Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

DAMPAK NIKAH SIRI ORANGTUA TERHADAP POLA ASUH ANAK USIA DINI Lukman Lukman; Abdussahid Abdussahid
Pelangi Jurnal Pemikiran dan Penelitian Islam Anak Usia Dini Vol. 3 No. 1 (2021): Maret
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini - IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/pelangi.v3i1.646

Abstract

Nikah siri masih menjadi fenomena sosial yang cukup marak sekaligusmenjadi ajang perdebatan di masyarakat. Praktik nikah siri dilakukanoleh masyarakat awam yang tidak paham akan hukum, walaupun tidakmenutup kemungkinan bahwa pernikahan siri dilakukan oleh orangorangyang memahami hukum. Bagi sebagian masyarakat yang masih awamhukum menganggap bahwa nikah siri sebagai jalan keluar terbaik dantidak ada unsur dosa di dalamnya karena telah dilakukan menurutagama, hanya saja tidak dicatatkan melalui pegawai pencatat nikah olehkantor urusan agama sehingga tidak mempunyai bukti otentik. Padahaljika ditelusuri secara akibat hukum, maka pernikahan siri berdampakpada persoalan-persoalan yang akan terjadi tidak hanya pada isteritetapi terhadap status anak. Meskipun nikah siri merupakan pernikahanyang meski telah memenuhi syarat rukun nikah, tetapi karena alasantertentu, tidak dicatatkan di kantor urusan agama. Problem mendasaryang dirasakan oleh para perempuan pelaku nikah sirih seperti; problempsikis dan tekanan batin sebagai akibat dari ketidakpastian hukumtentang status pernikahannya. Beban psikis tersebut juga terjadi karenastereotype masyarakat terhadap perempuan pelaku nikah siri yangdianggap sebagai isteri simpanan, hamil di luar nikah, selingkuhan dansebagainya, dan akan berpengaruh terhadap pendidikan dan yang palingutama sekali adalah pendidikan agamanya. Penelitian ini menggunakanpenelitian pustaka. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalahmetode penelitian yuridis normatif.Penelitian yuridis normatif adalahsuatu penelitian hukum yang dilakukan dengan cara meneliti bahanpustaka atau sekunder. Dalam metode penelitian kepustakaan, penulismenggunakan data sekunder yaitu data yang diperoleh dari bahan-bahanpustaka, seperti; buku-buku, jurnal, dan lainnya.
PENINGKATAN KEMAMPUAN SAINS MELALUI BAHAN ALAM Retno Ningsih; Abdussahid Abdussahid; Wiwin Sari
Pelangi Jurnal Pemikiran dan Penelitian Islam Anak Usia Dini Vol. 4 No. 2 (2022): September
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini - IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/pelangi.v4i2.1062

Abstract

Penelitian ini mengambil sampel sebanyak 15 peserta didik di TK Aisyiah 2 Kota Bima. Penelitian ini menggunakan metode penelitian Tindakan Kelas mengacu pada model Kemmis dan Taggart dengan satu siklus tiga pertemuan. Data kualitatif merupakan hasil belajar yang menunjukkan perkembangan kemampuan sains yang dianalisis secara satistik deskriptif. Hasil penelitian adalah proses pembelajaran sains melalui strategi pembelajaran sentra bahan alam dapat menunjukkan adanya lima komponen proses sains meliputi mengamati, membandingkan, mengklasifikasi dan mengukur,srategi pembelajaran sentra bahan alam dapat meningkatkan kemampuan sains peserta didik dari pertemuan ke 1 sampai pertemuan ke 3 dengan nilai rata-rata rata-rata 2,70,2,80 dan 3,00 dalam kategori peserta didik berkembang dan persentase ketentuan juga meningkat dari pertemuan ke 1 sampai pertemuan ke 3 dengan nilai rata-rata 54,8 %, 77,6 % dan 100%.