Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

STUDI AGRIBISNIS DAN PENDAPATAN USAHA AKUAPONIK DI KELURAHAN PLAJU ULU KECAMATAN PLAJU KOTA PALEMBANG Bakti, Rahmat Dwi; Fahmi, Innike Abdillah
Societa: Jurnal Ilmu-Ilmu Agribisnis Vol 13, No 1 (2024): Jurnal Ilmu-Ilmu Agribisnis
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/jsct.v13i1.8473

Abstract

ABSTRACTThe aim of this research is to determine the agribusiness system of aquaponics businesses and to determine the amount of income from aquaponics businesses in Plaju Ulu Village, Plaju Palembang District. The research method used in this research is the case study method. The sampling method used in this research uses a purposive sampling technique. The data collection methods used are observation, interviews and documentation. The data processing methods used are editing, coding and tabulating. The results of the research show that the agricultural system in the aquaponics business in Plaju Ulu Village, Plaju District, Palembang City, in the subsystem of procurement and distribution of production facilities carried out by the respondent as the owner of the aquaponics business, is obtained from purchasing around the Palembang city area. Apart from that, the procurement of equipment used by aquaponics businesses in Plaju Ulu Village, Plaju District, Palembang City comes from Indonesia itself so they don't have to buy imported goods. The sub-production system carried out by aquaponics businesses in Plaju Ulu Village is selecting catfish and pak choy seeds, planting, care, and harvesting. Meanwhile, in the marketing sub system, traders come directly to the aquaponics business to purchase aquaponics products. The income earned by the aquaponics business from one catfish production and 3 pak choy vegetable harvests is IDR. 2.032.812/PP.  ABSTRAKTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui sistem agribisnis usaha akuaponik dan untuk mengetahui besar pendapatan dari usaha akuaponik di Kelurahan Plaju Ulu Kecamatan Plaju Palembang. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode study kasus. Metode penarikan contoh yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling. Metode pengumpulan data yang di gunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Metode pengolahan  data yang digunakan adalah editing, coding dan tabulating. Hasil penelitian menunjukan sistem agrisnis pada usaha akuaponik di Kelurahan Plaju Ulu Kecamatan Plaju Kota Palembang dalam subsistem pengadaan dan penyaluran sarana produksi yang dilakukan oleh responden selaku pemilik usaha akuaponik didapatkan dari membeli di sekitaran wilayah kota Palembang. Selain itu pengadaan peralatan yang dignakan oleh usaha akuaponik di Kelurahan Plaju Ulu Kecamatan Plaju Kota Palembang berasal dari indonesia sendiri sehingga tidak harus membeli barang impor.pada Sub sistem produksi yang dilakukan oleh usaha akuaponik di Kelurahan Plaju Ulu adalah memilih bibit lele dan pakcoy, Penanaman, perawatan, dan pemanenan. Sedangkan pada sub sistem pemasaran pedagang datang langsung ketempat usaha akuaponik untuk melakukan pembelian hasil produksi akuponik.  Pendapatan yang diperoleh oleh usaha akuaponik dalam satu kali produksi  ikan lele dan 3 kali pemanenan sayur pakcoy adalah  sebesar Rp. 2.032.812/PP.
KELAYAKAN USAHATANI TANAMAN MELON DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA TANAM SEMI HIDROPONIK PADA LAHAN KRITIS Sandi, Muhammad Nico; Fahmi, Innike Abdillah
Societa: Jurnal Ilmu-Ilmu Agribisnis Vol 14, No 2 (2025): Jurnal Ilmu-Ilmu Agribisnis
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/jsct.v14i2.10917

