Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

PEMBERDAYAAN REMAJA MASJID NASRULLAH MELALUI  PENINGKATAN LITERASI KEUANGAN DAN DIGITAL MARKETING Anjar Safitri; Hendro Sukoco; Melli Andini; Dede Rahmawati; Rizki Hidayat
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 1 No. 10 (2024): Desember 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Generasi muda memegang peran penting dalam pembangunan masa depan suatu negara. Secara keseluruhan, generasi muda Indonesia memiliki potensi besar untuk membawa perubahan positif dalam berbagai aspek kehidupan nasional. Namun, tantangan seperti akses pendidikan yang merata, kesempatan kerja yang memadai, serta perlindungan lingkungan masih perlu diatasi untuk memastikan mereka dapat berkontribusi secara maksimal dalam membangun masa depan Indonesia yang lebih baik. Hal ini juga terjadi di remaja Kampung Sri Rahayu. Banyak remaja yang tidak berkembang secara produktif karena minimnya ilmu dan akses pendidikan yang disebabkan oleh ekonomi. Pemahaman mendalam tentang penyebab permasalahan ini penting untuk mengembangkan solusi yang efektif dalam mendukung generasi muda menghadapi tantangan dan memanfaatkan peluang untuk masa depan yang lebih baik, diantaranya melalui pelatihan digital marketing dan peningkatan literasi keuangan.  Sosialisasi ilmu literasi keuangan dan digital marketing dihadiri oleh 60% remaja masjid Nasrullah. Literasi keuangan ini bisa menambah kemampuan generasi muda khususnya di Kampung Sri Rahayu dalam mengelola dan merencanakan kebutuhan dan keuangan generasi muda dengan pemaham pengetahaun sebesar 75%. Selain itu melalui digital marketing juga diharapkan menjadi media peningkatan ilmu dan kemampuan teknologi generasi muda, sehingga bisa menambah skill dalam kewirausahaan dan peningkatan ekonomi. Hasil sosialisasi menunjukan 75% remaja masjid Nasrullah meningkat pengetahuan tentang digital marketing.
Pelatihan Pengelolaan Sumber Daya Manusia di Era Digital pada Organisasi Kemasyarakatan Fatayat NU PAC Cipondoh RR Roosita Cindrakasih; Flora Meliana Siahaan; Amalliah; Rizki Hidayat
Jurnal Pengabdian Sosial Vol 5 No 1 (2025): Jurnal Pengabdian Sosial
Publisher : Universiitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/pbs.v5i1.47227

Abstract

Peningkatan dalam pengelolaan sumber daya manusia di era digital ini harus terus di kembang, khususnya penggunaan yang aman dan efektif pada komunikasi berbasis digital. Pelatihanini mengidentifikasi kurangnya pemahaman literasi digital, risiko keamanan media sosial, dan keterbatasan pemanfaatan platform sebagai masalah utama. Oleh karena itu, peningkatan kapasitasSDM dan yang terpenting pengelolaan SDM pada sebuah organisasi sangat di butuhan. Kegiatan ini dapat di lakukanmelalui pendidikan formal dan pelatihan non-formal yang diselenggarakan dalam pengabdian masyarakat oleh dosen-dosen dari Universitas Bina Sarana Informatika.Pada pengabdian pada masyarakat ini pelatihan di berikan agar SDM Fatayat Nu Cipondoh dapat meningkatkan keahlian yang dapat di aplikasi pada setiap program kegiatannya . Program kegiatan yang ada pada Fatayat Nahdlatul Ulama (NU)Pimpinan Anak Cabang (PAC)Cipondoh yaitu (1) kegiatan pengajian rutin yangdilakukan tiap minggu; (2) kegiatan Unit Kegiatan Masyarakat (UKM) yang produktif untuk meningkatkan pendapatan/ peluang wirausaha dari masyarakat; dan (3) Kegiatan pengembangan kreativitas anggota seperti pertunjukan drumband dan Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ). Permasalahan yang terdapat pada mitra yakni belum maksimalnya pengelolaan SDM pada penggunaan komunikasi digitalsebagaialat atau media dalam peningkatan pengelolaanSumber Daya Manusia (SDM). Solusi yang diberikan yaitu melalui pendampingan dan pengelolaan SDM dalam memahami dan dapat menggunakan komunikasi digitalmelalui hal-hal: (a)bagaimana memberikan pengelolaan dan pemahaman, pengetahuan dalam meningkatkan SDM terutama pada penggunaan komunikasi digital ;(b)bagaimana meningkatkan kapasitas kemampuan menjadi profesional di tempat kerja; dan (c)memberikan pemahaman bahwa dengan memiliki kompetensi diri akan berdampak kepada jabatan dan penghasilan usaha kegiatan masyarakat (UKM) kelompok Fatayat NU PAC Cipondoh
Pelatihan Strategi Komunikasi Pemasaran Digital melalui Instagram dan TikTok bagi Ibu PKK Desa Cikasungka, Kecamatan Solear, Kabupaten Tangerang Amalliah; Flora Meliana Siahaan; RR Roosita Cindrakasih; Rizki Hidayat
Jurnal Pengabdian Sosial Vol 5 No 2 (2025): Jurnal Pengabdian Sosial
Publisher : Universiitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/pbs.v5i2.51493

