Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Self-Efficacy over Trust: Rethinking Sustainable AI Use among University Students Vina Annisa Sofyan; Mustari S. Lamada; Sanatang; Shabrina Syntha Dewi; Muh. Akbar
Journal of Vocational, Informatics and Computer Education Vol 4, No 2 (2026): June 2026
Publisher : Academic Bright Collaboration

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66053/voice.v4i1.402

Abstract

Purpose – Artificial intelligence (AI) is increasingly embedded in higher education, yet sustained use remains insufficiently explained by adoption-centered models that primarily emphasize direct effects.This study examines continuous AI use among university students by integrating perceived enjoyment, effort expectancy, trust in artificial intelligence, and AI self-efficacy within a parallel-mediation framework. Methods – A quantitative cross-sectional design was employed involving 247 undergraduate students who reported varying levels of AI use in academic contexts. Data were collected through an online questionnaire and analyzed using partial least squares structural equation modeling (PLS-SEM) to assess direct and indirect relationships. Findings – Perceived enjoyment (β = 0.386) and effort expectancy (β = 0.363) significantly predicted continuous AI use, with perceived enjoyment showing the stronger direct effect. AI self-efficacy significantly mediated both relationships, particularly the effect of effort expectancy (β = 0.297). By contrast, trust significantly mediated only the perceived enjoyment pathway (β = 0.196), while its mediating role in the effort expectancy pathway was not supported under the conventional significance criterion. Research Implications -The study suggests that higher education institutions should strengthen students’ AI self-efficacy while designing AI-supported learning environments that are both intuitive and engaging. Originality - The study contributes to post-adoption AI research by clarifying the relative mediating roles of self-efficacy and trust, highlighting that AI self-efficacy is a more robust mechanism than trust in sustaining AI use among university students.
PKM Pelatihan Penulisan Penelitian Tindakan Kelas terhadap Guru SMP Negeri 3 Pattallassang Ninik Rahayu Ashadi; Shabrina Syntha Dewi; Dwi Rezky Anandari Sulaiman; Andi Muhammad Taufik Ali; Wirawan Setialaksana; Irwansyah Suwahyu; Muhammad Asriadi
Vokatek : Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume 1: Issue 2 (Juni 2023)
Publisher : Sakura Digital Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61255/vokatekjpm.v1i2.113

Abstract

Permasalahan yang dihadapi mitra tersebut adalah kurangnya pemahaman terkait untuk melakukan penelitian dan penulisan karya ilmiah yang dipublikasikan. Hal ini merupakan satu tantangan yang dihadapi oleh guru-guru di SMP 3 pattalasang dalam meningkatkan kualitas profesionalnya. Solusi yang ditawarkan oleh tim pengabdi adalah memberikan ketrampilan melakukan kegiatan penelitian khususnya PTK dan penulisan karya ilmiah serta dan melakukan pendampingan secara daring pada guru-guru dalam menulis karya ilmiah sampai publikasikannya.. Tahap Pelaksanaan terdiri atas dua tahap. Tahap pertama, yaitu pemberian motivasi menulis. Sesi pelatihan yang menitik beratkan pada penggalian potensi dan manfaat baik dari dalam maupun luar diri guru dalam hal penulisan karya ilmiah. Kedua, sesi pelatihan yang menitik beratkan pada pemberian bekal pengetahuan sekaligus kemampuan menulis karya ilmiah berjenis artikel ilmiah, makalah, diktat dan laporan penelitian tindakan kelas ataupun lainnya meliputi teknik merumuskan topik/judul, membuat kerangka tulisan, mengumpulkan bahan-bahan tulisan, mengorganisasikan, mengonsep, menulis, dan menyunting karya tulis ilmiah.
PKM Pelatihan Pemanfaatan Literasi Digital Berbasis Android untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa di SMP Negeri 4 Bajeng Ninik Rahayu Ashadi; Irwansyah Suwahyu; Muhammad Asriadi; Dwi Rezky Anandari Sulaiman; Shabrina Syntha Dewi
Vokatek : Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume 1: Issue 3 (Oktober 2023)
Publisher : Sakura Digital Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61255/vokatekjpm.v1i3.197

Abstract

This PKM is about PKM training on the use of Android-based digital literacy to improve student learning outcomes at SMPN 4 Bajeng. The problems faced by these partners are lack of understanding of students regarding the use of Android-based digital literacy, lack of motivation to do assignments which results in poor learning outcomes, students have cellphones and laptops but they are only used as communication tools and tools for typing assignments. Based on this It seems necessary to equip students with knowledge of the use of digital literacy. The solution offered by the service team is to conduct training on the use of digital literacy. In implementing this PKM program, class X students will be invited who will later by following this training become students who are able to utilize digital literacy in the learning process. This training will present presenters who are competent in their fields. The speakers presented were from educational circles, both lecturers and teachers who are capable of developing their profession, especially the use of digital literacy: (1) Welcoming the service team from Makassar State University by the principal of SMP 4 Bajeng, (2) Activities providing materials, (3) Mentoring and evaluation of class X students at SMP 4 Bajeng. Training methods are lecture methods, question and answer methods, and training/practice methods.
PKM Pelatihan Konseling Sebaya untuk Mahasiswa Jurusan Teknik Informatika dan Komputer Dwi Rezky Anandari Sulaiman; Sanatang; M Miftach Fakhri; Shabrina Syntha Dewi; Della Fadhilatunisa
Vokatek : Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume 1: Issue 3 (Oktober 2023)
Publisher : Sakura Digital Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61255/vokatekjpm.v1i3.243

