Claim Missing Document
Check
Articles

Studi Karakteristik lahan pada kawasan rawan longsor di Kecamatan Koto Parik Gadang Diateh Kabupaten Solok Selatan Nina Ismayani; Ferawati Ferawati; Hary Febrianto
Jurnal Georafflesia: Artikel Ilmiah Pendidikan Geografi Vol 6 No 1 (2021)
Publisher : Universitas Prof. Dr. Hazairin, S.H

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32663/georaf.v6i1.1903

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan karakteristik lahan pada kawasan rawan longsor di Koto Parik Gadang Diateh Kabupaten Solok Selatan, Desain penelitian ini adalah deskriptif dengan metode survei, data primer diperoleh di lapangan dan laboratorium, dan data sekunder dari referensi dan analisis kepustakaan. Teknik penelitian ini adalah stratified random. Analisis data adalah karakteristik lahan secara deskriptif dan tabulasi kriteria penentuan fenomena fisik dalam penentuan tingkat bahaya longsor. Hasil penelitian menjelaskan tentang: karakteristik wilayah tanah terdapat 7 satuan tanah, tingkat bahaya longsor, nama: (1) rendahnya tingkat bahaya longsor yang terdapat pada satuan lahan VI.Qpt.I.Pem.Gleih. (2) Tingkat bahaya longsor terdapat pada satuan lahan V3.Mip.III.Pem.Gleih dan V4.Pckm.IV. Ht.Gleih. (3) tingkat bahaya longsor yang tinggi terdapat pada satuan lahan V4.Mpip.IV. Pem.Gleih, V4.Qal.IV.Pem.V, V4.Qube.IV. Pem.Gleih dan V4.Pckm.V. Pkb.Gleih.
DISEMINASI TEKNOLOGI PENGOLAHAN SUSU KEFIR SARI BUAH DI KELOMPOK TANI SAGO PRATAMA NAGARI SUNGAI KAMUYANG KABUPATEN LIMAPULUH KOTA Ferawati Ferawati; Erpomen Erpomen; Sri Melia; Yulianti Fitri Kurnia; El Latifa Sri Suharto; Adisti Rastosari; Linda Suhartati
Jurnal Hilirisasi IPTEKS Vol 2 No 4.a (2019)
Publisher : LPPM Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (482.973 KB) | DOI: 10.25077/jhi.v2i4.a.307

Abstract

Program pengabdian masyarakat dilaksanakan di kelompok tani Sago Pratama yang beralamat di Jorong Sibaladuang, Nagari Sungai Kamuyang, Kecamatan Luak, Kabupaten Lima Puluh Kota. Program ini bertujuan untuk mengenalkan dan menerapkan teknologi pengolahan susu pada peternakan rakyat. Selama ini sebagian peternak sudah melakukan pengolahan susu secara mandiri tanpa adanya binaan dari perguruan tinggi maupun pemerintah daerah. Pengolahan tersebut terkendala karena keterampilan peternak yang masih terbatas serta belum memiliki standar pedoman yang baku dalam produk olahan susu. Susu segar yang diperoleh dari peternakan seringkali tidak terjual habis kepada konsumen. Peternak melakukan proses pembekuan susu sehingga berdampak terhadap penurunan harga jual. Solusi yang ditawarkan untuk mengatasi permasalahan ini adalah dengan melakukan pengolahan susu menjadi produk kefir aneka sari buah. Metode penyuluhan dan pendampingan berupa pelatihan diterapkan untuk memudahkan difusi iptek kepada peternak. Pelaksanaan program pengabdian ini berdampak positif kepada peternak. Peternak mampu mengadopsi Iptek yang di sampaikan oleh tim pengabdi. Hasilnya peternak memiliki keterampilan mengolah susu menjadi kefir sari buah yang memiliki masa simpan lebih lama, kaya manfaat untuk kesehatan serta memiliki nilai jual yang lebih tinggi bila dibandingkan dengan susu segar. Usaha pengolahan susu kefir dengan sari buah ini diharapkan terlaksana secara terus menerus dan mampu meningkatkan pendapatan peternak.
PEMBERDAYAAN PETERNAK ITIK PEDAGING MELALUI PENGGUNAAN PROBIOTIK WARETHA DI NAGARI SUNGAI KAMUYANG KABUPATEN LIMA PULUH KOTA Sepri Reski; Ridho Kurniawan Rusli; Robi Amizar; Adisti Rastosari; Yolani Utami; Endang Purwati; Yulianti Fitri Kurnia; Yesi Chwenta Sari; Wizna Wizna; Ferawati Ferawati
Jurnal Hilirisasi IPTEKS Vol 2 No 4.b (2019)
Publisher : LPPM Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (498.959 KB) | DOI: 10.25077/jhi.v2i4.b.377

