Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

ALOKASI SUMBERDAYA KAWASAN HUTAN RAKYAT KABUPATEN SUKABUMI, JAWA BARAT: PENDEKATAN MULTI-OBJECTIVE PROGRAMMING Innike Abdillah Fahmi; Ratna Winandi; Nunung Kusnadi
Jurnal Agribisnis Indonesia Vol. 1 No. 2 (2013): Desember 2013 (Jurnal Agribisnis Indonesia)
Publisher : Departmen of Agribusiness, Economics and Management Faculty, Bogor Agricultural University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jai.2013.1.2.95-106

Abstract

The economic and ecological objectives in the development of private forest are conflicting, thus led to deforestation. The objectives of the study were to analyze  factors affecting farmers’s decision in determining for the aim (economic or ecological objectives) of their land management by using logistic regession, and  to analyze resources allocation in private forest that gives the best compromise solution between economic and ecological objectives by multi-objective programming approach and scenarios. The result shows that farmers are still economic oriented in determining the aim of their land management, mostly affected by number of farm household, off-farm income, participation in farmer group meeting, participation in extention meeting and farmer’s experiance in farm factors. Land management scenario that the closest to the target value (Rp 39.907 billion per year) is land management with minimum land area requirement, so that the value received by farmers is Rp 21.038 billion per year. Capital is a limitting factor in optimizing the use of available resources.
STRATEGI USAHA SELAMA PANDEMI PADA UMKM PEMPEK DI KOTA PALEMBANG Dasir Dasir; Dinarossi Utami; Innike Abdillah Fahmi
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 5, No 5 (2021): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (467.36 KB) | DOI: 10.31764/jmm.v5i5.5254

Abstract

Abstrak: Pandemi Covid-19 menyebabkan penurunan pada berbagai sektor usaha termasuk usaha kecil mikro dan menengah. Bahkan banyak UMKM yang tidak lagi beroperasi dikarenakan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat sebagai bentuk upaya pengurangan penyebaran Covid-19. Kegiatan ini bertujuan untuk membantu UMKM pempek di Kota Palembang dalam mengatasi permasalahan usaha selama pandemi. UMKM Pempek yang menjadi mitra pada kegiatan ini adalah UMKM Pempek Eka. Tahapan kegiatan pengabdian dilakukan melalui dua kegiatan. Tahap pertama yakni perencanaan stok bahan baku, sedangkan yang kedua yakni pemasaran produk melalui media elektronik. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa adanya kegiatan tersebut memberikan keterampilan baru bagi UMKM Pempek Eka. Hal ini terlihat pada evaluasi pengetahuan sebelum dilakukan pelatihan yakni sebesar 45%, dan 80% setelah dilakukan pelatihan dan pendampingan. Selain itu, hasil kegiatan juga terlihat dari meningkatnya produksi pempek sebesar 125% dari sebelum dilakukan pelatihan mengenai perencanaan stok bahan baku dan meningkatnya hasil penjualan sebesar 75% setelah dilakukan pemasaran produk melalui media elektronik. Keberlangsungan UMKM diharapkan dapat menjadi salah satu tiang dalam menopang perekonomian daerah maupun nasional. Abstract:  The Covid-19 pandemic has caused a decline in various business sectors, including small, micro, and medium enterprises. Many MSMEs are no longer operating due to the imposition of restrictions on community activities as an effort to reduce the spread of Covid-19. This activity aims to help Pempek SMEs in Palembang City in overcoming business problems during the pandemic. The Pempek SMEs that are partners in this activity are Pempek Eka SMEs. The stages of service activities are carried out through two activities. The first stage is planning the stock of raw materials, while the second is product marketing through electronic media. The results of the activity show that the existence of these activities provides new skills for Pempek Eka SMEs. This can be seen in the evaluation of knowledge before training, which is 45%, and 80% after training and mentoring. In addition, the results of the activity can also be seen from the increase in pempek production by 125% from before training on raw material stock planning and an increase in sales results by 75% after marketing the product through electronic media. The sustainability of MSMEs is expected to be one of the pillars in supporting the regional and national economy. 
PENDAMPINGAN PELABELAN DAN PEMBUATAN WEBSITE UNTUK PEMASARAN PRODUK HASIL PENGOLAHAN SAMPAH DI TPS-3R KELURAHAN TALANG KELAPA KECAMATAN ALANG-ALANG LEBAR Eka Sri Yusmartini; Mardwita Mardwita; Innike Abdillah Fahmi
Aptekmas Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol 3 No 4 (2020): APTEKMAS Volume 3 Nomor 4 2020
Publisher : Politeknik Negeri Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (406.068 KB) | DOI: 10.36257/apts.v3i4.2955

