p-Index From 2021 - 2026
16.146
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Manajemen Pendidikan Jurnal Kesehatan Medika Saintika Jurnal Manajemen Informasi dan Administrasi Kesehatan Jurnal Manajemen Informasi Kesehatan Indonesia (JMIKI) Indonesian of Health Information Management Journal (INOHIM) Health Sciences and Pharmacy Journal Jurnal Pendidikan dan Konseling Surya Medika: Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan dan Ilmu Kesehatan Masyarakat PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat Jurnal Ilmiah Perekam dan Informasi Kesehatan Imelda (JIPIKI) Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Kesehatan Tambusai J-REMI : Jurnal Rekam Medik dan Informasi Kesehatan Nusantara Hasana Journal Open Access Indonesian Journal of Medical Reviews Archives of The Medicine and Case Reports Interdisciplinary Social Studies Edu Cendikia: Jurnal Ilmiah Kependidikan International Archives of Medical Sciences and Public Health International Archives of Medical Sciences and Public Health COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesian Journal of Health Information Management (IJHIM) Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat Jurnal Sains dan Teknologi Sehat Rakyat: Jurnal Kesehatan Masyarakat Journal of Innovation Research and Knowledge Journal of Comprehensive Science Jurnal Sosial dan Sains Student Scientific Creativity Journal Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Indonesian Journal of Health Information Management Services (IJHIMS) Klinik: Jurnal Ilmiah Kedokteran dan Kesehatan Journal of Educational Innovation and Public Health Mutiara: Multidiciplinary Scientifict Journal Jurnal Medika Nusantara Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vitalitas Medis : Jurnal Kesehatan Dan Kedokteran Quantum Wellness : Jurnal Ilmu Kesehatan Vitamin: Jurnal Ilmu Kesehatan Umum Obat: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Jurnal Siti Rufaidah Jurnal Rekam Medic Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Indonesia
Claim Missing Document
Check
Articles

Tinjauan Ketepatan Pengkodean Penyakit pada Rekam Medis Pasien Rawat Inap Peserta BPJS di Rumah Sakit Angkatan Udara dr. M. Hassan Toto Bogor Tahun 2021 Lasmaria Simorangkir; Puteri Fannya; Laela Indawati; Daniel Happy Putra
Jurnal Manajemen Informasi dan Administrasi Kesehatan Vol 5, No 1 (2022)
Publisher : Program Studi Perekam Medis & Informasi Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/jmiak.v5i1.2098

Abstract

ABSTRACTThe accuracy of disease coding is very important for hospitals because it facilitates the presentation of information data and as a determinant of treatment costs. Disease coding was performed by a coder with the ICD-10 and ICD-9-CM manuals. The purpose of this study was to determine the percentage accuracy of coding for inpatients BPJS participants at the Air Force Hospital dr. M. Hassan Toto Bogor Tahun 2021. This study used a descriptive method with a quantitative analysis approach, with 90 samples taken using a simple random sampling technique. From the 90 samples, it was found that the accuracy of coding for the disease of inpatients BPJS participants at the Air Force Hospital dr. M. Hassan Toto Bogor Tahun 2021 as many as 65 (72.2%) and 25 (27.8%) are incorrect. In identifying obstacles in the implementation of coding, the researchers used the 5M element. The inaccuracy of coding disease based on the Man element is due to the lack of officer resources and the coder officers who are less thorough. From the Material element, the doctor's writing was not legible and the medical record file was late in returning from the treatment room. And from the Method element because the SPO regarding the use of the 5th character does not yet exist and the coding officer tends to use rote.  Keyword                              : the accuracy of disease coding, BPJS, element 5MABSTRAKKetepatan pengkodean penyakit sangat penting bagi rumah sakit karena memudahkan dalam penyajian data informasi dan sebagai penentu biaya perawatan. Pengkodean penyakit dilakukan oleh koder dengan buku pedoman ICD-10 dan ICD-9-CM. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui persentase ketepatan pengkodean penyakit pasien rawat inap peserta BPJS di Rumah Sakit Angkatan Udara dr. M. Hassan Toto Bogor Tahun 2021. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan analisa kuantitatif, dengan pengambilan sampel menggunakan teknik simple random sampling sebanyak 90 sampel. Dari 90 sampel tersebut didapatkan hasil bahwa ketepatan pengkodean penyakit pasien rawat inap peserta BPJS di Rumah Sakit Angkatan Udara dr. M. Hassan Toto Bogor Tahun 2021 sebanyak 65 (72,2%) dan 25 (27,8%) tidak tepat. Dalam mengidentifikasi hambatan dalam pelaksanaan pengkodean, peneliti menggunakan unsur 5M. Ketidaktepatan pengkodean penyakit berdasarkan unsur Man karena kurangnya SDM PMIK dan petugas koder yang kurang teliti. Dari unsur Material karena tulisan dokter yang tidak terbaca dan terlambatnya pengembalian berkas rekam medis dari ruang perawatan. Dan dari unsur Method karena SPO tentang penggunaan karakter ke-5 belum ada dan petugas koding yang cenderung menggunakan hafalan.  Kata Kunci                         : Ketepatan pengkodean penyakit, BPJS, unsur 5M
LITERATURE REVIEW GAMBARAN KARAKTERISTIK PASIEN HIV/AIDS DI FASILITAS PELAYANAN KESEHATAN DI INDONESIA Muhammad Arif Sutrasno; Noor Yulia; Nanda Aula Rumana; Puteri Fannya
Jurnal Manajemen Informasi dan Administrasi Kesehatan Vol 5, No 1 (2022)
Publisher : Program Studi Perekam Medis & Informasi Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/jmiak.v5i1.2159

