Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS DAMPAK DANA DESA SERTA REALISASINYA DALAM PENANGGULANGAN KEMISKINAN DI PROVINSI GORONTALO Duhe, Yanser J; Arham, Muhammad Amir; Mopangga, Herwin; Djuuna, Rifi Fazrina
Jurnal Studi Ekonomi dan Pembangunan Vol 2, No 2 (2024): JSEP VOL. 2 NO. 2, DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jsep.v2i2.29164

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk Menganalisis Dampak Anggaran Serta Realisasi Dana Desa Dalam Penanggulangan Kemiskinan Di Provinsi Gorontalo. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang bersumber dari Badan Pusat Statistik dan Kementrian Keuangan Yang di peroleh dari 5 Kabupaten di Provinsi Gorontalo. Penelitian Ini menggunakan Analisis Regresi Linear Berganda data Panel dengan menggunakan Model Fixed Effect Model (FEM). Hasil penelitian ini menunjukan bahwa (1) Anggaran dana desa berpengaruh negatif dan signifikan terhadap tingkat kemiskinan. Artinya, bahwa setiap peningkatan Dana Desa dapat menurunkan kemiskinan dan bisa menjelaskan secara nyata terhadap Kemiskinan di Provinsi Gorontalo selama tahun 2017-2022. (2) Realisasi anggaran dana desa Berpengaruh negatif terhadap kemiskinan. Artinya, bahwa setiap peningkatan Realisasi Dana Desa dapat menurunkan kemiskinan dan bisa menjelaskan secara nyata terhadap Kemiskinan di Provinsi Gorontalo selama tahun 2017-2022.Kata Kunci: Dana Desa, Realisasi Dana Desa, dan Kemiskinan
PENGARUH UPAH MINIMUM TERHADAP PENYERAPAN TENAGA KERJA SERTA KESEJAHTERAAN MASYARAKAT DI SULAWESI Kasim, Savira S; Mopangga, Herwin; Akib, Fitri Hadi Yulia; Djuuna, Rifi Fazrina
Jurnal Studi Ekonomi dan Pembangunan Vol 3, No 2 (2025): VOLUME 3 NOMOR 2 ,SEPTEMBER, 2025
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jsep.v3i2.35303

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh upah minimum di Sulawesi terhadap penyerapan tenaga kerja dan kesejahteraan masyarakat. Data yang digunakan dalam penelitian ini berasal dari Badan Pusat Statistik (BPS). Metode analisis yang digunakan adalah regresi data panel dengan pendekatan Fixed Effects Model. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh negatif yang signifikan sebesar -0,612971 antara upah minimum provinsi dan tingkat pengangguran terbuka. Koefisien determinasi sebesar 0,896 menunjukkan bahwa 89,6% variasi tingkat pengangguran terbuka dapat dijelaskan oleh upah minimum. Dampak kebijakan upah minimum dipengaruhi oleh beberapa faktor, seperti elastisitas permintaan tenaga kerja, struktur pasar tenaga kerja, dan kemampuan perusahaan untuk menanggung biaya tambahan akibat kenaikan upah. Sementara itu, upah minimum provinsi memiliki pengaruh positif yang signifikan sebesar 3,411923 terhadap kesejahteraan masyarakat. Koefisien determinasi sebesar 0,984 menunjukkan bahwa 98,4% variasi kesejahteraan masyarakat dapat dijelaskan oleh upah minimum. Menunjukkan bahwa upah minimum yang memadai sangat penting untuk memenuhi kebutuhan dasar, seperti pangan, sandang, dan kebutuhan rumah tangga.Kata Kunci: Upah Minimum; TPT; Kesejahteraan Masyarakat; Sulawesi.
STRATEGI PENGEMBANGAN PEMBANGUNAN MANUSIA PROVINSI GORONTALO Mamude, Fanda S; Canon, Syarwani; Mopangga, Herwin; Hasan, Yusrin
Jurnal Studi Ekonomi dan Pembangunan Vol 3, No 2 (2025): VOLUME 3 NOMOR 2 ,SEPTEMBER, 2025
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jsep.v3i2.35261

