Claim Missing Document
Check
Articles

Manfaatkan Sampah Rumah Tangga Menjadi Kompos di Kecamatan Minas Kabupten Siak Latifa Siswati; Ambar Tri Ratna Ningsih; Hamzah Eteruddin
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 3 (2020): Peran Perguruan Tinggi dan Dunia Usaha Dalam Pemberdayaan Masyarakat Untuk Menyongsong
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (394.908 KB) | DOI: 10.37695/pkmcsr.v3i0.796

Abstract

Sampah rumah tangga dapat dimanfaatkan menjadi kompos yang digunakan sebagai pupuk bagi tanaman , umumnya masyarakat memiliki pekarangan yang dapat ditanamani bunga,sayur dan buah. Pengolahan sampah rumah tangga selain untuk dijadikan kompos sekaligus untuk membersihkan lingkungan rumah juga ,memberikan kontribusi dalam masalah pengelolaan sampah di daerah ,serta menguranggi pengeluaran rumah tangga untuk membeli pupuk bagi tanaman ,meminimalkan pemakaian pupuk kimia . Kecamatan Minas berjarak 8 km dari Universitas Lancang Kuning, belum ada masyarakat memanfaatkan sampah menjadi kompos. Pengelola bank sampah belum memiliki keterampilan dan pengetahuan ini sehingga sampah rumah tangga belum diolah menjadi kompos , memberi penyadaran kepada masyarakat untuk peduli kepada lingkungan apabila tidak ada kesadaran masyarakat untuk mengolah sampah menyebabkan sampah semakin banyak . Metode kegiatan yang diberikan kepada masyarakat adalah, penyadaran, penyuluhan, demonstrasi, dan evaluasi. Untuk mempercepat proses pengomposan di beri bioaktifator . Setelah dilakukan pelatihan terjadi peningkatan pengetahuan peserta 13,33% sampai 93,33%. Lingkungan jadi bersih
Pelatihan dan Pendampingan Sertifikasi Kompetensi untuk Tenaga Kerja Bidang Instalasi Pemanfaatan Tenaga Listrik Tegangan Rendah Muhammad Ridha Fauzi; Hamzah Eteruddin; Usaha Situmeang; Suwitno Suwitno; Yolnasdi Yolnasdi; Ahmad Kafrawi Nasution
Jurnal Pengabdian UntukMu NegeRI Vol 6 No 1 (2022): Pengabdian Untuk Mu negeRI
Publisher : LPPM UMRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37859/jpumri.v6i1.3666

Abstract

Untuk bisa bersaing di tingkat global, tenaga kerja harus memiliki sertifikat kompetensi.Tenaga kerja tidak bisa lagi hanya dengan mengandalkan ijazah, sertifikat kursus, dan lain sebagainya. Sertifikat kompetensi merupakan bukti pengakuan tertulis atas kompetensi kerja seseorang pada bidang tertentu melalui uji kompetensi secara sistematis dan obyektif yang dilaksanakan oleh lembaga sertifikasi profesi (LSP) dan telah mendapatkan lisensi dari badan nasional sertifikasi kompetensi (BNSP). Sementara itu banyak tenaga kerja di Provinsi Riau yang belum punya dan belum tahu dengan sertifikat kompetensi tersebut, khususnya di bidang instalasi pemanfaatan tenaga listrik. Oleh karena itu diperlukan pelatihan dan pendampingan untuk mereka. Adapun tujuan dari kegiatan ini adalah untuk melatih dan meningkatkan pemahaman tenaga kerja menghadapi uji sertifikasi kompetensi agar kompeten dan bisa bersaing di bursa kerja. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan pengabdian ini adalah pelatihan dan pendampingan dengan tahapan pre-test, pembekalan, observasi, post test, dan wawancara. Kegiatan pengabdian ini diikuti oleh 7 peserta. Selama kegiatan berlangsung terlihat pelatihan dan pendampingan ini telah terlaksana dengan baik. Sedangkan dari hasil penilaian yang dilakukan terdapat 86% peserta memperoleh nilai ≥ 70, artinya 6 dari 7 peserta berhasil kompeten. Ini menunjukkan peningkatan pemahaman peserta terhadap pengetahuan, keterampilan dan sikap jika dibandingkan dari hasil pre-test sebelumnya.
Analisis Sistem Monitoring Daya Listrik Menggunakan Internet of Things ( IoT ) Pada Gedung Teknik Elektro Politeknik Negeri Bengkalis Hari Putra Hari; Hamzah Eteruddin; Monice; Achmad Nur Aliansyah
Jurnal Fokus Elektroda : Energi Listrik, Telekomunikasi, Komputer, Elektronika dan Kendali) Vol. 7 No. 4 (2022): Jurnal Fokus Elektroda Vol 7 No 4 2022
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (830.882 KB) | DOI: 10.33772/jfe.v7i4.7

