Claim Missing Document
Check
Articles

Found 39 Documents
Search

Deskripsi Kemampuan Pemahaman Konsep Turunan Berdasarkan Teori APOS pada Siswa Kelas XII SMA Dwi Fitriani Rosali; T. Talib; A. Asdar
Issues in Mathematics Education (IMED) Vol 3, No 1 (2019): Maret
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (329.157 KB) | DOI: 10.35580/imed10735

Abstract

. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kemampuan pemahaman konsep turunan berdasarkan teori APOS. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan subjek sebanyak 6 siswa dari kelas XII MIA salah satu SMA negeri di kota Makassar tahun ajaran 2018/2019 yang dipilih dengan tujuan tertentu, yaitu nilai siswa dan rekomendasi guru. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes kemampuan matematika siswa, tes pemahaman konsep turunan berdasarkan teori APOS, dan pedoman wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Siswa yang memiliki kemampuan tinggi memenuhi indikator pemahaman konsep pada tahap aksi, serta memenuhi semua indikator pemahaman konsep pada tahap proses dan objek. Namun, pada tahap skema, siswa hanya memenuhi 1 indikator pemahaman konsep; (2) Siswa yang memiliki kemampuan sedang memenuhi indikator pemahaman konsep pada tahap aksi dan memenuhi 1 indikator pemahaman konsep pada tahap proses, serta memenuhi semua indikator pemahaman konsep pada tahap objek. Namun, pada tahap skema, siswa tidak memenuhi indikator pemahaman konsep; (3) Siswa yang memiliki kemampuan rendah memenuhi indikator pemahaman konsep pada tahap aksi, serta memenuhi semua indikator pemahaman konsep pada tahap proses. Namun, siswa tidak memenuhi indikator pemahaman konsep pada tahap objek dan skema.Kata Kunci: Pemahaman Konsep, Teori APOS, Turunan.Abstract. This research aims to describe the ability in understanding derivative concepts based on APOS theory. This research was a qualitative descriptive with the subjects were 6 students from class XII MIA at one of Senior High School in Makassar in 2018/2019 academic year which selected for certain purposes, namely students score and teacher recommendations. The instruments used in this research were a test of students' mathematics ability, test in understanding the derivative concepts based on APOS theory, and interviews. The results of the research showed that: (1) the students who have the high ability have fulfilled the indicators of understanding concept at the stage of action, and they fulfilled all indicators of understanding concepts in process and object stages. However, at the schema stage, the students only met 1 indicator of understanding the concept; (2) students who have the average ability have fulfilled the indicators of understanding concept at the action phase, and they fulfilled 1 indicator of understanding concept in the process phase, also they met all the indicators of understanding concepts in the object phase. However, at the schema phase, the students did not meet 1 indicator of understanding concepts; (3) students who have the low ability have fulfilled the indicators of understanding concept at the stage of action, and they fulfilled all indicators of understanding concepts at the process stage. However, the students did not meet the indicator of understanding concepts at the object and schema stage. Keywords: Understanding the Concept, APOS Theory, Derivative.
Pengembangan Buku Digital Matematika Saintifik pada Materi Persamaan Kuadrat Nur Islah Asyhar; A. Asdar; Nurwati Djam'an
Issues in Mathematics Education (IMED) Vol 5, No 2 (2021): September
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (602.421 KB) | DOI: 10.35580/imed23850

Abstract

Penelitian pengembangan ini bertujuan mengembangkan buku digital matematika saintifik untuk materi persamaan kuadrat yang valid dan praktis. Penelitian ini menggunakan model pengembangan ADDIE yang meliputi 5 tahapan yaitu analysis, design, development, implementation, dan evaluation. Instrumen penelitian yang digunakan berupa lembar penilaian media oleh ahli media dan ahli materi untuk mengukur kevalidan serta angket respon siswa dan guru untuk mengukur kepraktisan buku digital matematika. Responden uji coba produk adalah 10 siswa kelas 8. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produk memenuhi kriteria kevalidan berdasarkan penilaian oleh ahli materi dan ahli media. Produk memenuhi kriteria kepraktisan berdasarkan respon siswa yang dikategorikan kuat dan respon guru yang dikategorikan sangat kuat.Kata Kunci:pengembangan, buku digital matematika, pendekatan saintifik, ADDIEThis development research aims to develop valid and practical a digitalmathematics book scientific on the topic of quadratic equations. This research using the ADDIE development model, which includes 5 stages: analysis, design, development, implementation, and evaluation. The research instrument used is a form of media assessment sheets by media expert and material expert to measure the validity and students and teacher response questionnaires to measure the practicality of a digital mathematics book. Respondents for the product trial are 10 students of class VIII,1. The results showed that the product satisfies validity criteria based on the assessment by material expertand media expert. The product satisfies practicality criteria based on students response are categorized as strong and teacher response is categorized as very strong.Keywords:development, digital mathematics book, scientific approach, ADDIE
The Effect of Students' Interest and Motivation in Participating in Online Mathematics Learning on Mathematics Learning Outcomes for VII SMP Class Ruslan Ruslan; Asdar Asdar; Sri Kurniati
SAINSMAT: Journal of Applied Sciences, Mathematics, and Its Education Vol. 11 No. 2 (2022)
Publisher : PT Mattawang Mediatama Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35877/sainsmat693

