Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS KECACATAN BAHAN BAKU IKAN TUNA DENGAN MENGGUNAKAN METODE SIX- SIGMA PADA PT WAHYU PRADANA MULIA Alfiyani Rahymi; Herliana Herliana; Rizal Syarifuddin; Andrie Andrie
Journal Industrial Engineering and Management (JUST-ME) Vol. 6 No. 02 (2025): Journal Industrial Engineering and Management (JUST-ME)
Publisher : Program Studi Teknik Industri Fakultas Teknik Universitas Islam Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47398/just-me.v6i02.193

Abstract

Persaingan industri yang semakin ketat menuntut perusahaan untuk menghasilkan produk berkualitas tinggi guna memenuhi kebutuhan konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor penyebab kecacatan bahan baku ikan tuna dan memberikan rekomendasi perbaikan untuk meningkatkan kualitas produk di PT. Wahyu Pradana Binamulia. Metode yang digunakan adalah Six Sigma dengan pendekatan DMAIC (Define, Measure, Analyze, Improve, Control). Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, serta analisis data produksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kecacatan bahan baku ikan tuna disebabkan oleh empat faktor utama: manusia, material, metode, dan mesin. Jenis kecacatan dominan meliputi ikan terkena bakteri (34,94%), berlendir (30,49%), dan berjamur (34,56%). Nilai rata-rata DPMO sebesar 24.004 dengan nilai sigma 3,47, yang masih berada pada rata-rata industri di Indonesia. Untuk mengatasi kecacatan, disarankan pengawasan ketat terhadap pekerja, perbaikan SOP, pemeliharaan mesin, pengontrolan suhu ruangan secara rutin, serta evaluasi pemasok bahan baku. Kesimpulannya, penerapan metode Six Sigma terbukti efektif dalam mengidentifikasi dan meminimalkan kecacatan bahan baku. Perusahaan direkomendasikan untuk mengimplementasikan usulan perbaikan yang diberikan guna meningkatkan kualitas produk dan mengurangi kerugian akibat produk cacat.
Penerapan Metode Analytical Hierarchy Process (AHP) Untuk Menentukan Kriteria Karyawan Baru Divisi Marketing di PT Aman Global Pasific Cabang Makassar Nur Husnul Khatimah; Hakim Hakim; Andrie Andrie
Journal Industrial Engineering and Management (JUST-ME) Vol. 6 No. 02 (2025): Journal Industrial Engineering and Management (JUST-ME)
Publisher : Program Studi Teknik Industri Fakultas Teknik Universitas Islam Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47398/just-me.v6i02.196

Abstract

Keberhasilan perusahaan dalam menjalankan usahanya sangat ditentukan oleh kualitas karyawan yang ada didalamnya. Untuk memperoleh karyawan-karyawan yang berkualitas yang dibutuhkan, perusahaan mengadakan proses seleksi dalam pemilihan kriteria-kriteria yang harus dipenuhi guna mendukung peran karyawan baru tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kriteria-kriteria karyawan baru dan kriteria yang paling penting diantaranya. Metode yang digunakan dalam proses analisis yaitu Analytical Hierarchy Process (AHP). Pengambilan data dilakukan dengan wawancara serta pembagian kuisioner terhadap karyawan PT.Aman Global Pacific Cabang Makassar dengan populasi sebanyak 5 orang. Adapun hasil dari penelitian yaitu berdasarkan hasil wawancara didapatkan 3 kriteria pemilihan karyawan baru yaitu, pengetahuan dan keterampilan, konsep diri, motif dan sifat. Kriteria yang paling prioritas yaitu kriteria pengetahuan dan keterampilan dengan bobot 0,49 prioritas kedua yaitu kriteria motif dan sifat dengan bobot 0,32. Dan yang terakhir yaitu kriteria konsep diri dengan bobot 0,18.
ANALISIS PERENCANAAN KAPASITAS PRODUKSI TEMPE UNTUK MEMENUHI KEBUTUHAN PERMINTAAN DENGAN MENGGUNAKAN METODE RCCP ( ROUGHT CUT CAPACITY PLANNING ) DI UMKM DI KABUPATEN BONE Alpino Musafir; Andi Haslindah; Andrie Andrie
Journal Industrial Engineering and Management (JUST-ME) Vol. 6 No. 02 (2025): Journal Industrial Engineering and Management (JUST-ME)
Publisher : Program Studi Teknik Industri Fakultas Teknik Universitas Islam Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47398/just-me.v6i02.197

Abstract

Pada perusahaan manufaktur, proses produksi merupakan bagian dari proses bisnis yang sangat krusial, dimana perusahaan diharuskan mampu menjalankan proses produksi secara efektif dan efisien. Namun permasalahan yang sering dihadapi perusahaan manufaktur yaitu sering terjadinya waste (sesuatu yang tidak bernilai tambah) pada setiap aktivitas produksi, yang mempersulit perusahaan mencapai proses produksi yang efektif dan efisien Pada UMKM Produksi Tempe di KABUPATEN BONE yang bergerak dibidang pembuatan Tempe . Pada UMKM yang memiliki strategi produksi strategi produksi Make to Stock (MTS) untuk produk hasil mesin manual. Tempe adalah makanan yang familiar bagi masyarakat Indonesia yang terbuat dari kedelai yang difermentasi. Masyarakat mengonsumsi tempe karena kandungan proteinnya yang tinggi dan produksinya pun mudah. Kedelai diberikan ragi kapang Rhizopus sp. Rough Cut Capacity Planning (RCCP) merupakan metode yang digunakan untuk mengukur kapasitas stasiun kerja sehingga dapat diketahui apakah suatu jadwal produksi memerlukan kerja lembur, sub contract , dll untuk memenuhi permintaan yang tepat waktu.
RANCANG BANGUN ALAT PENGERING KOPRA PUTIH Ahmad Saifullah; Andrie Andrie; Rizal Syarifuddin
Journal Industrial Engineering and Management (JUST-ME) Vol. 7 No. 01 (2026): Journal Industrial Engineering and Management (JUST-ME)
Publisher : Program Studi Teknik Industri Fakultas Teknik Universitas Islam Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47398/just-me.v7i01.332

