Articles
ANALISIS KUALITAS SOAL PENILAIAN AKHIR SEMESTER GANJIL KELAS IX MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA DI MTs MANBAUL ULUM BONDOWOSO
Leny Ocktalia;
R. Panji Hermoyo;
Ali Nuke Affandy
SASTRANESIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 10, No 3 (2022): SEPTEMBER 2022
Publisher : STKIP PGRI Jombang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32682/sastranesia.v10i3.2733
This research was intended to describe the quality of the Odd Semester Final Assessment (PAS) for Indonesian Subjects in Class IX MTs ManbaulUlum of Bondowoso in the terms of: 1) cognitive domain level based on KKO (Operational Verb) in the revised edition of Bloom's taxonomy or the development of HOTS questions, and 2) the compatibility of the question with the material, construction and language. The subjects of this research were 50 multiple choice items and the object was the quality of the items. The method used in this research was descriptive qualitative method, because the researcher described the state of the research object/subject. The instruments of this research were documentation and interview method.The results showed that: (1) it was found that 22% met the criteria for developing HOTS questions and 78% were included in the LOTS criteria. It means 11 HOTS questions and 39 LOTS questions.(2) The Semester Final Assessment (PAS) question has one deficiency in the question construction category.The results of the research showed that the subject matter which was formulated was not clear on that one question. Questions and answer choices were not homogeneous and logical. The material and language categories had met the quality standards of the questions. Keywords: HOTS Questions, Quality of PAS Questions, Indonesian Language
GANGGUAN BERBICARA CADEL AKTOR ZACKY DAUD ZIMAH DALAM ACARA RUMPI NO SECRET TRANS TV: KAJIAN PSIKOLINGUISTIK
Suwandi Suwandi;
R. Panji Hermoyo
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 6 No. 1 (2023): Juni 2023
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36277/basataka.v6i1.222
Penelitian ini mengangkat gangguan berbicara cadel aktor Zacky Daud Zimah dalam acara Rumpi No Secret Trans TV. Seorang Zacky Daud Zimah terkenal kecadelannya dalam melafalkan fonem /r/ yang terdengar /l/. Tujuan penelitian yaitu mengidentifikasi dan mendeskripsikan bunyi tuturan pada penderita cadel Zacky Daud Zimah dalam acara Rumpi No Secret Trans TV. Batasan operasional dalam penelitian yakni mengidentifikasi dan mendeskripsikan tuturan Zacky Daud Zimah selaku penderita cadel pada ranah ketidaksempurnaan perubahan bunyi asimilasinya. Sumber data yang digunakan yakni acara Rumpi No Secret Trans TV yang dipandu oleh Feni Rose dengan bintang tamu aktor Zacky Daud Zimah. Sedangkan data dalam penelitian yaitu tuturan yang diucapkan oleh Zacky Daud Zimah selaku penderita cadel. Data diperoleh dengan teknik simak kemudian ditranskipkan ke bentuk wacana tulis dan dianalisis dengan bantuan korpus data serta teori ketidaksempurnaan perubahan bunyi asimilasi sebagai sandarannya. Hasil dan pembahasan menunjukkan bahwa tuturan cadel yang diucapkan oleh Zacky Daud Zimah ditemukan 24 target tuturan dalam acara Rumpi No Secreet Trans TV. Ditemukannya 24 target tuturan, teridentifikasinya fonem /r/>/rl/=/l/ sebanyak 19. Menginggat dalam acara Rumpi No Secret Trans TV, Zacky Daud Zimah lebih sering mengucapkan fonem /r/ pada kata, morfem bebas, maupun morfem terikat yang terletak di tengah. Sedangkan teridentifikasinya fonem /r/>/l/=/l/ sebanyak 5. Menginggat dalam acara Rumpi No Secreet Trans TV, Zacky Daud Zimah jarang mengucapkan fonem /r/ pada kata, morfem bebas, maupun morfem terikat yang terletak di tengah melainkan di akhir.