Abstract

Human Immunodeficiency Virus (HIV) merupakan virus yang menyerang sistem kekebalan tubuh manusia, sehingga manusia yang terinfeksi virus ini tidak dapat melawan berbagai jenis penyakit yang menyerang tubuhnya. Acquired Immune Deficiency Syndrome (AIDS) adalah suatu kumpulan gejala berkurangnya kemampuan pertahanan diri yang disebabkan oleh masuknya HIV dalam tubuh seseorang. Di Indonesia, pada tahun 2019, jumlah kasus baru HIV mencapai 50.282 dengan total kematian akibat AIDS sebanyak 614 jiwa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran karakteristik pasien HIV/AIDS di fasilitas pelayanan kesehatan di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode kajian literature review.  Berdasarkan analisis literature review yang telah dilakukan terhadap 15 jurnal, Hasil penelitian menunjukan bahwa gambaran karakteristik pasien HIV/AIDS berdasarkan umur yang paling banyak adalah umur produktif yaitu 25 – 49 tahun, jenis kelamin paling banyak adalah laki – laki, dengan pendidikan terbanyak adalah SMA, pekerjaan terbanyak pegawai swasta dengan status pernikahan ialah menikah, faktor risiko terbesar adalah heteroseksual, dengan jumlah sel CD4≤ 200 sel/mm3 , dan infeksi oportunistik terbanyak adalah kandidiasis. Disarankan agar masyarakat lebih mengetahui karakteristik HIV/AIDS dan melakukan pencegahan terhadap penyebab infeksi HIV/AIDS untuk terhindar dari infeksi HIV/AIDS.
Penerimaan Petugas terhadap ePuskesmas di Puskesmas Kecamatan Matraman Jakarta Timur Aqshal Hidayatullah; Nanda Aula Rumana; Puteri Fannya; Laela Indawati
Jurnal Manajemen Informasi Kesehatan Indonesia (JMIKI) Vol 10, No 1 (2022)
Publisher : Asosiasi Perguruan Tinggi Rekam Medis dan Informasi Kesehatan Indonesia- APTIRMIKI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33560/jmiki.v10i1.396