Abstract

Waste generated by households can have economic value using the 3R method by the TPS. TPS-3R of the Maju Jaya Self-Help Group (KSM) is a pilot TPS in household waste management in Talang Kelapa Village, Alang-alang Lebar Subdistrict. The products produced are compost, liquid organic fertilizer and handicrafts from used goods. The obstacle faced is ineffective and efficient marketing. This is due to not having the correct label and ineffective marketing. So that assistance is needed in making product labels to be attractive and training in making websites to expand the marketing of processed waste products from TPS-3R KSM Maju Jaya. From the results of this activity, TPS-3R KSM Maju Jaya was able to create a logo that presented the values of TPS-3R KSM Maju Jaya and produced a more attractive product label. In addition, TPS-3R Maju Jaya has a website to increase sales of its products.
KONVERSI SAMPAH ORGANIK DAPUR MENJADI CAIRAN MULTIGUNA GARBAGE ENZYMES DI WILAYAH SIRING AGUNG KOTA PALEMBANG Dian Kharismadewi; Innike Abdillah Fahmi; Sri Martini; Muhammad Andika Mandala Putra
Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 6 No. 4 (2022): Jurnal Panrita Abdi - Oktober 2022
Publisher : LP2M Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/pa.v6i4.18616

Abstract

Environmentalism efforts by performing the household waste management that carried out the 4R (reduce, reuse, recycle, and replace), go green, back to nature. Zero waste concepts must continue to be encouraged and disseminated to the broader community. One of those possible efforts is to convert the organic wastes from the household kitchen into multipurpose liquid garbage enzymes. Garbage enzyme is a liquid containing extract from the fermentation process of the vegetable’s dregs and fruit’s peels, with brown sugar/molasses as a substrate and water as a ripening medium. Fermentation processes proceed for three months and are stored in an airtight container. Garbage enzyme is then used as a liquid cleaner and fertilizer for plants. Siring Agung sub-urban district in Kota Palembang is a densely populated area that has faced a problem of many organic wastes that burden the environment as a result of the overloaded work of garbage dumpsites. Through socialization in the form of a presentation and demonstration of making a multipurpose liquid garbage enzyme, the community in Siring Agung of Palembang city could implement the environmentally-friendly organic waste processing concepts and provide solutions to waste problems in this area. The specific purpose of this community service is to determine the level of public understanding regarding the conversion and utilization of household organic waste and assess the program's benefits in solving problems in this target area. Besides, to reduce the burden of landfills in Palembang city, maintain environmental sustainability, and spread the benefits of garbage enzymes. The analysis results of the public understanding of waste management are 76% understanding after the socialization. This activity has offered an advantage to the community as new applicable knowledge. This activity has provided benefits to the community in the form of new knowledge that can be applied and the reduction of household organic waste, which is a problem in this area. --- Upaya pelestarian lingkungan melalui pengelolaan sampah rumah tangga yang mengusung konsep 4R (reduce, reuse, recycle, dan replace), go green, back to nature, dan zero waste harus terus digalakkan dan disosialiasikan ke masyarakat luas. Salah satu upaya yang mungkin dilakukan adalah dengan mengubah sampah organik dari dapur rumah tangga menjadi cairan multiguna Garbage Enzyme. Garbage enzyme adalah cairan yang berisi ekstrak dari proses fermentasi potongan sayuran sisa dan kulit buahan, yang telah ditambahkan dengan substrat gula merah dan air sebagai media pematangannya. Proses fermentasi dilakukan selama 3 bulan dan disimpan didalam wadah kedap udara. Garbage enzyme yang dihasilkan dimanfaatkan menjadi cairan pembersih dan pupuk cair tanaman. Kelurahan Siring Agung Kota Palembang merupakan wilayah yang padat penduduk yang memiliki permasalahan sampah organik yang mengganggu lingkungan dari beban penampungan sampah yang berlebihan. Melalui sosialisasi dalam bentuk pemaparan dan demo pembuatan cairan multiguna garbage enzyme, masyarakat wilayah Siring Agung Kota Palembang dapat menerapkan konsep pengolahan sampah organik yang ramah lingkungan dan mengatasi permsalahan sampah di wilayahnya. Tujuan khusus dari kegiatan PkM ini adalah untuk mengetahui tingkat pemahaman masyarakat mengenai pengkonversian dan pemanfaatan sampah organik rumah tangga serta menilai kebermanfaatan program yang dilaksanakan terhadap penyelesaian masalah yang ada diwilayah sasaran. Selain untuk mengurangi beban tempat pembuangan akhir sampah di Kota Palembang, menjaga kelestarian lingkungan, dan menebarkan manfaat garbage enzyme. Dari hasil analisa tingkat pemahaman masyarakat dalam pengelolaan sampah didapatkan 76% paham setelah dilakukan sosialisasi. Kegiatan ini telah memberikan manfaat kepada masyarakat berupa pengetahuan baru yang dapat diterapkan dan pengurangan sampah organik rumah tangga yang menjadi permasalahan di wilayah ini.
Analisis Manfaat yang Diperoleh Masyarakat dalam Perspektif Gender pada Pengelolaan Agroforestry (Studi kasus: kawasan reboisasi Program JIFPro di Kabupaten Solok, Sumatera Barat) Mutiara, Vonny Indah; Febriamansyah, Rudi; Fahmi, Innike Abdillah
Buletin Penelitian Sosial Ekonomi Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Haluoleo Vol 12, No 22 (2010)
Publisher : Department of Agribusiness Halu Oleo University Kendari Southeast Sulawesi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (199.708 KB) | DOI: 10.33772/bpsosek.v12i22.5835

