Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Evaluasi Terhadap Keabsahan Pembatalan Nasab Ba’alawi Kusumawardhana, Gelar Taufiq; Asep Achmad Hidayat; Supendi, Usman; Rifki Rosyad; Isnendes, Chye Retty
JURNAL JAWI Vol 8 No 2 (2025): Islam, Social Dynamics, and Modernity
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/00202582812900

Abstract

Artikel ini mengkaji secara kritis dua karya Imaduddin Utsman, Menakar Kesahihan Nasab Habib di Indonesia (2022) dan Terputusnya Nasab Habib kepada Nabi Muhammad SAW (2023), yang mengusung gagasan pembatalan nasab Ba‘Alawi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan analisis berbasis ilmu nasab (genealogi) dan ilmu sejarah. Fokus kajian diarahkan pada aspek paradigma, metodologi dan prosedur penelitian, serta struktur data dan pola argumentasi yang digunakan oleh penulis. Hasil analisis menunjukkan bahwa upaya pembatalan nasab Ba‘Alawi dalam kedua karya tersebut mengandung problem mendasar pada tingkat paradigma, ketepatan metode dan prosedur kajian, serta validitas penggunaan data dan parameter argumentatif. Oleh karena itu, kesimpulan yang diajukan tidak dapat diterima secara ilmiah. Studi ini menegaskan bahwa status nasab Ba‘Alawi tetap berada pada kedudukannya semula, yakni bersifat sahih (valid), tersambung (mutasil), dan diterima (maqbul) dalam tradisi keilmuan nasab dan historiografi Islam.
Charisma and Capitalism in Motion: the Continuing Relevance of Robert P. Weller’s Ideas for Indonesian Islamic Modernity Roberto Arieza Martin Purba; Dody S. Truna; Rifki Rosyad
Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia (JIM-ID) Vol. 5 No. 01 (2026): Jim-Id, January 2026
Publisher : Sean Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study examines Robert P. Weller’s theoretical contributions to understanding the relationship between religious transformation and the capitalist economic system in Asia. Weller challenges the Weberian secularization paradigm by proposing a dialectical model of secularization–religionization and a typology of three religious responses to capitalism: embracing amorality, prosperity theology, and philanthropic amelioration. Through empirical studies in Taiwan, he demonstrates that religion is not a victim of modernity but a moral actor negotiating global economic values. This review evaluates Weller’s theoretical framework, methodological approach, empirical contributions, as well as its limitations and directions for future research.