Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Analysis of Beef Halal Critical Points with Halal Logistics Approach and Risk Management Nabila Noor Qisthani; Syarif Hidayatuloh; Yulinda Uswatun Kasanah
Jurnal Ilmiah Teknik Industri Vol. 22, No. 1, June 2023
Publisher : Department of Industrial Engineering Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/jiti.v22i1.20617

Abstract

The increase in the number of certified halal products shows the Indonesian people's increasing level of awareness of the halalness of a product. In addition, people are also increasingly curious about all the activities involved along the supply chain to ensure whether the products they buy are genuinely halal. One of the consumer products that need to be traced to the halal supply chain is beef products because there is a risk of contamination throughout the supply chain from raw materials, production processes, distribution, storage and handling. Calculation of risk in this study will use the House of Risk (HOR) method. This research focuses on the process of inbound and outbound logistics and the beef slaughtering process at the Purwokerto Slaughterhouse. The results of this study obtained 26 risk events and 28 risk agents. Based on risk mapping using phase 1 and Pareto HOR diagrams, 11 risks are prioritized based on the highest ARP values, namely A15, A25, A19, A7, A5, A28, A6, A2, A16, A17, and A21. Moreover, it made 14 recommendations for mitigation actions that the company can apply to control these risks.
Pengembangan Sistem Biokonversi Ampas Tahu menjadi Maggot sebagai Solusi Pengelolaan Limbah Berkelanjutan di Desa Kalisari Nabila Noor Qisthani; Miftahol Arifin; Faizah Faizah
JURPIKAT (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 4 No 3 (2023)
Publisher : Politeknik Piksi Ganesha Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37339/jurpikat.v4i3.1372

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem biokonversi ampas tahu menjadi maggot sebagai solusi pengelolaan limbah berkelanjutan di Desa Kalisari. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah metode biokonversi, ampas tahu diubah menjadi sumber daya bernilai berupa maggot yang dapat digunakan sebagai pakan alternatif. Pendekatan dalam pengabdian ini adalah pendekatan partisipatif, yang melibatkan partisipasi aktif dari masyarakat lokal akan terlibat langsung dalam seluruh proses pengembangan teknologi budidaya maggot, mulai dari perencanaan hingga implementasi. Langkah-langkah pengabdian: penyediaan tempat pembiakan maggot, pengaturan nutrisi yang tepat, dan pengelolaan lingkungan yang sesuai dengan kebutuhan maggot. Hasil pengabdian berupa pengurangan dampak lingkungan limbah ampas tahu, Membuka peluang ekonomi baru melalui pemanfaatan maggot sebagai sumber pakan ternak.
Identifikasi Risiko K3L (Kesehatan, Keselamatan, Keamanan, dan Lingkungan Kerja) Pada Pembangunan Jembatan Menara Pandang Kota Baru Purwokerto Salamah, Nabila Aminatun; Ni'mah, Nurul Faridatul; Krisjayanti, Krisjayanti; Qisthani, Nabila Noor
Jurnal TRINISTIK: Jurnal Teknik Industri, Bisnis Digital, dan Teknik Logistik Vol 1 No 1 (2022): Maret 2022
Publisher : nter of Execellence (COE) ICT Infrastructure, Smart Manufacture and Digital Supply Chain

