Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

Optimizing the Role of Students in Reducing Stunting in North Musi Rawas Regency: Optimalisasi Peran Mahasiswa Dalam Upaya Penurunan Stunting Di Kabupaten Musi Rawas Utara Nenny Wahyuni; Misnaniarti Misnaniarti; Hasyim Hamzah; Nur Alam Fajar; Annisa Rahmawati; Muhammad Amin Arigo Saci; Indah Yuliana; Laura Dwi Pratiwi
Dinamisia : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2023): Dinamisia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/dinamisia.v7i1.12484

Abstract

North Musi Rawas Regency, based on the results of the 2021 SSGI, is in 5th place for the Regency with the highest stunted toddler prevalence in South Sumatra, which is 28.3%. The results of the situation analysis based on PK21 data show that 12.8% of people there are at high risk of experiencing stunting. One of the efforts that can be made to accelerate the reduction of stunting rates is through university assistance. By the mandate of Presidential Regulation Number 72 of 2021, Musi Rawas University assists in the form of family assistance. This program has carried out by students for one month using counseling and mediation methods. The education provided is in the form of sensitive interventions, including environmental hygiene, using healthy latrines, the importance of clean and healthy water sources, and the importance of parenting patterns in the family. This mentoring activity increased 15% number of visits by toddlers to posyandu, which means that the community is starting to understand the importance of routinely monitoring children's health to prevent stunting
DETERMINAN KADAR ASAM FOLAT SERUM PADA IBU HAMIL DI KABUPATEN SELUMA Dinda Gustina Aulia; Rostika Flora; Nur Alam Fajar
Jurnal Endurance Vol. 8 No. 1 (2023): Jurnal Endurance : Kajian Ilmiah Problema Kesehatan
Publisher : LLDIKTI Wilayah X

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22216/jen.v8i1.1781

Abstract

Kesehatan ibu hamil sangat memepengaruhi kehidupan janin. Untuk melahirkan bayi yang sehat ibu hamil harus mempunyai kesehatan yang optimal. Asam Folat merupakan salah satu vitamin yang kebutuhannya berlipat ganda bagi ibu dan janin. Angka kecukupan sehari asam folat di Indonesia yang dianjurkan bagi ibu hamil adalah 400 mikrogram per hari. Riskesdas melaporkan bahwa hanya 29.2% kaum ibu telah mengkonsumsi 90+ tablet zat besi dan asam folat selama masa kehamilan yang terakhir sesuai yang direkomendasikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis determinan kadar asam folat serum pada ibu hamil di Kabupaten Seluma. Penelitian ini adalah penelitian analitik dengan desain cross-sectional. Penelitian ini dilakukan di Kabupaten Seluma dengan sampel sebanyak 60 ibu hamil Trimester II dan III yang ditentuka dengan metode consecutive sampling. Hasil penelitian diketahui terdapat hubungan (p.value<α) antara pendidikan (p. value=0,041), pekerjaan (p.value=0,045) dan gravida (p.value=0,046) dengan kadar asam folat serum pada ibu hamil di Kabupaten Seluma. Keteraturan ibu hamil dalam mengkomsumsi tablet asam folat selama kehamilan tentunya akan sangat membantu pencegahan terjadinya kejadian anemia yang kemudian dikhawatirkan menjadi penyebab terjadinya komplikasi kehamilan serta menjadi faktor penyulit saat proses persalinan hingga masa nifas. Disarankan untuk ibu hamil harus lebih patuh dalam mengkonsumsi asam folat demi kesehatan ibu dan bayinya serta memperhatikan jenis asupan makanan yang dikonsumsi khususnya asupan konsumsi sumber-sumber asam folat
HUBUNGAN PERILAKU MENGKONSUMSI TABLET TAMBAH DARAH DENGAN KADAR FE SERUM PADA IBU HAMIL DI KOTA PANGKALPINANG Siti Puji Astuti; Rostika Flora; M Zulkarnain; Anita Rahmiwati; Rico J. Sitorus; Nur Alam Fajar
Jurnal Ners Vol. 7 No. 1 (2023): APRIL 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v7i1.14164