Abstract

This research was conducted in Jorong Subarang, Kanagarian Paninggahan, Junjung Sirih Suburb, Solok, West Sumatera where JIFRO program has been implemented in that area. The research aims to (1) analyze men and women contribution in terms of productive, reproductive and social activity; (2) analyze gender perception on benefit and cost of managing agroforestry in JIFPro program. A case study method is used in this research. The result shows that men are rarely involved in reproductive activities. Men manage most of their productive activities. On the other hand, women are not only spending more time on reproductive activities but also involved in productive activities. In addition, men and women equally spend their time on social activities.
PEMBERDAYAAN KELOMPOK TANI MELALUI PELATIHAN PEMBUATAN PUPUK ORGANIK CAIR DARI KOTORAN SAPI Erni Hawayanti; Ahmad Sofian; Rosmiah; Iin Siti Aminah; Nurbaiti Amir; Yopie Molyohadi; Innike Abdillah Fahmi
Jurnal Abditani Vol. 6 No. 2 (2023): Oktober
Publisher : FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS ALKHAIRAAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/abditani.v6i2.252

Abstract

Pemberdayaan kelompok tani dengan sasaran Kelompok Tani Cemerlang Desa Panca Mulya, Kecamatan Air Kumbang, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan merupakan program pengabdian kepada masyarakat yang didanai oleh LPPM Universitas Muhammadiyah Palembang melalui skema Bina Desa dengan mengatasi permasalahan yang dihadapi oleh kelompok tani Cemerlang yang berada di Desa Panca Mulya, kecamatan Air Kumbang, Kabupaten Banyuasin antara lain masih rendahnya ketrampilan petani dalam membuat pupuk organik cair denga bahan baku kotoran sapi serta terjadinya kelangkaan pupuk anorganik. Upaya yang dapat dilakukan untuk menjawab permasalahan kelompok tani tersebut yaitu dengan kegiatan pelatihan pemanfaatan kotoran sapi sebagai bahan baku pembuatan pupuk organik cair. Pupuk organik cair memanfaatkan sumber daya alam sekitar karena bahan baku yang digunakan relatif banyak di desa tersebut. Dengan adanya kegiatan pemberdayaan kelompok tani ini, anggota kelompok tani Cemerlang Desa Panca Mulya menjadi lebih terampil dan mampu membuat pupuk organik cair.
Socialization and Assistance in the Processing of Organic Waste Into Eco-Enzyme in 16 Ulu Village, Seberang Ulu II Sub-District, Palembang City Palmasari, Berliana; Amir, Nurbaiti; Gusmiatun, Gusmiatun; Paridawati, Ika; Fahmi, Innike Abdillah; Syafrullah, Syafrullah; Sofian, Ahmad
Altifani Journal: International Journal of Community Engagement Vol 3, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/altifani.v3i1.5338

Abstract

Organic waste is waste that contains elements of carbon, hydrogen and oxygen and is easily degraded by microorganisms. The existence of abundant fruit and vegetable waste is rarely used by the community, even though this organic waste can still be reused as material for making eco-enzymes. Eco-enzyme is a liquid extract produced from the fermentation of leftover vegetables and fruits with brown sugar or molasses as a substrate. The process for making eco-enzymes is in principle similar to how compost is made, but water is added as a growth medium so that the final product is a liquid that is easy to use and has many benefits. This activity aims to provide knowledge and skills to the community about reusing household organic waste by processing it