Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

Pengaruh Penggunaan Media Sosial Twitter Terhadap Partisipasi Online Budaya Pengenyahan (Cancel Culture) Di Indonesia Jasmin Jannatania; S. Kunto Adi Wibowo; Henny Sri Mulyani Rohayati; Dadang Rahmat Hidayat; Sri Seti Indriani
Jurnal Mutakallimin : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 5, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jm.v5i2.7690

Abstract

Budaya pengenyahan (cancel culture) merupakan istilah baru di media sosial terutama Twitter, yang memiliki definisi mengenyahkan atau memojokkan individu tertentu di media sosial, yang dilakukan secara bersama-sama. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui bagaimana pengaruh penggunaan media sosial terhadap tingkat partisipasi online dalam budaya pengenyahahan pada penggunanya. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan teknik nonprobabilitas kuota sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa kuesioner online berjumlah 36 pertanyaan dan didapatkan responden sebanyak 221 orang. Penelitian ini menggunakan dua variabel eksogen; orientasi budaya pengenyahan dan penggunaan media sosial untuk menentukan pengaruh pada variabel endogen; partisipasi online budaya pengenyahan di media sosial Twitter. Hasil dari penelitian ini menjelaskan bahwa orientasi budaya pengenyahan bagi pengguna berpengaruh terhadap partisipasi online budaya pengenyahan di media sosial Twitter, juga penggunaan media sosial Twitter yang berpengaruh terhadap partisipasi online pengguna dalam budaya pengenyahan di media sosial Twitter.Kata kunci :  media sosial, twitter, partisipasi online, budaya pengenyahan 
Profil Penyandang Filariasis di Kabupaten Bandung Purwanti Hadisiwi; Henny Sri Mulyani
Jurnal Kajian Komunikasi Vol 1, No 2 (2013): December 2013
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (688.186 KB) | DOI: 10.24198/jkk.v1i2.6037

Abstract

Filariasis (kaki gajah) adalah penyakit menular yang disebabkan oleh cacing filaria yang ditularkan oleh berbagai jenis nyamuk. Filariasis dapat menimbulkan cacat menetap berupa pembesaran kaki, lengan dan payudara serta alat kelamin, baik pada laki-laki maupun pada perempuan. Cacat menetap pada penyandang filariasis menyebabkan hambatan sosiologis dan fisiologis. Penelitian dengan pendekatan fenomenologis ini berupaya mengungkap profil penyandang filariasis yang meliputi usia, jenis kelamin, tingkat pendidikan, pekerjaan, status perkawinan dan status penyakitnya. Dengan melibatkan 10 orang penyandang filariasis di wilayah Kabupaten Bandung dan melalui wawancara mendalam yang telah dilakukan terungkap bahwa semua penyandang filariasis mengalami cacat bengkak yang menetap, yang berimplikasi pada kesempatanannya memperoleh pendidikan dan pekerjaan. Dalam interaksinya dengan orang lain, ada yang menampilkan diri apa adanya, namun ada juga yang berdramaturgi dan ada yang menolak disebut sakit filariasis. Sedangkan penyandang filariasis perempuan sulit mendapatkan pasangan hidup atau mengalami perceraian. 
Self-harming: Reception in 27 steps of may film on Satu Persen community Nurvidha Qur’aini Suhaemi; Henny Sri Mulyani Rohayati; Putri Limilia
ProTVF Vol 7, No 1 (2023): March 2023
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/ptvf.v7i1.39974