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi pengembangan pembangunan manusia Provinsi Gorontalo. Populasi yang di gunakan pada penelitian ini adalah sebanyak 900 populasi. Dari populasi tersebut diperoleh 90 orang responden (sampel). Tehnik analisis data pada penelitian ini menggunakan Analisis SWOT, untuk melihat alternatif strategi yang bisa digunakan dalam pengembangan pembangunan manusia di Provinsi Gorontalo. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pada hasil analisis SWOT alternative strategi yang bisa digunakan yaitu strategi S-O maksudnya adalah strategi ini diterapkan berdasarkan pemanfaatan peluang dengan cara memanfaatkan kekuatan yang dimiliki. Kemudian strategi W-T dimana strategi ini diterapkan dengan cara meminimalkan kelemahan yang ada serta menghindari ancaman. dan juga strategi S-T dimana strategi ini diterapkan dengan menggunakan kekuatan yang dimiliki untuk mengatasi ancaman, dengan cara memanfaatkan peluang. Sehingga dapat disimpulkan untuk pengembangan pembangunan manusia harus memerlukan berbagai strategi. Namun dari sisi lain dibutuhkannya juga peran dan kerja sama dengan pemerintah terutama terkait dengan anggaran dan promosi sehingga kedepannya IPM di Provinsi Gorontalo dapat berkembang menjadi lebih baik.Kata Kunci: Pengembangan Pembangunan Manusia Provinsi Gorontalo
ANALISIS PENGARUH PENDIDIKAN, PENGANGGURAN, DAN PENGELUARAN PER KAPITA TERHADAP KETIMPANGAN DISTRIBUSI PENDAPATAN TIGA DAERAH DI INDONESIA PERIODE 2011-2020 Aldi, Aldi; Canon, Syarwani; Mopangga, Herwin; Arham, Muhammad Amir
Jurnal Studi Ekonomi dan Pembangunan Vol 3, No 2 (2025): VOLUME 3 NOMOR 2 ,SEPTEMBER, 2025
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jsep.v3i2.35213