Abstract

As a tropical country, Indonesia has many natural resources that can be utilized for agricultural purposes. This research aims to design an LPG gas-based white copra dryer and compare the results with traditional sunlight drying methods. The research used a qualitative descriptive method, including literature study, ergonomic analysis, prototype design, and tool testing. The results showed that this white copra dryer uses LPG-based heating that distributes heat evenly throughout the drying chamber. This tool accelerates the drying process from 2-3 days to only 8-10 hours, with moisture content that can be maintained within the ideal range of 8%-9% according to the Indonesian National Standard (SNI). Compared to conventional methods, the dryer produces copra with a more even and bright colour, lower moisture content, better hygiene due to the closed system, better inter-batch consistency, independent of the weather, and increased productivity because drying can be done anytime. Economically, this tool shows an effectiveness rate of more than 85%. The study concluded that this white copra dryer is an appropriate technology solution that can improve the quality and quantity of copra production, reduce weather damage, and contribute to increasing farmers’ income and welfare.
PENGUKURAN KINERJA KARYAWAN DI PT. MEGA MAS SRK DENGAN METODE BALANCED SCORECARD Fahriyanto Masdin; Rizal Syarifuddin; Andrie Andrie
Journal Industrial Engineering and Management (JUST-ME) Vol. 7 No. 01 (2026): Journal Industrial Engineering and Management (JUST-ME)
Publisher : Program Studi Teknik Industri Fakultas Teknik Universitas Islam Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47398/just-me.v7i01.334

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengukur kinerja karyawan di PT. Mega Mas SRK dengan menggunakan metode Balanced Scorecard yang dipadukan dengan analisis SWOT sebagai alat bantu strategis. Balanced Scorecard digunakan untuk menilai kinerja dari empat perspektif utama, yaitu keuangan, pelanggan, proses bisnis internal, serta pembelajaran dan pertumbuhan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan data primer yang diperoleh melalui wawancara, observasi, kuesioner, dan dokumentasi, serta data sekunder dari laporan keuangan dan dokumen perusahaan. Analisis data dilakukan melalui tahapan penentuan sasaran strategis, pembobotan indikator, serta pengukuran Key Performance Indicator (KPI) pada masing-masing perspektif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan analisis SWOT, PT. Mega Mas SRK berada pada kuadran I, yang berarti perusahaan memiliki kekuatan besar untuk memanfaatkan peluang pasar yang terus berkembang. Namun, hasil pengukuran kinerja dengan Balanced Scorecard menunjukkan nilai total 45,55%, yang dikategorikan sebagai kinerja buruk, sehingga diperlukan peningkatan pada aspek pelayanan, inovasi, dan kompetensi sumber daya manusia.
Co-Authors Abdul Azis Abdul Azis Abdul Rahmad Wahyudi Afrayana, Rifqah Ahmad Hanafie Ahmad Padhil Ahmad Saifullah Ainun Amalia Amiruddin P Alfiyani Rahymi Alpino Musafir Alwi, Muh. Aminuddin AP, Rezki Amelia Andar Andar, Andar Andi Desvi Sastri Makkulau Andi Haslinah Apsari, Ayudya Eka Ariangga Dwy Sakti R Arista, Ayu Awal, Jumadil Ayudyah Eka Apsari Chendani Fajrich Ariyana Dian Pratiwi Dian Pratiwi Efendi Eka Apsari, Ayudyah Endayani Guntur, Sri Yos Fadel Ahmad, Muhammad Fahriyanto Masdin Faid Ahdiyatul Af'al Fajrich Ariyana, Chendani Feisar Nur Hidayat Hadyanawati, Anindya Agripina Hakim Hakim Hakim Hakim Haris Tehuayo Haslinah, Andi Haslindah, Andi Herianto Herianto Herianto Herianto Herliana Herliana Indradewa, Rhian Irwan Agustiadi Jikra, Abdul Khatimah, Khusnul Khusnul Khatimah Mardiana Mardiana Mardiana Mardiana Muh Ade Khaer Haq MZ Muh. Rizal Reskiadi Muhammad Fadel Ahmad Muhammad Taslim Muhammad, Dai Muyassirah M Muyassirah, Muyassirah Nur Annisa Lestari Nur Azizah Nur Hidayat, Feisar Nur Husnul Khatimah Perdana, Ayu Lestari Putril Zalzabil Andayani Rafsanjani Rafsanjani Rafsanjani Rafsanjani, Rafsanjani Ramli Ramli Randi Darwis Redjeb Redjeb, Randi Darwis Reskiadi K, Muh. Rizal Rezki Amelia Aminuddin AP Rifqah Afrayana Rismawati Rismawati Rizal Syarifuddin Sandi Setiawan Saripuddin Muddin Sastri Makkulau, Andi Desvi Sri Aryani Sri Aryani, Sri Sri Yos Endayani Guntur Suci Fatmawati Suci Fatmawati Suradi Suradi Suradi Suradi Syahrul Gunawan Syamsir Syamsir Syarifuddin, Rizal Yulihasti Yulihasti