Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Pemanfaatan Mikrobakteri Terhadap Beton Mutu Tinggi dengan Tambahan Silica Fume Azwar Annas; Januarti Jaya Ekaputri; Triwulan Triwulan
Jurnal Teknik ITS Vol 5, No 1 (2016)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (633.912 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v5i1.15248

Abstract

Beton mutu tinggi adalah beton yang kuat tekan tinggi sekitar 50 MPa – 100 MPa. Untuk meningkatkan kuat tekan, material pozollan seperti silica fume dan flyash biasanya digunakan untuk mengganti material beton Dalam laporan ini, beton mutu tinggi dengan silica fume sebagai pengganti semen dipelajari. Kadar silica fume yang digunakan adalah 0%, 5%, 7,5% dan 10%. Selain itu pengaruh dari mikrobakteri juga dipelajari. Faktor water per binder yang dipakai adalah 25% dari berat binder, dan untuk membuat workabilitynya bagus maka digunakan superplasticizer. Kadar superplasticizer yang digunakan dicari lewat trial pengujian di laboratorium. Pengujian yang dilakukan pada umur 1, 3, 7, 14, 21, 28 adalah uji tekan pasta, mortar dan beton, selain itu pada benda uji beton umur 28 hari akan dilakukan uji split beton dan uji porositas. Dari hasil penelitian didapatkan kuat tekan beton tertinggi pada umur 28 hari (B7,5M) adalah 69,71 MPa, sedangkan variasi silica fume yang paling optimum ada pada kadar 7,5%. Penambahan mikrobakteri tidak berpengaruh pada berat volume beton tetapi berpengaruh pada kuat tekan beton tersebut. Dengan penambahan mikrobakteri maka kuat tekan beton meningkat sebesar ± 30%. Sedangkan porositas total dan porositas tertutup yang terjadi pada beton semakin kecil, ini dibuktikan dengan hasil SEM terlihat bahwa bakteri mengisi area antara aggregat dan matrix beton.
Analisis Perbandingan Material Slab Beton Pada Perkerasan Apron Dengan Menggunakan Program Bantu Elemen Hingga Hendrawan Setyo Warsito; Ervina Ahyudanari; Januarti Jaya Ekaputri
Jurnal Teknik ITS Vol 5, No 1 (2016)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (597.973 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v5i1.15559

Abstract

Kekuatan slab beton sangat dipengaruhi oleh jenis material yang dipakai. Jenis material yang dimaksud adalah material beton dengan menggunakan PC (Portland Cement) dan penggunaan geopolimer dalam komposisi campuran slab beton. Beton geopolimer merupakan beton yang ramah lingkungan. Permasalahan lain yang timbul adalah letak roda pesawat tidak selalu berada pada titik yang sama disuatu permukaan slab beton apron. Pada tugas akhir ini dimaksudkan untuk menganalisis suatu slab beton yang dibebani roda pesawat dengan campuran variasi material beton dan variasi letak roda pesawat pada slab beton dengan program bantu metode elemen hingga. Dengan data pergerakan pesawat, spesifikasi apron bandara Juanda kondisi eksisting. Dilakukan perhitungan tebal slab beton menggunakan software FAARFIELD dan diperoleh tebal slab beton sebesar 442,5 mm. Dari analisis program bantu elemen hingga dapat diperoleh tegangan pada slab beton yang ditimbulkan oleh pembebanan roda pesawat. Hasil validasi dari analisis tegangan menggunakan program bantu elemen hingga dengan analisis Westergaard yaitu memiliki nilai tegangan yang hampir sama pada ketebalan slab beton 450mm. Nilai tegangan tiap-tiap material beton menunjukan nilai tebal slab beton yang diijinkan untuk tipe pesawat tertentu. Dari analisis menggunakan program bantu elemen hingga tebal slab beton yang diijinkan untuk material slab beton PC yaitu sebesar 425mm. Sedangkan untuk material beton geopolimer yaitu sebesar  415 mm.
GEOPOLYMER CONCRETE USING FLY ASH, TRASS, SIDOARJO MUD BASED MATERIAL Januarti Jaya Ekaputri; Triwulan Triwulan
Journal of Civil Engineering Vol 31, No 2 (2011)
Publisher : Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (388.497 KB) | DOI: 10.12962/j20861206.v31i2.1466