Abstract

ABSTRACTThe purpose of this study is to determine the income of melon farming using semi-hydroponic planting media on critical land in BPP Talang Betutu and to determine the feasibility of melon farming using semi-hydroponic planting media on critical land in BPP Talang Betutu, Palembang city. The research method used is a case study method with a quantitative and qualitative approach. The sampling method used in this study is Non-probability Sampling with a purposive sampling technique. Where the respondent in this study was 1 respondent, namely the TU Staff of the Extension Unit who conducted a melon cultivation experiment using semi-hydroponic planting media at the UPTD BPP Talang Betutu. The data collection method used is the observation method, direct in-depth interviews with sources as information and recording. Data collection is how you collect the information needed to solve research problems. The results of the study show that in melon farming using semi-hydroponic planting media on critical land in BPP Talang Betutu with a land area of 300 and 1 hectare, the production costs incurred are Rp. 2,595,000 per lg / Mt or Rp. 86,500,000 per ha / MT, the farm income received is Rp. 10,500,000 per lg / Mt or Rp. 350,000,000 per ha / MT, the farm income received is Rp. 7,905,000 per lg / Mt or Rp. 263,500,000 per ha / MT, the R / C value is 4.046 if R / C > 1 then the farm is said to be feasible. The real production of rice farming is 300 kg/lg/MT or 10,000 kg/ha/MT, the BEP of the resulting production is 3,859 kg or 128.62 kg < The real production of rice farming is 300 kg/lg/MT or 10,000 kg/ha/MT, meaning that the farming is feasible. The BEP price obtained is Rp.8,650 per kg < The real price is Rp.35,000 per kg, meaning that the farming business is feasible. The real income of the farming business is Rp.10,500,000 per lg/MT or Rp.350,000,000 per ha/MT. BEP Income is Rp.135,052.45 per lg/MT or Rp.4,501,748.25 per ha/MT. If the income is > than Rp.35,052.45 per lg/MT or Rp.4,501,748.25 per ha/MT, the farming business is feasible. ABSTRAKTujuan penelitian ini adalah Mengetahui berapa pendapatan usahatani melon dengan menggunakan media tanam semi hidroponik pada lahan kritis di BPP Talang Betutu dan Mengetahui kelayakan usahatani tanaman melon dengan menggunakan media tanam semi hidroponik pada lahan kritis di BPP Talang Betutu kota Palembang. Metode penelitian yang digunakan metode studi kasus (case study) dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Metode penarikan contoh yang digunakan dalam penelitian ini adalah Non-probability Sampling dengan teknik purposive sampling. Dimana responden dalam penelitian ini adalah 1 responden, yaitu Staff TU UPT Penyuluhan yang melakukan percobaan budidaya melon dengan menggunakan media tanam semi hidroponik di UPTD BPP Talang Betutu. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi, wawancara mendalam langsung dengan narasumber sebagai informasi dan pencatatan. Pengumpulan data adalah cara Anda mengumpulkan informasi yang dibutuhkan untuk memecahkan masalah penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam usahatani melon menggunakan media tanam semi hidroponik di lahan kritis di BPP Talang Betutu dengan luas lahan 300????2dan 1 Hektar, biaya produksi yang dikeluarkan sebesar Rp.2.595.000 per lg/Mt atau Rp.86.500.000 per ha/MT, penerimaan usahatani yang diterima sebesar Rp.10.500.000 per lg/Mt atau Rp.350.000.000 per ha/MT, pendapatan usahatani yang di terima sebesar Rp.7.905.000 per lg/Mt atau Rp.263.500.000 per ha/MT, nilai R/C sebesar 4,046 jika R/C > 1 maka usahatani tersebut dikatakan layak. Produksi riil usahatani seberas 300 kg/lg/MT atau 10.000 kg/ha/MT, BEP produksi yang dihasilkan sebesar 3,859 Kg atau 128,62 kg < Produksi riil usahatani seberas 300 kg/lg/MT atau 10.000 kg/ha/MT artinya usahatani tersebut layak. BEP harga yang didapat sebesar Rp.8.650 per kg < Harga riil sebesar Rp.35.000 per kg artinya usahatani tersebut layak, Penerimaan riil usahatani sebesar Rp.10.500.000 per lg/MT atau Rp.350.000.000 per ha/MT, BEP Penerimaan Rp.135.052,45 per lg/MT atau Rp.4.501.748,25 per ha/MT, Jika penerimaan > dari Rp.35.052,45 per lg/MT atau Rp.4.501.748,25 per ha/MT maka usahatani tersebut layak.