Abstract

The purpose of implementing Peer Counseling Training for students is to provide knowledge and skills on how to conduct peer counseling and to instill an understanding that peer counseling is a form of social support for fellow students. The training method employs structured learning with the stages of preparation, assessment, implementation, and evaluation (3PE). The training activities were attended by 26 student representatives who would subsequently provide support to new students. The outcomes of the training indicate that students are capable of understanding the benefits and stages of implementing peer counseling through the conducted simulations. Evaluation results demonstrate that students comprehend that the execution of peer counseling serves as a form of social support for their fellow students.
Edukasi Keselamatan Penggunaan Listrik bagi Kalangan Ibu Rumah Tangga di Kelurahan Tombolo Syahrul; Shabrina Syntha Dewi; Marwan Ramdhany Edy; Femmy Angreany; Ria Sakinah Waji
Vokatek : Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume 2: Issue 2 (Juni 2024)
Publisher : Sakura Digital Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61255/vokatekjpm.v2i2.456

Abstract

Kegiatan edukasi keselamatan penggunaan listrik bagi kalangan ibu-ibu rumah tangga di kelurahan Tombolo dilaksanakan dengan tujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran mengenai penggunaan listrik yang aman di lingkungan masyarakat khususnya rumah tangga. Acara ini dihadiri oleh 25 ibu-ibu rumah tangga dan dilaksanakan di aula masjid setempat, dengan sesi inti yang dibawakan oleh pihak penyedia jasa listrik negara dari bidang Keselamatan dan Kesehatan Kerja & Keamanan (K3). Edukasi mencakup penjelasan tentang prinsip-prinsip dasar keselamatan listrik, penggunaan peralatan listrik yang aman, dan tindakan darurat. Selain itu, diberikan juga kesempatan kepada peserta untuk mengajukan pertanyaan terkait kekhawatiran sehari-hari tentang bahaya listrik. Sebagai pelengkap, peserta menerima flyer berisi informasi penting tentang peduli bahaya listrik. Kegiatan ini diakhiri dengan penyampaian kembali poin-poin penting dan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan dan kesadaran para ibu rumah tangga, serta kegiatan ini diharapkan dapat menghindarkan insiden kecelakaan Listrik di lingkungan masyarakat khususnya di rumah tangga.
Upaya Meningkatkan Kesadaran Kesehatan Mental Mahasiswa Melalui Workshop Keperempuanan “Empower Mind & Mental Health” Ayu Tri Wardani; Alifyah NFH; Shabrina Syntha Dewi; Dwi Rezky Anandari Sulaiman; Nurul Mukhlisah Abdal
TEKNOVOKASI : Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume 4: Issue 2 (May 2026)
Publisher : Jurusan Teknik Informatika dan Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/a3tc2z55

Abstract

Permasalahan kesehatan mental pada mahasiswa menjadi isu yang semakin penting karena dapat memengaruhi proses belajar, hubungan sosial, dan kualitas hidup. Kondisi ini semakin kompleks pada mahasiswa perempuan yang rentan mengalami tekanan psikologis akibat faktor akademik, sosial, dan personal. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kesadaran kesehatan mental mahasiswa melalui Workshop Keperempuanan “Empower Mind & Mental Health”. Kegiatan dilaksanakan menggunakan pendekatan edukatif dan partisipatif yang melibatkan 78 mahasiswa di lingkungan Fakultas Teknik Universitas Negeri Makassar. Metode yang digunakan meliputi ceramah, refleksi diri, dan diskusi interaktif yang dilaksanakan melalui tahapan persiapan, pelaksanaan, evaluasi, dan tindak lanjut. Evaluasi dilakukan melalui observasi partisipasi peserta dan refleksi tertulis pada akhir kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta memperoleh pemahaman yang lebih baik mengenai kesehatan mental, faktor-faktor yang memengaruhi kondisi psikologis, serta pentingnya penerapan self-care dan self-compassion dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, peserta mampu mengidentifikasi berbagai sumber tekanan psikologis yang dialami dan menyadari pentingnya menjaga kesehatan mental sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan diri. Keterlibatan aktif peserta selama sesi refleksi dan diskusi menunjukkan bahwa workshop menjadi sarana edukasi yang mendukung terbentuknya kesadaran kesehatan mental serta mendorong penerapan strategi sederhana dalam menjaga kesejahteraan psikologis. Kegiatan ini memberikan kontribusi positif dalam mendukung upaya promotif dan preventif kesehatan mental mahasiswa di lingkungan perguruan tinggi.