into eco-enzymes. The location of the community service was carried out in one of the houses of the residents of RT.071 RW.016, 16 Ulu Village, Seberang Ulu II District, Palembang City, on September 4 2021. The method used was counseling and training for the community about processing organic waste into eco-enzymes. This activity was attended by 15 participants who actively conducted discussions. The results of this community service show that the method of service in the form of counseling, training and question and answer is very appropriate in providing motivation to the community in processing household organic waste into eco-enzymes.
STUDI NILAI TAMBAH SINGKONG MENJADI TEPUNG MOCAF DI KWT GEMILANG KECAMATAN ILIR TIMUR II KOTA PALEMBANG Sepriani, Dina; Fahmi, Innike Abdillah
Societa: Jurnal Ilmu-Ilmu Agribisnis Vol 13, No 2 (2024): Jurnal Ilmu-Ilmu Agribisnis
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/jsct.v13i2.9232

Abstract

ABSTRACTThe aim of this research is to find out how much added value and profit is made from cassava into mocaf flour in KWT Gemilang, Ilir Timur II District, Palembang City. This research was carried out in Kelurahan 2 Ilir, Ilir Timur II District, Palembang City from February to April 2024. The research method used was a descriptive method. The sampling method used was purposive sampling. The data collection methods used were observation, interviews and documentation. The processing methods used are editing, coding, and tabulating and the data analysis used is the Hayami method. From the research results, the results of processing cassava into mocaf flour carried out at KWT Gemilang are quite good. This can be seen from the added value obtained, namely Rp. 6,394/Kg with a value added ratio of 67,2%, which means that the ratio of processing cassava into mocaf flour at KWT Gemilang has a high added value. And the total profit obtained from the business of processing cassava into mocaf flour at KWT Gemilang is IDR 4,680/Kg. ABSTRAKTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui berapa besar nilai tambah dan keuntungan singkong menjadi tepung mocaf di KWT Gemilang Kecamatan Ilir Timur II Kota Palembang.  Penelitian ini dilaksanakan di Kelurahan 2 Ilir Kecamatan Ilir Timur II Kota Palembang pada bulan Februari sampai dengan April 2024. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif. Metode penarikan contoh yang digunakan adalah dengan cara sengaja (purposive sampling). Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Metode pengolahan yang digunakan yaitu editing, coding, dan tabulating dan analisis data yang digunakan yaitu metode hayami. Dari hasil penelitian pengolahan singkong menjadi tepung mocaf yang dilakukan di KWT Gemilang nilai tambah yaitu sebesar  Rp 6.394/Kg dengan rasio nilai tambah sebesar 67,2% yang artinya rasio pengolahan singkong manjadi tepung mocaf di KWT Gemilang memiliki nilai tambah yang tinggi. Dan Jumlah keuntungan yang didapatkan dari usaha pengolahan singkong menjadi tepung mocaf di KWT Gemilang yaitu sebesar Rp 4.680/Kg.
SOSIALISASI PENGOLAHAN LINDI MENJADI PUPUK CAIR DI TPS-3R KELURAHAN TALANG KELAPA KECAMATAN ALANG-ALANG LEBAR PALEMBANG SUMATERA SELATAN Yusmartini, Eka Sri; Mardwita, Mardwita; Fahmi, Innike Abdillah
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 10 No 1 (2021)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (493.682 KB) | DOI: 10.23887/jwl.v10i1.27968

