Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

Development of a Wizer.me Assisted Chemo-Entrepreneurship Based e-Worksheet on Freezing Point Depression Oriented Toward Students Creativity valina valina; Haryanto Haryanto; Afrida Afrida; Epinur Epinur; Firdiawan Ekaputra; Febbry Romundza
SAINTIFIK@: Jurnal Pendidikan MIPA Vol 11 No 1 (2026): SAINTIFIK@: Jurnal Pendidikan MIPA EDISI MARET 2026
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/saintifik.v11i1.11514

Abstract

This study aims to find out the process of developing teaching materials, the level of conceptual feasibility based on the assessment of material experts, media experts, teacher assessments and student responses to e-LKPD of chemo-entrepreneurship-based  frozen point reduction material assisted wizer.me creativity-oriented. This research is a development research using the Lee & Owens model. The instruments used in this study include interview guidelines, student needs questionnaires, expert validation sheets, teacher assessment sheets, and student response questionnaires. The analysis techniques used are qualitative and quantitative data analysis, the results are validated by material experts and media experts. The results of the study show that the e-LKPD developed has met the feasibility criteria conceptually and procedurally. The validation of material experts obtained an average score of 4.58 or 91.6% (very feasible), the validation of media experts of 4.62 or 92.4% (very feasible), and the teacher's assessment of 4.56 or 91.2% (very feasible). The product trials were carried out through small group trials, each of which obtained a response percentage of 89.4% with the very good category. Based on the results obtained, it can be concluded that the e-LKPD of chemo-entrepreneurship-assisted  wizer.me creativity-oriented frozen point reduction material developed is declared feasible and very good for use in the chemistry learning process, especially frozen point reduction material. This media is able to help students understand the material contextually and the learning atmosphere is more interesting.
LABORATORIUM VIRTUAL BERBASIS ADOBE FLASH CS6 PROFESIONAL MATERI KESETIMBANGAN UNTUK KIMIA DASAR I PRODI PENDIDIKAN KIMIA Minarni Minarni; Epinur Epinur; Yusnidar Yusnidar; Yultari Ramadani
Jurnal Zarah Vol. 11 No. 1 (2023): April, 2023
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31629/zarah.v11i1.4810

Abstract

Kemajuan Information and Communication Technology (ICT) menghadirkan banyak program yang tersedia untuk merancang praktikum berbasis ICT (laboratorium virtual). Laboratorium virtual dapat menghindari keterbatasan laboratorium, menghemat waktu dan sumber daya, serta mengurangi biaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan laboratorium virtual pada materi kesetimbangan kimia dengan menggunakan Adobe Flash hingga dianggap layak untuk digunakan dalam perkuliahan Kimia Dasar I Program Studi Pendidikan Kimia dan untuk menilai reaksi dosen dan mahasiswa terhadap laboratorium virtual yang dikembangkan tersebut. Jenis penelitian ini dikenal sebagai penelitian pengembangan. Menggunakan Adobe Flash6 Professional, produk ini merupakan laboratorium virtual pada materi kesetimbangan untuk digunakan dalam mata kuliah Kimia Dasar I pada program sarjana pendidikan kimia. Model ADDIE digunakan dalam pengembangan laboratorium virtual untuk kesetimbangan material ini. Hasil penelitian, diperoleh penilai dari validator materi mendapatkan skor 54 dari skor dengan kategori validitas “baik” kemudian dilanjutkan dengan validasi materi tahap kedua dan diperoleh penilain lebih tinggi daripada validasi pertama yaitu 71, dan validator media sebesar 69 dari skor maksimum 75 dengan kriteria sangat baik, 88,29 % mahasiswa menyatakan media ini layak digunakan. Sebanyak 95 % mahasiswa menyatakan mudah menggunakanya, 100 % menyatakan setuju media ini digunakan untuk pembeljaran dan 100 % menyatakan lebih paham mempelajari kesetimbangan melalui laboratorium virtual yang dikembangkan.
Pengaruh Model Pembelajaran Socio Scientific Issues (SSI) Terintegrasi STEM pada Materi Kimia Hijau dalam Meningkatkan Literasi Sains Siswa Feni Situmorang; Epinur Epinur; Isra Miharti; Kriswantoro Kriswantoro
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 16 No. 2 (2026): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v16i2.4161