Abstract

Anemia adalah masalah kesehatan global dimana 40% ibu hamil di dunia mengalami anemia. Anemia pada ibu hamil menyebabkan tidak optimalnya pertumbuhan dan perkembangan janin dalam kandungan serta berpotensi menimbulkan komplikasi kehamilan dan persalinan hingga kematian. Penyebab utama terjadinya anemia adalah defisiensi zat besi. Untuk mencegah defisiensi zat besi ibu hamil perlu mengkonsumsi tablet tambah darah yang diberikan minimal 90 tablet selama kehamilan. Faktor yang mempengaruhi ibu hamil dalam mengkonsumsi tablet tambah darah adalah perilaku (tingkat pengetahuan, sikap dan tindakan) terkait tablet tambah darah. Pengetahuan akan menentukan sikap dan perilaku ibu dalam mengkonsumi tablet tambah darah. Jenis penelitian yang digunakan adalah cross sectional study dengan sampel berjumlah 90 responden. Analisis dilakukan dengan uji chi-square (p<0,05). Hasil penelitian diperoleh 32,2% responden mempunyai kadar Fe serum yang rendah, 55,6% responden berpengetahuan baik, 57,8% responden mempunyai sikap positif dan 51,1% ibu mempunyai tindakan positif. Uji statistik didapatkan terdapat hubungan yang bermakna antara pengetahuan, sikap dan tindakan dengan kadar Fe serum pada ibu hamil. Direkomendasikan kepada intansi kesehatan agar dapat meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang pentingnya mengkonsumsi tablet tambah darah dalam mencegah defisiensi zat besi.
Dampak Pandemi Covid-19 terhadap Kejadian Anemia pada Kehamilan: Studi Literatur Suryati Suryati; Muhammad Zulkarnain; Rostika Flora; Nur Alam Fajar
Jurnal Ners Vol. 7 No. 2 (2023): OKTOBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v7i2.14501

Abstract

Anemia menjadi salah satu komplikasi maupun faktor risiko akibat dari infeksi COVID-19 selama kehamilan. Walaupun belum terdapat rekomendasi spesifik tatalaksana anemia pada Ibu Hamil dengan Infeksi COVID-19, suplementasi zat besi tetap menjadi rekomendasi lini pertama untuk mencegah keparahan infeksi dan masalah maternal yang buruk. Tinjauan literatur ini bertujuan untuk meringkas data dan penelitian yang tersedia tentang COVID-19 pada kehamilan terutama dampaknya terhadap kejadian Anemia yang diakibatkan oleh defisiensi zat besi saat kehamilan. Kekurangan zat besi atau anemia menjadi masalah yang cukup luas terutama pada wanita usia subur, dan sebagian besar disebabkan oleh kehilangan darah menstruasi dan kurangnya makanan kaya zat besi yang dikonsumsi secara oral. Anemia merupakan faktor risiko maupun outcome akibat infeksi COVID-19 selama kehamilan. Walaupun belum terdapat rekomendasi spesifik tatalaksana anemia pada Ibu Hamil dengan Infeksi COVID-19, suplementasi zat besi tetap menjadi rekomendasi lini pertama untuk mencegah keparahan infeksi dan masalah maternal yang buruk.
Hubungan Pola Asuh Ibu Balita dengan Kejadian Stunting di Puskesmas Pangkalan Kabupaten Lima Puluh Kota Nur Alam Fajar; Chairil Anwar; Nolly Julfery
Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi Vol 23, No 3 (2023): Oktober
Publisher : Universitas Batanghari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33087/jiubj.v23i3.3876

Abstract

Stunting is one of the targets of the Sustainable Development Goals (SDGs) which includes the 2nd goal of sustainable development, namely ending hunger, achieving food security, improving nutrition, and proclaiming sustainable agriculture. The purpose of this study was to analyze the relationship between mother-to-child parenting and the incidence of stunting at the Pangkalan Health Center, Fifty Cities District. This research is an analytic observational and descriptive analytic study with a cross-sectional study design. A sample of 88 mothers with stunted toddlers aged 8-60 months in the working area of the primary health center was taken by purposive sampling. Data collected regarding exclusive breastfeeding habits, feeding habits, hygiene habits, and health habits of mothers and toddlers obtained through direct interviews and questionnaires, and the incidence of stunting in toddlers obtained from measuring the toddler's height and weighing the toddler's weight. Data analysis to see the relationship between variables using the Chi-Square test. The results showed that 87.5% of the incidence of stunting in toddlers. There is a significant relationship between exclusive breastfeeding (p-value = 0.003), feeding (p-value = 0.037), hygiene practices (p-value = 0.042), and practice maternal and toddler health (p-value = 0.047) with the incidence of toddler stunting. The results of the logistic regression test showed that the most dominant variable in this study was exclusive breastfeeding.
Cegah Stunting: Peran OPD Kebupaten OKU dan Perguruan Tinggi Yentri Anggeraini; Nur Alam Fajar; Fenny Etrawati; Widya Lionita; Annisa Rahmawaty; Rahmatillah Razak; Anggun Budiastuti; Yeni Yeni
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 7, No 2 (2023): Oktober 2023
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/j-abdipamas.v7i2.2979