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20895/trinistik.v1i1.436

Abstract

Pembangunan jembatan dan jalan merupakan kebutuhan yang sangat vital sebagai pendukung utama mobilitas orang dan barang serta aktivitas ekonomi. Dalam suatu pelaksanaan pekerjaan konstruksi, untuk menekan resiko kerugian maka pelaksanaan Kesehatan, Keselamatan, Keamanan, dan Lingkungan (K3L) difokuskan kepada tiadanya kecelakaan kerja atau “zero accident”. Pada pembangunan jalan dan jembatan ini banyak potensi bahaya yaitu antara lain seperti terjatuh dari ketinggian, tersandung material-material yang tidak tertata, dan tidak ergonomis saat proses membawa material. Upaya untuk mengurangi kecelakaan kerja harus dilakukan dengan upaya- upaya pencegahan terjadinya kecelakaan itu sendiri yang dapat dilakukan melalui suatu proses identifikasi dan analisa akan terjadinya bahaya (hazard) dan ditindak lanjuti dengan tindakan pengendaliannya (control). Data lalu lintas dan data tanah sangat diperlukan pada perencanaan transportasi dan konstruksi jalan termasuk dalam perencanaan tebal perkerasan jalan. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi bahaya dan penanggulangan resiko untuk para pekerja sebagai bagian dari Kesehatan, Keselamatan, Keamanan , dan Lingkungan kerja (K3L) untuk diterapkan dalam pelaksanaan pekerjaan dilokasi penelitian yang berada di kota baru Purwokerto Kabupaten Banyumas. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan pengumpulan data pada pelaksanaan pengerjaan jembatan menara pandang kota baru Purwokerto. Maka dari itu, penelitian ini diperoleh hasil yaitu mengenai bahaya yang dapat terjadi dalam pelaksanaan pekerjaan pembangunan jembatan di lokasi studi telah diidentifikasi dan dibuat rencana aksi berupa penanggulangan resikonya. Dari penentuan item pekerjaan yang ada antara lain berupa pemasangan besi jembatan, pemotongan besi, serta pengolahan bahan baku. Mayoritas risiko pekerjaan yang ada pada proyek tersebut yaitu moderate.
Identifikasi Kecelakaan Pada Penderes Gula Kelapa Guna Menggunakan Metode Hirarc (Studi Kasus di Banyumas) Naresti, Aulia; Irawan, Ade; Fatin, Niky Amira; Qisthani, Nabila Noor
Jurnal TRINISTIK: Jurnal Teknik Industri, Bisnis Digital, dan Teknik Logistik Vol 1 No 1 (2022): Maret 2022
Publisher : nter of Execellence (COE) ICT Infrastructure, Smart Manufacture and Digital Supply Chain

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20895/trinistik.v1i1.451

Abstract

Cilongok merupakan salah satu kecamatan di Banyumas Provinsi Jawa Tengah yang memproduksi gula kelapa sebanyak 200 ton per bulan. Dengan permintaan yang semakin meningkat ini menjadikan Kabupaten Banyumas sebagai penghasil gula kelapa terbesar di Jawa Tengah. Berdasarkan data Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Dinperindag) tahun 2015, bahwa jumlah penderes di Kabupaten Banyumas sebanyak 26.282 pekerja. Namun, pada tahun 2014 jumlah penderes berkurang menjadi 27.117 pekerja dikarenakan faktor kelalaian saat bekerja yang dapat menimbulkan kecelakaan. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui penyebab terjadinya kecelakaan pada penderes gula kelapa, mengetahui potensi bahaya apa saja ketika penderes naik pohon kelapa, mendata dan menilai semua jenis bahaya dan risiko di lingkungan kerja, dan memberikan usulan mitigasi risiko untuk meminimalisir terjadinya kecelakaan kerja. Data primer yang didapatkan berupa observasi dan wawancara kemudian data disajikan dalam bentuk tabel lalu dianalisis. Hasil dari penelitian ini bahwa penderes gula kelapa di Cilongok terdapat 1 jenis risiko yang berkategori Abnormal, 9 jenis risiko yang berkategori Normal, 4 jenis risiko yang berkategori Darurat. Saran dari penelitian ini adalah meningkatkan mitigasi risiko terhadap penderes gula kelapa melalui penggunaan safety belt dan mengevaluasi pengendalian risiko yang nantinya dapat dijadikan dasar penerapan K3 pada penderes gula kelapa.
ANALYSIS OF DELIVERY DELAYS USING STATISTICAL PROCESS CONTROL AT 3PL COMPANY Tarigan, Jenni Br; Hidayatuloh, Syarif; Qisthani, Nabila Noor; Kasanah, Yulinda Uswatun
Citizen : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia Vol. 4 No. 4 (2024): CITIZEN: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia
Publisher : DAS Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53866/jimi.v4i4.654

