Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Dampak Pengeluaran Wisatawan terhadap Perekonomian Provinsi Jawa Timur dengan Pendekatan Model Input-Output Rahmi, Utari Azalika; Pratiwi, Wiwik Dwi; Utomo, Devi Kartika Sari; Gusadi, Meriyati Huka; Fachrurrazi, Fachrurrazi
Jurnal Penelitian Inovatif Vol 4 No 2 (2024): JUPIN Mei 2024
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jupin.387

Abstract

Kinerja pariwisata Indonesia dalam beberapa tahun telah mengalami pertumbuhan yang positif meski sempat mengalami penurunan di tahun 2020 akibat adanya pandemi COVID-19. Peningkatan jumlah kunjungan dan jumlah rata-rata pengeluaran wisatawan nusantara maupun mancanegara serta kontribusi pariwisata terhadap PDB merupakan salah satu indikasi perkembangan sektor pariwisata. Pada tahun 2022, provinsi Jawa Timur menjadi salah satu provinsi yang paling banyak dikunjungi wisatawan nusantara maupun mancanegara dan kontributor PDRB terbesar kedua terhadap PDB nasional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak pariwisata terhadap perekonomian di Jawa Timur dengan memperhitungkan pengeluaran wisatawan nusantara maupun mancanegara tahun 2022 terhadap output, pendapatan masyarakat, nilai tambah bruto dan tenaga kerja di provinsi Jawa Timur. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan model analisis input output. Data yang digunakan merupakan data yang bersumber dari publikasi Badan Pusat Statistik meliputi tabel input output Jawa Timur 2016, statistik wisatawan nusantara dan mancanegara tahun 2022. Hasil penelitian ini mengindikasikan bahwa baik pengeluaran wisatawan nusantara maupun mancanegara memiliki dampak yang signifikan terhadap perekonomian Jawa Timur. Analisis keterkaitan sektor pariwisata di Provinsi Jawa Timur menunjukkan peran penting sektor transportasi, pergudangan, dan jasa perusahaan dalam mempengaruhi pertumbuhan sektor lainnya. Angka pengganda output dan tenaga kerja menunjukkan kontribusi signifikan dari semua sektor pariwisata terhadap total output ekonomi, dengan sektor jasa lainnya memberikan dampak tidak langsung yang utama. Sementara itu dampak langsung sektor pariwisata telah menciptakan lapangan pekerjaan yang signifikan dan meningkatkan pendapatan rumah tangga.
Relationship Between Teacher Professional Competences and Teacher Work-Autonomy Fachrurrazi, Fachrurrazi
SUKMA: Jurnal Pendidikan Vol. 1 No. 2 (2017)
Publisher : Yayasan Sukma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32533/01203.2017

Abstract

The article discusses the relationship between teacher professional competences and teacher work-autonomy at Sukma Bangsa Schools in Aceh, Indonesia. The study investigated differences in teacher professional competences and teacher work-autonomy in terms of gender, school location, classroom teacher/subject teacher, grade level and teaching experiences. The study indicated that most teachers of Sekolah Sukma Bangsa in Aceh were at moderate degree of teacher professional competences and most of the teachers attained a moderate degree of work-autonomy. The study showed that when the level of teacher work-autonomy increased, the level of teacher professional competences escalated; while lower level of teacher autonomy was associated with lower level of teacher professional competences. Furthermore, the study revealed that a degree to which teachers perceived work-autonomy and a degree to which teachers perceived professional competences were diverse based on gender, classroom/subject teacher, experience, level of school and location of school, even though the differences were not statistically significant. [Artikel ini mendiskusikan hubungan antara kompetensi professional guru dan otonomi-kerja guru. Tujuan dari riset ini adalah untuk menginvestigasi hubungan antara kompetensi professional guru dan otonomi-kerja guru, serta perbedaan kompetensi professional guru dan perbedaan otonomi kerja guru berdasarkan gender, lokasi sekolah, guru kelas/guru pelajaran, level kelas atau pengalaman mengajar. Hasil riset juga mengindikasi bahwa ada korelasi yang positif dan moderat antara otonomi-kerja guru dan kompetensi profesional guru. Hasil riset mengindikasi bahwa ketika level otonomi-kerja guru meningkat, level kompetensi profesional guru juga naik, dan rendahnya tingkatan otonomi-kerja guru dihubungkan dengan rendahnya kompetensi professional guru. Hasil riset juga mengindikasikan level otonomi-kerja dan level kompetensi professional guru bervariasi berdasarkan gender, lokasi sekolah, guru kelas/guru pelajaran, level kelas dan pengalaman mengajar, walaupun perbedaannya tidak signifikan secara statistik.]
NEW PUBLIC SPHERE DI INDONESIA: PERAN MEDIA SOSIAL DALAM MENGKONSTRUKSI DISKURSUS PUBLIK DI DUNIA MAYA Fachrurrazi, Fachrurrazi
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 8 No. 1 (2025): Volume 8 No. 1 Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v8i1.41609