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar tingkat ketimpangan distribusi pendapatan yang terjadi di tiga wilayah di Indonesia (Wilayah Indonesia Barat, Wilayah Indonesia Tengah, dan Wilayah Indonesia Timur) dan menganalisis pengaruh Pendidikan (Rata-Rata Lama Sekolah), Pengangguran (Terbuka). Tingkat Pengangguran) dan Pengeluaran Per Kapita Terhadap Ketimpangan Distribusi Pendapatan Tiga Daerah di Indonesia Periode 2011-2020. Data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan data sekunder yang bersumber dari Badan Pusat Statistik dari tiga daerah di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode awal yaitu metode analisis indeks Williamson pada masing-masing wilayah, yang kemudian menggunakan teknik analisis regresi berganda data panel melalui pendekatan Fixed effect mode. Hasil Indeks Williamson menunjukkan rata-rata tingkat ketimpangan ketiga wilayah di Indonesia sebesar 0,6 pada skala Indeks Williamson yang berarti ketiga wilayah tersebut berada pada tingkat ketimpangan sedang. Dengan Pendidikan (Rata-Rata Lama Sekolah) berpengaruh negatif dan signifikan terhadap ketimpangan distribusi pendapatan di ketiga wilayah, Pengangguran (Tingkat Pengangguran Terbuka) berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap ketimpangan distribusi pendapatan di ketiga wilayah, dan Per kapita, Belanja berpengaruh positif dan signifikan terhadap ketimpangan distribusi pendapatan di ketiga wilayah tersebut. Di Indonesia. Disimpulkan jika angka Indeks Williamsson menunjukkan angka 1, maka ketimpangan berada pada posisi tinggi; Dalam analisisnya, nilai Indeks Williamson menunjukkan rata-rata sebesar 0,6 yang berarti ketimpangan ketiga wilayah tersebut menunjukkan ketimpangan sedang.Kata Kunci: Ketimpangan Distribusi Pendapatan, Wilayah Indonesia Barat, Wilayah Indonesia Tengah, Wilayah Indonesia Timur
Pengaruh Pengelolaan Dana Desa Terhadap Kesejahteraan Masyarakat Desa Lolak, Kecamatan Lolak, Kabupaten Bolaang Mongondow Paputungan, Salsia Ulfa; Mopangga, Herwin; Santoso, Ivan Rahmat
Jurnal Economic Resource Vol. 9 No. 1 (2026): October - March
Publisher : Fakultas Ekonomi & Bisnis Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze the effect of village fund management on the welfare of the community in Lolak Village, Lolak District, Bolaang Mongondow Regency. The research method used is a quantitative approach with data collection techniques through questionnaires, observation, interviews, and documentation. The research sample consisted of 90 respondents from the Lolak Village community, determined using the Slovin formula. The analysis techniques used include validity test, reliability test, normality test, simple linear regression, t-test, and coefficient of determination test, with the assistance of the IBM SPSS Statistics program. The research instrument was tested for validity and reliability, showing that all instruments were valid and reliable. The results of the simple linear regression analysis indicate a significance value of 0.000 < 0.05, which means that village fund management has a positive and significant effect on community welfare. The coefficient of determination (R²) value of 0.766 shows that village fund management affects community welfare by 76.6%, while the remaining 23.4% is influenced byother factors outside this study
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kemiskinan Ekstrem Di Kabupaten Bone Bolango Tahun 2017-2021 Amirlan, Amirlan; Ollilingo, Fahruddin Zain; Mopangga, Herwin
Economics and Digital Business Review Vol. 7 No. 1 (2025)
Publisher : STIE Amkop Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kemiskinan kultural, kemiskinan struktural, dan kemiskinan fungsional terhadap kemiskinan ekstrem di Kabupaten Bone Bolango pada tahun 2017-2021. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data yang diperoleh dari kuesioner sebagai data primer dan badan pusat statistik (BPS) Kabupaten Bone Bolango sebagai data sekunder. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemiskinan kultural tidak berpengaruh signifikan terhadap kemiskinan ekstrem di Kabupaten Bone Bolango, dengan nilai signifikansi 0,260 yang lebih besar dari 0,05 dan pengaruh sebesar 33,9%. Sebaliknya, kemiskinan struktural dan kemiskinan fungsional terbukti memiliki pengaruh signifikan terhadap kemiskinan ekstrem. Kemiskinan struktural, yang berkaitan dengan hambatan sistemik seperti akses terbatas terhadap pendidikan dan lapangan kerja, memiliki nilai signifikansi 0,003 dan pengaruh sebesar 34,8%, sedangkan kemiskinan fungsional, yang terkait dengan keterbatasan keterampilan, memiliki nilai signifikansi 0,017 dan dan pengaruh sebesar 93%. Secara keseluruhan, ketiga faktor ini secara bersama-sama berkontribusi signifikan terhadap kemiskinan ekstrem di Kabupaten Bone Bolango, dengan nilai Fhitung sebesar 42,548 yang lebih besar dari Ftabel 2,95, menunjukkan bahwa kemiskinan kultural, struktural, dan fungsional saling memperkuat kondisi kemiskinan ekstrem di Kabupaten Bone Bolango.
Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Tingkat Kunjungan Wisatawan Dan Dampaknya Terhadap Pendapatan Masyarakat Di Objek Wisata Vila Kencana Boalemo Bida, Arisna Pristiana P; mopangga, Herwin; Abdul, Irawati
Jurnal Economic Resource Vol. 8 No. 2 (2025): September - February
Publisher : Fakultas Ekonomi & Bisnis Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57178/jer.v8i2.2018

Abstract

Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jumlah responden sebanyak 50 orang, yang dipilih menggunakan teknik quota accidental sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner, sedangkan analisis data menggunakan program SPSS, meliputi uji validitas, reliabilitas, asumsi klasik, regresi linier berganda, dan regresi linier sederhana. Secara parsial hasil penelitian ini menunjukan, variabel pendapatan wisatawan berpengaruh positif dan signifikan sebesar 29,3%, sedangkan fasilitas berpengaruh positif pada tingkat signifikansi 10% (sekitar 60,7%). Sementara itu, variabel biaya perjalanan, lama perjalanan, dan harga tiket objek wisata lain tidak berpengaruh signifikan terhadap tingkat kunjungan. Sedangkan secara simultan penelitian ini dapat disimpulkan bahwa seluruh variabel bebas secara simultan berpengaruh signifikan terhadap tingkat kunjungan yang menunjukkan bahwa koefisien determinasi (R²) sebesar 0,303, yang berarti 30,3% variasi tingkat kunjungan dapat dijelaskan oleh variabel pendapatan wisatawan, biaya perjalanan, lama perjalanan, fasilitas, dan harga tiket objek wisata lain, sedangkan sisanya 69,7% dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian. Hasil uji F menghasilkan nilai Fhitung = 3,833 dengan signifikansi 0,006 (< 0,05),. Selanjutnya, hasil regresi linier sederhana menunjukkan bahwa tingkat kunjungan berpengaruh positif dan signifikan terhadap pendapatan masyarakat, di mana setiap peningkatan satu satuan tingkat kunjungan dapat meningkatkan pendapatan masyarakat sebesar 19,8%. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pendapatan wisatawan dan fasilitas wisata merupakan faktor dominan yang mendorong peningkatan jumlah kunjungan wisatawan, yang pada akhirnya berkontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat sekitar Objek Wisata Vila Kencana Boalemo
Strategi Pengembangan UMKM Pada Objek Wisata Pantai Batu Pinagut Berbasis Ekonomi Kreatif Giasi, Suciati Ningsi R.; Mopangga, Herwin; Santoso, Ivan Rahmat
Jurnal Economic Resource Vol. 8 No. 2 (2025): September - February
Publisher : Fakultas Ekonomi & Bisnis Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57178/jer.v8i2.2143