Abstract

This paper presents the results of investigation to assess the mechanical properties of geopolymer concrete made with fly ash as a base material. Previous study showed that the compressive strength of geopolymer concrete were dependent on pozzolanic materials used and the concentration of activator solution in the mixture. The effort to use Sidoarjo Mud and trass as an additive material in the mixture was investigated in this study to analyze the mechanical properties of the concrete. NaOH solution mixed with Na2SiO3 was used as the activator solution which varied from 8 M to 14 M. Ratio of Na2SiO3 to NaOH solution by mass were also varied from 0.5 to 2.5 Trass and Sidoarjo Mud were introduced as the filler and mixed with fly ash to replace the volume of fly ash. Compressive strength test of cylindrical specimens at 28 days, split strength test and porosity test were carried out comprehensively to compare the specimens from each composition. The results showed that the best concrete will be produced when denser NaOH solution was used. Ratio of Na2SiO3 to NaOH in the solution also plays an important role to improve the mechanical properties of concrete. The result of this study also shows that Sidoarjo Mud is a prospective material for making geopolymer concrete.
Sodium sebagai Aktivator Fly Ash, Trass dan Lumpur Sidoarjo dalam Beton Geopolimer Januarti Jaya Ekaputri; Triwulan Triwulan
Jurnal Teknik Sipil Vol 20 No 1 (2013)
Publisher : Institut Teknologi Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5614/jts.2013.20.1.1

Abstract

Abstrak. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa kuat tekan beton geopolimer sangat bergantung pada sifat material pozolan dan larutan aktivator yang digunakan pada campuran pastanya. Dalam paper ini disampaikan beberapa cara untuk memanfaatkan Lumpur Sidoarjo (Lusi) dan trass sebagai material substitusi fly ash di dalam campuran pasta untuk dianalisa sifat mekaniknya. Larutan NaOH yang dicampur dengan Na2SiO3 digunakan sebagai aktivator yang konsentrasinya divariasikan dari 8M sampai 14M. Perbandingan berat Na2SiO3 terhadap berat larutan NaOH juga bervariasi dari 0.5 sampai 2.5. Tes kuat tekan, tes belah dan tes porositas dilakukan untuk membandingkan setiap benda uji dari komposisi yang berbeda. Hasil studi menunjukkan bahwa kuat tekan beton dipengaruhi oleh konsentrasi NaOH, perbandingan Na2SiO3 terhadap larutan NaOH dan penyusun material dasar bindernya. Abstract. Some previous studies showed that the compressive strength of geopolymer concrete was dependent on pozzolanic materials used and the concentration of activator solution in the mixture. The effort to use Sidoarjo Mud and trass as an additive material in the mixture was investigated in this study to analyze the mechanical properties of the concrete. NaOH solution mixed with Na2SiO3 was used as the activator solution varied from 8 M to 14 M. Ratio of Na2SiO3 to NaOH solution by mass were also varied from 0.5 to 2.5 Trass and Sidoarjo Mud were introduced as fly ash substitution in the mixture. Compressive strength test of cylindrical specimens, splitting test and porosity test were carried out comprehensively to compare the specimens from each composition. The results showed that the strength of geopolymer concrete was influenced by the concentration of NaOH solution and the ratio of Na2SiO3 to NaOH in the alkali solution and the composition of the binder.
The Usage of Fly Ash for Reclaimed Asphalt Pavement (RAP), Asphalt Concrete Binder Course (AC-BC) Filler Ratna Handayani; Ria Asih Aryani Soemitro; Herry Budianto; Januarti Jaya Ekaputri
IPTEK Journal of Proceedings Series No 2 (2017): The 2nd Internasional Seminar on Science and Technology (ISST) 2016
Publisher : Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23546026.y2017i2.2274

Abstract

Material Reclaimed Asphalt Pavement (RAP) and fly ash as waste that whose is abundant. So interesting to be researched. The research will be started by analyze of RAP, be obtained  characteristics of aggregates and asphalt, then analyzed on an aggregate  gradation; if aggregate gradation does not on gradation envelope will be required the addition of new aggregate. If asphalt  does not  match the requirements then also be required  the addition of new asphalt.  The next will be made the composition of mix- design  for  Asphalt Concrete - Binder Course (AC-BC) with variations addition of fly ash volume as filler. The aim of research to get variations addition of fly ash volume (4%,5% and 6%)
Study of Using Paper Filter Whatman no.42 for Measuring Water Retention in Cement Paste Dora Melati Nurita Sandi; Indarto Indarto; Ridho Bayuaji; Januarti Jaya Ekaputri
IPTEK The Journal for Technology and Science Vol 27, No 3 (2016)
Publisher : IPTEK, LPPM, Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (373.664 KB) | DOI: 10.12962/j20882033.v27i3.1905

