Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

IMPROVING HEALTH BEHAVIOR IN THE COMMUNITY THROUGH EMPOWERING HEALTH-AWARE COMMUNITIES Kurniawan, Vendi Eko; Putra, Kusuma Wijaya Ridi; Setiawan, Roni
Journal of Indonesian Public Health Service Vol. 1 No. 2 (2024): Volume 1, Issue 2, November 2024
Publisher : Library Unit collaborates with the Institute for Research and Community Service, College of Health Sciences Husada Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60050/jiphs.v1i2.45

Abstract

This article reports on a community service program conducted in Nglajur Hamlet, Tugusumberejo Village, Peterongan District, Jombang Regency, from April 29 to May 25, 2024. The program aimed to improve public health behavior by empowering a health-aware community. The initiative involved a series of activities, including health education on waste management, community service efforts, education on common health issues such as hypertension and stroke, health screenings, and providing home care for the elderly. Led by three lecturers and 23 students from the Bachelor of Nursing Science Study Program at the College of Health Sciences of Husada Jombang, the program successfully engaged the local community in each activity. The active participation of community members reflected the program's effectiveness in fostering collective responsibility and promoting sustainable health behaviors. The results underscore the importance of community empowerment in achieving long-term improvements in public health.
SEXUALITY EDUCATION AND ITS IMPACT ON ADOLESCENT REPRODUCTIVE HEALTH KNOWLEDGE IN MANCAR VILLAGE Sholikhah, Dwi Uswatun; Sari, Gevi Melliya; Kurniawan, Vendi Eko; Rozi, Fahrur
Journal of Indonesian Public Health Service Vol. 1 No. 2 (2024): Volume 1, Issue 2, November 2024
Publisher : Library Unit collaborates with the Institute for Research and Community Service, College of Health Sciences Husada Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60050/jiphs.v1i2.50

Abstract

Adolescence is a critical period of transition marked by biological, psychological, and social changes. This community service program aimed to educate adolescents on reproductive health through sexuality education at the Youth Posyandu in Mancar Village, Jombang. Conducted on June 26, 2024, the program involved 15 adolescent participants. It addressed the lack of knowledge about reproductive health and sought to improve adolescents' understanding and attitudes toward their reproductive well-being. A series of activities, including seminars, discussions, and demonstrations, were held to provide comprehensive information on reproductive health. The results showed a significant increase in the participants' knowledge, with 100% of the adolescents demonstrating a good understanding of reproductive health by the end of the program. This initiative highlighted the importance of open access to reproductive health education for adolescents and encouraged parental involvement in discussing reproductive health topics. The program concluded successfully, with participants actively engaging in the learning process and demonstrating increased awareness of reproductive health issues.
Pengaruh Air Rebusan Piper Crocatum terhadap Penurunan Gejala Fluor Albus pada Wus di Desa Ketegan Yastutik, Iryani Yuni; Kurniawan, Vendi Eko
Journal of Education Research Vol. 5 No. 3 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v5i3.1368