Abstract

AbstrakDalam meningkatkan manajemen penyelenggaraan puskesmas perlu dukungan sistem informasi puskesmas yang mampu menjamin ketersediaan data dan informasi secara cepat, akurat, terkini, berkelanjutan, dan dapat dipertanggungjawabkan. Sebuah sistem yang digunakan untuk menilai penerimaan pengguna terhadap teknologi diantaranya adalah TAM (Technology Acceptance Model). Tujuan penelitian ini mengetahui penerimaan petugas terhadap ePuskesmas di Puskesmas Kecamatan Matraman. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Penelitian ini dilakukan di Puskesmas Kecamatan Matraman dengan jumlah sampel 62 responden yang mengisi angket penelitian. Hasil penelitian menunjukkan terdapat pada persepsi kegunaan 44% menyatakan kurang baik, pada persepsi kemudahan 45% menyatakan kurang baik, pada sikap menggunakan 45% menyatakan kurang baik, pada niat perilaku menggunakan 47% menyatakan  kurang baik, pada penggunaan sesungguhnya 48% menyatakan kurang baik. Hasil dari kelima variabel didapatkan penerimaan petugas terhadap ePuskesmas  di Puskesmas Kecamatan Matraman dengan 35 responden (56%) menyatakan menerima ePuskesmas dan 27 responden (44%) menyatakan tidak menerima ePuskesmas.  
Gambaran Karakteristik Pasien Covid-19 di Rumah Sakit Mekar Sari Bekasi Tahun 2020-2021 Rizky Khaerunnisa; Nanda Aula Rumana; Noor Yulia; Puteri Fannya
Jurnal Manajemen Informasi Kesehatan Indonesia (JMIKI) Vol 10, No 1 (2022)
Publisher : Asosiasi Perguruan Tinggi Rekam Medis dan Informasi Kesehatan Indonesia- APTIRMIKI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33560/jmiki.v10i1.390

Abstract

Pada tanggal 7 Januari 2020, China mengidentifikasi kasus pneumonia yang tidak diketahui etiologinya sebagai jenis baru coronavirus atau biasa disebut COVID-19 Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan desain crosssectional. Penelitian dilakukan di Rumah Sakit Mekar Sari Bekasi dengan sampel 220 pasien COVID-19. Hasil penelitian menunjukan SPO tatalaksana pasien COVID-19 di Rumah Sakit Mekar Sari Bekasi menggunakan Pedoman Pencegahan dan Pengendalian COVID-19 oleh Kemenkes. Untuk karakteristik pasien pasien berjenis kelamin perempuan (50,9%). Kategori usia paling banyak adalah 46-59 Tahun (37,3%). Pekerjaan paling banyak non-medis (85,5%). Berdomisili di Kota Bekasi (69,1%). Gejala yang paling banyak dirasakan adalah batuk (84,1%). Tidak memiliki kondisi penyerta (59,5% ) tetapi kondisi penyerta paling banyak Hipertensi (22,3%). Hasil swab antigen positif (100%). Hasil PCR Positif (69,5%). Limfosit menurun (55,9%). Hasil X-Ray tidak normal (75,5%). Tidak memiliki riwayat kontak dan paparan virus (66,4%). Memiliki riwayat kontak dengan pasien COVID-19 (15,9%). Kriteria pasien terkonfirmasi COVID-19 (72,3%). Saat pulang pasien masih harus melakukan Isolasi Mandiri (39,5%). Kodefikasi kasus dengan ICD-10. Masyarakat harus mematuhi protokol kesehatan untuk pencegahan dan pengendalian kasus COVID-19 di Indonesia.
ANALISIS MUTU PELAYANAN PUSKESMAS KOTA PADANG MENGGUNAKAN TEKNIK IMPORTANCE - PERFORMANCE ANALYSIS Puteri Fannya; Delmi Sulastri; Rosfita Rasyid
Jurnal Kesehatan Medika Saintika Vol 9, No 2 (2018): Desember 2018
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (382.42 KB) | DOI: 10.30633/jkms.v9i2.203