Abstract

Perkembangan teknologi digital menuntut pelaku UMKM, termasuk kelompok ibu PKK di Desa Cikasungka, untuk mampu memanfaatkan media sosial sebagai sarana pemasaran. Namun kenyataannya, keterbatasan pemahaman literasi digital dan strategi pemasaran masih menjadi kendala signifikan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan keterampilan komunikasi pemasaran digital melalui pelatihan pembuatan konten promosi menggunakan platform Instagram dan TikTok. Metode pelaksanaan meliputi ceramah interaktif, praktik langsung pembuatan konten, dan pendampingan intensif. Hasil menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta terkait literasi digital, pemanfaatan fitur media sosial, dan strategi pemasaran berbasis konten kreatif. Program ini menunjukkan efektivitas pelatihan dalam membangun kapasitas UMKM berbasis komunitas, serta pentingnya pendekatan partisipatif dalam penguatan ekonomi desa melalui media digital
GAY SELF-PRESENTATION IN SOCIAL INTERACTION (A DRAMATURGICAL STUDY OF THE GAY COMMUNITY IN PALEMBANG CITY) Diah Ayu Nabilah Karimah; Rizki Hidayat; Adelia Octaviani; Ina Novita Sari
Akrab Juara : Jurnal Ilmu-ilmu Sosial Vol. 10 No. 4 (2025): November
Publisher : Yayasan Azam Kemajuan Rantau Anak Bengkalis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The increasing of gay in Indonesia, including palembang, does not make their existence recognized and accepted in society. Society considers that gay groups do not conform to existing religious and customary norms. This study uses the Dramaturgy theory of Erving Goffman, which suggests that human life is like a theater, which has a front stage and a back stage. This study aims to determine the self-presentation of gay people in Palembang City on the front stage and back stage. The research method used is a qualitative research method by conducting observations and in-depth interviews. The results of this study indicate that there are differences in the self-presentation of gay people on the front stage and back stage. On the front stage, gay people camouflage and hide their true identity. On the backstage, they are themselves, without hiding the identity that they are gay.
ANALISIS PENGARUH PRODUK DOMESTIK REGIONAL BRUTO, TINGKAT PENGANGGURAN TERBUKA, DAN INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA TERHADAP TINGKAT KEMISKINAN DI PROVINSI LAMPUNG Aqdam Shihab; Rizki Hidayat; Rizki Huda Permana; Alief Rakhman Setyanto
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 12 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Desember
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/64fyqz16

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis secara empiris bagaimana Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Per Kapita, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT), dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) memengaruhi dinamika Tingkat Kemiskinan di kabupaten/kota Provinsi Lampung. Kemiskinan di Lampung masih menjadi tantangan struktural yang mencerminkan ketidakmampuan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan dasar secara layak, sehingga menjadi indikator penting keberhasilan pembangunan ekonomi daerah. Metode penelitian menggunakan pendekatan ekonometrika dengan Model Regresi Data Panel Fixed Effect Model (FEM). Hasil pengujian statistik menunjukkan bahwa ketiga variabel independen secara simultan berpengaruh signifikan terhadap Tingkat Kemiskinan. Secara parsial, PDRB Per Kapita dan IPM memiliki hubungan negatif dan signifikan, mengindikasikan bahwa peningkatan pertumbuhan ekonomi yang menghasilkan pendapatan per kapita lebih tinggi, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia, merupakan faktor penentu dalam mengurangi kemiskinan. Sebaliknya, Tingkat Pengangguran Terbuka memiliki hubungan positif dan signifikan, menegaskan bahwa tingginya jumlah pengangguran secara langsung meningkatkan kerentanan dan risiko kemiskinan. Temuan ini menyiratkan bahwa strategi pengentasan kemiskinan harus berfokus pada akselerasi PDRB, penyerapan tenaga kerja, dan peningkatan kualitas SDM secara terpadu untuk mencapai keberhasilan pembangunan yang berkelanjutan.
IMPLEMENTASI OTONOMI DAERAH DALAM PENINGKATAN KAPASITAS SUMBER DAYA MANUSIA DAN DAMPAKNYA TERHADAP PEREKONOMIAN LOKAL DI PROVINSI LAMPUNG Rizki Hidayat; Cladivo Qori Wandana; Anas Malik
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 12 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Desember
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/wp5gc470

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam implementasi kebijakan otonomi daerah di Provinsi Lampung, khususnya yang berkaitan dengan upaya peningkatan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) aparatur pemerintah daerah dan masyarakat lokal, serta menelaah dampaknya terhadap perekonomian lokal. Otonomi daerah memberikan kewenangan luas kepada pemerintah daerah untuk mengelola rumah tangga dan sumber daya internal, termasuk SDM, sebagai kunci keberhasilan pembangunan. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus di beberapa kabupaten/kota di Provinsi Lampung. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan pemangku kepentingan (pejabat daerah, akademisi, dan pelaku usaha), observasi dokumen perencanaan dan anggaran, serta analisis data sekunder terkait indikator SDM dan pertumbuhan ekonomi daerah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi otonomi daerah telah mendorong Pemerintah Provinsi Lampung dan pemerintah kabupaten/kota untuk merumuskan berbagai program pelatihan, pendidikan, dan pengembangan kompetensi bagi aparatur sipil negara (ASN) guna meningkatkan efektivitas pelayanan publik dan tata kelola pemerintahan. Selain itu, terdapat inisiatif untuk meningkatkan kapasitas SDM di sektor-sektor unggulan lokal, seperti pertanian, pariwisata, dan industri kreatif, melalui pelatihan vokasi dan pendampingan.