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh air rebusan daun sirih merah terhadap penurunan gejala fluor albus pada wabita usia subur. Jenis penelitian ini dengan pra eksperimental mengunakan pendekatan one- group pra-post test design. Populasi penelitian seluruh wabita usia subur sebanyak lima puluh responden dengan sampel tujuh belas responden. Teknik sampling mengunakan simple random sampling. Variabel independent yaitu daun sirih merah dan variabel dependent yaitu penurunan gejala fluor albus. Instrumen penelitian mengunakan lembar observasi, SAK, dan SOP. Pengolahan data editing, coding, skoring, tabulating, dan uji statistik T test. Hasil penelitian didapatkan enam belas responden mengalami penurunan gejala fluor albus dan satu responden tidak mengalami penurunan gejala fluor albus. Hasil uji statistik value dapat diambil kesimpulan wabita usia subur yang mengalami fluor alus dapat mengaplikasikan air rebusan daun sirih merah sebagai obat non-farmakologis. Ada pengaruh air rebusan daun sirih merah terhadap penurunan gejala fluor albus pada wabita usia subur.
Manfaat Jus Mentimun dan Wortel untuk Mengatasi Hipertensi: Studi Kasus di Desa Ketegen Kurniawan, Vendi Eko; Yastutik, Iryani Yuni
Journal of Education Research Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hipertensi merupakan penyebab kematian nomor satu di dunia, diikuti oleh merokok dan dislipidemia. Konsumsi bahan makanan yang dimodifikasi untuk mengandung kalium dan magnesium merupakan salah satu terapi pilihan untuk menurunkan tekanan darah. Bahan makanan yang tinggi kalium dan magnesium antara lain mentimun dan wortel. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pemberian campuran jus mentimun dan wortel terhadap penurunan tekanan darah pada penderita hipertensi. Penelitian ini adalah penelitian eksperimental dengan menggunakan desain pretest-posttest control group secara single blind. Subjek penelitian sebanyak 32 orang yang terdiri dari laki-laki dan perempuan yang dibagi menjadi dua kelompok: kelompok kontrol yang mendapatkan plasebo (sirup melon dengan pewarna makanan jingga) dan kelompok perlakuan yang diberikan campuran jus mentimun dan wortel (100 g mentimun dan 122 g wortel dengan tambahan 200 ml air) selama 7 hari. Analisis data menggunakan uji t-test berpasangan pada data berdistribusi normal dan uji Wilcoxon pada data yang tidak berdistribusi normal untuk membedakan pretest dan posttest. Sementara itu, uji Mann Whitney digunakan untuk membedakan kelompok kontrol dan perlakuan. Campuran jus mentimun dan wortel menurunkan tekanan darah sistolik sebesar 22,59 mmHg (p<0,001) dan tekanan darah diastolik sebesar 9,55 mmHg (p<0,001). Konsumsi campuran jus mentimun dan wortel secara signifikan menurunkan tekanan darah sistolik dan diastolik.
APLIKASI KESEHATAN DIGITAL : MEDIA PROMOTIF PERILAKU SEHAT PADA MILENIAL DI LINGKUNGAN SHJ Setyowati, Risha; Kurniawan, Vendi Eko; Yastutik, Iryani Yuni
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 7 No. 1 (2026): MARET 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v7i1.51287

Abstract

Perkembangan teknologi digital yang pesat membuka peluang baru dalam promosi kesehatan, khususnya bagi generasi milenial yang melek digital. Namun, tantangan utama adalah rendahnya kesadaran dan penerapan perilaku hidup sehat(PHBS) di kalangan mahasiswa, seperti kurangnya aktivitas fisik, pola makan tidak seimbang, dan manajemen stres buruk, yang berisiko terhadap kesehatan mental serta fisik jangka panjang. Masalah ini semakin menonjol di institusi pendidikan tinggi seperti STIKes Husada Jombang (SHJ). Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi efektivitas aplikasi kesehatan digital sebagai media promotif untuk meningkatkan PHBS di kalangan mahasiswa. Desain penelitian kuantitatif deskriptif dengan survei cross-sectional. Populasi mencakup 1.200 mahasiswa aktif SHJ dengan sampel sebanyak 300 dipilih melalui sampling purposive, dengan kriteria mahasiswa aktif menggunakan smartphone dan berakses internet. Variabel independen adalah penggunaan aplikasi seperti Halodoc dan Alodokter; variabel dependen adalah aktivitas fisik, pola makan, manajemen stres. Data dikumpul via kuesioner daring tervalidasi. Analisis menggunakan statistik deskriptif pada SPSS. 85% responden rutin menggunakan aplikasi kesehatan digital, dengan Halodoc (60%) dan Alodokter (50%) paling diminati. Penggunaan ini berkontribusi positif pada perubahan PHBS: aktivitas fisik naik dari 45% ke 72% responden berolahraga rutin; pola makan sehat meningkat (konsumsi buah-sayur hingga 68%); manajemen stres membaik (skor rata-rata +25%). Korelasi positif signifikan (r = 0,62, p < 0,05) antara frekuensi penggunaan aplikasi dan tingkat PHBS. Aplikasi kesehatan digital efektif sebagai media promotif meningkatkan PHBS mahasiswa. Integrasi teknologi ini direkomendasikan dalam strategi promosi kesehatan perguruan tinggi untuk membentuk generasi milenial lebih sehat dan sadar, mengatasi rendahnya PHBS sesuai tujuan penelitian.
ENHANCING BREAST SELF-EXAMINATION KNOWLEDGE AMONG ADOLESCENT GIRLS: A QUASI-EXPERIMENTAL STUDY OF AUDIOVISUAL AND LEAFLET-BASED EDUCATION IN JOMBANG, EAST JAVA, INDONESIA Putra, Kusuma Wijaya Ridi; Sholikhah, Dwi Uswatun; Kurniawan, Vendi Eko
Indonesian Journal of Community Health Nursing Vol. 11 No. 1 (2026): FEBRUARY 2026
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/ijchn.v11i1.78275