Abstract

Salah satu upaya pembangunan kesehatan adalah peningkatan mutu pelayanan Puskesmas. Dua faktor utama yang mempengaruhi mutu pelayanan, yaitu expected service (pelayanan yang diharapkan) dan perceived service (pelayanan yang diterima/ dirasakan). Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis mutu pelayanan kesehatan di Puskesmas Kota Padang berdasarkan persepsi pasien. Penelitian ini menggunakan metode kombinasi pendekatan kuantitatif dengan teknik Importance – Performance Analysis dan kualitatif menggunakan teknik wawancara mendalam dan focus group discussion (FGD) untuk mengelaborasi hasil yang didapat pada penelitian kuantitatif. Sampel pada penelitian kuantitatif adalah 108 pasien Puskesmas di Kota Padang dan kualitatif pada 26 orang informan. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan wawancara mendalam. Hasil penelitian kuantitatif menunjukkan terdapat 3 atribut penilaian (1 atribut dimensi bukti fisik dan 2 atribut dimensi kehandalan) yang masuk dalam kuadran A. Artinya, atribut tersebut dianggap sangat penting oleh pasien, namun pihak Puskesmas belum melaksanakan sesuai keinginan / harapan pasien. Hasil penelitian kualitatif diperoleh informasi pasien belum puas terhadap sarana ruang tunggu, tempat parkir, perhatian petugas, dan waktu tunggu pelayanan. Kesimpulan penelitian mutu pelayanan Puskesmas belum memenuhi harapan pasien pada dimensi bukti fisik dan dimensi kehandalan.Kata Kunci : Puskesmas; dimensi mutu; pelayanan; kepentingan; kinerja
Analisis Pemecahan Masalah Rendahnya Cakupan PHBS di Wilayah Kerja Dinas Kesehatan Kota Payakumbuh Puteri Fannya; Laela Indawati
Indonesian of Health Information Management Journal (INOHIM) Vol 8, No 1 (2020): INOHIM
Publisher : Lembaga Penerbitan Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47007/inohim.v8i1.199

Abstract

AbstractThe Clean and Healthy Behavior Program (CHBP) is a form of manifestation to increase knowledge, attitudes and behavior in order to be able to implement healthy ways of life in order to improve health. CHBP must start from the household order because a healthy household is an asset for future capital development. This study aimed to look at the problem and find a solution to the problem of the low coverage of CHBP in the working area of the Payakumbuh Health Office . This study was a qualitative study with in-depth interview method. Informants in this study were the Head of Family Health Department, Head of Health Promotion Department, Head of Payakumbuh Health Office, and Head of Padang Karambia Health Center. Data was presented and analyzed using Ishikawa diagrams for analysis of the causes of problems and effectiveness-efficiency methods for problem solving analysis. The results showed that the CHBP target had not been met because there was some problems in 5 aspects: man, money, machine, method, and environment. The priority of solving the problem was training the health promotion officers on effective counseling methods and empowering cadres in the community to conduct CHBP data collection.Keyword: Health Behavior, Cadre, Effectivity-EfficiencyAbstrakProgram Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) merupakan bentuk perwujudan untuk meningkatkan pengetahuan, sikap dan perilaku agar dapat menerapkan cara–cara hidup sehat dalam rangka meningkatkan kesehatan. PHBS harus dimulai dari tatanan rumah tangga karena rumah tangga yang sehat merupakan aset modal pembangunan di masa depan. Penelitian ini bertujuan untuk melihat permasalahan dan menemukan pemecahan masalah rendahnya cakupan PHBS di wilayah kerja Dinas Kesehatan Kota (DKK) Payakumbuh. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode wawancara mendalam. Informan pada penelitian ini adalah Kepala  Bidang Kesehatan Keluarga, Kepala Sesi Promosi Kesehatan, Kepala Dinas Kesehatan Kota Payakumbuh, dan Kepala Puskesmas Padang Karambia. Data disajikan dan dianalisis menggunakan diagram ishikawa untuk analisis penyebab masalah dan metode efektivitas-efisiensi untuk analisis pemecahan masalah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa target PHBS belum terpenuhi terdapat kendala dari segi man (manusia), money (dana), machine (mesin), methode (metode), dan environment (lingkungan). Prioritas pemecahan masalah adalah  melakukan pelatihan kepada petugas promkes tentang metode-metode penyuluhan yang efektif dan memberdayakan kader di masyarakat untuk melakukan pendataan PHBS. Kata Kunci: PHBS, Kader, Efektivitas-Efisiensi  
Tinjauan Karakteristik Pasien dengan Kasus Positif COVID-19 di Puskesmas Kecamatan Matraman Edi Kurnianto; Daniel Happy Putra; Puteri Fannya; Deasy Rosmala Dewi
Indonesian of Health Information Management Journal (INOHIM) Vol 9, No 2 (2021): INOHIM
Publisher : Lembaga Penerbitan Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47007/inohim.v9i2.270