Lanskap linguistik di stasiun Surabaya Pasarturi
Anita Nur Aini;
Yarno Yarno;
R. Panji Hermoyo
Diglosia: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol 6 No 3 (2023)
Publisher : Universitas Mulawarman
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30872/diglosia.v6i3.691
The use of language can be seen in the private and public domains. The purpose of this study is to describe the use of language in signs in the linguistic landscape at Surabaya Pasarturi Station and to answer questions about the actors and functions of the linguistic landscape at Surabaya Pasarturi Station. This research method uses descriptive qualitative. Methods of data collection is done by observation and photography techniques. The data in this study are visual data, namely the results of visual image portraits containing language signs at Surabaya Pasarturi Station. The results of the study show that there are six language variations in the linguistic landscape at Surabaya Pasrturi Station, monolingual, bilingual, and multilingual. The language variations consist of monolingual languages, namely Indonesian, English and Javanese. Two variations of bilingual language were found, namely Indonesian-English and Indonesian-Javanese, while multilingual language variations found one data, namely those showing Indonesian-English-Javanese. Actors of linguistic landscape signs in Surabaya Pasarturi Station are from public authorities and private/commercial actors. There are several functions used at Surabaya Pasarturi Station, namely as building markers, tools and rooms; as an information guide; as prohibitions and warnings; as advertisement distribution.
Romantisme Russel Noyes dalam Album Lagu Fabula karya Mahalini
Sheryl Azzahra Salsabillah;
Y. Yarno;
R. Panji Hermoyo
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30605/onoma.v10i2.3664
Penelitian ini membahas tentang ciri romantisme Russel Noyes pada album lagu Fabula karya Mahalini. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis, mendeskripsi lagu-lagu yang ada pada album lagu Fabula karya Mahalini yang termasuk dalam 6 ciri-ciri romantisme meliputi kembali ke alam, kemurungan atau melankolis, sentimentalisme, primitivisme, individualisme, eksotisme. Album lagu Fabula karya Mahalini sangat unik dan komunikatif di setiap lirik lagunya dan memiliki unsur romantisme yang sangat menonjol pada lirik lagunya. Seperti halnya pengertian dari romantisme yang berarti gambaran hidup yang berkelok-kelok dengan menggunakan bahasa yang indah sehingga menyentuh hati bagi penikmat karyanya. Memiliki rasa senang, sedih, terkejut, dan lain-lain. Fokus penelitian ini yaitu membahas terkait lirik lagu yang ada pada album Fabula karya Mahalini yang termasuk dalam enam ciri-ciri tersebut. Metode yang dipakai adalah kualitatif deskriptif, yang melibatkan penggunaan data kualitatif dan penjelasannya secara deskriptif. Hasil dari penelitian ini yaitu dari 10 lagu pada album lagu Fabula karya Mahalini terdapat pada 6 ciri-ciri teori romantisme Russel Noyes ada 9 lagu masuk ke dalam ciri melankolis, 8 lagu pada ciri sentimentalisme, 3lagu pada ciri individualisme, 1 lagu pada ciri primitivisme, 1 lagu pada ciri ekostisme dan pada ciri kembali ke alam tidak ada lagu yang termasuk kedalamnya.