Abstract

This paper is study about using paper filter Whatman no.42 for measuring water retention on cement paste. The research is conducted as experiment in laboratory by making two types of specimens. The first speciment is cement paste with variation of water cement ratio and the second one is foam cement paste. There are two step for measuring water retention on cement paste. The first step is specimen immersed with immersion duration (t1). The second step is searching of filter paper weight to obtain water content after contact with two specimen. t1is time of consistency water content on specimens. The parameters (t1) must be searched before measuring water retention. The result of measurement water retention be shown in a curve.
Analysis of Aggregate Gradation to Improve The Characteristics of Geopolymer Based Asphalt Concrete Akhmad Taufik Aditama; Januarti Jaya Ekaputri; Ervina Ahyudanari
IPTEK The Journal for Technology and Science Vol 29, No 3 (2018)
Publisher : IPTEK, LPPM, Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (537.22 KB) | DOI: 10.12962/j20882033.v29i3.3690

Abstract

The previous study showed that asphalt concrete using filler geopolymer generate a higher value of stability. On the other hand, the value of flow and the porosity of the asphalt concrete were out of the specification range. This study examines the aggregate gradation analysis to improve the characteristics of mixed asphalt concrete geopolymer. The gradation of aggregate is variated into three following the available specification. The range of specification is then separated into three, those are aggregate gradation upper specifications, middle specification, and lower specification. Filler comes from geopolymer paste, composed of fly ash which is mixed with an activator. Activator is an 8 molar concentration of NaOH solution and Na₂SiO₃. The weight ratio of Na₂SiO₃ over the weight of NaOH solution was 1.5. Geopolymer paste waited until reached the age of 28 days, then pounded up to meet the requirement size of the sieve No. 200. The test of mixture characteristics was conducted to see the comparison of performance from different gradations. The test results showed that middle gradation generating characteristics of the mixture which is higher than upper gradation and lower gradation.
Pemanfaatan Lumpur Sidoarjo dan Fly Ash Sebagai Material Buatan Berbasis Pasta Berdasarkan Nilai Kuat Tekan dan Keausan Toni Budi Santoso; Catur Arif Prastyanto; Januarti Jaya Ekaputri
Jurnal Aplikasi Teknik Sipil Vol 19, No 1 (2021)
Publisher : Departemen Teknik Infrastruktur Sipil Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (992.068 KB) | DOI: 10.12962/j2579-891X.v19i1.8444

Abstract

Semburan Lumpur Sidoarjo (Lusi) masih berlangsung sampai sekarang. Inovasi pemanfaatan Lusi menjadi pilihan alternatife karena belum ada cara untuk menghentikan semburan. Fly ash limbah dari PLTU juga dimanfaatkan untuk dijadikan pasta dengan Lusi sebagai material bauatan berbasis pasta berdasarkan nilai kuat tekan dan keausan. Pembuatan pasta silinder 5 cm x 10 cm untuk diuji kuat tekan pada umur 7, 21, 28 hari, dimana pasta terdiri dari pasta geopolimer dan pasta semen. Lusi terkalsinasi 800° C dengan ukuran lolos ayakan 200.  Metode moist curing digunakan untuk mejaga benda uji selama masa perawatan sebelum pengujian tekan. Dari hasil pengujian kuat tekan pasta geopolimer Lusi 20% : fly ash 80% dengan molaritas 12 M mempunyai kuat tekan pada umur 28 hari sebesar 33.00 MPa dengan keausan 25.08%. Kuat tekan lebih tinggi pada umur 28 hari didapatkan pada pasta semen, dengan perbandingan Lusi 10% : fly ash 30% : semen 60% dengan water to binder 0.27 sebesar 39.83 MPa dengan keausan 30.60%. Sehingga material Lusi dan fly ash bisa dijadikan material buatan berbasis pasta berdasarkan ASTM C 131-03.
Analisis Pemanfaatan Zat Aditif pada Reclaimed Asphalt Pavement untuk Lapisan Beton Aspal Ari Widayanti; Ria Asih Aryani Soemitro; Januarti Jaya Ekaputri; Hitapriya Suprayitno
Jurnal Manajemen Aset Infrastruktur & Fasilitas Vol 4, No 1 (2020): Jurnal Manajemen Aset Infrastruktur & Fasilitas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (525.935 KB) | DOI: 10.12962/j26151847.v4i1.6830