Abstract

ABSTRACTStunting is often discussed, many people think that only the health sector has a role related to stunting. Therefore, this article discusses the role of cross-sectors in accelerating the prevention of stunting as stipulated in PP No. 72 year 2021, especially the role of the government of Ogan Komering Ulu Regency and Higher Education. This method of implementing community service is through presentations by the district PIC Team, Dinas Kesehatan,  DPPKB and BAPELITBANGDA with the aim of exploring the opinions of policy holders on the issue of stunting and the contribution of each agency to prevent  stunting; equalize perceptions and also garner support from the local government and across sectors in the implementation of the stunting prevention program in OKU district. It can be concluded that efforts to prevent stunting in Ogan Komering Ulu Regency in 2022 have been carried out by the relevant OPD and at the tertiary level, namely University of Baturaja  by involving 20 students in Mahasiswa Penting Program (mahasiswa peduli stunting) which is a reflection of the activities carried out by Sriwijaya University.  Keywords: Stunting, OKU, cross-sectors, South Sumatera, higher education ABSTRAKStunting sering diperbincangkan, banyak yang menganggap hanya sektor kesehatan saja yang memiliki peran terkait stunting. Maka dari itu, artikel ini membahas peran lintas sector dalam percepatan pencegahan stunting yang tertuang pada PP no 72 tahun 2021 khususnya penran pemerintah Kabupatem Ogan Komering Ulu dan Perguruan Tinggi.  Metode pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat ini melalui pemaparan oleh narasumber yaitu Tim PIC kabupaten, Perwakilan Dinas Kesehatan DPPKB, dan BAPELITBANGDA dengan bertujuan untuk menggali pendapat para pemegang kebijakan tentang isu stunting dan kontribusi dari tiap instansi terhadap penanggulangan stunting; menyamakan persepsi dan juga menggalang dukungan dari pemerintah daerah serta lintas sektor dalam pelaksanaan program pencecahan stunting di kabupaten OKU.  Dapat disimpulkan bahwa upaya pencegahan stunting di Kabupaten Ogan Komering Ulu tahun 2022 telah dilaksanakan oleh OPD terkait dan pada tingkat perguruan tinggi yaitu Universitas Baturaja dengan melibatkan 20 mahasiswa dalam Program Mahasiswa Penting (mahasiswa peduli stunting) yang merupakan reflikasi dari kegiatan yang telah dilaksanakan oleh Universitas sriwijaya   Kata Kunci: Stunting, OKU, lintas sector, Sumatera Selatan, perguruan tinggi
Investigation Diarrhea Cases in Child in Palembang City 2015-2016 With Geographic Information System Approach Amrina Rosyada; Dini Arista putri; Nur Alam Fajar
Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas Vol 12 No 2 (2018): Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas
Publisher : Faculty of Public Health, Andalas University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24893/jkma.v12i2.359

Abstract

Diarrhea cases in children under five are still one of the causes of the death of most children. Based on reports from the Palembang City Health Office, there is an increase in the number of diarrhea cases in urban areas between 2015-2016. There is one health center in urban areas that has a 4-fold increase between 2015-2016. The purpose of this study was to investigate the causes of an increase in diarrhea cases in the working area of Punti Kayu health center which included urban areas. This research is a qualitative descriptive study using secon-dary data, interviews with 3 health center staff and regional observations. The research was conducted in the working area of Punti Kayu Palembang Health Center. The results will be analyzed using the GIS approach to produce a map of the spatial distribution of diarrhea cases in children between 2015-2016 in the city of Palembang. In addition, the Content Analysis method to investigate the causes of increased cases. After analysis, it was found that between 2015-2016 the highest increase in cases was in Alang-alang sub-district where there was the Punti Kayu Health Center. The cause of the increase in the number of cases is due to the presence of non-working areas in Punti Kayu health centers such as Sukarame, Talang Kelapa, and Social along with the widespread use of National Health Insurance. In addition, health promotion to the homes of most residents was rejected. The need for innovation in raising awareness about the importance of private sanitation and the need for separation of reporting between patients in the work area and non working areas so that it is clear how many cases in the area need to be intervened by the health care
Systematic Review: Penyuluhan Pengelolaan Sampah Rumah Tangga Dalam Upaya Peningkatan Kesadaran Masyarakat Untuk Menjaga Lingkungan Ferenadia Apriliani; Yuanita Windusari; Novrika Sari; Nur Alam Fajar
JIK-JURNAL ILMU KESEHATAN Vol 8, No 1 (2024): JIK-April Volume 8 Nomor 1 Tahun 2024
Publisher : STIKes ALIFAH PADANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33757/jik.v8i1.976