Abstract

Program ini dilakukan pada peternakan itik Nagari Sungai Kamuyang Kabupaten Lima Puluh Kota Provinsi Sumatera Barat. Kegiatan ini bertujuan untuk mengatasi masalah pengembangan ternak itik seperti mahalnya harga pakan, minimnya informasi tentang penyusunan ransum berbasis bahan lokal dan sistem pemeliharaan yang masih tradisional. Selain itu kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan peternak tentang probiotik dan manfaat serta cara penggunaannya, sehingga dengan penggunaan probiotik WARETHA pada ternak itik dapat mengatasi permasalahan dalam pengembangan usaha ternak itik seperti dapat menekan biaya pakan yang tinggi dan lebih terjangkau bagi usaha peternak rakyat. Metode kegiatan yang dilakukan untuk mengatasi permasalahan ini dapat dilakukan dengan beberapa pendekatan yaitu pembelajaran berupa pelatihan dan pendampingan dengan tim pengabdi sebagai fasilitator berupa pengenalan produk probiotik WARETHA dan mempraktikkan cara penggunaannya serta cara penyusunan ransum itik berbagai tingkat umur, sehingga dengan penggunaan probiotik WARETHA dapat menekan biaya pakan yang tinggi. Hasil dari kegiatan ini adalah mengurangi biaya produksi, meningkatkan pendapatan peternak dan dapat mengurangi bau feses di sekitar kandang yang ramah lingkungan serta meningkatkan pengetahuan peternak tentang manfaat dan cara penggunaan probiotik WARETHA. Kesimpulan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah dapat meningkatkan pengetahuan peternak tentang manajemen pemeliharaan ternak itik dengan menggunakan probiotik WARETHA dan penggunaan bahan pakan lokal, sehingga dapat mengurangi biaya produksi dan menekan biaya pakan.
PERBAIKAN TEKNOLOGI PAKAN UNTUK MENJAGA KEUTUHAN DAN KINERJA KELOMPOK TANI PENERIMA BANTUAN TERNAK SAPI DI KABUPATEN TANAH DATAR DAN KOTA PAYAKUMBUH Khalil Khalil; Reswati Reswati; Ferawati Ferawati
Jurnal Pengabdian Warta Andalas Vol 24 No 4 (2017): Warta Pengabdian Andalas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemerintah daerah Sumatera Barat memberikan bantuan ternak sapi bibit melalui program Satu Petani Satu Sapi dalam upaya meningkatkan populasi ternak dan pendapatan petani. Petani penerima bantuan disyaratkan telah memiliki pengalaman beternak sapi dan bergabung dalam bentuk kelompok tani untuk memudahkan pembinaan. Animo petani untuk mendapatkan bantuan sapi ini cukup tinggi, tetapi setelah bantuan diterima mereka menghadapi kendala, terutama dalam pemenuhan kebutuhan pakan dan pengelolaan reproduksi. Akibatnya, ternak bantuan sering menjadi beban bagi petani, semangat anggota menjadi menurun sehingga jumlah anggota kelompok yang aktif semakin berkurang, sebagaimana yang terjadi pada dua kelompok tani yang berlokasi di dua kabupaten berbeda di Sumatera Barat, yaitu Kelompok Tani Bungo Lapai di Kabupaten Tanah Datar dan Kelompok Tani Tapian Agam di kota Payakumbuh. Untuk mengatasi agar program bantuan pemerintah ini tidak mengalami kegagalan, maka melalui program IbM akan dilakukan pembinaan kelompok melalui kegiatan penyuluhan, pelatihan, perbaikan teknologi penyediaan dan pemberian pakan. Program penyuluhan dapat memberikan bimbingan untuk meningkatkan motivasi anggota untuk menjaga kekompakan kelompok dan mengelola usaha sesuai ketentuan yang telah ditetapkan. Anggota kelompok juga telah diberi pelatihan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam pemeliharaan sapi dalam jumlah yang lebih besar dan pengelolaan reproduksi serta sistim pemberian pakan. Selanjutnya kelompok dibekali dengan gudang penyimpan hijauan, peralatan mesin pemotong dan pencacah rumput serta keterampilan untuk memanfaatkan semaksimal mungkin beragam jenis tanaman yang tumbuh liar di sekitar lokasi kelompok untuk dijadikan pakan, sehingga kebutuhan pakan hijauan untuk ternak dapat terpenuhi secara optimal dan anggota tidak banyak kehilangan waktu dan tenaga. Anggota kelompok juga telah dibimbing untuk mengawetkan hijauan dalam bentuk silase dan membuat pakan suplemen dengan menggunakan bahan lokal yang murah dan mudah diperoleh guna meningkatkan nilai nutrisi pakan hijauan yang dihasilkan. Hasil yang telah dicapai dari kegiatan ini antara lain : jasa penyuluhan dan pelatihan, dengan 3 modul : tata kelola usaha peternakan sapi yang baik (good farming practices), pembuatan pakan mineral supmelen dalam bentuk balok jilat dan pengawetan pakan hijauan dalam bentuk silase. Perbaikan teknologi penyediaan pakan hijauan : 1) Pengawetan pakan dalam bentuk silase, yaitu penggunaan pakan suplemen untuk meningkatkan nilai nutrisi hijauan: 2) Pembuatan pakan mineral dalam bentuk balok jilat dengan 3 formula berbeda. Publikasi pada jurnal nasional masih berupa draf sambil melengkapi data agar layak ditulis sebagai karya ilmiah.
TINJAUAN PERILAKU PENJUAL DALAM PENANGANAN SAMPAH DI PASAR AMAHAMI KOTA BIMA (STUDI) Ferawati Ferawati; Abdur Rivai
Sulolipu: Media Komunikasi Sivitas Akademika dan Masyarakat Vol 22, No 1 (2022): Jurnal Sulolipu: Media Komunikasi Sivitas Akademika dan Masyarakat
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32382/sulolipu.v22i1.2691