Abstract

This study aims to determine the effect of students' interest and motivation in participating in online mathematics learning on mathematics learning outcomes for class VII SMP. In this study, the interest and motivation of students to take part in learning mathematics in the network is the independent variable, while the learning outcomes of mathematics are the dependent variable. The sampling technique in this study used a random sampling technique and the number of samples was 78 students of class VII. The data collection technique was using test and non-test instruments. The instruments used are (1) a questionnaire on student learning interest in the network (2) a questionnaire on student learning motivation in the network (3) a test of mathematics learning outcomes. The data analysis method used multiple linear regression. The results showed that (1) students' interest in learning was in the high category (2) students' learning motivation was in the high category (3) student learning outcomes tests on algebraic form material were in the low category (4) students' interest and motivation in online learning were networked. together have no effect on the learning outcomes of class VII on algebraic material.
PKM meningkatkan kemampuan mengajar guru dengan pendekatan saintifik berbantuan perangkat lunak Geogebra Asdar Asdar; Rosidah Rosidah; Fajar Arwadi
Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2019, No 5: PROSIDING 5
Publisher : Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (49.439 KB)

Abstract

The aim of this activity was to increase the pedagogic competence as well as the professional competence of teachers in the form of Community Partnership Program (PKM). The community involved in this study was a group of mathematics teachers in Tinggi Moncong subdistrict, one of subdistricts in Gowa, South Sulawesi Province, Indonesia. It was undertaken to solve the problem, i.e., the lack of integration of pedagogic competence, subject matter knowledge, and technological skill to apply in classroom. In addition, the other problem behind this program was no instructor who could facilitate them in such competence enhancement. This program trained the teacher to use geogebra. The findings of this program were that the professional competence and pedagogical competence of teachers increased.
PKM Pelatihan Pembelajaran STEAM bagi Guru-Guru SMP di Kabupaten Bantaeng Asdar Asdar; Sahlan Sidjara; Irwan Irwan
Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat SEMINAR NASIONAL 2021 : PROSIDING EDISI 1
Publisher : Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (208.148 KB)

Abstract

Abstrak. Kegiatan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) dilaksanakan kabupaten Bantaeng Provinsi Sulawesi Selatan, Mitra dalam kegiatan PKM ini merupakan guru-guru pada Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Matematika pada sekolah menengah pertama (SMP) di Kabupaten Bantaeng. Tujuan kegiatan ini adalah untuk: a) Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mitra dalam membuat rancangan pembelajaran STEAM; b) Meningkatkan pengetahuan mitra dalam merancang pembelajaran STEAM. Masalah yang dialami mitra diantaranya a) Rendahnya pengetahuan dan keterampilan Mitra tentang pembelajaran STEAM; b) Mitra tidak mengetahui merancang pembelajaran STEAM berbasis projek. Metode yang digunakan adalah pelatihan, pendampingan, dan diskusi antara pelaksana dengan mitra selain itu diadakan workshop pembuatan desain pembelajaran STEAM berbasis projek. Metode ini dilaksanakan kepada kelompok mitra yang berjumlah 40 orang dan selanjutnya evaluasi dan monitoring dilakukan secara berkala selama 3 bulan  Luaran yang diperoleh adalah: 1) Keterampilan dan perubahan wawasan mitra dalam pembelajaran STEAM; 2) Mitra mampu merancang pembelajaran STEAM berbasis projek. Kata kunci: STEAM
PERSEPSI MAHASISWA CALON GURU MATEMATIKA TERHADAP PRODUK STEAM KATAPEL (SLINGSHOT) DALAM PENERAPAN PEMBELAJARAN MATEMATIKA Muhammad Ammar Naufal; Asdar Asdar
JURNAL EDUSCIENCE Vol 9, No 3 (2022): Jurnal Eduscience (JES)
Publisher : Universitas Labuhanbatu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36987/jes.v9i3.3418