Abstract

Background: The rise of self-harm content in 2021 in the motion picture can give different reactions to everyone who sees it. Not infrequently, the person’s reaction harms them, which in this research is the self-harming scene in 27 Steps of May film. The self-harm scene in the film is quite explicit by showing razor blades and flowing blood. Purpose: Find out how the dominant, negotiation, and opposition audience’s meaning regarding those scenes. Methods: This research used a qualitative method with a reception analysis approach using the encoding-decoding model from Stuart Hall. The subjects of this study were eight members of the Satu Persen Community on Telegram. Data collection techniques in this study used in-depth interviews and documentation techniques. Results: Intrinsic elements such as location, setting, and storyline in scriptwriting can also influence the audience’s meaning. The meaning of audience in research also varies. In the self-harm scene, one informant is dominant, and seven informants are in the negotiation position. There are three dominant informants and five negotiation informants in the self-harm scene location setting. For the flashback plot meaning of the self-harm scene, all informants are in a dominant position. There are no informants on the opposition’s position on the meaning of the self-harm scene, location setting, and the flashback plot meaning of the self-harm scene. The informants’ reading is influenced by personal experiences/others, sociocultural background, and duration of informants being members of the Satu Persen Community. Implications: Provide public awareness that different opinions in receiving messages are natural, and the public as active audiences can use films as learning media. However, be careful about the meaning that contrasts with their values.
Peluang dan Tantangan LPP TVRI NTT dalam Mengemas Program Acara Kemas Budaya Sebagai Upaya Melestarikan Kebudayaan di Provinsi NTT Ivana Pascalia Sooai; Dadang Rahmat Hidayat; Henny Sri Mulyani
Komunikologi: Jurnal Pengembangan Ilmu Komunikasi dan Sosial Vol 7, No 1 (2023)
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/komunikologi.v7i1.13588

Abstract

Budaya adalah sesuatu yang sangat berharga yang diwariskan turun-temurun untuk dijaga dan juga dilestarikan. Perkembangan pada era teknologi digital masa kini semakin canggih, pada dasarnya perkembangan seharusnya tidak membuat kita melupakan asal-usul kebudayaan lokal daerah dan warisan kebudayaan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana Peluang dan Tantangan Televisi Lokal dalam mengemas Program  Acara Kemas Budaya sebagai Upaya Melestarikan Kebudayaan di Provinsi Nusa Tenggara Timur. Jenis penelitian metode analisis data kualitatif dan model interaktif ini berusaha untuk membahas dan mendeskripsikan bagaimana mekanisme produksi program acara kemas budaya pada LPP TVRI NTT sebagai bentuk upaya melestarikan budaya di NTT dengan mengembangkan konsep mengumpulkan data dan fakta. Isi pesan yang mengandung informasi nilai-nilai kebudayaan yang ada di Provinsi NTT bisa dipromosikan secara sistematis, terstruktur, dan persuasif apabila didukung oleh segenap pemangku kepentingan baik itu pemerintah, termasuk oleh media lokal dalam hal ini LPP TVRI NTT sebagai stasiun Televisi lokal. Melalui pemanfaatan teori komunikasi, diharapkan informasi kebudayaan dapat menjadi angle/headline program acara yang menarik minat khalayak serta memberikan pemahaman yang kuat bagi masyarakat untuk dapat terus menjaga dan juga mewariskannya kepada generasi mendatang.
TINGKAT KEPERCAYAAN KHALAYAK ATAS BERITA LIFESTYLE DI MEDIA SOSIAL INSTAGRAM “USSFEEDS” (SURVEY KUANTITATIF DESKRIPTIF TINGKAT KEPERCAYAAN KHALAYAK FOLLOWERS INSTAGRAM USSFEEDS) Zahra, Amira Fatimatuz; Mulyani, Henny Sri; Kusmayadi, Ika Merdekawati
GOVERNANCE: Jurnal Ilmiah Kajian Politik Lokal dan Pembangunan Vol. 10 No. 4 (2024): 2024 Juni
Publisher : Lembaga Kajian Ilmu Sosial dan Politik (LKISPOL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56015/gjikplp.v10i4.235

Abstract

This research departs from the problem of the rise of online media that disseminates information using fairly short captions through social media. The number of new media that have emerged also affects the flow of information that is increasingly swift to the public. This study was conducted to determine the level of public trust in news from non-mainstream media USSFeeds on Instagram by containing four dimensions of trust, namely (1) based on selectivity of news topics, (2) based on selectivity of news facts, (3) the level of public trust in accurate depiction, and (4) the level of public trust in journalistic judgment. This research approach uses descriptive quantitative research methods. The results obtained from this study found that in terms of selectivity of news topics, audiences rely on the "ussfeeds" account to get information about lifestyle. In terms of selectivity of facts received by audiences, the results showed that the majority of respondents agreed that the "ussfeeds" account always provides all the latest information based on facts. In terms of accurate portrayal of news, the results showed that most respondents did not agree if the "ussfeeds" information had an accurate portrayal in the dissemination of information. Finally, in terms of journalistic assessment, the results show that most respondents have a high level of trust because the information provided by Instagram "ussfeeds" can be easily captured by its audience. Therefore, it can be concluded that audiences have a high level of trust in lifestyle news from the social media Instagram "ussfeeds".
Akurasi pemberitaan vaksin Covid-19 pada Liputan6.com Apriana, Dhea; Mulyani, Henny Sri; Kusmayadi, Ika Merdekawati
Comdent: Communication Student Journal Vol 1, No 1 (2023): Mei 2023 - Oktober 2023
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/comdent.v1i1.45222