Tindak Tutur Ilokusi Searle dalam Film Pendek Jarak Antar Kanvas Karya Turah Parthayana
Perina Dilanti;
Yarno Yarno;
R. Panji Hermoyo
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30605/onoma.v10i2.3707
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) jenis-jenis tindak tutur ilokusi, dan (2) fungsi tindak tutur ilokusi dalam film pendek Jarak Antar Kanvas. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif. Sumber data dalam penelitian ini adalah tuturan yang diucapkan oleh aktor dan aktris yang ada dalam film pendek Jarak Antar Kanvas (2023). Metode pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan menggunakan teknik simak dan teknik catat. Pada pembahasan pertama, akan dirincikan jenis-jenis tindak tutur yang terdapat dalam film ini. Selanjutnya, peneliti akan menganalisis lebih dalam mengenai tindak tutur ilokusi tersebut berdasarkan fungsi-fungsinya yang sesuai dengan teori menurut Searle. Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh peneliti, ditemukan lima jenis tindak tutur ilokusi, yaitu (1) tindak tutur ilokusi asertif, (2) tindak tutur ilokusi direktif, (3) tindak tutur ilokusi komisif, (4) tindak tutur ilokusi ekspresif, dan (5) tindak tutur ilokusi deklaratif. Secara keseluruhan, tuturan yang termasuk ke dalam tindak tutur ilokusi berjumlah 26 tuturan dan tindak tutur ilokusi yang paling banyak digunakan dalam film ini adalah tindak tutur ilokusi asertif yang berjumlah 9 tuturan.
Tuduhan Dinasti Politik pada Podcast Kiky Saputri Roasting Kaesang Pangarep: Analisis Wacana Kritis
Pratama, Aditya Bima;
Yarno, Yarno;
Hermoyo, R. Panji
Kode : Jurnal Bahasa Vol 13, No 2 (2024): Kode: Edisi Juni 2024
Publisher : Universitas Negeri Medan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24114/kjb.v13i2.59582
Tujuan penelitian ini adalah menjawab anggapan yang tidak baik tentang tuduhan dinasti politik serta melihat konstruksi ideologi oleh narasumber. Kaesang Pangarep merupakan narasumber serta tertuduh sebagai pelaku dinasti politik, sehingga penelitian ini mampu menjawab tuduhan tersebut. Platform Youtube merupakan media yang akan digunakan dalam penelitian ini. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yakni kualitatif deskriptif. Data yang dikumpulkan berupa narasi dan gambar atau perilaku dalam video yang kemudian dijelaskan secara deskriptif. Analisis data yang digunakan pada penelitian ini yakni Analisis wacana kritis teori Norman Fairclough dengan mengidentifikasi isi podcast melalui dimensi teks, praktik diskursif, dan praktik sosial-kultural. Hasil penelitian menunjukkan penjelasan dari narasi yang ditayangkan pada video dengan faktor sebuah teks dalam tayangan, pengolahan dan kegunaan tayangan, serta konteks sosial yang terdapat pada luar proses produksi tayangan yakni tingkatan situasional, institusional, dan sosial.
Trajectory of Muhammadiyah Figure Nur Cholis Huda in the Indonesian Writing Arena
Affandy, Ali Nuke;
Hermoyo, R. Panji;
Yarno
KEMBARA: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol. 10 No. 1 (2024): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22219/kembara.v10i1.29254
The last decade has seen a shift in humanities research, including literature, both in terms of theory and methods. Literature is not only analyzed based on the sociology of literary works, but also the sociology of authors with multidisciplinary theories. Everyone has a position in the social arena on which to concentrate. His position can change from ordinary to extraordinary, Or vice versa. Trajectories can be seen as the result of contestation to obtain symbolic, economic, cultural and social capital. The aim of research on the trajectory of the Indonesian Muhammadiyah figure Nur Cholis Huda (NCH) is to analyze his habitus, capital and arena. This research uses Bourdieu's qualitative descriptive praxis theory. Data collection techniques were carried out through biographical narrative interviews and data validity through triangulation. The research results show that the NCH journey is influenced by : 1). Habitual literacy is acquired from school and does not come from the family structure. 2). The ability to utilize cultural capital and convert it into economic, social and symbolic capital, and 3). Habitus literacy plus strong cultural capital supports his success in competitions in the world of writing.Thus, to understand the success of an agent/figure in an arena, it is necessary to analyze its trajectory.