Abstract

ABSTRAKPerilaku penjual adalah semua kegiatan atau aktivitas penjual, baik yang diamati langsung, maupun yang tidak dapat diamati oleh pihak luar contohnya seperti jual beli dan tawar menawar. Untuk mengetahui perilaku peenjual dalam hal penanganan sampah maka penelitian ini perlu dilakukan.  Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat perilaku penjual dalam penanganan sampah di Pasar Amahami Kota Bima tahun 2021. Dalam penelitian ini menggunakan jenis penelitian observasi dengan melakukan pendekatan secara deskriktif. Jumlah populasi 1.064 penjual dan sampel yang akan diteliti berjumlah 92 penjual yang telah dihitung menggunakan rumus Slovin. Berdasarkan hasil penelitian yang didapatkan yaitu untuk tingkat pengetahuan baik yaitu 50%, untuk tingkat sikap termasuk baik yaitu 69.56% sedangkan untuk tingkat tindakan kurang yaitu 85,87%. Pada pasar Amahami tidak memiliki wadah sampah dan untuk pengangkutan sampah menggunakan truk sampah dari pasar ke Tempat Pembuangan Akhir. Kesimpulanya yaitu pada tingkat tindakan penjual masih sangat kurang serta sarana dan prasarana belum memenuhi syarat, oleh sebab itu perlu mengadakan sosialisasi dan edukasi bagi para penjual mengenai penangana sampah yang baik dan benar.Kata kunci : Perilaku, Penjual, Penaganan Sampah
PENGGUNAAN METODE CARD SORT UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR TEMA LINGKUNGAN SAHABAT KITA SUB TEMA PERUBAHAN LINGKUNGAN SISWA KELAS V-A UPT. SD NEGERI 01 LIMO KAUM Ferawati Ferawati
Ensiklopedia of Journal Vol 3, No 4 (2021): Vol 3 No. 4 Edisi 2 Juli 2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Penerbitan Hasil Penelitian Ensiklopedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (234.877 KB) | DOI: 10.33559/eoj.v3i4.827