Abstract

Latar Belakang: Akurasi merupakan inti dari kegiatan jurnalistik yang menjadi standar penting untuk menentukan kualitas pemberitaan. Di masa pandemi Covid-19, banyak bentuk-bentuk intervensi, salah satunya adalah vaksinasi. Media online mempunyai peranan besar dalam memberikan informasi kesehatan pada publik mengenai keuntungan dan resiko dalam vaksinasi. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan akurasi pemberitaan vaksin Covid-19 di media online liputan6.com. Metode: Penelitian ini mengaplikasikan deskriptif kuantitatif dengan pendekatan analisis isi. Objek penelitian terdiri dari  67 sampel berita vaksin Covid-19 pada periode 6 Desember 2020 hingga 13 Januari 2021, yang diukur menggunakan pedoman empat kategori hasil kombinasi dan reduksi operasionalisasi variable dari Mitchell V. Charnley dan Christiany Juditha, yaitu kesesuaian sumber berita, tipograsi, kesesuaian foto dengan isi berita, serta kesesuaian judul, ejaan, tata bahasa, dan arti pada isi berita. Hasil: Penelitian memperlihatkan tingkat akurasi pemberitaan vaksin Covid-19 di liputan6.com masuk dalam kategori yang sangat akurat dengan presentase 99,01%. Kategori yang mengalami ketidakakuratan terdapat pada kategori kesesuaian judul, ejaan, tata bahasa, dan arti pada isi berita, serta tipografi pada bagian nama. Sedangkan kedua kategori memiliki kuantitas kesalahan yang terbesar yaitu ejaan, terindikasi pada lima berita (7,5%), tata bahasa pada tiga berita (4,5%) dan judul, arti dan tipografi nama terindikasi pada satu berita pada masing-masing indikator yaitu (1,5%).
User-Generated Content as a Brand Image Builder: An Explanatory Study on Instagram's JackArmy Fashion Brand Image Gobel, Elrick; Mulyani, Henny Sri; Gemiharto, Ilham
Ilomata International Journal of Social Science Vol. 5 No. 4 (2024): October 2024
Publisher : Yayasan Ilomata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61194/ijss.v5i4.1326

Abstract

Instagram has become a crucial platform for fashion businesses to interact with consumers and build brand image. User-generated content (UGC) plays a significant role in this process. This research examines the effect of social interaction and technical feature attractiveness of UGC advertising on Instagram on JackArmy's brand image. This study employs an explanatory survey involving 293 JackArmy's Instagram account followers. Data were analyzed using Partial Least Squares (PLS) with SmartPLS 3.0 software. The findings indicate that social interaction and technical feature attractiveness of UGC advertising positively influence JackArmy's brand image. This research highlights the importance of UGC in digital marketing strategies, particularly for fashion businesses. Social interaction and content quality of UGC are proven to be critical factors in building a positive brand image among consumers.
Eco Learning Camp, Wisata Pendidikan Berbasis Lingkungan Hidup Susanti, Santi; Mulyani, Henny Sri
Jurnal Common Vol. 3 No. 2 (2019): Common
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Komputer Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (621.107 KB) | DOI: 10.34010/common.v3i2.2594

