Articles
INTEGRASI ILMU KEISLAMAN MI DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER GENERASI EMAS
Shindy Lestari;
Khamim Zarkasih Putro
Jurnal Pendidikan Islam Vol. 12 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof Dr Hamka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22236/jpi.v12i1.7008
adrasas as educational institutions that equip students by integrating sciences such as natural, social, and exact sciences based on religious knowledge so that students are able to follow the development of science and technology. This research aims as a study material and provides information and solutions to efforts that can be applied to the integration of Islamic Madrasah Ibtidaiyah in character building in the golden generation. This research uses a qualitative type of descriptive-analytical approach with a literature review model. This research data collection technique looks for data about things or variables in the form of notes, documents, papers, articles and journals. The results showed that madrasah ibtidaiyah is an Islamic basic education institution that combines Islamic boarding school and school education by integrating religion and general knowledge, but perfects each other without having to eliminate the uniqueness between the two sciences, so that they can meet National education by creating a generation of character, knowledge and skills.
PEMBELAJARAN ONLINE PADA MATA KULIAH SOSIAL-EMOSIONAL AUD BAGI MAHASISWA SELAMA PANDEMI COVID-19
Gita Vallenti Wibowo;
Khamim Zarkasih Putro;
Ihda A'yunil Khotimah
RESEARCH AND DEVELOPMENT JOURNAL OF EDUCATION Vol 8, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30998/rdje.v8i1.10086
Pandemi Covid-19 saat ini telah memberikan dampak yang signifikan bagi seluruh perguruan tinggi, sehingga pemerintah menerapkan kebijakan pembelajaran online dengan maksud untuk menerapkan pembelajaran saat mahasiswa di rumah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang pembelajaran online Mata Kuliah Sosial Emosional Anak Usia Dini (AUD) yang diberikan kepada mahasiswa selama masa pandemi Covid-19. Penelitian ini mengadopsi metode penelitian survei deskriptif. Teknik pengumpulan data antara lain menggunakan google form untuk melakukan wawancara dan survei angket dengan mahasiswa Program Studi PIAUD STPI Bina Insan Mulia Yogyakarta. Hasil temuan menunjukkan bahwa dalam mengikuti pembelajaran online sebanyak 11 atau 78,6% mahasiswa menggunakan HP dan sebanyak 3 atau 21,4% mahasiswa menggunakan laptop. Adapun media yang dipilih yakni 13 atau 92,9% mahasiswa lebih memilih menggunakan aplikasi Zoom Meeting dan sebanyak 1 atau 7,1% mahasiswa memilih Whatsapp Group. Dalam segi pemahaman materi sebanyak 1 atau 7,1% mahasiswa menjawab sangat dipahami, 12 atau 85,7% mahasiswa menjawab dipahami, dan 1 atau 7,1 mahasiswa menjawab kadang-kadang dipahami. Meskipun begitu, mayoritas mahsiswa lebih berminat melaksanakan pembelajaran secara tatap muka (offline) dimana sebanyak 10 atau 71,4% mahasiswa lebih berminat untuk melakukan perkuliahan secara tatap muka atau offline sedangkan yang berminat untuk melakukan perkuliahan secara online yakni sebanyak 4 atau 28,6% mahasiswa
Strategies to Improve Oral Communication Ability through Early Children's Show and Tell Method
Rezki Perwita Arum;
Khamim Zarkasih Putro;
Agus Jatmiko;
Na'imah
JOYCED: Journal of Early Childhood Education Vol. 2 No. 1 (2022): JOYCED : Journal of Early Childhood Education
Publisher : PROGRAM STUDI MAGISTER PENDIDIKAN ISLAM ANAK USIA DINI (PIAUD) FAKULTAS ILMU TARBIYAH DAN KEGURUAN UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.14421/joyced.2022.21-01
Oral communication has an important aspect in early childhood. There are various activities that can be carried out in developing oral communication for early childhood, but sometimes children feel bored and bored in class because teachers teach only focused on magazines which causes the development of oral communication has not developed. The purpose of this study was to develop children's oral communication through the show and tell method at Karana Jaya Kindergarten, Lampung. This research is a descriptive research with a qualitative approach. The research subjects were 19 children aged 5-6 years. Data collection techniques using observation, interviews and documentation. The results showed that in addition to the activities contained in the magazine to develop children's creativity, This show and tell activity is one of the right activities to do in developing children's oral communication. The conclusion of this research is to develop and improve oral communication skills through the show and tell method.