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kendala dan merumuskan strategi pembangunan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) berbasis ekonomi kreatif di kawasan pariwisata Pantai Batu Pinagut. Pendekatan kualitatif deskriptif digunakan, dengan data yang dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan kuesioner yang diberikan kepada 32 pelaku UMKM. Analisis SWOT digunakan untuk menentukan posisi strategis dan arah pengembangan UMKM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa UMKM memiliki kekuatan berupa lokasi yang strategis dan dukungan pemerintah; Namun, mereka terus menghadapi keterbatasan terkait modal, fasilitas, dan kemampuan pemasaran digital. Sementara itu, kedatangan wisatawan pada tahun 2024 meningkat signifikan, dari 1.301 pengunjung pada bulan Mei menjadi 3.705 pengunjung pada bulan September, yang menyoroti potensi besar pengembangan UMKM di daerah ini. Peluang pengembangan selanjutnya didukung oleh tren wisata kuliner, penggunaan media digital, dan program pelatihan, sementara ancaman muncul dari persaingan dengan produk dari luar daerah dan fluktuasi kunjungan wisatawan. Analisis tersebut menempatkan UMKM di Kuadran I (strategi agresif), menunjukkan bahwa strategi prioritas meliputi peningkatan inovasi produk, optimalisasi pemasaran digital, dan penguatan kapasitas UMKM melalui kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat setempat.
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENDAPATAN PENGEMUDI TRANSPORTASI DI KOTA GORONTALO Umar, Ernawaty; Mopangga, Herwin; Akib, Fitri Hadi Yulia
Jurnal Studi Ekonomi dan Pembangunan Vol 3, No 3 (2025): VOLUME 3, NOMOR 3, DESEMBER 2025
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jsep.v3i3.36583

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Pengaruh Umur, Jam Kerja dan Sistem Bagi Hasil terhadap Pendapatan Pengemudi Transportasi Onlline di Kota Gorontalo. Penelitian ini adalah penelitian yang bersifat kuantitatif. Jumlah pengambilan sampel menggunakan rumus roscoe menjadi 40 responden. Dengan teknik pengolahan data menggunakan uji asumsi klasik dan uji hipotesis, serta menganalisis data dengan menggunakan analisis regresi berganda dengan bantuan aplikasi eviews 10. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial maupun secara simultan variabel umur (X1), jam kerja (X2) dan sistem bagi hasil (X3) berpengaruh signifikan terhadap pendapatan pengemudi transportasi online di Kota Gorontalo. Dari hasil regresi di atas, nilai R square (R2) R-squared sebesar 0.545. ini berarti pendapatan pengemudi transportasi online di Kota Gorontalo dapat dijelaskan atau dipengaruhi oleh variabel umur, jam kerja, dan sistem bagi hasil sebesar 54% sedangkan sisanya 46% dijelaskan oleh pengaruh variabel lain yang berada di luar penelitian ini. Dari ketiga variabel independen tersebut, variabel jam kerja adalah variabel yang paling dominan atau berpengaruh terhadap pendapatan pengemudi transportasi online di Kota Gorontalo.Kata Kunci: Pendapatan Pengemudi; Transportasi Online;Umur;Jam Kerja; Sistem Bagi Hasil.