletak pada 00 LU – 30 dan 1230 dan 126 Bujur Timur. Daerah pantai ini merupakan salah satu lokasi pariwisata yang ada di Kota Bitung. Menurut informasi warga, sejak dulu tidak ada bangunan pengaman pantai yang terpasang di daerah tersebut sehingga apabila gelombang pasang datang sebagian rumah warga tergenang air laut saat tertentu pula faktor alam berupa tinggi gelombang cukup besar pada daerah pantai ini yang menyebabkan Abrasi serta dapat mengakibatkan mundurnya garis pantai yang berdampak di kawasan pemukiman. Berdasarkan permasalahan yang terjadi maka perlu untuk melakukan perencanan pengaman pantai yang tepat di pantai Batu Putih, Ranowulu, Bitung. Perencanaan pengaman pantai direncanakan dengan mengumpulkan data sekunder yang didapatkan dari BMKG Kota Bitung dan Pangakalan Utama TNI AL VIII Kairagi berupa data angin, pasang surut, juga melalui software penunjang yang ada. Data tersebut di analisis agar mendapatkan desain dari pengaman pantai yang diperlukan. Dari hasil analisis data didapatkan pengaman pantai tipe (Hard) jenis Revetment mengunakan Block Beton modifikasi, dengan Tinggi Mercu 4.01 m, Lebar Puncak 2 m, dengan Kemiringan Pengaman 1:3, Lebar Toe Protection 3.68 m, serta Tinggi Toe Protection 1.38 m. Kata kunci: Pantai Batu Putih, gelombang,abrasi, pengaman pantai, revetment
Analisis Faktor-Faktor Penyebab Pembengkakan Biaya Pada Proyek Konstruksi Perumahan Dengan Metode Relative Importance Index Pontoh, Michell J.; Tjakra, Jermias; Dundu, Ariestides K. T.
TEKNO Vol. 23 No. 91 (2025): TEKNO
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jts.v23i91.60845

Abstract

Pembengkakan biaya pada proyek konstruksi merupakan permasalahan kompleks yang seringkali dihadapi oleh para pelaku industri konstruksi. Bukan hanya pemilik proyek yang dirugikan oleh hal ini, tetapi juga mengganggu proses kelancaran proyek dan bahkan dapat mengancam keberlangsungan proyek. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis faktor-faktor utama apa saja yang berkontribusi terhadap pembengkakan biaya pada proyek konstruksi perumahan, juga faktor apa yang menjadi faktor dominan terhadap pembengkakan biaya. Proses pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner sebagai instrumen penelitian. Data yang diperoleh dari kuesioner tersebut merupakan data primer yang akan diolah dengan bantuan software IBM SPSS 26. Penulis mengidentifikasikan faktor-faktor penyebab terjadinya cost overrun menggunakan metode relative importance index (RII). Penelitian ini akan mengukur tingkat kepentingan relative dari berbagai faktor yang diidentifikasi sebagai penyebab utama dalam pembengkakan biaya. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa faktor perencanaan seperti kurang memperhatikan faktor resiko di lokasi proyek merupakan faktor dominan yang menyebabkan terjadinya pembengkakan biaya dengan nilai RII 0,8. Kata kunci: pembengkakan Biaya; Proyek Konstruksi Perumahan; Relative Importance Index
Metode Pelaksanaan Pekerjaan Konstruksi Dalam Proyek Pembangunan Kantor Mako Brimob Polda Sulut Mongkau, Franco Z. H.; Dundu, Ariestides K. T.; Arsjad, Tisano Tj.
TEKNO Vol. 23 No. 91 (2025): TEKNO
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jts.v23i91.60851

Abstract

Balok, Plat lantai dan Kolom merupakan suatu struktur konstruksi yang sangat penting dalam suatu bagunan, Dalam pelaksanaan pekerjaan balok, plat lantai dan kolom, diperlukan suatu metode untuk menyelesaikan pekerjaan dilapangan. Khususnya saat menghadapi kendala-kendala yang diakibatkan oleh kondisi lapangan yang tidak sesuai dengan dugaan sebelumnya. Metode pelaksanaan adalah metode yang menggambarkan langkah-langkah atau proses penyelesaian pekerjaan yang sistematis dari awal hingga akhir penyelesaian suatu pekerjaan. Dari hasil penelitian metode pelaksanaan yang dilakukan, didapatkan faktor-faktor yang mempengaruhi pelaksanaan pembangunan Kantor Mako Brimob Polda Sulut, yaitu: pada pekerjaan balok mencakup pekerjaan bekisting, pekerjaan pembesian, pengecekan, pembersihan, pekerjaan pengecoran, pekerjaan pembongkaran bekisting, dan perawatan beton. Pekerjaan plat lantai mencakup: pekerjaan persiapan, pemasangan perancah, pemasangan floordeck, pemasangan tulangan, pekerjaan pengecoran serta perawatan beton. Dan untuk pekerjaan kolom mencakup: pabrikasi dan pembesian, pekerjaan bekisting, pekerjaan pengecoran, pembongkaran bekisting serta perawatan beton. Kata kunci: metode pelaksanaan, balok, plat lantai, kolom
Penjadwalan Waktu Pembangunan Pabrik Corn, Lolak, Bolaang Mongondow Dengan Menggunakan Metode CPM (Critical Path Method) Butarbutar, Samuel; Sumanti, Febrina P. Y.; Dundu, Ariestides K. T.
TEKNO Vol. 23 No. 91 (2025): TEKNO
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jts.v23i91.61048