Abstract

Dalam pengajaran kimia, siswa masih kesulitan dengan kurangnya literasi ilmiah. Hal ini terutama berlaku di bidang kimia hijau, yang berkaitan dengan keberlanjutan dan masalah lingkungan. Pentingnya sains dalam masyarakat dan lingkungan seringkali diabaikan oleh siswa karena pembelajaran yang berpusat pada guru dan kegagalan menerapkan prinsip-prinsip ilmiah pada masalah praktis. Hal ini menyoroti perlunya mekanisme pembelajaran yang dapat menerapkan ide-ide ilmiah abstrak pada masalah dunia nyata. Kerangka pedagogis Socio-Scientific Issues (SSI)/STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) adalah salah satu pilihan yang memungkinkan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar dampak model pembelajaran SSI dengan STEM terhadap kemampuan siswa untuk memahami dan menerapkan konsep kimia hijau di kelas. Dengan menggunakan desain kelompok pretest-posttest, penelitian ini menggunakan teknik kuasi-eksperimental. Siswa tahun terakhir di SMAN 2 Kota Jambi dipilih secara acak untuk dijadikan populasi penelitian. Lembar observasi dan tes esai yang mengukur literasi ilmiah merupakan alat penelitian yang telah menjalani pengujian validasi dan reliabilitas. Uji independent sample t-test, uji homogenitas, dan pengujian normalitas data digunakan untuk analisis data. Perbedaan signifikan antara kelas eksperimen dan kontrol ditunjukkan oleh hasil analisis, yang menunjukkan Asymp. Sig (2-tailed) < 0,001 (< 0,05). Oleh karena itu, masuk akal untuk berasumsi bahwa pengetahuan siswa tentang isu keberlanjutan lingkungan dan literasi ilmiah mereka ditingkatkan dengan pengajaran kimia hijau menggunakan paradigma pembelajaran SSI terintegrasi STEM.
Pengembangan Media Pembelajaran PowerPoint Berbantuan Canva Berbasis Problem Based Learning Berorientasi Meningkatkan Motivasi Belajar Materi Sistem Periodik Unsur NoviLiani Astriya; Haryanto Haryanto; Yusnidar Yusnidar; Epinur Epinur; Afrida Afrida
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 16 No. 2 (2026): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v16i2.4190

Abstract

Mata pelajaran kimia seperti sistem periodik unsur-unsur menciptakan motivasi belajar siswa yang rendah karena pembelajaran hafalan, dan alat pembelajaran yang ada saat ini belum mengoptimalkan dorongan tersebut. Studi ini mengembangkan media pembelajaran PowerPoint yang dibantu oleh Canva berdasarkan Problem Based Learning (PBL) untuk memotivasi siswa belajar tentang sistem periodik unsur-unsur dan untuk menilai validitas, kepraktisan, dan efektivitasnya. Penelitian dan pengembangan (R&D) dalam studi ini mengikuti model Lee & Owens (2004): analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan penilaian. Studi ini menggunakan metode kualitatif dan kuantitatif untuk menganalisis data dari uji coba kelompok kecil yang melibatkan 10 mahasiswa SMAN Titian Teras H. Abdurrahman Sayoeti. Hasil yang valid dan praktis dihasilkan, dengan skor validasi materi dan media masing-masing 4,6 dan 4,7, penilaian guru 4,46, dan 420 uji coba kelompok kecil dengan tingkat keberhasilan 93%. Hasil ini menunjukkan bahwa materi pembelajaran PowerPoint berbasis PBL yang didukung Canva dapat memotivasi siswa untuk mempelajari Tabel Periodik Unsur.
Pengembangan E-Lkpd Berbasis Proyek Materi Kimia Hijau dengan Pemanfaatan Sampah Organik Berorientasi Kreativitas Murid SMA El Syifa Choirunisa; Afrida Afrida; Firdiawan Ekaputra; Epinur Epinur; Zurweni Zurweni
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 16 No. 2 (2026): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v16i2.4238