Abstract

Introduction: Breast cancer is the leading cause of cancer-related death among women, with cases increasingly found in younger populations. Early detection through breast self-examination (BSE) is an effective preventive measure, yet knowledge among Indonesian adolescents remains limited. This study aimed to examine the effectiveness of audiovisual and leaflet-based education in improving knowledge of BSE among adolescent girls.   Method: A quasi-experimental two-group pretest–posttest design was conducted among seventh- and eighth-grade female students at SMP Negeri 1 Peterongan, Jombang, Indonesia. From a population of 264 students, the sample size was determined using the Krejcie and Morgan formula, yielding 157 participants. To balance the groups, 160 students (80 per group) were recruited. Proportional random sampling was applied. Knowledge levels were measured using a validated questionnaire. Data were analyzed using the Wilcoxon signed rank test and One-Way ANOVA.   Result: Before intervention, most students in the audiovisual group demonstrated poor knowledge (52.5%), while most in the leaflet group had moderate knowledge (50%). After intervention, knowledge levels significantly improved in both groups (p < 0.001). In the audiovisual group, 90% achieved good knowledge, whereas in the leaflet group, 60% maintained moderate knowledge. One-Way ANOVA confirmed a significant difference between groups (p < 0.001), with audiovisual media showing greater effectiveness.   Conclusion: Audiovisual education proved more effective than leaflet-based education in enhancing adolescent girls’ knowledge of BSE. Integrating audiovisual methods into school health programs may strengthen early breast cancer awareness and prevention efforts among young populations.   Keywords: Breast self-examination, adolescent girls, audiovisual media, leaflet, health education.
Penyuluhan Infused Water Rosella Terhadap Penurunan Tekanan Darah pada Penderita Hipertensi di Peterongan Jombang Karisma Dwi Ana; Fakhrun Nisa’ Fiddaroini; Gevi Melliya Sari; Vendi Eko Kurniawan
Jurnal Medika: Medika Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/h6sevz78

Abstract

Hipertensi merupakan penyakit yang dapat menyebabkan kematian secara diam – diam atau disebut sillent killer. Banyak penderita hipertensi yang tidak sadar akan gejala, penanganan maupun masalah yang terjadi. Salah satu tanaman herbal yang mempunyai kandungan antioksidan adalah rosella yang dapat menghambat radikal bebas dan mengobati beberapa penyakit antara lain prehipertensi, hipertensi, kerusakan ginjal, diabetes, dan kanker. Upaya peningkatan kemampuan masyarakat awam dalam melakukan penerapan pengobatan dengan nonfarmakologi. Pengabdian ini bertujuan untuk memberikan edukasi dan mengetahui pengaruh pemberian infused water rosella terhadap penurunan tekanan darah pada penderita hipertensi di Peterongan Jombang. Metode yang digunakan adalah penyuluhan dan pengaruhnya dilakukan dengan kuantitatif desain pre-eksperimental One-Group Pretest Posttest Design. Populasi penelitian terdapat 120 orang dengan sampel terdiri dari 74 responden yang dipilih dengan teknik purposive sampling dan Analisa data menggunakan uji wilcoxone. Hasil menunjukkan terhadap variabel sikap diperoleh p-value=0,000<0,05. Hasil pengabdian ini didapatkan bahwa pelatihan pemberian infused water rosella dapat berpengaruh positif dalam menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi, sehingga dapat dijadikan sebagai salah satu pilihan terapi non-farmakologis untuk pengelolaan hipertensi, penelitian ini murni menunjukkan adanya penurunan signifikan karena pemberian infused water rosella tanpa melibatkan konsumsi obat-obatan farmakologis.