Abstract

Saat ini, perkembangan teknologi dan informasi sangat pesat seiring dengan berjalannya waktu. Salah satu terobosan pendidikan Indonesia yang bertujuan untuk membangun masyarakat yang mampu menciptakan ekonomi berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi adalah pendidikan STEAM. Pendidikan STEAM-Science, Technology, Engineering, Arts, and Mathematics merupakan sebuah integrasi dari berbagai bidang disiplin ilmu yang berada dalam satu kesatuan pendekatan pembelajaran. Salah satu produk STEAM yang dapat diimplementasikan dalam pembelajaran adalah katapel (slingshot). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana persepsi calon guru matematika terkait dengan katapel dalam pembelajaran STEAM di Sekolah. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan teknik observasi dan wawancara terstruktur, untuk melihat dan mendeskripsikan bagaimana persepsi calon guru matematika terkait dengan pembelajaran STEAM di tingkat sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produk STEAM berupa katapel dapat diimplementasikan di tingkat sekolah melalui pendekatan pembelajaran STEAM dan boleh meningkatkan keterampilan abad-21.
Cooperative Learning Model based on Tudang Sipulung with Ethnomathematics Approach Rusli Rusli; Chusnul Chatimah Azis; Asdar Asdar; Abdul Rahman; Hastuty Hastuty
EduLine: Journal of Education and Learning Innovation Vol. 2 No. 3 (2022)
Publisher : PT ARRUS Intelektual Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (509.664 KB) | DOI: 10.35877/454RI.eduline1266

Abstract

Mindset the learner's dislike of mathematics creates interest and their motivation in learning to be low and impact on their learning outcomes. Therefore, teachers as facilitator required get choose method that true consequently learning get interaction Educational, Inspiring and fun. So, the purpose in this research is investigate Effectiveness of Cooperative Model based on Tudang Sipulung with an Ethnomathematics Approach because this method can be made solution from the problems. Sample in this research is class IX.1 which selected by cluster random sampling and from population entire student class IX Junior High School in Makassar City. Data Collected by Indicators Effectiveness Learning that is result learn that Analyzed in a descriptive and inferential whereas activity and response student both Analyzed in a Descriptive. Result analysis Descriptive show (1) average pretest and posttest student that is 25.29 and 86.55 (2) averages N-Gain student that is 0,82 with category tall (3) average activity student that is 3,40 with category active (4) average percentage response student that is 89,60% with category very positive. Result analysis inferential show (1) value average result learn student >76.9 (2) average N-Gain student >0.29. From this result concluded that Application of Cooperative Model Based on Tudang Sipulung with Ethnomathematics Approach effective Applied at Learning mathematics student class IX Junior High School in the City Makassar.
Efektivitas Penerapan Media Pembelajaran Butterfly Trigon Dalam Model Kooperatif Tipe TSTS Asdar Asdar; Narullah Nasrullah; A.Nur Putri Ramdhani Yusuf
Issues in Mathematics Education (IMED) Vol 6, No 2 (2022): September
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/imed32589

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penerapan media pembelajaran Butterfly Trigon dalam model kooperatif tipe TSTS pada pembelajaran matematika siswa kelas X SMA dengan indikator efektivitas pembelajaran yaitu hasil belajar siswa, aktivitas siswa, dan respons siswa. Penelitian kuasi eksperimental desain tipe kontrol grup pretest dan posttest menggunakan teknik pengambilan sampel cluster random sampling. Populasi penelitian siswa kelas X SMA dan Sampel penelitian terdiri dua kelompok yaitu kelas eksperimen (Treatment) sebanyak 25 siswa dan kelas kontrol sebanyak 24 siswa. Data hasil belajar siswa diperoleh dengan pemberian pretest dan posttest, data aktivitas siswa diperoleh dengan lembar observasi aktivitas siswa, serta data respons siswa diperoleh dengan angket respons siswa. Adapun data tersebut dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial sehingga secara umum dapat disimpulkan bahwa penerapan media pembelajaran Butterfly Trigon dalam model kooperatif TSTS efektif diterapkan pada pembelajaran matematika siswa kelas X SMA. Kata Kunci: Efektivitas, Hasil Belajar, Media Pembelajaran, Model Kooperatif Tipe TSTS, Butterfly TrigonThis research aims to determine the effectiveness of the application Butterfly Trigon learning media in the cooperative model type TSTS on mathematics learning for X grade high school students with the indicators of learning effectiveness is student learning outcomes, student activities, and student responses. This research is a quasi-experimental research with pretest and posttest control group design using cluster random sampling technique. The population of this study were X grade high school students and the research sample consisted of two groups, namely the experimental class (Treatment) with 25 students and the control class with 24 students. Student learning outcomes data obtained by giving pretest and posttest, student activity data obtained through student activity observation sheets, and student response data obtained by student response questionnaires. Data analysis used descriptive statistics and inferential statistics so in general it can be concluded that the application Butterfly Trigon learning media in the cooperative model type TSTS is effectively applied on the mathematics learning for X grade high school students. Key Words: Effectiveness, Learning Outcomes, Learning Media, Cooperative model type TSTS, Butterfly Trigon
Investigasi Persepsi Mahasiswa Calon Guru Matematika Terhadap Penerapan Pembelajaran STEAM Di Sekolah Muhammad Ammar Naufal; Asdar Asdar
Primatika : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 11 No 2 (2022)
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/primatika.v11i2.1221