Assistance and Learning Strategies for Deaf Children
Nurazila Sari;
Khamim Zarkasih Putro
JOYCED: Journal of Early Childhood Education Vol. 1 No. 1 (2021): JOYCED : Journal of Early Childhood Education
Publisher : PROGRAM STUDI MAGISTER PENDIDIKAN ISLAM ANAK USIA DINI (PIAUD) FAKULTAS ILMU TARBIYAH DAN KEGURUAN UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.14421/joyced.2021.11-05
This study aimed to find out how the strategies for mentoring and learning deaf children are. The current phenomenon about deaf children is that they have difficulty communicating or can be categorized as low in communication with other people because their vocabulary is lacking. In the world of education, there are still few people who understand the characteristics of deaf children. It was also found that one of the teachers at an extraordinary school was more understanding when communicating with children with disabilities, mental disorders, and others than communicating with deaf children. This data collection technique is through descriptive analysis, content analysis or content analysis, and concluding a literary method with the type of library research, namely the mentoring and learning strategy for deaf children. There is an inclusive school for each child according to their particular needs. All efforts are made to be served optimally by making various modifications and adjustments. Learning media that can be used for deaf children are visual stimulation media and auditory stimulation media.
KEARIFAN MENYIKAPI ANAK USIA DASAR DI ERA GENERASI ALPHA (Ditinjau dari Perspektif Fenomenologi)
Muhammad Shaleh Assingkily;
Khamim Zarkasih Putro;
Sangkot Sirait
Attadib: Journal of Elementary Education Vol 3, No 2 (2019): ATTADIB: Journal of Elementary Education
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Ibn Khaldun Bogor
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (392.615 KB)
|
DOI: 10.32507/attadib.v3i2.492
kearifan merupakan hasil pikir, sikap, dan tindakan seseorang yang belajar filsafat. Transisi masa ke masa idealnya disikapi secara arif, termasuk bagi generasi alpha. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji kearifan menyikapi generasi alpha secara fenomenologis. Adapun rumusan masalah pada penelitian ini yaitu bagaimana kearifan menyikapi generasi alpha secara fenomenologis menurut Edmund Husserl dan bagaimana menanamkan sikap fenomenologis bagi generasi alpha. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan. Adapun hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) generasi alpha dengan segala kecanggihan teknologi di masanya, disikapi secara arif dengan upaya merefleksikan hak anak, memahami anak secara utuh, inklusif, bekerjasama dengan keluarga melalui kesadaran yang terbuka, intensional, dan aktif. (2) menanamkan sikap arif secara fenomenologis bagi generasi alpha dilakukan dengan men-stimulus kesadaran, reduksi dan logika transendental, serta mematrikan kebenaran yang bersifat intersubjektif.
KEARIFAN MENYIKAPI ANAK USIA DASAR DI ERA GENERASI ALPHA (Ditinjau dari Perspektif Fenomenologi)
Muhammad Shaleh Assingkily;
Khamim Zarkasih Putro;
Sangkot Sirait
Attadib: Journal of Elementary Education Vol 3, No 2 (2019): ATTADIB: Journal of Elementary Education
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Ibn Khaldun Bogor
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32507/attadib.v3i2.572
Kearifan merupakan hasil pikir, sikap, dan tindakan seseorang yang belajar filsafat. Transisi masa ke masa idealnya disikapi secara arif, termasuk bagi generasi alpha. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji kearifan menyikapi generasi alpha secara fenomenologis. Adapun rumusan masalah pada penelitian ini yaitu bagaimana kearifan menyikapi generasi alpha secara fenomenologis menurut Edmund Husserl dan bagaimana menanamkan sikap fenomenologis bagi generasi alpha. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan. Adapun hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) generasi alpha dengan segala kecanggihan teknologi di masanya, disikapi secara arif dengan upaya merefleksikan hak anak, memahami anak secara utuh, inklusif, bekerjasama dengan keluarga melalui kesadaran yang terbuka, intensional, dan aktif. (2) menanamkan sikap arif secara fenomenologis bagi generasi alpha dilakukan dengan men-stimulus kesadaran, reduksi dan logika transendental, serta mematrikan kebenaran yang bersifat intersubjektif.