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi rendahnya hasil belajar siswa kelas V-A UPT. SD Negeri 01 Limo Kaum yang dapat dilihat dari hasil ulangan harian jelas bahwa siswa yang memiliki kriteria belum tuntas sebanyak 46,43% sedangkan kriteria tuntas 53,57%. Hasil tersebut memberikan gambaran bahwa kondisi hasil belajar siswa kelas V-A UPT. SD Negeri 01 Limo Kaum terutama pada pembelajaran Tema Lingkungan Sahabat Kita Sub Tema Perubahan Lingkungan sangat rendah. Berdasarkan hasil observasi dilakukan hasil belajar rendah diakibatkan karena pembelajaran masih bersifat teacher centered dan belum menggunakan metode yang bervariasi. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar Tema Lingkungan Sahabat Kita Sub Tema Perubahan Lingkungan dengan menerapkan metode Card Sort. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Subjeknya adalah siswa kelas V-A UPT. SD Negeri 01 Limo Kaum yang berjumlah 28 siswa. Prosedur penelitian ini dilakukan sebanyak dua siklus, dimana setiap siklus terdiri dari: (1) perencanaan (planning), (2) pelaksanaan (acting), obsevasi (observing), dan (4) refleksi (reflecting). Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, tes hasil belajar siswa dan dokumentasi. Data yang terkumpul kemudian dianalisis dengan analisis kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan metode card sort pada pembelajaran Tema Lingkungan Sahabat Kita Sub Tema Perubahan Lingkungan di kelas V-A UPT. SD Negeri 01 Limo Kaum dapat meningkatkan hasil belajar pada siklus I sebesar 71,43% dengan rata-rata nilai 74,82% dan pada siklus II sebesar 89,29% dengan rata-rata nilai 85,54. Hal ini menunjukkan adanya peningkatan sebesar 17,86%. Dengan demikian penerapan metode Card Sort mengalami peningkatan pada pembelajaran Tema Lingkungan Sahabat Kita Sub Tema Perubahan Lingkungan di kelas V-A UPT. SD Negeri 01 Limo Kaum.
Activity of Bidens Pilosa Herb Infussion as Antiinflammatory Munifah Wahyuddin; Nurdaonah Nurdaonah; Ferawati Ferawati
Ad-Dawaa: Journal of Pharmaceutical Sciences Vol 3 No 1 (2020)
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/djps.v3i1.14004

Abstract

Ajeran (Bidens pilosa), traditionally, was widely used to reduce pain and inflammation. This study aims to determine the activity of Ajeran herb infusion as an anti-inflammatory. Determination of activity using 18 mice which were divided into 6 groups. Blank group (I) was given aquadest, groups II, III, IV and V were given Ajeran dry herb infusion with concentrations 10, 20, 30 and 40% w/v, respectively, and group VI was given sodium diclofenac suspension 0,195 mg/ml, each 1 ml. Inflammation induction was performed by administering eggwhite suspension 1% v/v on the sole of the left foot. Foot volume before and after induction were measured as normal and initial edema volume. After that, the mice were given treatment and measurements of foot volume again at 15, 30, 45 and 60 minutes. The test results showed that the infusion of Ajeran and diclofenac sodium could reduce edema starting at 15 minutes, which were 17.8% (II); 20.6% (III); 22.2% (IV); 25% (V); and 15% (VI). It was different with blank group, the volume of edema did not decrease (0%). At 60 minutes, the volume of edema in all groups higher decreased that at 15 minutes, namely 23.4% (I); 28.9 (II); 35.6 (III); 37% (IV); 41.7% (V); and 30% (VI). The conclusion is that the administration of Ajeran infusion can reduce the volume of edema of feet with inflammation of mice.
Potential of Sweet Orange Peels (Citrus sinensis) Essential Oil as Sunscreen Isriany Ismail; Fatma Dewi; Ferawati Ferawati; Nursalam Hamzah
Ad-Dawaa: Journal of Pharmaceutical Sciences Vol 3 No 2 (2020)
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/djps.v3i2.20720

