Claim Missing Document
Check
Articles

Asah Asih Asuh Interaksi Pelatih dan Adik Didik Silat Perisai Diri Asrianda, Asrianda; Wibowo, Patmono; ZA, Nasrul; Zulfadli, Zulfadli
Jurnal Malikussaleh Mengabdi Vol. 3 No. 1 (2024): Jurnal Malikussaleh Mengabdi, April 2024
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jmm.v3i1.18168

Abstract

Pengabdian masyarakat bertujuan untuk memahami dan mengembangkan interaksi antara pelatih dan adik didik dalam perguruan Silat Perisai Diri. Pendekatan Asah, Asih, dan Asuh digunakan sebagai kerangka kerja meningkatkan keterampilan dan karakter adik didik. Serta memperkuat hubungan antar anggota perguruan. Pengabdian  melibatkan observasi, wawancara, dan partisipasi aktif dalam latihan rutin. Berguna untuk mengidentifikasi tantangan dan peluang dalam interaksi pelatih-adik didik. Hasil dari pengabdian. menunjukkan bahwa penerapan konsep Asah, Asih, Asuh oleh pelatih dapat meningkatkan motivasi, keterampilan, dan karakter adik didik. Hubungan emosional yang terbentuk melalui pendekatan, memberikan dampak positif terhadap semangat dan kepercayaan diri adik didik.
Pelatihan Pembuatan Detergen Cair Curah Ramah Lingkungan Untuk Meningkatkan Perekonomian Masyarakat Desa Blang Pulo Kecamatan Muara Satu Kota Lhokseumawe Suryati, Suryati; Azhari, Azhari; Meriatna, Meriatna; ZA, Nasrul; Masrullita, Masrullita
Jurnal Malikussaleh Mengabdi Vol. 2 No. 1 (2023): Jurnal Malikussaleh Mengabdi, April 2023
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jmm.v2i1.9298

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan ketrampilan kelompok ibu-ibu PKK dan pemuda melalui pelatihan pengolahan detergen cair curah dari surfaktan ramah lingkungan. Target khusus yang ingin diharapkan dari kegiatan ini adalah timbulnya motivasi masyarakat Desa Blang pulo Kecamatan Muara satu kota Lhokseumawe untuk membuka usaha detergen curah. Detergen cair ini dapat digunakan untuk sehari-hari, usaha laundry dan doorsmeer. Dalam jangka panjang diharapkan kelompok pemuda dan masyarakat setempat termotivasi untuk menjadikan usaha produk detergen curah menjadi industri rumah tangga (home industri). Proses pengolahan detergen curah dimulai dari pemilihan jenis-jenis bahan aktif (surfaktan) yang ramah lingkungan, proses pelarutan atau penghalusan bahan, pencampuran bahan, penambahan aditif dan proses pengemasan. Dari hasil kegiatan pengabdian yang sudah dilakukan peserta berjumlah 22 orang dan 81,5% (18 orang) dari peserta mengatakan hasilnya sangat puas, dan  akan melanjutkan membuat sendiri produk detertgen curah untuk usaha rumah tangga.
Fungsi Pelatih dalam Pembinaan Atlet pada Pertandingan Pencak Silat di POMDA 2023 Universitas Malikussaleh Asrianda, Asrianda; Wibowo, Patmono; ZA, Nasrul; Zulfadli, Zulfadli
Jurnal Malikussaleh Mengabdi Vol. 2 No. 2 (2023): Jurnal Malikussaleh Mengabdi, Oktober 2023
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jmm.v2i2.15437

