Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

KOMBINASI POSISI SEMI FOWLER, PURSED LIPS BREATHING DAN AROMATERAPI DAUN MINT TERHADAP SESAK NAFAS TB PARU: COMBINATION OF SEMI FOWLER POSITION, PURSED LIPS BREATHING AND MINT’S AROMATHERAPY TO DYSPNEA IN PULMONARY TB Bulu, Maxi Wawo; Santoso, Shelfi Dwi Retnani Putri; Paju, Wanto
WELL BEING Vol 8 No 1 (2023): Well Being
Publisher : LPPM STIKes Bahrul Ulum Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51898/wb.v8i1.196

Abstract

TB paru merupakan penyakit jangka panjang yang masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang utama. TB paru dapat ditandai dengan gejala batuk produktif dan non produktif, terkadang disertai dahak dan sesak napas. Tujuan dilakukan penelitian ini adalah untuk menggambarkan asuhan keperawatan pada pasien TB paru dengan menerapkan intervensi berdasarkan evidence based nursing yaitu posisi semi fowler dan pursed lip breathing. Metode yang digunakan adalah kombinasi studi literatur dan studi kasus. Tiga data based yang digunakan adalah google scholer dan Indonesia One Search dan open knowledge maps, pencarian literatur menggunakan PICOT dengan kata kunci “TB Paru/tuberkulosis, posisi semi fowler, pursed lips breathing, aromaterapi daun mint, sesak nafas” dan didapatkan 5 jurnal tahun 2019-2023. Pengumpulan data studi kasus menggunakan metode wawancara dan observasi dengan melibatkan satu pasien TB paru dengan sesak nafas, diberikan tindakan asuhan keperawatan dan terapi posisi semi fowler pursed lip breathing dan aromaterapi daun mint selama 3 hari. Hasil pengkajian didapatkan masalah pola nafas tidak efektif, dan setelah dilakukan asuhan keperawatan, hasil evaluasi menunjukkan semua masalah teratasi sebagian pada hari yang ke tiga. Kesimpulan dari penelitian ini ketiga intervensi tersebut dapat dijadikan referensi dalam menurunkan sesak nafas pada pasien TB paru.
Optimalisasi Peran Pengawas Minum Obat Melalui Pelatihan Motivasi Interviewing dan Relaksasi Otot Progresif Untuk Mengatasi Masalah Kecemasan Pada Penderita Tuberkulosis di Kelurahan Dira Tana Agustine, Uly; Belarminus, Petrus; Santoso, Shelfi Dwi Retnani Putri; Riti, Dessy Natalia
Ahmar Metakarya: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): Ahmar Metakarya: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Ahmad Mansyur Nasirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53770/amjpm.v5i1.549

Abstract

Tuberkulosis (TB) masih menjadi salah satu masalah kesehatan utama di Kelurahan Dira Tana. Meskipun jumlah kasus relatif rendah, angka putus pengobatan tetap tinggi dan menjadi tantangan serius. Salah satu penyebabnya adalah kecemasan dan kurangnya dukungan sosial yang dialami oleh penderita TB. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan peran Pengawas Minum Obat (PMO) melalui pelatihan Motivational Interviewing (MI) dan Relaksasi Otot Progresif (ROP) untuk membantu mengurangi kecemasan dan meningkatkan kepatuhan pasien terhadap pengobatan. Kegiatan ini melibatkan 20 peserta dan dilaksanakan melalui ceramah, diskusi, simulasi, serta evaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pemahaman peserta, dengan sebagian besar menunjukkan pemahaman yang baik setelah pelatihan. Hal ini membuktikan bahwa metode pelatihan yang digunakan efektif dalam membekali PMO dengan keterampilan yang dibutuhkan untuk mendampingi pasien TB. Kesimpulannya, pelatihan ini berkontribusi dalam memperkuat peran PMO dan diharapkan dapat dilaksanakan secara berkelanjutan untuk mendukung pengendalian TB di wilayah Dira Tana.
Studi Kasus: Penerapan Hidroterapi Dan Helioterapi Terhadap Kadar Glukosa Darah Pada Pasien Diabetes Mellitus Tipe 2 Di Puskesmas Puu Weri Kabupaten Sumba Barat Hutri, Melania Leovani Lasadip; Santoso, Shelfi Dwi Retnani Putri; Paju, Wanto
Jurnal Sahabat Keperawatan Vol. 7 No. 02 (2025): Jurnal Sahabat Keperawatan, Agustus 2025
Publisher : Program Studi Keperawatan, Universitas Timor Jln. Mgr. Sugyopranoto-Haliwen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32938/jsk.v7i02.10087

