Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Penetapan Tuor Adat di Mandailing Natal dalam Perspektif Hukum Islam Erma Erma; Muhammad Alwi; Nur Alfiyah; Rahmi Wahyuni
Reflection : Islamic Education Journal Vol. 2 No. 1 (2025): Reflection : Islamic Education Journal
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Pendidikan Agama dan Filsafat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/reflection.v2i1.457

Abstract

The wedding feast or yuamul farah in each tradition certainly has its distensing or uniqueness that gives birth to the characteristics of each region. The traditions carried out by each tribe of the community are certainly different from one another, one of which is the phenomenon practiced in the traditional events of the Mandailing tribe of North Sumatra which is still attached to this day is the tuor tradition in the Mandailing traditional marriage. Tuor is the name of the marriage dowry in the Mandailing customary agreement. The general description of tuor is: a man is obliged to give tuor to the woman he is going to marry. Tuor is a custom that has existed for a long time. For the people of Mandailing, the practice is as a form of preserving estavet tradition, although some of them do not know the origin of this tradition before. The author's observation on the area can be said that some people agree with the existence of this tuor tradition, but it is undeniable that there are other parts of the community who contradict the practice of the tuor because it can burden the party who will carry out the marriage. The party who feels burdened is the young man who is about to get married. Because sometimes the nominal size of the tuor results in delays in the marriage procession due to economic problems. The result of this study is that the Islamic perspective related to the tour inherited by the Mandailing community is not contradictory, because it is carried out on the basis that it both have aspects of willingness between one party and another. In addition, there is also a sense of family, agreement and also a sense of sincerity between the two sides of the family. The amount of the tuor is no longer a benchmark in Islamic considerations Because the form of the agreement between the two sides became the main foundation in establishing the tour.
Improving Critical Thinking Skills Using Problem Based Learning on the Media Flash Card Erma, Erma; Koeswanti, Henny Dewi; Giarti, Sri
International Journal for Educational and Vocational Studies Vol. 1 No. 6 (2019): October 2019
Publisher : Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/ijevs.v1i6.1671

Abstract

The purpose of this study is to improve students' critical thinking skills using the Problem Based Learning model aided by flash card media. The research method used is a class action research method. The subjects of the study were the 5th grade students of SD St. Theresia Massudirini 77 with 40 students. The results of observations in the pre-cycle that the critical thinking skills of students in the category are quite critical (15%). Based on these problems, the researchers made improvements to the classroom action research, using the Problem Based Learning model aided by Flash Card media. The results showed that the critical thinking skills of students in the quite critical category were (32.5%) in the first cycle and during the second cycle increased to (75%).
Dampak Teknologi Digital terhadap Pembangunan Karakter Islami Siswa di MDA Al-Falah Erma, Erma; Natasya, Natasya; Hidayah, Nurul; Nurdiyana, Nurdiyana; Hanun, Parida; Mairanda, Risda Hairil
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah menciptakan paradigma dalam dunia pendidikan. Terlebih dalam pendidikan karakter di lingkungan MDA Al-Falah. Pendidikan karakter adalah proses pembangunan dan pembentukan potensi individu secara menyeluruh melalui penanaman nilai sikap.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dampak teknologi digital terhadap pembangunan karakter siswa di MDA Al-Falah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif ,dengan permasalahan bagaimana keterbatasan sumber daya dalam penggunaan teknologi digital dapat memberikan pengaruh pada karakter peserta didik,data dikumpulkan melalui observasi partisipan. Dengan penyabaran angket kepada siswa dan wawancara terhadap guru dan, kajian pustaka yaitu menggunakan literatur jurnal yang relevan.Hasil penelitian ini respon siswa menunjukkan antusiasme yang tinggi terutama saat pembelajaran menggunakan audio atau media interaktif, namun hambatan yang signifikan adalah keterbatasan fasilitas, literasi digital dan akses internet hal ini menunjukkan bahwa pemanfaatan teknologi digital di MDA Al-Falah belum optimal,tetapi memiliki potensi besar jika didukung dengan pelatihan guru dan penyediaan infrastruktur yang memadai.
Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Produksi Sere Wangi Di Kecamatan Terangun Kabupaten Gayo Lues M, Abd. Jalil.; Syahidin, Syahidin; Erma, Erma
Gajah Putih Journal of Economics Review Vol 3 No 2 (2021): Oktober: Jurnal Ekonomi Review Gajah Putih
Publisher : Universitas Gajah Putih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (212.936 KB) | DOI: 10.55542/gpjer.v3i2.187

