Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : maximal

Pendidikan Islam Sebagai Upaya Pencegahan Cyberbullying Di Kalangan Remaja Abdul Rahman Bintang; Rosdialena Rosdialena
Maksimal Jurnal : Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya, Teknologi, Dan Pendidikan Vol 3 No 5 (2026): Juni
Publisher : Maximal Journal : Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya dan Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Cyberbullying merupakan salah satu masalah serius yang banyak dialami remaja di era digital. Perilaku ini dilakukan melalui media digital dengan tujuan menyakiti, menghina, mempermalukan, atau mengintimidasi orang lain. Dampak cyberbullying tidak hanya memengaruhi kondisi psikologis korban, tetapi juga hubungan sosial, proses pendidikan, dan kesehatan mental remaja. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran Pendidikan Islam sebagai upaya pencegahan cyberbullying di kalangan remaja. Metode yang digunakan adalah studi pustaka (library research) dengan menganalisis berbagai sumber seperti Al-Qur’an, Hadis, kitab tafsir, buku, jurnal, dan literatur yang relevan dengan pendidikan Islam dan cyberbullying. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cyberbullying dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti rendahnya kontrol diri, lemahnya empati, buruknya literasi digital, kurangnya pengawasan keluarga, dan lingkungan sekolah yang tidak mendukung. Pendidikan Islam memiliki peran penting dalam mencegah cyberbullying melalui pembentukan akhlak, adab digital, penguatan nilai tabayyun, empati, pengendalian diri, serta kerja sama antara sekolah dan keluarga. Q.S. Al-Hujurat ayat 11 menjadi landasan utama karena melarang perilaku menghina, mencela, dan memberi julukan buruk kepada orang lain. Oleh karena itu, Pendidikan Islam dapat menjadi pendekatan yang efektif dalam membangun karakter remaja agar lebih bijak, bertanggung jawab, dan beretika dalam menggunakan media digital.
Saat Rumah Menjadi Madrasah: Jalan Anak Menuju Akhlak Mulia Sejak Dini Yulia Dessani; Rosdialena Rosdialena
Maksimal Jurnal : Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya, Teknologi, Dan Pendidikan Vol 3 No 5 (2026): Juni
Publisher : Maximal Journal : Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya dan Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas peran rumah sebagai madrasah pertama dalam pembentukan akhlak anak sejak dini di tengah tantangan era digital. Fokus kajian diarahkan pada bagaimana lingkungan keluarga menjadi pusat internalisasi nilai-nilai moral melalui keteladanan orang tua, pembiasaan nilai-nilai Islami, komunikasi keluarga, serta pola pengasuhan yang efektif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi pustaka dengan menganalisis berbagai literatur yang relevan, seperti Al-Qur’an, hadis, buku pendidikan Islam, dan artikel ilmiah. Hasil kajian menunjukkan bahwa rumah memiliki posisi fundamental dalam membentuk karakter anak karena seluruh aktivitas keluarga menjadi media pembelajaran moral yang berkelanjutan. Keteladanan orang tua menjadi faktor dominan yang menentukan keberhasilan internalisasi nilai, sedangkan pembiasaan menjadikan nilai akhlak sebagai kebiasaan yang melekat dalam kehidupan sehari-hari. Komunikasi yang efektif dan pola pengasuhan yang seimbang memperkuat proses pendidikan moral anak secara lebih komprehensif. Di sisi lain, era digital menghadirkan tantangan berupa perubahan pola interaksi, paparan konten negatif, serta pergeseran otoritas nilai dari keluarga ke ruang virtual. Oleh karena itu, diperlukan strategi adaptif berupa literasi digital keluarga, penguatan interaksi emosional, serta pengawasan penggunaan teknologi agar fungsi rumah sebagai madrasah tetap optimal. Kesimpulannya, keberhasilan pembentukan akhlak anak sangat bergantung pada konsistensi peran keluarga dalam mengintegrasikan nilai-nilai Islam di tengah perkembangan teknologi modern.