Abstract

Penelitian ini didasari oleh hasil observasi awal yang menunjukkan tantangan murid dalam menghubungkan konsep kimia dengan aktivitas sehari-hari serta kecenderungan pasif pada kegiatan belajar, yang juga dipengaruhi oleh media pembelajaran yang diterapkan masih bersifat konfesional. Studi ini bertujuan untuk membuat e-LKPD berbasis proyek dengan memanfaatkan limbah organik yang berfokus pada kreativitas murid SMA. Pendekatan Research and Development (R&D) digunakan dalam penelitian ini dengan model pengembangan Hannafin dan Peck yang mencakup fase analisis kebutuhan, desain, serta pengembangan dan pelaksanaan. Subjek yang digunakan dalam penelitian ini adalah murid kelas X Fase E di SMAN 8 Kota Jambi. Instrumen penelitian terdiri dari angket validasi dari pakar materi, pakar media, penilaian dari guru, dan angket terkait respon murid yang dianalisis dengan cara kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa e-LKPD yang dikembangkan memperoleh tingkat kelayakan sebesar 90,33% dengan kategori sangat layak berdasarkan penilaian ahli materi dan ahli media. Selain itu, e-LKPD tersebut juga mendapatkan respons yang sangat baik dari murid, sehingga layak dimanfaatkan sebagai media pembelajaran kimia hijau berbasis proyek.
Pengembangan Flip Modul Pembelajaran Berbasis Proyek pada Materi Larutan Elektrolit dan Non-Elektrolit untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Anita Aulia; Rayandra Asiyhar; Naswir Naswir; Epinur Epinur; Isra Miharti
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 16 No. 2 (2026): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v16i2.4253

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan flip modul pembelajaran berbasis proyek pada materi larutan elektrolit dan non-elektrolit untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan berpikir kritis siswa serta terbatasnya penggunaan bahan ajar inovatif di SMA Negeri 1 Bayung Lencir. Metode yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan dengan model Lee & Owens yang meliputi tahap analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Subjek penelitian terdiri dari ahli materi, ahli media, guru kimia, serta siswa kelas X Fase E7 yang terlibat dalam uji coba perorangan (3 siswa) dan kelompok kecil (9 siswa). Data dikumpulkan melalui angket, lembar validasi, wawancara, dan kuesioner respon siswa, kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa flip modul yang dikembangkan memperoleh persentase kelayakan sangat baik dari ahli media (98%), guru (88%), uji coba perorangan (90%), dan kelompok kecil (91,3%). Dengan demikian, modul dinyatakan valid, praktis, dan layak digunakan. Pengembangan selanjutnya disarankan untuk melakukan uji coba pada skala yang lebih luas.
Analisis Kebutuhan Pengembangan Media Pembelajaran Interaktif Berbantuan Genially Pada Materi Sistem Koloid Terintegrasi Etnosains untuk Menumbuhkan Kemampuan Berpikir Kritis Viga Aprilia Putri; Yusnaidar Yusnaidar; Firdiawan Ekaputra; Wilda Syahri; Epinur Epinur; Desy Marlina
Entalpi Pendidikan Kimia Vol 7 No 1 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/epk.v7i1.606

Abstract

The colloidal system is a high school chemistry topic that examines the characteristics of fine particles within a dispersing medium. This material is often considered difficult by students due to its abstract nature, requiring a deep understanding of the types and properties of colloids and their daily applications. This condition indicates a need for innovation in learning media capable of connecting scientific concepts with contexts that are easier for students to understand. Through an ethnoscience approach that integrates local knowledge, students are encouraged to understand the material contextually and in relevance to local culture. This study aims to analyze the need for developing Genially-assisted interactive learning media on colloidal systems integrated with ethnoscience, focusing on fostering critical thinking skills. The research method used is descriptive qualitative, with data collection techniques consisting of questionnaires and interviews with students and chemistry teachers at SMA Negeri 17 Muaro Jambi. Data were analyzed descriptively. The results of the needs analysis show that 60.7% of students experience difficulty understanding colloidal material and 89.3% of students require media with a combination of text, images, video, and animation. Furthermore, both students and teachers strongly agree with the development of Genially-assisted interactive learning media that can be used at school or at home to support learning processes that foster critical thinking skills.