Abstract

Permasalahan sampah merupakan persoalan bersama yang sudah berlangsung sangat lama dan dialami oleh seluruh dunia. Di indonesia sampah merupakan masalah yang belum terselesaikan. Timbunan sampah nasional mencapai 68,5 juta ton pada tahun 2023. Sampah yang dibiarkan dan tidak ditangani dengan baik akan mengakibatkan pencemaran lingkungan. Penelitian ini bertujuan meninjau literatur yang tersedia tentang penyuluhan pengelolaan sampah rumah tangga upaya peningkatan kesadaran masyarakat untuk menjaga lingkungan. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Riview menggunakan alur Prefereed Reporting Items for Systematic (PRISMA) dengan mengumpulkan artikel dari database Google Scholar, PubMed dan Scient Direct. Hasil tinjauan sistematik review ini menunjukkan kegitan penyuluhan pengelolaan samapah rumah tangga dapat meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat sebagai upaya mengurangi produk sampah rumah tangga, mencegah penularan penyakit akibat sampah, serta mencegah banjir. Saran dari tinjauan sistematik review ini diharapkan ada keberlanjutan dari masyarakat untuk mengelola sampah mulai tataran rumah tangga, untuk menunjang ekonomi keluarga, menciptakan kesehatan keluarga dan lingkungannya.
Penyuluhan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat pada Siswa Sekolah Dasar: Systematical Review Vani Safithri; Nur Alam Fajar; Anita Rahmiwati
JIK-JURNAL ILMU KESEHATAN Vol 8, No 2 (2024): JIK-Oktober Volume 8 Nomor 2 Tahun 2024
Publisher : STIKes ALIFAH PADANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33757/jik.v8i2.974

Abstract

Penting untuk mengenalkan pendidikan, termasuk perilaku hidup bersih dan sehat, kepada anak sejak dini agar kebiasaan tersebut terbawa hingga dewasa. Salah satu wadah untuk menerapkan hal ini adalah di lingkungan sekolah, yang dikenal sebagai Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Penting bagi orangtua untuk mengetahui apakah program PHBS diterapkan dengan baik di sekolah agar anak terbiasa menjaga kesehatan, mengurangi risiko penyakit, dan meningkatkan kesehatan secara keseluruhan. Penelitian ini bertujuan untuk menelaah literatur mengenai penyuluhan perilaku PHBS pada siswa sekolah dasar sebagai upaya peningkatan pengetahuan dalam menjaga kebersihan diri dan lingkungan PHBS sekolah. Metode penelitian yang digunakan adalah Systematic Literature Review dengan mengikuti alur Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses (PRISMA). Data dihimpun dari database Google Scholar, PubMed, dan Science Direct menggunakan kata kunci "Penyuluhan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat Pada Siswa Sekolah Dasar”.
The natural infection rates of vaccine-preventable diseases among children: A literature review Sri Yuliani Frisilia Dewi; Misnaniarti Misnaniarti; Rizma Adlia Syakurah; Najmah Najmah; Nur Alam Fajar
Malahayati International Journal of Nursing and Health Science Vol 6, No 6 (2023)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawata Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/minh.v6i6.13054

Abstract

Background: Indonesia currently faces a triple burden of various disease problems, outbreaks of infectious diseases, and an increase in long-standing infectious diseases, new infectious diseases, and non-communicable diseases (NCDs). A report released in 2020 by the United Nations International Children's Emergency Fund (UNICEF) and the World Health Organization (WHO) indicated that during the Covid-19 pandemic, the postponement of routine vaccinations resulted in approximately 80 million children aged less than or equal to 12 months being susceptible to diphtheria, measles, and polio.Purpose: To review previous research in analyzing the relationship between incomplete basic vaccination and the occurrence of vaccine-preventable disease (VPD) cases.Method: This study employed a literature review design, conducting a systematic review by selecting relevant articles pertaining to the research objective. The literature study selection process was adapted from the Preferred Reporting Items for Systematic Reviews (PRISMA-ScR). Inclusion criteria for this research encompassed originality, usage of both English and Indonesian languages, keywords covering basic vaccination, adverse events following vaccination, Integrated Healthcare Centervisits, education, and the role of Integrated Healthcare Centercadres.Results: Generally, community knowledge, attitudes, family support, and the role of cadres correlated with vaccination coverage achievement. However, some studies indicated no correlation between specific variables and the infants' basic vaccination status. To enhance vaccination coverage and client satisfaction, improving community knowledge, attitudes, family support, the role of healthcare workers and Integrated Healthcare Centercadres, as well as increasing vaccine availability and vaccination guidelines, are necessary.Conclusion: To improve vaccination coverage and client satisfaction, enhancements in community knowledge, attitudes, family support, the role of healthcare workers and Integrated Healthcare Centercadres, alongside increased vaccine availability and vaccination guidelines, are essential.Suggestion: It is advisable for the community to enhance knowledge, attitudes, and support for vaccination, especially among mothers and families. The active involvement of cadres in vaccination programs and public dialogue regarding the moral ethics of vaccination also need improvement.