Implementasi Keterampilan Membaca Cerita Pendek Melalui Strategi Directed Reading Thinking Activity (DTRA) pada Siswa Kelas IV MI Mutiara Aulia
Khamim Zarkasih Putro;
Suwandi Suwandi
EDU SOCIETY: JURNAL PENDIDIKAN, ILMU SOSIAL DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 1 No. 1 (2021): Februari-Mei 2021
Publisher : Association of Islamic Education Managers (Permapendis) Indonesia, North Sumatra Province
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (447.705 KB)
|
DOI: 10.56832/edu.v1i1.30
Proses pembelajaran di Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) Mutiara Sunggal Kab. Deli Serdang belum mencapai hasil yang memuaskan hal ini disebabkan karena metode pembelajaran yang diterapkan oleh guru Bahasa Indonesia belum maksimal sehingga keterlibatan siswa selalu pasif. Pembelajaran masih didominasi oleh guru dan menyebabkan pembelajaran menjadi monoton. Hal ini dapat dilihat dari kemampuan membaca pemahaman siswa yang sangat rendah adapun dalam penelitian ini dilaksanakan untuk mengetahui peningkatan kemampuan menbaca pemahaman cerita pendek dengan menggunakan strategi Directed Reading Thinking Activity (DRTA) di kelas IV MIS Mutiara Sunggal Kab.Deli Serdang. Jenis penelitian ini adalah kualitatif subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV yang berjumlah siswa sebanyak 14 orang. Tujuan penelitian ini adalah untuk menerapkan strategi Directed Reading Thinking Activity (DRTA) dalam meningkatkan keterampilan pemahaman membaca cerita pendek pada mata pelajaran bahasa Indonesiakelas IV di Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) Sunggal Kab. Deli Serdang. Alat pengumpulan data menggunakan observasi,tes dan wawancara.Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa hasil kemampuan membaca pemahaman siswa meningkat di mana terjadi peningkatan yang signifikan yaitu terdapat 14 peserta didik tuntas. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa melalui penerapan strategi Directed Reading Thinking Activity (DRTA) dapat meningkatkan kemampuan membaca pemahaman cerita pendek siswa pada mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas IV di Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) Mutiara Sunggal Kab. Deli Serdang.
ENKULTURASI NILAI ISLAM DI SEKOLAH DASAR ISLAM TERPADU (SDIT) AL-IKHLAS SUMBAR
Nada Qumala Arnum;
Rendy Nugraha Frasandy;
Khamim Zarkasih Putro
Journal Cerdas Mahasiswa Vol 4, No 2 (2022)
Publisher : UIN Imam Bonjol Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (435.931 KB)
|
DOI: 10.15548/jcm.v4i2.4779
Nilai-nilai islam sangat penting diajarkan terutama dalam dunia pendidik, karena akan berdampak kepada peserta didik kedepannya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Enkulturasi Nilai Islam di Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Al-Ikhlas Sumbar. Metode penelitian yang digunakan ialah metode kualitatif deskriptif. Tempat penelitian adalah di sekolah dasar islam terpadu (SDIT) Al-ikhlas Sumbar, dengan subjek guru kelas I,II dan III. Teknik pengumpulan data ialah dengan menggunakan observasi dan wawancara. Adapun hasil dari penelitian mengenai Enkulturasi Nilai Islam di Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Al-Ikhlas Sumbar ialah Enkulturasi Nilai Islam di Sekolah Dasar Islam Al-Ikhlas Sumbar sudah ada, namun belum terlaksanakan dengan baik secara keseluruhan seperti dalam aspek akidah seperti menyampaikan kisah-kisah nabi. Dalam aspek ibadah terutama sholat serta aspek akhlak yang dilakukan dengan menyampaikan, membimbing dan mencontohkan bagaimana bertingkah laku yang boleh dan tidak dilakukan sesuai dengan apa yang diperintahkan allah. Strategi penanaman enkulturasi (pembudayaan) nilai-nilai Islam yang pendidik dilakukan di SDIT Al-Ikhlas Sumbar ialah menunjukan prilaku yang baik, membiasakan hal-hal yang kecil kepada peserta didik, ibrah (mengambil pelajaran) dan amtsal (perumpaman), menasehatinya, memberikan janji dan ancaman kepada peserta didik, mendisiplinkan peserta didik Ketujuh dengan kekuasaan, karena bisa mengubah prilaku peserta didik sepenuhnya serta persuasi, yaitu dengan mengajak dan mengikut sertakan peserta didik dalam melakukan sesuatu