Abstract

Listrik merupakan sesuatu yang harus ada dalam kehidupan ini. Keberadaannya wajib dan harus selalu ada. Penggunaan dan pemanfaatan harus dipergunakan sebaik mungkin. Pemanfaatan energi listrik sebaiknya dapat termonitoring dengan baik untuk menghindari pemborosan energi listrik. Biasanya pengukuran penggunaan energi listrik dilakukan dengan alat ukur sederhana dan masih secara manual. Melalui IoT dengan menggunakan blynk hal ini bisa dilakukan secara online sehinggga data yang ingin diperoleh dari monitoring bisa di lihat setiap saat dan realtime. Melalui monitoring berbasis IoT (Internet of Thing) ini, monitoring bisa dilakukan dari jarak jauh dan bisa diakses dengan smartphone. Sistem monitoring ini menggunakan sensor PZEM-004T yang diproses oleh arduino diserialkan dengan nodemcu ESP 8266. Dari hasil pengujian yang telah dilakukan didapatkan error rata-rata yang didapatkan sebesar 2,7 % atau akurasi alat sebesar 97,3 % pada pengukuran arus jika dibandingkan dengan clamp meter merk PeakTech tipe 1615.
IbM INSTALLATION AND USE OF ELECTRICAL INSTALLATION EQUIPMENT BASED ON STANDARDIZATION IN UMBANSARI KELURAHAN Abrar Tanjung; Arlenny; Hamzah Eteruddin; Agus Bari Saptono
Journal of Community Service Vol 3 No 2 (2021): JCS, December 2021
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (387.166 KB) | DOI: 10.56670/jcs.v3i2.60

Abstract

Standarisasi merupakan suatu acuan dan atau ketentuan dalam menggunakan bahan dan perlengkapan listrik yang sudah memenuhi ketentuan dan aturan seperti mutu dan kualitas bahan atau perlengkapan listrik yang sudah teruji dalam suatu pengujian yang dilakukan oleh suatu badan yang berhubungan dengan listrik. Pengujian ini meliputi mutu, kualitas dan kekuatan yang memenuhi standarisasi pada sebuah pabrik ditingkat nasional. Badan yang bertanggung jawab dalam pengujian dan pengawasan mutu dan kualitas bahan dan perlengkapan disebut Badan Standar Nasional Indonesia (BSNI). Hasil pengabdian masyarakat di Kelurahan Umban Sari pada pemberian kuisioner sesudah penyuluhan diperoleh 80% dan hasil evaluasi/monitoring masyarakat konsumen listrik menunjukkan perubahan pengetahuan dan pemahaman sebesar 75% peserta setelah mengikuti penyuluhan, dari peserta yang tidak mengetahui instalasi listrik berubah dengan menggunakan bahan-bahan instalasi listrik secara benar dan baik serta aman yang sesuai dengan persyaratan umum instalasi listrik. Sedangkan peserta penyuluhan 60% menjadi juru penerangan untuk membagi pengetahuan yang di terimanya kepada tetangganya yang tidak mengikuti.
Susut Tegangan pada Penghantar ACCC di Saluran Transmisi 150 kV di PT. PLN (Persero) Unit Pelayanan Transmisi Pekanbaru: Transmisi Octary, Wellington; Eteruddin, Hamzah; Tanjung, Abrar
SainETIn : Jurnal Sains, Energi, Teknologi, dan Industri Vol. 5 No. 1 (2020): SainETIn
Publisher : Teknik Elektro Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/sainetin.v5i1.6275