Abstract

Science, Technology, Engineering, Arts, and Mathematics (STEAM) saat ini diakui dan banyak digunakan sebagai metadisiplin yang menjembatani berbagai displin ilmu untuk menciptakan pengetahuan secara keseluruhan. Pembelajaran STEAM berperan penting dalam menghasilkan sebuah produk dengan mengintegrasikan lima disiplin ilmu. Namun, pembelajaran STEAM di Indonesia belum banyak diterapkan untuk mempelajari matematika dengan menghasilkan sebuah produk STEAM. Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi persepsi calon guru matematika terhadap pembelajaran STEAM melalui proyek Straw Bridge (Jembatan dari Sedotan Plastik) yang diterapkan di sekolah. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan melalui angket tertutup yang terdiri dari empat item pertanyaan. Subjek penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah 15 mahasiswa calon guru matematika yang sebelumnya telah terlibat langsung dalam pembelajaran STEAM. Analisis deskriptif dilakukan untuk mengetahui persepsi mahasiswa calon guru matematika terhadap proyek Straw Bridge (Jembatan dari Sedotan Plastik) yang diterapkan di sekolah. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa melalui pembelajaran STEAM, mahasiswa calon guru matematika berkeyakinan mampu meningkatkan keaktifan, kreativitas, dan konsentrasi belajar peserta didik sehingga peserta didik dapat menemukan dan mengembangkan ide-ide baru dalam mendesain dan menyelesaikan proyek STEAM-Straw Bridge (Jembatan dari Sedotan).
Penerapan Metode Latis untuk Mengurangi Kesalahan Siswa dalam Operasi Perkalian Ditinjau dari Kemampuan Awal Siswa Rifkah Chaerunnisa; S. Suradi; A. Asdar
Issues in Mathematics Education (IMED) Vol 5, No 1 (2021): Maret
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (303.878 KB) | DOI: 10.35580/imed19907

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengurangi kesalahan siswa dalam operasi perkalian dengan menerapkan metode perkalian latis. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek penelitian adalah 24 siswa yang dipilih secara purposive. Penelitian dilaksanakan di kelas VII dari salah satu SMP di Parepare. Tahun ajaran 2018/2019. Intrumen penelitian yang digunakan terdiri atas lembar observasi, soal tes, dan angket. Desain PTK menggunakan model Kemmis dan Tanggart yang meliputi perencanaan, tindakan/pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Skor rata-rata hasil tes matematika siswa setelah pemberian tindakan pada siklus I adalah 58,33 dari skor ideal 100 dan sebanyak 15 siswa yang melakukan kesalahan dalam operasi perkalian. Sedangkan skor rata-rata hasil tes matematika siswa setelah pemberian tindakan pada siklus II adalah 80,83 dari skor ideal 100 dan sudah tidak ada lagi siswa yang melakukan kesalahan. Kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal operasi perkalian bilangan bulat dan bilangan pecahan desimal terdapat  tiga aspek kesalahan yaitu kesalahan dalam memahami konsep, kesalahan proses penyelesaian, dan kesalahan penarikan kesimpulan. Sehingga dapat disimpulkan bahwa penerapan metode latis dapat mengurangi kesalahan siswa dalam operasi perkalian ditinjau dari kemampuan awal siswa SMP di ParepareKata kunci: Kesalahan siswa, Operasi perkalian, Metode latis, Kemampuan Awal, PTK . This research aims to reduce the students error in multiplication operation by implementing latis multiplication method. Type of research is qualitative research by classroom action research methods. Research subject are 24 students which selected by purposive which is encountered errors in multiplication operations. This research conducted in class VII.1of on SMP in Parepare Academic year 2018/2019. Classroom action research design by using  Kemmis and Tanggart model which includes planning action/ implementation, observation and reflection. The result of research shows that the average score of math test results after giving the action in Cycle is 58.33 from ideal score 100 and there are 15 students which make a mistake in operation the multiplication. While the average score of math test result after giving the action in cycle ii is 80.83 from ideal score 100 and there is no more student that make a mistake. Students error in solving integer multiplication and decimal fraction operation problems there are three error aspects that are in understanding the concept, error solving process and error of inference. So that, it can be conclude that the implementation of latis method can reduce the student error in multiplication operation in terms of the initial abilities of students SMP in Parepare.Keywords: Student errors, multiplication operation, latis method, initial ability, classroom action research