Abstract

AbstractCOVID-19 is an infectious disease caused by the acute respiratory syndrome coronavirus-2 (SARS-CoV-2). COVID-19 causes respiratory tract infections ranging from the common cold to serious illnesses such as Middle East Respiratory Syndrome (MERS) and Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS). This study aim is to determine the characteristics of patients with positive cases of COVID-19 at the Matraman District Health Center. The characteristics data that collected as a variable are symptoms, age, gender and residence. This research uses a descriptive analysis research method with a quantitative approach. There are 495 data collected from epidemiological investigation forms. The sampling technique used in this study is simple random sampling with a checklist sheet collecting data method. Based on the results of data collection and analysis the majority of symptoms characteristic found in this research this positive case of COVID-19 researches at the Matraman District Health Center, the major characteristics of symptoms in COVID-19 patients are patients with mild symptoms (59%); 31-45 years old are the majority of patients (29%), woman is the majority of gender characteristic (62%), and most of the cases founded in the Pisangan Baru district. It is to be expected that health services can provided education to every community regarding health protocols especially for a group at risk to prevent and slowing down the rate of virus transmission in the Matraman area.Keywords: COVID-19, characteristics of positive patients, epidemiology AbstrakCOVID-19 adalah adalah penyakit menular yang disebabkan oleh sindrom pernapasan akut coronavirus-2 (SARS-CoV-2). COVID-19 menyebabkan penyakit infeksi saluran pernapasan dari flu biasa hingga penyakit yang serius seperti Middle East Respiratory Syndrome (MERS) dan Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS). Penelitian ini bertujuan mengetahui karakteristik pasien dengan kasus positif COVID-19 di Puskesmas Kecamatan Matraman. Karakteristik yang dilihat pada penelitian ini adalah gejala, umur, jenis kelamin dan tempat tinggal. Metode penelitian ini dengan menggunakan analisis deskriptif pendekatan kuantitatif. Data yang digunakan adalah formulir penyelidikan epidemiologi sebanyak 495 formulir. Teknik pengambilan sampel yang digunakan pada penelitian adalah simpel random sampling dengan menggunakan lembar checklist. Berdasarkan hasil pengumpulan dan danalisis data didapatkan hasil yaitu  karakteristik gejala pada pasien COVID-19 pada penelitian ini adalah gejala ringan (59%); umur 31-45 tahun adalah mayoritas penderita covid 19 (29%), jenis kelamin mayoritas adalah perempuan (62%) dan mayoritas kasus terjadi di daerah Pisangan Baru (35%) Pelayanan kesehatan diharapkan dapat memberikan edukasi kepada setiap masyarakat terkait tentang protokol kesehatan kepada kelompok-kelompok yang berisiko untuk pencegahan dan memperlambat laju transmisi virus di wilayah Matraman.Kata Kunci: Covid-19, karakteristik pasien positif, epidemiologi
Analisis Kuantitatif Informed Consent pada Tindakan Sectio Caesarea di Rumah Sakit Patria IKKT Jakarta Barat Nurmayantih; Nanda Aula Rumana; Daniel Happy Putra; Puteri Fannya
SEHATMAS: Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2022): Januari 2022
Publisher : Yayasan Literasi Sains Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (225.853 KB) | DOI: 10.55123/sehatmas.v1i1.32