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang uji efektifitas minyak atsiri kulit buah jeruk manis (Citrus sinensis) sebagai tabir surya secara spektrofotometer UV-VIS. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan potensi dari minyak atsiri kulit jeruk manis sebagai tabir surya yang ditentukan dengan nilai SPF, transmisi eritema dan transmisi pigmentasi. Minyak atsiri jeruk diperoleh dengan mengekstraksi kulit buah jeruk manis dengan metode pengepresan/pemerasan. Pengujian dilakukan menggunakan metode spektrofotometri UV pada panjang gelombang 290 – 400 nm terhadap konsentrasi minyak atsiri 20, 40, 60, 80, 100, dan 120 bpj. Hasil analisis menunjukkan bahwa minyak atsiri kulit buah jeruk manis (Citrus sinensis) mengabsorbsi sinar UV B hingga UV A dengan nilai SPF 1,094 hingga 1,380. Persen eritema dan pigmentasi pada konsentrasi 120 bpj berturut-turut adalah 66,98% dan 65,54%.
Peran Tenaga Pendamping Masyarakat Terhadap Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya di Kabupaten Sumenep Ferawati Ferawati; Mohammad Said; Alqaf Harto Maryono
PUBLIC CORNER Vol 10 No 1 (2015): Publik Corner
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Wiraraja, Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (75.789 KB) | DOI: 10.24929/fisip.v7i1.217

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi Peran Tenaga Pendamping Masyarakat  dalam program bantuan stimulan perumahan swadaya  adalah sebagai bentuk salah satu mekanisme dalam program tersebut yang mempunyai tugas untuk mendampingi masyarakat mendapatkan bantuan bantuan stimulan perumahan swadaya, yaitu melakukan pendampingan dengan membembuka rekening di Bank BRI Sumenep yang ditunjuk oleh pihak PU. Cipta karya dan tata usaha Sumenep, kemudian selain itu Tenaga Pendamping Masyarakat juga melakukan mencairkan dana kepada masyarakat yang mendaptkan bantuan tersebut. Tenaga Pendamping Masyarakat melaksanakan tugas dan perannya  dalam Program Perumahan Stimulan Perumahan Swadaya Tahun 2014 memiliki kendala di masyarakat yakni masyarakat masih memiliki paradigma yang masih tradisional dalam pembangunan tersebut sehingga peneliti ingin meneliti peran Tenaga Pendamping Masayarakat dalam Program  Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya di Kabupaten Sumenep tahun 2014Hasil penelitian ini, dideskripsikan melalui berbagai informasi dan data temuan di lapangan selama penelitian, mengenai Peran Tenaga Pendamping Masyarakat  dalam program bantuan stimulan perumahan swadaya yang dilihat dari Permenpera Nomor 06 Pasal 15 ayat (2) Tahun 2013 sudah baik. Memberikan bimbingan teknis kepada KPB dalam melaksanakan pembelian bahan bangunan dan pelaksanaan bangunan sudah sesuai dengan prinsip prisnsip-prinsip peran pendamping yakni Tenaga Pendamping Masyarakat sudah bersikap sebagai fasilitator, pendidik, perwakilan masyarakat, dan mediator dengan memberikan pengarahan serta motivasi, namun hal pelaporan Tenaga Pendamping Masyarakat agak sedikit terlambat dikarenakan cara pandang masyarakat yang masih tradisional, dalam pembangunan masih menggunakan hari baik tanpa memperhatikan deadline penyelesaian program pembangunan tersebut
TEKNOLOGI PENGOLAHAN PUPUK ORGANIK CAIR BERBASIS WHEY KEFIR PADA PERTANIAN CABAI DI NAGARI AMPALU KABUPATEN LIMA PULUH KOTA Ferawati Ferawati; Erpomen Erpomen; Yuherman Yuherman; Yulianti Fitri Kurnia; El Latifa Sri Suharto
Jurnal Hilirisasi IPTEKS Vol 5 No 2 (2022)
Publisher : LPPM Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jhi.v5i2.525