Abstract

Meningkatnya pertumbuhan penduduk  dan aktifitasnya, memberi kontribusi significan pada peningkatan sampah. Bank Sampah merupakan usaha masyarakat bersama dengan pemerintah memiliki fungsi sebagai media edukasi bagi masyarakat bagaimana memelihara lingkungan dan mengelola sampah Metode yang digunakan dalam program kemitraan masyarakat (PKM) adalah dengan pendekatan terhadap mitra untuk memberikan pandangan tentang perlunya diversifikasi produk untuk pengolahan lindi. Diversifikasi produk dengan memberikan sosialisasi mengolah lindi yang dihasilkan dari proses pengomposan menjadi pupuk cair yang juga dapat dimanfaatkan sebagai EM4 dalam proses pengomposan. Pemasangan alat yang sudah diterapkan pada TPS 3 – R, lindi yang dihasilkan terkumpul dengan baik dan akan dapat digunakan untuk pemrosesan lanjut menjadi pupuk cair.
POTENSI DAN CURAHAN TENAGA KERJA PADA USAHATANI CABAI RAWIT DI DESA TIRTOSARI KECAMATAN BANYUASIN 1 KABUPATEN BANYUASIN Hafidin, Hafidin; Fahmi, Innike Abdillah
Societa: Jurnal Ilmu-Ilmu Agribisnis Vol 14, No 1 (2025): Jurnal Ilmu-Ilmu Agribisnis
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/jsct.v14i1.10096

Abstract

This study aims to determine the potential of labor in the families of cayenne pepper farmers in Tirtosari Village, Banyuasin 1 District, Banyuasin Regency and to determine the amount of labor input in cayenne pepper farming in Tirtosari Village, Banyuasin 1 District, Banyuasin Regency. This research was conducted in Tirtosari Village, Banyuasin 1 District, Banyuasin Regency in December 2024 - February 2025. The research method used in this study was the survey method. The sampling method used in this study was the purposive sampling method. Data collection methods, Observation, Interviews, Documentation. Data processing methods, Editing, Coding, Tabulating and data analysis methods using quantitative descriptive methods. The total potential for labor in cayenne pepper farmers is 1,283 and the total labor input is 64.35 HKSP / MT and 128.23 HKSP / Year. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui besar potensi tenaga kerja dalam keluarga petani usahatani cabai rawit di Desa Tirtosari Kecamatan Banyuasin 1 Kabupaten Banyuasin dan untuk mengetahui besar curahan tenaga kerja pada usahatanni cabai rawit di Desa Tirtosari Kecamatan Banyausin 1 Kabupaten Banyuasin. Penelitian ini telah dilaksanakan di Desa Tirtosari Kecamatan Banyuasin 1 Kabupaten Banyuasin pada blan Desember 2024 – Februari 2025.  Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ni yaitu metode survey. Metode penarikan contoh yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode purposive sampling, metode pengumpulan data, Observasi, Wawancara, Dokumentasi. Metode pengolahan data, Editing, Coding, Tabulating dan metode analisis data menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Total besar potensi kerja dalam keluarga petani usahatani cabai rawit sebesar 1.283 dan untuk total curahan tenaga kerja sebesar 64,35 HKSP/MT dan 128,23 HKSP/Thn.