Abstract

Informed Consent is the consent given by the patient or his family on the basis of an explanation of the medical/surgical action to be performed on the patient and this informed consent must be complete. In performing sectio caesarea, the informed consent sheet is not filled in, so any action taken can be categorized as malpractice. Researchers found that there were still many incomplete informed consent forms, especially informed consent for sectio caesarea surgery. The purpose of the study was to determine the quantitative analysis of informed consent for sectio caesarea at the Patria IKKT Hospital for the period March - April 2021 based on 4 components, namely knowing the completeness of patient identification, author authentication, and completeness of important reports, good records. This type of research is quantitative with descriptive design and data collection techniques are observation, checklist. This research was conducted using systematic random sampling method. The results of the study of 90 informed consent sheets for sectio caesarea, the average completeness of the patient identification filling component was 100%, the important component of filling out the report was an average of 86%, the author's authentication component had an average of 97.9%, the component of filling out good notes had an average of 97.9%. the average completeness is 93.7%. The results of the recapitulation of quantitative analysis have an average completeness of 94.4%.
Tinjauan Lama Waktu Penyediaan Rekam Medis Rawat Jalan Di Rumah Sakit Anna Medika Bekasi Winda Febriarini; Puteri Fannya; Nanda Aula Rumana; Noor Yulia
SEHATMAS: Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2022): Januari 2022
Publisher : Yayasan Literasi Sains Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (360.059 KB) | DOI: 10.55123/sehatmas.v1i1.57

Abstract

In the provision of medical record files in hospitals, it is one indicator of patient satisfaction whose time has been determined in accordance with the hospital's minimum service standards, the standard for the time of providing medical record documents for outpatient services is less than or equal to 10 minutes.  10 minutes), while the time for providing inpatient medical record documents is less than or equal to 15 minutes (  15 minutes). The purpose of the study was to determine the length of time for providing outpatient medical records at Anna Medika Hospital Bekasi. The research method uses a descriptive method with a quantitative approach, the population of outpatient medical record files visiting the hospital, the sample studied is 106 files, through observation, interviews and time measurement records in the timely provision of medical records so that researchers get research results. The results of the study found that 59 (55.66%) medical records were provided on time and 47 (44.34%) medical records were not provided on time. Factors causing the length of time of provision > 10 minutes are errors in storing medical records, full storage shelves, lack of competence of medical record officers. Suggestions can improve the quality of service and the speed of time for providing medical records and holding standard operating procedures (spo) regarding the provision of medical records.
Tinjauan Penyimpanan Rekam Medis Di Ruang Filling Puskesmas Karang Mulya Kecamatan Bojongmangu Kabupaten Bekasi Rifqi Fauzan; Noor Yulia; Laela Indawati; Puteri Fannya
SEHATMAS: Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2022): Januari 2022
Publisher : Yayasan Literasi Sains Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (259.116 KB) | DOI: 10.55123/sehatmas.v1i1.58