Abstract

This activity aims to improve the understanding of farmers in making POCs and increase farmer productivity in processing waste into appropriate products for chili farming in Nagari Ampalu, Lareh Sago District, Halaban. Based on identifying the problems that have been carried out, we obtained several things that need to be improved on the chili farming system carried out by farmers. This activity is carried out through counseling and assistance in product manufacture and is equipped with direct implementation on chili farms owned by farmers in Nagari Ampalu. The result of the activity is that farmers who initially only used animal manure without processing have now made changes through this program. Farmer's cattle waste is processed into Liquid Organic Fertilizer (POC) using whey kefir as a source of microbial decomposers. The participation of farmers has resulted in an appropriate product, namely POC kefir, which can be applied directly to chili plants. This product can save the production cost of chili plants. This product can also be continuously produced with basic materials that are easily obtained, most of which are waste. So that the manufacture of this POC does not require high costs. After the implementation on agricultural land gives good results in chili production. POC has the advantage of being able to fertilize the soil because it provides complete nutrients and is easily absorbed by plants. This is what can encourage chili production to continue to increase. Implementing this activity has encouraged the spirit and increased farmers' productivity in processing waste into appropriate products.
Co-Authors Abdur Rivai Achmad Noerkhaerin Putra Ade Mulyani Ade Satria Habibillah Adisti Rastosari Ahmad Zuhri Al Qudri Alqaf Harto Maryono Ananda Putri Rihenda Andika Bukit Andria Familta Anita Rahmayuni Arif Yuliansyah Asri Qhornelis Putri Bela Islami Cyntia Ayustika Fitria Dandy Gilang Mandala Putra Azwan Davit Rahmadan Deby Rahmatul Fitri Desi Yana S Dessy Artina Dika Nofira Hardiyanti Doni Anggarda Paramitha Dwi Anggun Pratiwi El Latifa Sri Suharto Eliyani Esther Marlina Elmayanti, Elmayanti Emilda Firdaus Erdiansyah Erdiansyah Erdianto Effendi Erdianto Erdianto Erpomen Erpomen Evi Deliana HZ Fajrona, Kadran Fatma Dewi Fazly Mahatma Putra Gautama Negara Febby Widya Ferdinan P L Tobing Feriska Bulan Mutia Firman Firman Hamdani . Hary Febrianto Hervi Alfathira Natasya Hilda Febriani HUSNUL KHOTIMAH Iffana Hayu Indah Aidina Prihadi Indah Tri Wahyuni Irdan Hasan Irvan Suherry Isriany Ismail Janri Aldo S Joana Petra Naomi Jodi Saputra Khairunnisa Khairunnisa Khalil Khalil Lamtiur Siregar Latifah Alkhairiyah Lesti Hardianti Linda Suhartati M Hafidh Novaldi Maria Hose Sihombing Maria Maya Lestari Masdiana Simbolon Mexsasai Indra Mohamad Ikrom Mohammad Said Muhammad Alkasah Muhammad Siddiq Mukhlis R Munifah Wahyuddin Nanda Efrialis Nina Ismayani Nova Putri Nurdaonah Nurdaonah Nurdianti Nurdianti Nurhasidah Nurhasidah Nursalam Hamzah Orde Prianata Pusaka, Semerdanta Rahayu Khairiah Rama Setyo Prakoso Ramadhana Ari Pratamas Bangun Rayonnita Rayonnita Reni Marbun Reswati, Reswati Reynaldi Reynaldi Robi Amizar Rocky Handika Tarigan Rullyansyah Qotni Putra Rusli, Ridho Kurniawan Salsa Annisya Anggraini Sayladito Sitinjak Sepri Reski Siti Zuleha Socha Salsabila Riyadi Sri Indrayani Sri Melia Sridevi Ronauli Tengku Reviandi Wahyu Samudra TM Wawan Perdani Tri Meri Handayani Tri Mukti Vannesah Nara Tasya Halim Viandras Billy Gustama Warni Susila Wialanda Wiguna Wizna Wizna Yesi Chwenta Sari Yolanda Rizky Rinaldi Yolani Utami Yudha Chandra Pranata Yuherman Yuherman Yulianti Fitri Kurnia Yulius Wibisono Prakosa Putro Yuni Angraini Yuri Prayoga A. ZK Abdurahman Baizal Zulfikar Jayakusuma