Abstract

Penerapan taktik serta strategi dalam meraih kemenangan ditengah persaingan ketat. Memanfaatkan teknik serta pola latihan menjadi kunci utama dalam meraih prestasi. Peraturan baru pertandingan pencak silat mempengaruhi persyaratan fisik dan teknik lebih dominan bagi para pesilat. Pelatihan lebih intensif dan fokus pada aspek teknis tertentu. Membutuhkan para pesilat untuk meningkatkan kinerja mereka. Kejuraan POMDA melibatkan beberapa unsur diantaranya pelatih dan atlet. Kualitas pelatih dan atlet dapat meningkatkan prestasi dalam meraih prestasi. Kejuaraan pencak silat dalam POMDA menjadi ajang prestasi penting bagi mahasiswa. pelatih mempunyai peran penting demi keberhasilan atlet dalam meraih prestasi. Sebagai motivator dalam usaha meningkatkan motivasi pesilat dalam menguasai teknik, strategi dalam bertanding serta mental. Atlet berusaha meningkatkan prestasi dengan cara berlatih dengan giat. Agar dapat berprestasi untuk mendapatkan penghargaan dan meningkatkan harga diri.
Pelatihan Teknologi Pengolahan Saus Cabai Dan Keamananan Pangannya Untuk Masyarakat Desa Blang Pulo Kecamatan Muara Satu Kota Lhokseumawe Suryati, Suryati; Masrullita, Masrullita; Meriatna, Meriatna; Sulahatun, Sulhatun; ZA, Nasrul; Ishak, Ishak
Jurnal Malikussaleh Mengabdi Vol. 1 No. 1 (2022): Jurnal Malikussaleh Mengabdi, April 2022
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jmm.v1i1.6540

Abstract

ABSTRAK Cabai merupakan komoditas hortikultura di Indonesia khususnya Aceh yang banyak dikonsumsi oleh masyarakat. Cabai digunakan untuk keperluan rumah tangga dan juga dapat digunakan untuk keperluan industri diantaranya, industri bumbu masakan dan industri makanan. Ketersediaan dan kebutuhan cabai merah di masyarakat sangat tidak stabil. Hal tersebut dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti cuaca, bencana, hama, dan sebagainya. Keadaan demikian merupakan permasalahan pertanian yang sering dihadapi di masyarakat. Pada saat produksi meningkat, harga cabai merah relatif rendah. Pada saat produksi cabai merah menurun, harga cabai merah akan meningkat karena terjadi kelangkaan komoditas. Salah satu produk olahan cabai yang akhir-akhir ini semakin memasyarakat adalah saus cabai. Saus cabai adalah saus yang diperoleh dari bahan utama cabai yang berkualitas baik, yang diolah dengan penambahan bumbu-bumbu dengan atau tanpa penambahan bahan makanan lain. Pengolahan buah cabai menjadi serbuk dan saus cabai, selain dapat menghasilkan produk yang lebih awet, juga merupakan konsumsi yang praktis, rasanya enak dan menyegarkan, juga bermanfaat memperbaiki rasa pada masakan. Berdasarkan hal tersebut maka dilakukan Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat Blang Pulo berupa Pelatihan Teknologi Pengolahan Saus Cabai Dan Keamananan Pangannya Untuk Masyarakat Desa Blang Pulo Kecamatan Muara Satu Kota Lhokseumawe. Kegiatan ini bertujuan untuk mendapatkan teknologi pengolahan saus cabai berkualitas yang memenuhi standar mutu, dan dapat meningkatkan nilai tambah serta aman untuk dikonsumsi. Metode yang digunakan adalah penyuluhan dan pendampingan pengolahan saos cabai. Hasil dan luaran yang dicapai dari hasil kegiatan pengabdian yang sudah dilakukan, dari 22 peserta yang mengikuti kegiatan, 100% menyaatakan hasilnya sangat bermanfaat, 69% (15 orang) berniat mencoba sendiri, sedangkan 31%  biasa saja.
ANALISIS PENGARUH SUHU DAN WAKTU PADA PEMBENTUKKAN SILIKA DARI SEKAM PADI MENGGUNAKAN LARUTAN KOH Nurmazaya, Vini; Nurlaila, Rizka; ZA, Nasrul; Hakim, Lukman; Dewi, Rozanna; Fibarzi, Wiza Ulfa
Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) Vol. 2 No. 5 (2022): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) - Desember 2022
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/cejs.v2i5.7960