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk memaparkan upaya Eco Learning Camp dalam membangun kesadaran individu untuk peduli pada lingkungan hidup melalui pendidikan nilai berbasis lingkungan hidup. Upaya membangun kesadaran peduli lingkungan hdiup penting dilakukan, mengingat kondisi lingkungan hidup saat ini sudah menunjukkan penurunan kualitas yang cukup signifikan. Dampak yang paling dirasakan adalah perubahan suhu yang ekstrem dan pemanasan global. Banyak cara yang dapat dilakukan untuk menanamkan kesadaran tersebut. Salah satunya melalui jalur pendidikan nilai, yang ditempuh oleh Eco Learning Camp atau rumah belajar lingkungan hidup yang dikelola oleh Yayasan Sahabat Lingkungan Hidup. Melalui metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus, pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dengan informan, observasi dan kajian literatur. Hasil penelitian menunjukkan, melalui serangkaian aktifitas yang dirancangnya, Eco Camp memberikan pengetahuan tentang lingkungan hidup dalam bentuk pendidikan informal praktis sehingga peserta merasakan langsung seperti apa kegiatan yang dilakukan. Kegiatan yang dilaksanakan antara lain pola hidup ekologis, permainan kelompok, membangun motivasi, bercocok tanam, serta aktifitas lainnya, yang dilakukan secara menyenangkan dengan bantuan pemandu. Simpulan dari penelitian ini adalah wisata pendidikan di Eco Camp berupa pendidikan nilai berbasiskan lingkungan hidup memberikan dampak secara kognitif, afeksi dan psikomotorik pada diri peserta, terutama anak-anak yang mengikuti pendidikan. Penanaman kebiasaan hidup ekologis, terinternalisasi dalam diri peserta termotivasi untuk melakukan aktifitas yang berkaitan dengan gaya hidup ekologis, seperti tidak membuang sampah sembarangan atau membawa air minum dalam botol minum sendiri ke sekolah daripada membawa air minum dalam kemasan.
Framing Childfree as a Choice: A Case Study of Magdalene.co Lynne, Nabilla; Mulyani, Henny Sri; Maharani, Nunik
Jurnal Kajian Jurnalisme Vol 8, No 2 (2025): KAJIAN JURNALISME
Publisher : Journalism Study Program, Faculty of Communication Sciences, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jkj.v8i2.59328

Abstract

The discourse of childfree has received significant attention in Indonesia since 2021, especially after public figures voiced their decisions to live childfree. This study examines the framing of the issue of child-free in Magdalene.co, a progressive online media, using Media Framing Analysis (MFA) by Shaw & Giles (2009). This study explores how Magdalene.co frames the narrative around the discourse of childlessness. At the macro level, Magdalene.co frames the issue of childlessness as a human rights discussion centered on privacy, personal autonomy, and resistance to social pressure. At the micro level, the analysis reveals narratives that emphasize the psychological and social aspects of the decision to live child-free, but it notes the lack of empirical data to support these arguments. The findings suggest that Magdalene.co supports a neoliberal feminist perspective, which advocates for individual freedom, psychological well-being, and respect for privacy. However, this study also identifies a degree of homogeneity in the narrative and highlights the need for broader empirical studies to deepen the discussion on the social and economic impacts of the decision to be child-free.
Aspek Sosial Selective Exposure dalam Pemberitaan Gempa Bumi Sumedang di Instagram @Inimahsumedang Rahmani, Aykaputri Amalia; Mulyani, Henny Sri; Kusmayadi, Ika Merdekawati
Jurnal Pustaka Komunikasi Vol 8, No 1 (2025): Accredited by Kemendikbud Dikti SK No. 79/E/KPT/2023
Publisher : Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32509/pustakom.v8i1.4958

Abstract

National media typically adopt disaster journalism when reporting on disasters. However, local media increasingly highlight these issues due to their high news value in terms of proximity. Advances in technology and societal changes have made people more selective about the information they consume, particularly on social media, including disaster-related news that impacts many lives. This study aims to describe the selective exposure behavior of high school students in Sumedang Regency toward news about the Sumedang earthquake on Instagram @Inimahsumedang, focusing on social aspects such as emotional support, informational support, and social norms. A quantitative descriptive approach was employed, utilizing descriptive statistical analysis, including median, mode, minimum, and maximum values. Additionally, the study examines differences in news selection behavior between male and female high school students in Sumedang Regency using an independent T-test (two-tailed). The findings reveal that social aspects influence individuals' selective exposure to news about the Sumedang earthquake on Instagram @Inimahsumedang. However, the T-test suggesting no significant differences in news selection behavior between male and female students regarding the social aspects of the issue.