Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Faktor – Faktor yang Mempengaruhi Status Gizi Balita Nofi Ilmayanti; Hotmaria Julia; Zuraidah Zuraidah; Komala Sari
Jurnal Keperawatan Vol 15 No 2 (2025): Jurnal Keperawatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Hang Tuah Tanjungpinang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59870/w2e2sx18

Abstract

Balita adalah anak usia dibawah 5 tahun yang ditandai dengan proses pertumbuhan dan perkembangan yang terjadi sangat pesat. Siantan Tengah pada tahun 2022 dengan masalah status gizi yang komplek dari 277 balita 1 – 5 tahun, 10,58% underweight, 8,42% stunting, 6.59% wasting dan 1,1% obesitas. Status Gizi berhubungan erat dengan faktor langsung maupun tidak langsung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuai factor-faktor yang mempengaruhi status gizi balita diwilayah kerja Puskesmas Siantan Tengah. Desain penelitian adalah analitik observasional, dengan pendekatan cross-sectional. Penelitian dilakukan pada seluruh ibu dan balita 6-59 bulan yaitu 225 balita dengan jumlah sampel 70 responden dengan metode penarikan sampel secara stratified random sampling, kemudian melakukan pengisian kuesioner oleh orang tua balita dan pengukuran antropometri BB/U. Analisis data dilakukan dengan analisis univariat dan analisis bivariat dengan uji rank spearman. Hasil penelitian didapatkan : (1) ada hubungan faktor riwayat sakit 1 bulan terakhir dengan status gizi balita p value=0.022, (2) tidak ada hubungan riwayat BBLR dengan status gizi balita p value=0.845, (3) tidak ada hubungan riwayat ASI eksklusif dengan status gizi balita p value=0.729, (4) tidak ada hubungan pengetahuan ibu dengan status gizi balita p value=0.330, (5) ada hubungan pola asuh makan dengan status gizi balita p value=0.000. Untuk meningkatkan status gizi balita diwilayah kerja Puskesmas Siantan Tengah perlu dilakukan monitoring dan evaluasi terhadap kegiatan penyuluhan dan edukasi yang telah diberikan, dengan lebih meningkatkan lagi dari segi kualitas dan kuantitasnya
KADAR HEMOGLOBIN, STADIUM DAN LAMA MENDERITA MERUPAKAN PENYEBAB FATIGUE PADA PASIEN KANKER PAYUDARA YANG MENJALANI KEMOTERAPI meily Nirna sari; Alsyad Diki; Mawar Eka Putri; Wasis Pujiati; Komala Sari
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 7, No 2 (2024): November 2024
Publisher : STIKES Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v7i2.2860

Abstract

ABSTRAK Kanker payudara merupakan salah satu kanker yang sering terjadi pada wanita usia subur. salah satu terapi kanker yaitu dengan kemoterapi, seseorang yang mendapatkan terapi kemoterapi biasanya akan menyebabkan fatigue  Biasanya Efek samping yang disebabkan dari terapi kemoterapi berbeda-beda, yaitu diantaranya fatigue. Fatigue merupakan indikator yang akan mempengaruhi kemampuan fungsional dan kualitas hidup pasien. Adapun Tujuan penelitian ini adalah menganalisis faktor yang berhubungan dengan fatigue pada pasien kanker payudara yang menjalani kemoterapi. Jenis penelitian ini analitik kuantitatif dengan rancangan deskriptif korelasional menggunakan pendekatan cross-sectiona. Sampel penelitian ini semua pasien yang berjumlah 40 orang yang menderita kanker payudara di RSUD Raja Ahmad Tabib Kepulauan Riau . Analisis data menggunakan uji statistik spearman rank  didapatkan ada hubungan antara kadar HB (0,016), lama menderita kanker (0,044) dan stadium kanker (0,016) dengan kejadian fatigue dimana nilai p value ≤ 0.05. terdapat kekuatan hubungan sedang antara kadar Hb, Lama menderita kanker dan stadium kanker dengan kejadian. Dengan adanya penelitian ini Diharapkan menjadi sumber informasi pada perawat dan pasien kanker payudara. Serta menjadi bahan pertimbangan untuk untuk membentuk dan menciptakan wadah support system bagi sesama penderita kanker khususnya kanker payudara. Kata kunci : HB, Stadium, Lama Menderita,  Kanker Paudara, Fatigue, Kemoterapi
PENGARUH DUKUNGAN SPIRITUAL DOA TERHADAP TINGKAT KECEMASAN PRE OPERASI KATARAK DI POLIKLINIK MATA RSUD KOTA TANJUNGPINANG Yusnaini Siagian; Liza Wati; Komala Sari
Juru Rawat. Jurnal Update Keperawatan Vol 5 No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Prodi Keperawatan Tegal Program Diploma III Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/juk.v5i1.12913

Abstract

AbstrakMata adalah salah satu organ vital bagi individu dalam menjalani aktivitas sehari- hari. Apabila terjadi gangguan pada mata akan menurunkan ketajaman penglihatan. Salah satu penyebab gangguan penglihatan adalah katarak. Katarak adalah kondisi di mana lensa mata menjadi keruh sehingga penglihatan menjadi memburuk. Upaya dalam penyembuhan katarak dengan melakukan operasi. Keadaan cemas sering muncul pada saat pre operasi, salah satu cara untuk mengurangi rasa cemas pada saat pre operasi dengan memberikan dukungan spiritual kepada pasien. Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui pengaruh Dukungan Spiritual Doa Terhadap Tingkat Kecemasan Pre Operasi Katarak Di Poliklinik Mata RSUD Kota Tanjungpinang. Desain penelitian menggunakan desain quasi experimental. Teknik pengumpulan sampel menggunakan teknik consecutive sampling dengan jumlah 32 responden. Alat pengumpulan data lembar kuesioner. Analisis data dengan menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil penelitian menunjukkan Terdapat Pengaruh Dukungan Spiritual Doa Terhadap Tingkat Kecemasan Pre Operasi Katarak Di Poliklinik Mata RSUD Kota Tanjungpinang dengan p value 0.000 (p < 0,05). Diharapkan petugas medis dapat mengaplikasikan dukungan spiritual pada pelayanan keperawatan terhadap pasien-pasien pre operasi untuk menurunkan tingkat kecemasannya. Kata Kunci      : Spiritual Doa, Kecemasan, Katarak