Abstract

Abu sekam padi adalah salah satu bahan baku yang bisa dibentuk menjadi silika karena memiliki kandungan silika sekitar 86,90-97,30%. Silika banyak dimanfaatkan sebagai bahan baku pembuatan keramik, beton, ban, kosmetik, serta bahan baku pembuatan pupuk. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan silika dari sekam padi dan menganalisa pengaruh variabel waktu dan suhu kalsinasi pada furnace dengan waktu ekstraksi 90 menit menggunakan KOH 15%. Proses pembentukkan silika dari sekam padi melalui tahap preparasi dan pembentukkan silika,pemurnian silika menggunakan proses ekstraksi, dengan variasi waktu kalsinasi pada furnace adalah 3 jam, 3,5 jam, 4 jam dan 4,5 jam. Variasi suhu kalsinasi pada furnace adalah 700oC , 750oC dan 800oC. Dalam hal ini dilakukan pengujian terhadap kadar yield silika, kadar air, uji FTIR dan XRF. Dari hasil penelitian didapatkan dari sampel terbaik dengan waktu kalsinasi pada furnace yaitu 3 jam dan suhu kalsinasi 700oC , nilai kadar yield silika adalah 98,2% dan nilai kadar air 1%, hasil FTIR menunjukkan pada puncak serapan 1635 cm-1 menunjukkan adanya gugus silanol pada daerah serapan 1019.71 cm-1 dengan tipe vibrasi tekuk dan pada puncak serapan 779.70 cm-1 menunj menunjukkan adanya senyawa Si-O-Si (siloksan). Pada daerah serapan 779.70 cm-1 menunjukkan adanya gugus Si-O dari siloksan. Pada daerah serapan 561.51 cm-1  menunjukkan adanya gugus Si-O-Si (Siloksan) dengan vibrasi tekuk. Hal ini membuktikan bahwa bilangan gelombang tersebut menunjukkan gugus konstituen pada silika. Hasil XRF menunjukkan kandungan SiO2 sebesar 22,1%.
PEMBUATAN FORMULA LOTION ANTI NYAMUK DARI MINYAK ATSIRI SEREH WANGI (CITRONELOL OIL) Nainggolan, Yuni O; Masrullita, Masrullita; dewi, Rozanna; ZA, Nasrul; Kurniawan, Eddy
Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) Vol. 2 No. 5 (2022): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) - Desember 2022
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/cejs.v2i5.7866

Abstract

Minyak sereh wangi (Citronella oil) adalah salah satu minyak atsiri komersial Indonesia yang diperoleh melalui proses penyulingan. Minyak Citronella mengandung minyak esensial dengan komponen geraniol (20-40%), citronellal (25-50%), dan citronellol (10-15) yang menimbulkan aroma, sehingga dapat digunakan sebagai repellent atau pengusir nyamuk. Minyak Citronella adalah insektisida alami murah dan efektif, juga dapat digunakan dengan aman dan praktis, sehingga dapat dikembangkan menjadi lotion anti nyamuk. Untuk menjaga stabilitas minyak Citronella dalam bentuk lotion, perlu formulasi lotion anti nyamuk yang tepat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas dari formulasi lotion dari bahan aktif dari oleum Citronella dan untuk mengetahui hasil evaluasi dilakukan pada Lotion Citronella. Metode yang digunakan dalam pembuatan lotion Citronella adalah metode peleburan. Evaluasi dilakukan seminggu setelah pembuatan sediaan lotion, yaitu uji organoleptik, uji pH, uji homogenitas, dan uji viskositas. Hasil evaluasi sediaan lotion minyak Citronella, antara lain, pada uji organoleptis lotion tidak berubah, tetap berwarna putih, memiliki bau khas Citronella dan tekstur lembut. Hasil pemeriksaan pH, lotion mengalami perubahan pH, tetapi rata-rata pH 7. Dalam uji homogenitas, lotion tidak menunjukkan butiran kasar pada kaca transparan atau bisa dikatakan lotion bersifat homogen. Pada uji viskositas menggunakan alat viscometer visco cool 6, diperoleh viskositas yang berbeda-beda hal itu dipengaruhi oleh konsentrasi minyak atsiri sereh wangi, karena semakin tinggi konsentrasi minyak atsiri yang digunakan makan semakin tinggi juga viskositas lotion yang diperoleh.
OPTIMASI ENERGI PADA PRODUKSI SYNGAS DARI R-LNG (REGASIFIED LIQUIFIED NATURAL GAS) MENGGUNAKAN ASPEN HYSYS V.10 Giffary, Muhammad; ZA, Nasrul; Sulhatun, Sulhatun; Hakim, Lukman; Muhammad, Muhammad; Maulinda, Leni
Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) Vol. 4 No. 4 (2024): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) - Agustus 2024
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/cejs.v4i4.15013