The Influence of the Spider Web Learning Model on Learning Achievement in Basic Mathematics for Children with Mental Disabilities
Irmawati Irmawati;
Khamim Zarkasih Putro
Indonesian Journal of Disability Studies Vol. 9 No. 1 (2022)
Publisher : The Center for Disability Studies and Services Brawijaya University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (235.303 KB)
|
DOI: 10.21776/ub.ijds.2022.009.01.08
The purpose of the research was to determine the effect of using the spider web learning model on the improvement of learning achievement in basic mathematics for children with mental disabilities in a Kindergarten in Central Java. The research uses an experimental method with a one-group pretest-posttest design, in which a group of subjects is treated for a certain period and the effect of treatment is measured from the difference between the initial measurement (pretest) and the final measurement (posttest). The research subjects were all children in group B with a total of five students. Data collection techniques using tests. Data analysis used the Wilcoxon signed-rank test analysis technique. The result of the research is that the Z account value is -2.027 with Asymp. Sign (2-tailed) 0.043 at a significant level (α) 0.05 or 5%. For this reason, it can be concluded that the use of the spider web learning model affects increasing learning achievement.
Analisis Hambatan Perkembangan Motorik Pada Anak Berkebutuhan Khusus (Kajian Pada Perspektif Psikologi dan Neurologi)
Sefriyanti Sefriyanti;
Khamim Zarkasih Putro
PRESCHOOL: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 3 No. 2 (2022): PRESCHOOL: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : HMPS PIAUD FTIK IAIN Jember
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35719/preschool.v3i2.34
This study aimed to identify and analyze barriers to motor development in children with special needs from a neurological and psychological perspective. The data collection techniques are observation and interviews by asking parents open-ended questions to discover the obstacles to children's motor development. The subject of this study was one three-year-old child in Central Java, Malang district. Data analysis techniques through data triangulation. The results of the study show that developmental barriers experienced by children are not only correlated with motor development. Children experience developmental barriers found in more than one aspect. One is called Global Delay Development (GDD), caused by the TORCH virus. It makes children experience abnormalities in brain development, namely Brain Atrophy and Infantile Spasm disorder, a variant of epilepsy, so the child experiences several developmental barriers such as language, cognitive, and social or the ability to interact with the environment. ABSTRAK Tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui dan menganalisa hambatan perkembangan motorik pada anak berkebutuhan khusus perspektif neurologi dan psikologi. Teknik pengumpulan data melalui observasi dan wawancara dengan memberikan pertanyaan terbuka kepada orang tua untuk mengetahui hambatan perkembangan motorik anak. Subyek Penelitian ini pada satu orang anak berusia 3 tahun yang berada di Jawa Tengah kabupaten Malang. Teknik analisis data melalui triangulasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hambatan perkembangan yang dialami oleh anak tidak hanya perkembangan motoriknya saja, akan tetapi anak mengalami hambatan perkembangan lebih dari satu aspek atau yang disebut Global Delay Development (GDD) yang disebabkan oleh virus TORCH, sehingga anak mengalami kelainan perkembangan otak yaitu Brain Atrophy dan kelainan Spasme Infantil varian dari epilepsi, maka anak mengalami beberapa hambatan perkembangan seperti bahasa, kognitif, dan sosial atau kemampuan berinteraksi dengan lingkungan.