Abstract

The medical record storage system is very important to do in health care institutions, because it can make it easier for medical records to be stored in storage racks, speed up finding or retrieval and return, and protect medical records from theft, physical, chemical, and biological damage. The purpose of this study was to find out how the implementation of medical record storage in the filing room at Karang Mulya Health Center, Bojongmangu District, Bekasi Regency. The research method uses descriptive qualitative analysis method with the main informant being the head of the Puskesmas, other informants in charge of the medical record room, and medical record staff. The results of the study show that there is no standard operating procedure for storing medical records specifically for internal health centers, the results of the analysis of the storage space capacity can accommodate 30,000 medical records, and currently there are 16,319 medical records. The storage rack is still sufficient if there is a new medical record. The problem factor is in the filing room, the preparation of medical records is still stacked not in a row, and the medical records used are not immediately returned to the shelves, there has been no retention since 2017. Suggestions for standard operating procedures for storage procedures are made for internal health centers. Evaluate and improve the placement of medical records according to the applicable standards in the filing room.
Co-Authors -, Muniroh Adham, Yunan Adil Hidayat Afra, Rara Ahmad Rizky Aliyani Aliyani Alvina Amalia Amalia, Isnaini Amirah Syafiqah Zahra Anas Fajry Rhomadon Aneu Rosliana Angela Marsiana Siki Angelina Angelina Anggita Nurul Fadlilah Anisa Dyah Irawati Anisa Nur Safitri Anisa Nur Zulkarina Annida Ariyani Annisa Azzahra, Annisa Aqshal Hidayatullah Armila Astiyana Triadi Athiyyah, Hanifatul Aulia, Ni Wayan Riskita Ayu Hardianti Bagas Saputra Bangga Agung Satrya Betji Nadiana Bissilisin Brigita Natalia Br Surbakti Budi Sunaryo Budiana Gustiara Chresia Ericha Cindi Trisa Olivia Daniel Happy Putra Debbie Friscilla Carolina Manalu Dede Lisda Nurjanah Dede Lisda Nurjanah Delmi Sulastri Dessy Safutri Deta Nurfena Nurfena Dewi Kisaputri Dewi Sartika Dewi, Deasy Rosmala Dila Yuliandini Dina Munadiatu Dina Sonia Dinda Melani Safitri Diva Angelita Diva Sabina Dwi Chandrarika Putri Aulia Dwi Nurul Fadila Edi Kurnianto Endika Rachmad Fadia Eka Septiawati Faiha, Hana Fandhika, Lilin Tata Fani Nur Azizah Fathul Baari Fingky Rizki Wulandari Fiqih Nurhidayah Fretycia Laurenty Gina Sonia Hana Faiha Hardi Arissaputra Ilham Abdurohman Indawati, Laela Iqbal Tri Putra Iqbal, Muhammad Fuad Isnaini Amalia Izmi Novianita Jack Febrian Rusdi Kevin Handynata Khoirunnisa Sabiladina Lasmaria Simorangkir Lilin Tata Fandhika Lily Widjaya Lily Widjaya Lily Widjaya Listania Aisyah Putri Luthfiah Aulia Rachman M. Fuad Iqbal Maeimunah, Siti Magdalena, Selvy Manalu, Debbie Friscilla Carolina Mei Nur Khasanah Melani Aulia Mufida Mordekhai Immanuel Sitorus Muammar Dzachwani Muhamad Al Imran Rangga Putra Muhammad Arif Sutrasno Muhammad Hafiz Zuhri Munazhifah Munazhifah Muniroh Muniroh - Muniroh Muniroh Muniroh Muniroh Muniroh Muniroh Muniroh Muniroh Muniroh, Muniroh Nabila Zahara Ramadan Nabilah Khairunisa Nanda Aula Rumana Navry Nanda Aprilian Nazira Nur Amalia Nicki Nugrahaningtyas Noviliana, Tiara Nur Fadilah Nur Mawaddah, Nur Nurfena, Deta Nurfena Nurhaliza Putrikama Nurmayantih Nusamina Pulungan Piter Serhalawan, Roi Putri Rafikasani Putri Syaikhu Putri, Listania Aisyah R Gumilar Hadiningrat Rahmawati, Rena Maulina Ramadhana, Nur Fatihah Adlia Ratna Sari Rifda Ulfa Andini Rifqi Fauzan Risma Ayu Fitriyani Risma Sisni Fadilla Rizky Alfiansyah Rizky Khaerunnisa Roi Piter Serhalawan Rosa Patricia Rosfita Rasyid Rosita, Annida Ulfiar Rumana, Nanda Sabiladina, Khoirunnisa Sabina, Diva Safitri, Dinda Melani Salsabella, Pradita Salsabillah Zahrah Hayati Sarah Khonsa Seastama, Komang Cyntia Noviari Selvi Damayanti Shafa Aulia Ananda Hermanto Simorangkir, Lasmaria Siswati Siswati Siswati Sonaria Tambunan Suciyanti Suciyanti Surlialy, Dewi Sutrasno, Muhammad Arif Syahrul Dwi Ramadhani Tantri Wilananda Tedja Gurat Baktina Tri Putra, Iqbal Trideswira Tryandi Rohmadoni Usman, Nadia Salim Bin Vania Rachma Putri Viatiningsih, Wiwik Vitianingsih, Wiwik Wahyudi Prasetyo Widjaja, Lily Widjaya, Lily Winda Febriarini Windiana Mega Sukmawati Wiwik Vitianingsih Yati Maryati Yenni Syafitri Yulia, Noor