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini apakah faktor produksi luas lahan, tenaga kerja dan modal berpengaruh signifikan baik secara parsial maupun secara simultan terhadap produksi sere wangi di Kecamatan Terangun Kabupaten Gayo Lues. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis signifikansinya pengaruh ketiga faktor produksi tersebut terhadap produksi sere wangi. Untuk memecahkan masalah tersebut dilakukan pengumpulan data dari 30 orang petani sebagai sampel melalui penelitian lapangan menggunakan instrumen observasi dan kuesioner. Kemudian data tersebut diolah, disajikan dan dianalisa dengan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Luas lahan berpengaruh positif terhadap produksi sere wangi, 2) Tenaga berpengaruh positif terhadap produksi sere wangi, 3) Modal berpengaruh positif terhadap produksi sere wangi, 4) Luas lahan, tenaga kerja dan modal secara bersama-sama berpengaruh terhadap produksi sere wangi di Kecamatan Terangun. Sehubungan dengan temuan penelitian tersebut, disarankan kepada petani sere wangi agar mengoptimalkan penggunaan input produksi dan menerapkan penggunaan teknologi terbaru dalam meningkatkan produksi dari petani sere wangi. Memberikan penyuluhan kepada petani dalam memberikan pengarahan kepada petani dalam pengembangan dan peningkatan produksi baik dari segi kualitas maupun kuantitas.
Meningkatkan Kreativitas Anak Usia 5-6 Tahun melalui Kegiatan Menganyam Menggunakan Bahan Alam Erma, Erma; Yaswinda, Yaswinda
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 7 No. 6 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v7i6.2667

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tentang kreativitas anak usia 5-6 tahun melalui kegiatan menganyam menggunakan bahan alam di TKN Pembina 2 Bantan. Sampel penelitian dilakukan pada anak usia 5-6 tahun sebanyak 15 anak. Metode penelitian yang digunakan bersifat kuantitatif dengan desain quasi ekspremental dengan jenis pretest dan postest control group desing. Instrument pengumpulan data penelitian menggunakan lembar observasi. Adapun Teknik pengelolahan data menggunakan SPSS 27.0 untuk melihat apakah hipotesis Ha dan Ho diterima atau di tolak. Berdasarkan hasil uji T diketahui nilai signifikan = 0.196 yang berarti lebih besar dari a 0.05 artinya data tersebut berdistribusi normal. Selain itu juga dilakukan uji homogenitas pada sample penelitian. Dari hasil pengujian maka data bersifat homogen dengan perolehan angka 0.554 yang lebih besar dari taraf signifikan 0.05. Maka hipotesis Ha diterima dan Ho ditolak. Dari hasil penelitian maka dapat disimpulkan bahwa terjadi peningkatan bahwa kreativitas anak usia 5-6 tahun melalui kegiatan menganyam menggunakan bahan alam di TKN Pembina 2 Bantan.
APLIKASI POC KULIT PISANG DAN NPK TERHADAP PADI SIAM RUKUT DENGAN SISTEM TANAM JAJAR LEGOWO Hayati, Noraida; Mahmudah, Mahmudah; Istiqomah, Nurul; Hafizah, Nur; Mahdiannoor, Mahdiannoor; Erma, Erma
ZIRAA'AH MAJALAH ILMIAH PERTANIAN Vol 51, No 1 (2026)
Publisher : Pusat Publikasi Jurnal Universitas Islam Kalimantan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/zmip.v51i1.22273

Abstract

Padi (Oryza sativa L.) merupakan salah satu makanan pokok di Indonesia.  Teknologi unggulan dalam budidaya padi yang mendukung meningkatnya produktivitas padi adalah sistem tanam jajar legowo, POC kulit pisang dan NPK. Penelitian ini memiliki tujuan (1) pengaruh interaksi antara POC kulit pisang dengan NPK pada pertumbuhan dan hasil padi siam rukut dengan sistem tanam jajar legowo (3) respon pemberian NPK pada pertumbuhan dan hasil padi siam rukut (4) konsentrasi terbaik pemberian POC kulit pisang pada pertumbuhan dan hasil padi siam rukut (5) takaran terbaik pemberian NPK pada pertumbuhan dan hasil padi siam rukut. Penelitian memakai (RAK) Rancangan Acak Kelompok faktorial 2 faktor terdapat perpaduan 9  perlakuan dengan 3 kali ulangan maka terdapat 27 unit percobaan. Kesimpulan penelitian ini menyatakan  pemberian POC kulit pisang dan NPK tidak berpengaruh untuk semua variabel pengamatan.