Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Buletin Poltanesa

Sistem Monitoring Pada Tanaman Hidroponik Menggunakan Arduino UNO dan NodeMCU Syafei Karim; Ida Maratul Khamidah; Yulianto
Poltanesa Vol 22 No 1 (2021): Juni 2021
Publisher : P2M Politeknik Pertanian Negeri Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (499.684 KB) | DOI: 10.51967/tanesa.v22i1.331

Abstract

Hidroponik merupakan cara bercocok tanam tanpa menggunakan tanah sebagai media tanamnya, tetapi menggunakan air yang mengandung nutrisi yang dibutuhkan oleh tanaman. Kelebihan teknik menanam hidroponik antara lain penggunaan lahan yang efisien, penggunaan pupuk dan air lebih efisien dan terkendali. Sedangkan kekurangan dari teknik ini adalah membutuhkan ketelitian, ketelatenan, dan pemantauan secara terus-menerus. Untuk mengatasi masalah tersebut maka dapat memanfaatkan kemajuan teknologi yang sudah berkembang. Saat ini banyak sistem yang mampu mengolah dan mengerjakan pekerjaan manusia yang dilakukan secara manual dapat menjadi lebih mudah, cepat, dan akurat baik dari segi waktu dan tenaga. Salah satunya adalah mikrokontroller Arduino Uno. Terdapat tiga sensor yang digunakan yaitu sensor DHT-22 untuk mendeteksi suhu dan kelembaban, sensor pH untuk mendeteksi nilai pH, sensor TDS untuk mendeteksi nutrisi air pada tanaman. Data-data sensor tersebut dikendalikan oleh Arduino Uno dan datanya dikirim ke server Thingsboard menggunakan protokol MQTT yang datanya ditampilkan dalam bentuk chart dan grafik. Dari hasil pengujian modul sensor yang dilakukan, sensor sudah bekerja dengan baik dengan berdasarkan waktu dengan selisih satu jam.
Improving Digital and Health Literacy: The "E-Sehati" Program for the Family Welfare Empowerment Group of Sempaja Selatan Abdul Hamid Kurniawan; Musdalifah Maulita; Rufina Hurai; Syafei Karim; Nurhasanah
Poltanesa Vol 26 No 2 (2025): December 2025
Publisher : P3KM Politeknik Pertanian Negeri Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51967/tanesa.v26i2.3520

Abstract

The Family Welfare Empowerment (PKK) organization in Sempaja Selatan encounters several challenges, including gaps in digital access and suboptimal health conditions, where recurring floods often worsen public health issues. To overcome these problems, the E-Sehati program short for Business, Healthy Living, and Digital was introduced as an initiative to educate communities on digital technology use and to encourage clean and healthy living behaviors, especially among vulnerable populations. This research aims to design and assess the effectiveness of the E-Sehati program in enhancing digital literacy, particularly in relation to health behavior, and ultimately improving the community’s quality of life. The development of the E-Sehati program adopted the Waterfall model, which progresses through stages from analysis to evaluation. It focuses on educating participants about ten essential household health practices, including childbirth assisted by health professionals, exclusive breastfeeding, regular weighing of infants and toddlers, the use of clean water, proper handwashing, adequate sanitation, mosquito larvae control, daily exercise, balanced nutrition, and maintaining a smoke-free home environment. Data gathered through beta testing indicated that the program substantially enhanced participants’ digital literacy and encouraged healthier lifestyle habits. Overall, this study highlights the potential of multimedia-based health education and deepens understanding of how digital literacy and information technology can contribute to better household health outcomes.