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis new public sphere di Indonesia: peran media sosial dalam mengkonstruksi diskursus publik di dunia maya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Dari hasil penelitian ini ditemukan bahwa media sosial sebagai sebuah platform online, dengan para penggunanya bisa dengan mudah berpartisipasi, berbagi, dan menciptakan isi meliputi jejaring sosial, dan dunia virtual dan dalam lebih satu dekade terakhir ini media sosial yang paling umum digunakan oleh masyarakat di seluruh dunia, sehingga dengan adanya media sosial  telah mempengaruhi kehidupan sosial dalam masyarakat. Perubahan-perubahan dalam hubungan sosial (social relationships) atau sebagai perubahan terhadap keseimbangan (equilibrium) hubungan sosial dan segala bentuk perubahan-perubahan pada lembaga-lembaga kemasyarakatan didalam suatu masyarakat, yang mempengaruhi sistem  sosialnya,  termasuk  didalamnya nilai-nilai,  sikap  dan  pola perilaku diantara kelompok-kelompok dalam masyarakat. Perubahan sosial positif seperti kemudahan memperoleh dan menyampaikan informasi, memperoleh keuntungan secara sosial dan ekonomi. Sedangkan perubahan sosial yang cenderung negatif seperti munculnya kelompok-kelompok sosial yang mengatasnamakan agama, suku dan pola perilaku tertentu yang terkadang menyimpang dari norma-norma yang ada.
Assessing the Quality of Public Space for Sustainable Tourism in Sabang City Fachrurrazi, Fachrurrazi; Nabilah
Masyarakat Pariwisata : Journal of Community Services in Tourism Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : Politeknik Pariwisata NHI Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34013/mp.v6i2.2240

Abstract

Sabang City recognized as a national strategic tourism area and cruise port in western Indonesia, has significant potential to develop inclusive and sustainable tourism. However, the current condition of its public spaces remains suboptimal. This study aims to assess the quality of public spaces in Sabang based solely on field observations using ten sustainability-based indicators derived from a literature review: accessibility, safety and comfort, cleanliness and maintenance, visual appeal, diversity of functions and facilities, sociocultural value, visitor behavior patterns, economic integration, stakeholder collaboration, and environmental awareness Field observations were conducted across seven public space locations from December 2 to 14, 2024. The findings reveal that collaboration, diversity of functions, and economic integration scored the lowest, with averages below 1.5 on a 4-point scale, while visual and environmental quality emerged as the only indicator with a consistently high score above 3.5. Most other indicators, such as accessibility and safety, remained below 2.5, indicating critical gaps in inclusivity, functionality, and user comfort. These deficiencies are attributed to limited budget allocations and weak inter-agency coordination, as confirmed through supporting interviews with local government officials. The results underscore the need for improved planning, maintenance, and inter-sectoral collaboration to ensure that public spaces can serve as inclusive, multifunctional, and environmentally responsible infrastructure that supports long-term tourism development. This study provides a replicable indicator-based assessment framework and highlights specific areas for policy intervention to enhance the role of public spaces in Sabang’s sustainable tourism strategy.
Training on Saving and Recording Money from an Early Age with Creative Paralon Piggy Banks and Financial Literacy for Students at Muhammadiyah Kramatsari Elementary School Niami, Nailatun; Ramadhanti, Nadina Intania; Fachrurrazi, Fachrurrazi; Ardiyansah, Feri Risqi; Arifiyanto, Muhammad
Urecol Journal. Part B: Economics and Business Vol. 5 No. 2 (2025): August-Dec
Publisher : Konsorsium LPPM Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The habit of saving and recording money from an early age is an important foundation for developing a wise approach to managing finances. However, in reality, elementary school-aged children generally have limited awareness of the importance of saving and are not accustomed to tracking their expenses and income. The lack of financial education from an early age means that many children do not understand simple ways to manage their pocket money. Based on these conditions, a community service activity was designed that aims to provide basic financial training through a creative and fun approach. One of them is to introduce saving activities by making piggy banks from plastic and teaching how to record daily money simply. This activity is designed to make students more interested and to help them understand the importance of managing finances from an early age.