Abstract

This study aims to analyze the causes of delivery delays at PT XYZ. Delivery delays have become a critical issue as they can affect customer trust and result in potential losses for the company. The study identifies two main causes of delivery delays: shipping schedules and the aging (storage time) of goods in the warehouse. The method used in this research is Statistical Process Control, which involves several analytical tools such as P-chart, Pareto diagram, fishbone diagram, histogram, and scatter plot. The analysis results show that shipping schedules have a significant impact on delivery delays, with several delivery periods falling outside the upper control limit and lower control limit. Additionally, goods aging exceeding seven days also contribute to delays. Other influencing factors include human aspects (data entry errors), environmental factors (bad weather and changes in shipping schedules), methods (schedule mismatches), and measurements (inaccurate stock data). The study recommends several improvements to enhance delivery efficiency, including optimizing stock recording processes, strengthening work discipline, and improving human resource quality through operational training.
Pemberdayaan Masyarakat Desa Kalisari dalam Pengembangan Desa Wisata Halal Food Tourism Berbasis Digital Branding Nabila Noor Qisthani; Faizah; Miftahol Arifin
JURPIKAT (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Politeknik Piksi Ganesha Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37339/jurpikat.v6i1.1958

Abstract

Pemberdayaan masyarakat Desa Kalisari dalam pengembangan Desa Wisata Halal Food Tourism berbasis digital branding bertujuan untuk meningkatkan brand awareness dan pemasaran produk UMKM melalui platform digital, terutama Instagram. Program ini melibatkan serangkaian kegiatan mulai dari analisis situasi awal, identifikasi masalah, penetapan tujuan, rencana pemecahan masalah, pelaksanaan kegiatan, hingga evaluasi hasil. Melalui pendekatan ini, UMKM tahu lokal diberdayakan dengan literasi digital dan keterampilan branding, serta masyarakat didorong untuk berpartisipasi aktif dalam pengembangan pariwisata halal di daerah. Evaluasi program melibatkan penilaian tingkat kepuasan peserta dan dampak positif bagi ekonomi lokal. Program ini diharapkan memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa Kalisari melalui peningkatan daya saing produk halal secara digital.
Upscaling Bisnis Kelompok Usaha Gula Kelapa di Desa Karangduwur melalui Culture Identity Packaging dan Strategi Digital Marketing Qisthani, Nabila Noor; Faturohman, Muhammad Iqbal; Fauziah, Emmareta
JURPIKAT (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Politeknik Piksi Ganesha Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37339/jurpikat.v6i1.2009

Abstract

Desa Karangduwur, yang terletak di Kecamatan Ayah, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, memiliki potensi besar dalam industri gula kelapa, dengan hampir 50% dari 1.598 kepala keluarga berprofesi sebagai penderes dan pengrajin gula kelapa. Meskipun produksi gula kelapa yang signifikan, para pengrajin menghadapi tantangan dalam pemasaran dan kapasitas produksi yang optimal. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kapasitas produksi melalui pendekatan partisipatif dalam program kemitraan masyarakat. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, pelatihan, dan penerapan teknologi, termasuk pembangunan dapur bersih dan penggunaan vakum sealer. Hasil dari program menunjukkan peningkatan kualitas dan kapasitas produksi, penguatan kemampuan pemasaran melalui digital marketing, serta penerapan kemasan berbasis identitas budaya. Dampak ekonomi yang positif terlihat dari peningkatan pendapatan pengrajin serta kualitas produk yang lebih baik. Program ini menunjukkan bahwa intervensi yang tepat dapat memaksimalkan potensi lokal dan memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat.
Analysis of pipe material classification using the MUSIC-3D method in the oil and gas industry Winoto, Erwin Shafira; Qisthani, Nabila Noor
Journal Industrial Servicess Vol 11, No 1 (2025): April 2025
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/jiss.v11i1.29831