Abstract

Power transmission network system plays an important role in distributing power, especially in 150 kV power transmission lines. In 2013, the was a change in term of conductor type in in 150 kV transmission lines of Garuda Sakti – Balai Pungut, from ACSR to ACCC, because of the growing number of power plants in Riau and power distribution in every conductor supplying higher current, when given higher current, ACCC conductor is capable of transmitting power twice the ACSR conductor. The single line diagram of UPT Pekanbaru, data from power station (GI) Garuda Sakti – Balai Pungut, conductor data and load data are all data necessary for the study and calculation on ACCC conductor. The result shows that the amount of voltage drop power losses of ACCC conductor is 5.098 kV, while the power loss is 479,187 with the sagging value is 6.950 m, compared to the old conductor, the ACSR type, with the voltage drop of 7.517 kV, power loss of 828.863 kW, and the sagging value of 9.010 m, all measured in 150 kV power transmission lines of PT. PLN PERSERO UPT Pekanbaru.
Studi Pemasangan Express Feeder Jaringan Distribusi 20 kV Untuk Mengatasi Drop Tegangan Pada Feeder Sorek PT PLN (Persero) Rayon Pangkalan Kerinci: Distribusi Anugrah, Andri Van; Eteruddin, Hamzah; Arlenny, Arlenny
SainETIn : Jurnal Sains, Energi, Teknologi, dan Industri Vol. 4 No. 2 (2020): SainETIn
Publisher : Teknik Elektro Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/sainetin.v4i2.6338

Abstract

Penyaluran energi listrik oleh PT PLN (Persero) Area Pekanbaru, Rayon Pangkalan Kerinci untuk daerah Sorek dan sekitarnya, disuplai oleh saluran distribusi 20 kV feeder Sorek melalui Gardu Hubung Kerinci. Panjang total jaringan feeder Sorek 194 kms dengan luas penampang jaringan utama 240 mm2 dan percabangan umumnya menggunakan 150 mm2. Jumlah pelanggan yang tersambung ke feeder Sorek sebanyak 20.606 dengan beban penyulang 218,2 ampere melalui 152 unit trafo distribusi. Feeder Sorek menggunakan sistim distribusi Radial, hanya ada satu sumber melalui dari Gardu Hubung Kerinci, tidak terdapat sumber lain yang dekat dengan feeder tersebut. Panjangnya feeder Sorek ini menyebabkan terjadinya drop tegangan dan rugi-rugi daya yang sangat besar, dengan tegangan terendah pada ujung saluran mencapai 11,5 kV, kondisi tegangan yang disalurkan telah melampaui batas standar drop tegangan yaitu 10% (18 kV). Dengan dilakukannya pemasangan Express Feeder sepanjang 46 kms dari GH kerinci sampai ke GH Sorek, maka tegangan yang diterima seluruh trafo mengalami peningkatan diantaranya trafo BM 006 yang berada pada ujung saluran menjadi 17,155 kV. Rugi-rugi daya pada sistem PLN dapat ditekan hingga 1.407 kW sehingga memberikan dampak langsung pada peningkatkan kualitas layanan penyaluran tenaga listrik pada feeder Sorek.
Analisis Penggunaan Energi Listrik Pada Mobil Listrik Terhadap Intensitas Cahaya Arif Ilham Rafi Cahyo; Hamzah Eteruddin; David Setiawan; Darmansyah
SainETIn : Jurnal Sains, Energi, Teknologi, dan Industri Vol. 8 No. 1 (2023): SainETIn
Publisher : Teknik Elektro Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/sainetin.v8i1.11016