Abstract

Energi telah menjadi pilar yang sangat diperlukan untuk kemajuan dan perkembangan manusia sepanjang sejarah. Dari peradaban kuno hingga hari ini, kemajuan manusia secara intrinsik terkait dengan evolusi revolusi energi. Pengaruhnya meresap ke dalam setiap aspek eksistensi manusia. Ketika kita memulai era baru aplikasi energi, fokusnya bergeser ke pengembangan dan pemanfaatan sumber daya utama seperti minyak bumi, batu bara, teknologi energi baru, dan gas alam. Salah satu pemanfaatannya adalah memproduksi syngas, sekitar 6 EJ syngas diproduksi secara global setiap tahunnya, yang merupakan hampir 2% energi primer dunia saat ini. Salah satu perangkat yang dapat digunakan untuk melakukan simulasi proses dalam produksi syngas  adalah software Aspen HYSYS V.10. Penelitian ini sudah pernah dilakukan dengan proses utama combined reforming menggunakan heater, yang belum pernah dilakukan adalah menggunakan heat exchanger. Produksi syngas dengan proses utama combined reforming menggunakan dua reaktor utama yaitu primary reformer dan secondary reformer guna untuk meningkatkan konversi metana menjadi hidrogen. Keluaran dari secondary reformer panasnya mencapai 962oC dan akan masuk ke hight temperature shift converter untuk mengkonversi karbon monoksida menjadi hidrogen pada suhu 366oC. Pada penelitian sebelumnya, temperatur 962oC akan turun menjadi 366oC menggunakan cooler 1, beban kerja dari cooler 1 sangat berat untuk menurukan temperatur 962oC menjadi 366oC. Sehingga, terjadi pemborosan konsumsi energi. Maka, didapatlah peluang untuk mengoptimalkan konsumsi energi yang ada dengan cara memanfaatkan panas keluaran dari secondary reformer yang panasnya sampai 962oC ini cukup tinggi untuk memanaskan MIXED FEED dan PROCESS GAS dengan menggunakan heat exchanger. Hal ini terbukti, dengan total konsumsi energi sebelum memanfaatkan panas keluaran secondary reformer sebesar 556.626.015,66 Kj/jam atau 133,56 Gcal/jam dan setelah memanfaatkan panasnya menjadi 460.267.906,06 atau 110 Gcal/jam. Maka, konsumsi energi dapat dioptimalkan menjadi 110 Gcal/jam.
OPTIMASI TUNING PID TEMPERATURE CONTROL PADA ALAT HEATER 2801E101 DENGAN MENGGUNAKAN HYSYS INTERFACING MATLAB Effendi, Mulia; ZA, Nasrul; Muhammad, Muhammad; Hakim, Lukman; Ginting, Zainuddin; Hasfita, Fikri
Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) Vol. 2 No. 5 (2022): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) - Desember 2022
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/cejs.v2i5.7929

Abstract

Penelitian Sistem kontrol Proportional, Integral dan Derivative (PID) merupakan kontroller untuk menentukan presisi suatu sistem instrumentasi dengan karakteristik adanya umpan balik pada sistem tersebut (Feed back). Penukar panas adalah alat yang memungkinkan perpindahan panas dan bisa berfungsi sebagai pemanas maupun sebagai pendingin. Adapun metodologi penelitian ini adalah membuat model steady state Heater, kemudian mengubah model steady state menjadi model dynamic, lalu membuat model kontrol PID, setelah itu melakukan tuning terhadap kontrol PID dan melakukan pengujian terhadap kontrol PID, dengan melakukan gangguan pada set point. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan waktu respon tercepat terhadap gangguan pada termperature serta mendapatkan variable Kc, Ti dan Td terbaik. Hasil dari pengaplikasian sistem kontrol PID maka didapatkan waktu tercepat yaitu 0.83 menit dengan nilai Kc= 1,79, Ti= 1,15 dan Td=0,19. Pada suhu 90oC dengan tekanan 277,7 kPa dengan laju alir 9363 kg/jam. Sedangkan waktu terlama pada hasil pengujian kontrol PID dengan mengubah termperature menjadi 98oC , yaitu 1menit dengan nilai Kc= 1,85, nilai Ti=1,15 dan Td= 0,19.
Pengaruh Variasi Suhu Dan Lama Waktu Pembakaran Terhadap Hasil Sintesis Silika Dari Daun Bambu Menggunakan Metode Sol-Gel Rizky, Audry Azilla; Muhammad, Muhammad; Ginting, Zainuddin; Nurlaila, Rizka; ZA, Nasrul
Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) Vol. 2 No. 5 (2022): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) - Desember 2022
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/cejs.v2i5.8104

