Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan flip modul pembelajaran berbasis proyek pada materi larutan elektrolit dan non-elektrolit untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan berpikir kritis siswa serta terbatasnya penggunaan bahan ajar inovatif di SMA Negeri 1 Bayung Lencir. Metode yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan dengan model Lee & Owens yang meliputi tahap analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Subjek penelitian terdiri dari ahli materi, ahli media, guru kimia, serta siswa kelas X Fase E7 yang terlibat dalam uji coba perorangan (3 siswa) dan kelompok kecil (9 siswa). Data dikumpulkan melalui angket, lembar validasi, wawancara, dan kuesioner respon siswa, kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa flip modul yang dikembangkan memperoleh persentase kelayakan sangat baik dari ahli media (98%), guru (88%), uji coba perorangan (90%), dan kelompok kecil (91,3%). Dengan demikian, modul dinyatakan valid, praktis, dan layak digunakan. Pengembangan selanjutnya disarankan untuk melakukan uji coba pada skala yang lebih luas.