Abstract

Penerangan pada kendaraan sangat berperan penting. Salah satu bagian dari fitur penerangan pada kendaraan adalah lampu penerangan utama (head lamp). Sistem penerangan terdiri dari beberapa komponen dan cara kerja, salah satunya adalah sistem kelistrikan bodi lampu penerangan utama. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar penggunaan intensitas cahaya lampu penerangan khususnya lampu penerangan utama mobil listrik tersebut agar penggunaan lampu sesuai dengan kegunaan pengemudi. Sistem kelistrikan bodi adalah instalasi dari berbagai rangkaian sistem kelistrikan dari kendaraan. Rangkaian kelistrikan bodi tersebut, antara lain sistem penerangan dan sistem peringatan. Perbandingan intensitas cahaya pada lampu digunakan untuk mengetahui seberapa kuat intensitas cahaya yang dihasilkan dari lampu LED 12 Volt berdaya 5 Watt dengan lampu halogen 12 Volt 55 Watt menggunakan alat ukur lux meter yang dihadapkan langsung ke arah lampu depan dengan jarak 1 meter dari sumber cahaya. Dari hasil perhitungan yang didapatkan maka kapasitas lampu yang digunakan tidak boleh melebihi 60 W. Hasil pengujian menunjukkan bahwa lampu LED lebih hemat energi dibandingkan lampu pijar Halogen dengan intensitas yang lebih terang. Hasil pengujian pada intensitas Cahaya pada lampu pijar Halogen lampu jauh 60 W 3250 lumen dan lampu dekat 55 W 740 lumen.
Analysis of Voltage Sag Due to Short Circuit on the Sub System in Central Sumatera Eteruddin, Hamzah; Hendry, Hendry; Atmam, Atmam
International Journal of Electrical, Energy and Power System Engineering Vol. 1 No. 2 (2018): International Journal of Electrical, Energy and Power System Engineering (IJEEP
Publisher : Electrical Engineering Department, Faculty of Engineering, Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (731.938 KB) | DOI: 10.31258/ijeepse.1.2.1-5