Abstract

The oil and gas industry plays a crucial role in meeting global energy needs, significantly impacting sectors like energy, manufacturing, and transportation. Managing material inventory effectively is vital to keeping production processes running smoothly. Pipes, which are essential for transporting fluids and gases, come into various materials, sizes, and specifications, making accurate classification a must. To prioritize material needs efficiently, a thorough classification based on historical usage data is essential. This study explores how to set material priorities and develop inventory control policies using the MUSIC-3D method, which combines ABC, SDE, and FSN analyses. Our findings show that 45 materials fall into the very high-priority category, 91 are moderately high priority, and just 1 is low priority. These classifications help shape inventory policies by evaluating material criticality, procurement lead times, and usage rates. We suggest adjusting parameters like Economic Order Quantity (EOQ), Safety Stock (SS), Reorder Point (ROP), and ordering schedules to balance material availability with cost efficiency. This approach ensures that critical materials are always on hand while keeping storage costs and procurement risks to a minimum.
Inventory Analysis of Packed Red Cells Components Using Monte Carlo Simulation Fasyabib, Fachrul Yazid; Qisthani, Nabila Noor; Kasanah, Yulinda Uswatun
Jurnal INTECH Teknik Industri Universitas Serang Raya Vol. 11 No. 1 (2025): Juni
Publisher : Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/intech.v11i1.10388

Abstract

This study analyzes Packed Red Cells (PRC) inventory management at PMI Banyumas using a Monte Carlo simulation to evaluate different stock management strategies. The initial model shows a significant shortage of blood supply. Two alternative scenarios were simulated to address this issue: adding 55 additional units from external sources and increasing donor participation by 15%. The simulation results demonstrate that these strategies effectively reduce the shortage from 62 units to just 5 units without increasing expired inventory while achieving the lowest total cost of Rp. 9,927,682. These findings highlight that increasing donor participation offers the best performance in balancing supply and demand. This study provides simulation-based strategic recommendations that other PMI branches can replicate to improve bloodstock management, reduce shortages, and maintain optimal service levels.
Sosialisasi dan Pendampingan Budidaya Kelapa Genjah sebagai Upaya Mitigasi Risiko Kecelakaan Penderes dan Optimalisasi Produksi Nira Dian Novitasari; Henggar Jaya, Gigieh; Miftahol Arifin; Nabila Noor Qisthani; Aswan Munang
JURPIKAT (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol. 6 No. 3 (2025)
Publisher : Politeknik Piksi Ganesha Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37339/jurpikat.v6i3.2413

Abstract

Indonesia is a tropical country with the largest coconut production in the world, but the productivity and safety of tappers are still challenges, especially in Pernasidi Village, Banyumas. The main problem is the high dominance of coconuts and the risk of accidents for elderly tappers. As a solution, community service was carried out through socialization and assistance in cultivating shorter and more productive dwarf coconuts. The activity was carried out by a team of lecturers from Unsoed and Telkom University from October to December 2024, involving local farmer groups. The methods used included counseling, field practice, and assistance. The socialization material included the characteristics of dwarf coconuts, cultivation techniques, and their advantages. A total of 250 Entog Genjah seedlings were used in the planting practice. The results showed a significant increase in participant knowledge based on the pretest and posttest. Direct practice strengthens farmers' technical skills, while ongoing assistance ensures the implementation of knowledge in the field. Evaluation through FGD showed the enthusiasm of participants, as evidenced by the formation of new farmer groups and partnership proposals to the local government. In conclusion, this program has succeeded in increasing the capacity of farmers in dwarf coconut cultivation and encouraging collective initiatives. It is recommended that institutional development of farmers and ongoing support from the government be carried out, especially in the provision of superior seeds and advanced training to strengthen the adoption of technology and the sustainability of coconut sap production.