Abstract

Infrastruktur dan fasilitas transportasi merupakan hal-hal yang sangat diperlukan untuk menunjang aktivitas masyarakat, pembangunan dan pengembangan wilayah. Manajemen aset infrastruktur dan fasilitas transportasi perlu dikelola dengan baik. Dalam rangka penghematan sumberdaya alam, maka pemanfaatan RAP sebagai hasil pengerukan sebagian perkerasan jalan sangat diperlukan. RAP merupakan material sisa, sehingga terdapat kelemahan yang dapat mempengaruhi kinerja teknisnya. Oleh karena itu memerlukan penambahan material lain untuk dapat memperbaiki sifat material RAP. Penambahan zat aditif mampu memperbaiki sifat RAP terutama dari sisi kelemahan aspal RAP pada lapisan aspal beton. Tujuan studi ini adalah memperoleh hasil analisis terhadap sifat fisik dan kimia zat aditif untuk memperbaharui sifat aspal RAP pada lapisan aspal beton. Metode yang digunakan adalah studi literatur dari peneliti terdahulu dan analisis zat aditif terhadap parameter pengujian aspal. Hasil yang diperoleh adalah pemanfaatan zat aditif berpengaruh terhadap nilai penetrasi, daktilitas, viskositas aspal. Penambahan zat aditif pada RAP dapat meningkatkan nilai penetrasi aspal RAP dan mengurangi viskositas, sehingga mengurangi getas pada aspal RAP dan meningkatkan kinerja campuran aspal beton. Zat aditif NR aman dan layak digunakan untuk aditif pada perkerasan jalan dengan RAP.
Kinerja Campuran Aspal Beton dengan Reclaimed Asphalt Pavement dari Jalan Nasional di Provinsi Jawa Timur Ari Widayanti; Ria Asih Aryani Soemitro; Januarti Jaya Ekaputri; Hitapriya Suprayitno
Jurnal Manajemen Aset Infrastruktur & Fasilitas Vol 2, No 1 (2018): Jurnal Manajemen Aset Infrastruktur & Fasilitas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (546.223 KB) | DOI: 10.12962/j26151847.v2i1.3766

Abstract

Jalan raya merupakan salah satu aset infrastruktur yang berperan dalam distribusi barang dan orang, perkembangan wilayah, ekonomi, sosial dan politik. Upaya pemeliharaan jalan dengan pengupasan material perkerasan di Provinsi Jawa Timur menghasilkan Reclaimed Asphalt Pavement (RAP) yang volumenya berkisar 50.000 m3/tahun. Upaya pemanfaatan Reclaimed Asphalt Pavement perlu dilakukan semaksimal mungkin sehingga menghasilkan campuran aspal beton yang memenuhi spesifikasi. Tujuan studi ini adalah memperoleh kinerja campuran aspal beton dengan penambahan Reclaimed Asphalt Pavement dan strategi pemanfaatan Reclaimed Asphalt Pavement.Metode yang digunakan adalah studi literatur dari peneliti terdahulu berbahan Reclaimed Asphalt Pavement dari jalan nasional di Provinsi Jawa Timur. Hasil yang diperoleh adalah kinerja teknis campuran dengan Reclaimed Asphalt Pavement memenuhi persyaratan Spesifikasi Bina Marga Tahun 2010 Revisi 3. Reclaimed Asphalt Pavement dapat digunakan pada lapisan AC-WC, AC-BC, AC-Base, dengan persentase penggunaan RAP sebesar 20-40%, RAP optimum sebesar 20-30%, kadar aspal dalam RAP sebesar 3,78-4,63%, VIM sebesar 4-4,825%, VMA sebesar 14,941-15,867%, VFB sebesar 65-87%, Stabilitas Marshall sebesar 830,482-2655,22 kg, flow sebesar 3,26-5,74 mm, Stabilitas Marshall Sisa sebesar 90,1-92,65 kg, VIM in PRD 2,525-5,09%. Strategi pemanfaatan Reclaimed Asphalt Pavement yaitu perlu menambahkan material lain yang baru atau material yang ramah lingkungan untuk digunakan sebagai material perkerasan jalan.