Abstract

Latar Belakang: Diabetes Mellitus Tipe 2 (DMT2) merupakan gangguan metabolik kronis yang ditandai dengan hiperglikemia akibat resistensi insulin. Ketidakstabilan kadar glukosa darah pada penderita diabetes mellitus tipe dapat menyebabkan komplikasi serius seperti nefropati, retinopati, dan penyakit jantung. Terapi komplementer seperti hidroterapi dan helioterapi dinilai mampu membantu pengendalian kadar glukosa darah secara alami dan ekonomis. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan penerapan hidroterapi dan helioterapi dalam menstabilkan kadar glukosa darah pada pasien DMT2 di wilayah kerja Puskesmas Puuweri, Kabupaten Sumba Barat. Metode: Penelitian ini menggunakan metode  deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Subjek terdiri dari dua pasien DMT2 berusia 30–60 tahun, pasien dalam keadaan compos mentis, yang diberikan intervensi selama enam hari. Intervensi berupa hidroterapi (pemberian air putih minimal 1250 ml/hari) dan helioterapi (berjemur selama 10–20 menit pada pukul 07.00–09.00 pagi). Hasil: Setelah enam hari intervensi, kadar glukosa darah pasien Ny. L menurun dari 252 mg/dL menjadi 148 mg/dL, dan Tn. G dari 213 mg/dL menjadi 117 mg/dL. Hasil ini menunjukkan bahwa kedua terapi efektif dalam menurunkan kadar glukosa darah. Kesimpulan: Penerapan hidroterapi dan helioterapi terbukti efektif dalam menstabilkan kadar glukosa darah pada pasien DMT2. Kedua metode ini dapat dijadikan alternatif terapi non farmakologis yang mendukung pengelolaan diabetes dan peningkatan kualitas hidup pasien. Edukasi berkelanjutan bagi pasien dan keluarga sangat penting untuk mencegah komplikasi lebih lanjut.
IMPROVING MEDICATION ADHERENCE AS INDICATED BY BTA TEST IN TUBERCULOSIS PATIENTS USE MOTIVATIONAL INTERVIEWING Santoso, Shelfi Dwi Retnani Putri; Agustine, Uly; Mugianti, Sri; Paju, Wanto
Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 8, No 4: Desember 2023
Publisher : Universitas Aisyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30604/jika.v8i4.2466

Abstract

Low adherence to TB medication can also lead to the development of drug resistance, making treatment more challenging. There is a need for a specific approach to TB patients to enhance motivation in anti-tuberculosis treatment, including the innovation of providing motivational interviewing (MI). This study aims to determine the impact of MI on the treatment adherence of tuberculosis patients as indicated by the BTA test. The research method used a quasi-experimental design with a control group. The population consisted of 60 respondents using consecutive sampling techniques, divided into 30 experimental groups and 30 control groups. Descriptive analysis was used to depict the deviation in the percentage of gender, age, and education, while the difference test employed the Wilcoxon Signed Ranks Test. The results indicated that both the experimental and control groups consisted mostly of males, with 16 (53.3%) and 17 (56.7%), respectively, and individuals over 41 years of age, with 23 (76.7%) and 21 (70%), respectively. Meanwhile, the difference test showed that the treatment group had a p-value of 0.000, indicating a significant difference in treatment adherence before and after the intervention. Discussion: MI communication can increase clients' motivation to engage in positive behavior’s, such as adhering to treatment, which can lead to negative BTA test results. Conclusion: This intervention can be recommended as an additional approach to improving treatment adherence in tuberculosis patients.