Abstract

Bambu merupakan tanaman yang banyak hidup di Indonesia, tanaman beruas ini memiliki banyak manfaat salah satunya pada daunnya . Secara kimia, abu daun bambu mempunyai kandungan silika sebesar 77,96% - 88,05% dan sisanya oksida dari beberapa logam. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan silika dari abu daun bambu dengan mengkaji pengaruh suhu pembakaran (600oC, 700oC dan 800oC ) dan waktu furnace (2, 3, dan 4 jam) terhadap yield silika, kadar air, XRD dan FTIR. Proses pembuatan silika dari daun bambu menggunakan metode Sol-Gel, yang melibatkan ekstraksi silika dengan larutan alkali dan gelasi silika menggunakan larutan asam. Dari hasil penelitian didapatkan nilai yield silika tertinggi adalah 87,02% dengan suhu pembakaran 600oC selama 4 jam. Dan nilai kadar air terendah yaitu 3,9% pada suhu pembakaran 800oC dan selama 4 jam. Berdasarkan karakteristik menggunakan XRD diketahui bahwa silika yang dihasilkan berfase amorf dan hasil uji gugus fungsional menggunakan FTIR terdapat gugus fungsional berupa gugus silanol (Si-OH) dan gugus siloksan (Si-O-Si).  
Co-Authors . Wusnah Agam Muarif Alifnur Alifnur Amanda Fitria Rahmadani Nasution Amanda Lubis Amri Amri Ananda Monarita Anisa Aulia Anugrah Yunika Tambunan Ari Irawan Ari Salahudin Asrianda Asrianda Azhari Azhari Azhari Azhari Dara Nurfika Sari Eddy Kurniawan Effendi, Mulia Eka Intan Kumala Putri Fahirul Muhar Feni Lestari Berutu Fibarzi, Wiza Ulfa Fikri Hasfita Fioza Ozly Erian Frandika Darma Giffary, Muhammad Hendrival Hendrival Hijri Juliansyah Indah Aprilla Indah Diah Pratiwi Iqbal Kamar Iqbal Kamar Irma Yulia Damanik Ishak Ishak Ishak Ishak Jagad Wibisono Jalaluddin Jalaluddin Jariah Abu Bakar Lafyati Lafyati Laksono Trisnantoro Leni Maulinda, Leni Leni, Maulinda Lukman Hakim Luthfi Mughni Anisa Haryono M Anjes Laudi Masrullita Masrullita Masrullita, Masrullita Mauleny Gustina Meriatna Meriatna Monika Ramazela Muazzinah Muazzinah Muhammad Ikhsan Nst Muhammad Muhammad Muhammad Muhammad Muhammad Razin Muhammad, Muhammad Muthia Septiana Mutia Reza Mutia Sukma Nadiratun Nabiwa Nainggolan, Yuni O Nasrun, Mahdalena Novi Sylvia Nur Azura Lubis Nurbaity Nurbaity Nurlaila, Rizka Nurmazaya, Vini Nurrahmat Arif Octaviani Pasaribu Purwoko, Agus Rafika Rafika Raudhatul Ulfa Raudhatul Ulfa Rido Lumban Tobing Rika Santi S. Tumangger Rizka Mulyawan Rizka Mulyawan Rizka Mulyawan Rizka Mulyawan Rizka Mulyawan Rizka Mulyawan Rizka Mulyawan Rizka Nurlaila Rizki Syafrina Rizky, Audry Azilla Rizkya Faradaiza Rozanna Dewi Saiful Akmal Saiful Akmal Shella Vanesa Sindi Qistina Asriati Sri Dea Varissa Sri Rahayu Retnowulan Sulahatun, Sulhatun Sulhatun Sulhatun Suryani Suryani Suryati Suryati Syafira Dara Syafriandi Damanik Syamsul Bahri Syamsul Bahri Wibowo, Patmono Wiza Ulfa Fibarzi Wiza Ulfa Fibarzi Yonita Putri Roja Zainuddin Ginting Zulfadli Zulfadli Zulnazri, Z