Abstract

Power quality is closely related to electrical energy which is directly related to voltage and current interference. Electrical equipment used daily requires good power quality. The thing that affects the quality of the power is the voltage dip. Based on the IEEE 1159-1995 standard, voltage sag is a decrease in RMS voltage with duration of 0.5 cycle to 1 minute. Sag voltage that occurs can have an effect on electronic equipment and other problems that often arise in the industrial environment. Therefore, a short circuit fault analysis was conducted to determine the voltage sag based on the type of fault in the sub system in Central Sumatera. Short circuit fault analysis is done using Powerworld Simulator 7.0 Students Edition. This study is intended to determine the sag voltage when there is a short circuit fault. The biggest voltage sag occurs when a short circuit fault of single phase to ground at 75% fault location and the smallest voltage sag when the three-phase short circuit of 0.7 fault location.
ANALISA PENGONTROLAN MOTOR DC SEBAGAI PENGGERAK KENDARAAN LISTRIK Eteruddin, Hamzah; Santoni, Edi; Setiawan, David
Metrik Serial Humaniora dan Sains Vol. 3 No. 2 (2022)
Publisher : Konsorsium Cendekiawan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah global adalah kelangkaannya bahan bakar fosil, disamping itu bahan bakar fosil juga tidak ramah lingkungan. Kendaraan listrik dirancang sebagai jawaban untuk mulai beralih pada penggunaan energi yang terbaharukan dan ramah lingkungan. Motor listrik sebagai penggerak utama pada kendaraan listrik perlu dikendalikan agar dapat efisien dalam beroperasi sesuai keperluan. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis efisiensi Permanent Magnet Direct Current Motor (PMDC) yang digunakan pada saat diberi pengontrolan dan tanpa pengontrolan pada sepeda listrik beserta pengontrolan berbeban dan tidak berbeban. Metode penelitian. Awal penelitian dimulai dengan persiapan pengontrolan, pembuatan rangkaian pengontrolan pada multisim serta pengujian pengontrolan pada motor saat berbeban dan tidak berbeban. Cara pengontrolan kecepatan Motor PMDC disepeda listrik adalah dengan metode rangkaian DC Chopper menggunakan MOSFET CS48N75A atau sejenisnya dengan sistem penguatan diawal Mulai dari Output Throttle yang dikuatkan oleh LM339 kemudian dikirim ke Driver MOSFET sebagai Switch MOSFET untuk pengatur besaran tegangan Input pada Motor PMDC. Hasil penelitian : Throttle 100% Tegangan pada Output Driver MOSFET adalah 11,58 V, Output MOSFET adalah 0,205 V, dan Input Motor adalah 24,94 V. Komsumsi Daya Motor PMDC saat menggunakan controller adalah 44,4 Watt dan saat tanpa menggunakan controller adalah 42,72 Watt. Efisiensi Motor PMDC saat menggunakan controller adalah 92,29 % dan saat tanpa menggunakan controller adalah 92,58 %. Menggunakan baterai litium yang kontruksinya lebih ringan, kecil. Serta mudah dalam mengatur besar tegangan, arus, dan kapasitansi yang kita butuhkan. Dan juga apabila ada kerusakan bisa diganti satuan.
ANALISA PENGONTROLAN MOTOR DC SEBAGAI PENGGERAK KENDARAAN LISTRIK Eteruddin, Hamzah; Satoni, Edi; Setiawan, David
Metrik Serial Humaniora dan Sains Vol. 3 No. 2 (2022)
Publisher : Konsorsium Cendekiawan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah global adalah kelangkaannya bahan bakar fosil, disamping itu bahan bakar fosil juga tidak ramah lingkungan. Kendaraan listrik dirancang sebagai jawaban untuk mulai beralih pada penggunaan energi yang terbaharukan dan ramah lingkungan. Motor listrik sebagai penggerak utama pada kendaraan listrik perlu dikendalikan agar dapat efisien dalam beroperasi sesuai keperluan. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis efisiensi Permanent Magnet Direct Current Motor (PMDC) yang digunakan pada saat diberi pengontrolan dan tanpa pengontrolan pada sepeda listrik beserta pengontrolan berbeban dan tidak berbeban. Metode penelitian. Awal penelitian dimulai dengan persiapan pengontrolan, pembuatan rangkaian pengontrolan pada multisim serta pengujian pengontrolan pada motor saat berbeban dan tidak berbeban. Cara pengontrolan kecepatan Motor PMDC disepeda listrik adalah dengan metode rangkaian DC Chopper menggunakan MOSFET CS48N75A atau sejenisnya dengan sistem penguatan diawal Mulai dari Output Throttle yang dikuatkan oleh LM339 kemudian dikirim ke Driver MOSFET sebagai Switch MOSFET untuk pengatur besaran tegangan Input pada Motor PMDC. Hasil penelitian : Throttle 100% Tegangan pada Output Driver MOSFET adalah 11,58 V, Output MOSFET adalah 0,205 V, dan Input Motor adalah 24,94 V. Komsumsi Daya Motor PMDC saat menggunakan controller adalah 44,4 Watt dan saat tanpa menggunakan controller adalah 42,72 Watt. Efisiensi Motor PMDC saat menggunakan controller adalah 92,29 % dan saat tanpa menggunakan controller adalah 92,58 %. Menggunakan baterai litium yang kontruksinya lebih ringan, kecil. Serta mudah dalam mengatur besar tegangan, arus, dan kapasitansi yang kita butuhkan. Dan juga apabila ada kerusakan bisa diganti satuan.