Abstract

Pembangunan infrastruktur merupakan salah satu aspek penting dalam mendukung pertumbuhan sektor pertanian, termasuk dalam pengolahan hasil panen seperti jagung. PT. Advanced Agri Indonesia (AAI) memiliki peran strategis dalam meningkatkan kapasitas pengeringan jagung melalui pembangunan pabrik pengeringan di berbagai daerah, salah satunya di Lolak, Sulawesi Utara. Namun, dalam pelaksanaan proyek ini, terdapat beberapa tantangan yang dapat menyebabkan keterlambatan, seperti kondisi cuaca yang tidak mendukung dan jumlah tenaga kerja yang tidak memadai. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis jaringan kerja atau jalur kritis dalam proyek pembangunan pabrik pengeringan jagung di Lolak dengan menggunakan metode Critical Path Method (CPM). Dengan metode ini, diharapkan dapat diperoleh perencanaan dan pengendalian proyek yang lebih optimal, sehingga proyek dapat diselesaikan sesuai dengan jadwal dan anggaran yang telah ditetapkan. Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam meningkatkan efektivitas manajemen proyek di sektor pertanian. Kata kunci: manajemen proyek, jalur kritis, CPM, pabrik pengeringan jagung
Analisis Resiko Kesehatan Dan Keselamatan Kerja Pada Proyek Pembangunan Jalan Sawangan Tanggari Sulawesi Utara Kuhu, Vikaristi G.; Dundu, Ariestides K. T.; Pratasis, Pingkan A. K.
TEKNO Vol. 23 No. 91 (2025): TEKNO
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jts.v23i91.61122

Abstract

Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) harus selalu diperhatikan karena merupakan aspek penting dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman dan produktif. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi resiko-resiko di sekitar area kerja dengan focus pada dampaknya terhadap tingkat kecelakaan kerja dan produktifitas karyawan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode HAZOP (Hazard and Operability Study) dengan mengumpulkan data melalui observasi , wawancara dan dokumentasi lalu menetukan risiko dengan tabel kriteria resiko kemungkinan (Likelihood / L) dan konsekuensi (Consequences / C) yang nantinya akan di dapat nilai yang menentuka tingkat resiko dari tabel Risk Maytix yang menjadi tuntunan apakah pekerjaan dapat dikatakan efektif atau tidak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan K3 sangat berpengaruh terhadap resiko kecelakaan kerja dari tingkat resiko terendah hingga yang terekstrim dan kepatuhan terhadap prosedur K3 berpengaruh yang sangat terhadap produktifitas kerja. Dari hasil penelitian diharapkan diperoleh cara agar tidak ada yang dirugikan antara pekerja dan perusahaan, serta merekomendasikan untuk meningkatkan K3 melalui evaluasi berkala. Kata kunci: Kesehatan dan Keselamatan Kerja, HAZOP (Hazard and Operability Study), analisis risiko
Co-Authors Albugis, Irah Safirah Apriyanto, Yuda Pratama Asrini Novita Rompas Biasa, Jenifer Butarbutar, Samuel Cindy J. Supit Damo, Lula R. Damopolii, Olivia Dayoh, Agnesia I. Deane R. O. Walangitan, Deane R. O. Debby Willar, Debby Dungus, Olvia Fabian J. Manoppo Grace Y Malingkas Harianja, Kristin A. N. Huibert Tarore Hursepuny, Ariel A. Jantje B. Mangare Jasin, M. Ihsan Jeffry D. Mamoto Jermias Tjakra Kalalo, Brando Gabriel Kiling, Rendy C. E. Koessoehardiman, Nadya Koilam, Fabiola E. Koilam, Vania T. A. Kopalit, Theo Nugraha Kuhu, Vikaristi G. Kumendong, William Melkisedek Lalenoh, Leonardo Larenaung, Ireine A. Liany Amelia Hendratta Liunsanda, Moses Lumempow, Omega Ester Malifa, Yusuf Mamanua, Injilia Christy Mamoto , Jeffry D. Manabung, Novrita Manalip, Eunike H. Manansang, Merry Kristin Maningkas, Violeta E. Massie, Frensy Yuliani Maury, Jonathan Michael Stiven Goni Mochtar Sibi Mongkau, Franco Z. H. Moningka, Agnes K. Muhammad I. Jasin Nadeak, Alvin G. Palisungan, Alfianus Pangalila, Fiska Chintya Ezra Pingkan A. K. Pratasis Pokay, Gerry J. J. Pontoh, Michell J. Porajow, Tania G. Primalie, Yonathan T. Rantung, Bares Toar Rantung, Christofel C. Robert J. M. Mandagi Rolangon, Aprilia A. Rorimpandey, Natania Rotinsulu, Finny N. C. Rumengan, Michael R. Sanaky, Amanda Triselya Sataruno, Vanesha F. R. Shirly Susanne Lumeno Silvia Hermina Stevania Untu Siska Riris Manullang Soplanit, Priscilla P. G. Sual, Gina Sumanti, Febrina P. Y. Suoth, Aprilia Supit, Raja M. P. T, Arthur H. Tengker, Andryes Leonard Thambas, Arthur H. Tigri Cicilia Runtuwarow Tinus Kogoya, Tinus Tisano Tj. Arsjad Tommy Jansen, Tommy Tulandi, Gloria P. Virginia M. Sorongan Wakkary, Anggi Cindy Walean, Paul V. M. Wendur, Deviyanti Amanda Wenur, Rafael C.