Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK TERHADAP KEMAMPUAN MENULIS KREATIF SISWA SMP CENDEAMATA MEDAN TAHUN 2025/2026 Ephani Ananda Br Ginting; Nanda Dwi Astri; Elly Prihasti Wuriyani
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 In Published
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.40481

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran berbasis proyek terhadap kemampuan menulis kreatif siswa kelas VIII SMP Cendramata Medan. Penelitian difokuskan pada pembelajaran Bahasa Indonesia, khususnya keterampilan menulis kreatif yang dikembangkan melalui penerapan pembelajaran berbasis proyek. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan desain pretest-posttest. Data diperoleh melalui tes kemampuan menulis kreatif yang diberikan sebelum dan sesudah penerapan model pembelajaran, serta observasi selama proses pembelajaran berlangsung.Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa skor rata-rata pre-test siswa sebesar 45,00 dengan standar deviasi 20,33 dan standard error 5,871. Setelah diberikan perlakuan melalui model pembelajaran berbasis proyek, skor rata-rata post-test meningkat signifikan menjadi 78,75 dengan standar deviasi 6,784 dan standard error 1,958 dari total 12 responden. Peningkatan skor lebih dari 70% ini menunjukkan bahwa pembelajaran berbasis proyek mampu meningkatkan kemampuan menulis kreatif siswa secara nyata. Selain peningkatan nilai, siswa terlihat lebih aktif, terlibat dalam proses berpikir kreatif, dan menunjukkan minat yang lebih tinggi dalam menghasilkan karya tulis. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran berbasis proyek memberikan pengaruh yang signifikan terhadap kemampuan menulis kreatif siswa. Model ini tidak hanya meningkatkan kualitas tulisan siswa, tetapi juga mendorong mereka untuk lebih mandiri, kreatif, dan bertanggung jawab dalam proses pembelajaran .
VARIASI BAHASA DALAM INTERAKSI SISWA DAN GURU BAHASA INDONESIA DI SMP PANGERAN ANTASARI MEDAN Weni Tresya Girsang; Nanda Dwi Astri; Gumarpi Rahis Pasaribu
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 01 (2026): Volume 11 No. 01 Maret 2026 Publish
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i01.41426

Abstract

This study, entitled “Language Variation in Interactions between Students and Indonesian Language Teachers at Pangeran Antasari Junior High School, Medan,” aims to describe the forms of language variation used in interactions between Grade IX-3 students and Indonesian Language teachers, as well as to identify the social and situational factors influencing the choice of language varieties during the Indonesian language learning process. The subjects of this study were Indonesian Language teachers and Grade IX-3 students of Pangeran Antasari Junior High School, Medan, in the 2025/2026 academic year. The object of the study was language variation in verbal utterances produced by teachers and students during classroom interaction. Data were collected through participatory observation, interviews, and documentation. This research employed a qualitative approach using the ethnography of communication. Data analysis was conducted through data reduction, data presentation, and conclusion drawing. Data validity was ensured through data triangulation and member checking. This study was conducted at Pangeran Antasari Junior High School, Medan, located on Jl. Veteran No. 1060/19, Helvetia. The findings revealed several forms of language variation, including formal, casual, intimate, and consultative varieties, with casual language being the most dominant form used by both teachers and students during classroom learning. Furthermore, social factors such as teacher–student social relationships, the teacher’s role as instructor and classroom manager, students’ age and characteristics, teacher–student closeness, and local social and cultural backgrounds, as well as situational factors including classroom conditions, communicative and instructional goals, classroom atmosphere, and types of learning activities, influenced the selection of language varieties used by teachers and students.