Transformasi Metode Karyawisata: Dari Observasi ke Refleksi dalam Pembelajaran Modern
Ningsih, Titik Widiyah;
Affandy, Ali Nuke;
Hermoyo, R. Panji
Jurnal Pendidikan Madrasah Vol. 9 No. 2 (2024): Jurnal Pendidikan Madrasah
Publisher : Pusat Pengembangan Madrasah (PPM), dan Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.14421/jpm.2024.269-274
The transformation of the field trip method from mere observation to reflection in modern learning reflects efforts to integrate direct experience with critical thinking to support the achievement of more meaningful learning outcomes. This article discusses the paradigm shift in the implementation of field trips, which previously only focused on observation in the field, towards an approach that involves an experience-based reflective process. In the context of 21st century education, this method is integrated with interactive technology and project-based learning strategies, allowing students to explore, analyse, and connect theoretical knowledge with practical applications holistically. This study shows that a reflective approach improves students' conceptual understanding, critical thinking skills, and emotional engagement. Thus, the transformation of this field trip method not only revolutionizes the way learning is carried out but also prepares students to become independent learners who are ready to face the challenges of the modern world. The results of this research can be the basis for the development of education policies that are more adaptive to the needs of students in the digital era.
Pengembangan Materi Ajar BIPA Melalui Budaya Lokal Jawa Timur
Suher, Suher;
Hermoyo, Panji
ELSE (Elementary School Education Journal) : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar Vol 1 No 1 (2017): AGUSTUS
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURABAYA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (227.971 KB)
|
DOI: 10.30651/else.v1i1.869
Materi ajar BIPA (Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing) baru dikenalkan kepada mahasiswa di Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia pada semester genap 2015/2016. Buku ajar yang digunakan sebatas buku umum BIPA. Tujuan dari penelitian adanya pengembangan materi ajar dengan pengenalan budaya lokal dan makanan khas Jawa Timur kepada orang asing melalui pembelajaran BIPA. Metode yang digunakan menggunakan penelitian pengembangan (research and development). Pengembangan bahan ajarnya berupaya menggali berbagai potensi kekayaan budaya dan makanan khas di Jawa Timur. Materi ajar BIPA akan mengajarkan bahasa Indonesia dan pengenalan budaya di Indonesia untuk orang asing/ mahasiswa asing yang belajar di Indonesia, sehingga orang asing yang bekerja di Indonesia tidak hanya memahami bahasa, tetapi juga mengenal dan paham budaya lokal di Indonesia, khususnya Jawa Timur. Hasil dari buku ajar tentang kebudayaan dan makanan khas Jawa Timur salah satunya ludruk, reog, karapan sapi, lontong balap, rujak cingur dan tahu campur. Dari prosentase angket yang sudah divalidasi, kurang setuju ada enam butir pernyataan dengan rata-rata tidak lebih dari 10 %. Mahasiswa yang menyatakan setuju antara 32 % sampai 74 %. dan yang sangat setuju 21 % sampai 68 %.Sehingga mahasiswa yang lulus di Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP Universitas Muhammadiyah Surabaya akan mempunyai buku ajar berkualitas sehingga menjadi guru BIPA yang profesional. Kata kunci: BIPA, Budaya, Materi Ajar
Peranan Budaya Lokal Dalam Materi Ajar Bahasa Indonesia Bagi Penutur Asing (BIPA)
Hermoyo, R. Panji;
M, Suher
ELSE (Elementary School Education Journal) : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar Vol 1 No 2b (2017): DESEMBER
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURABAYA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (272.806 KB)
|
DOI: 10.30651/else.v1i2b.1060
Materi ajar Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) masih sangat asing ditelinga sebagian masyarakat. Bahkan dikalangan akademik juga masih awam, karena mata kuliah ini masih baru dan belum banyak dikenal luas masyarakat. Buku ajar BIPA juga sangat terbatas, hanya kalangan tertentu saja yang memilikinya. Budaya lokal khususnya di Jawa Timur sangat beragam. Budaya lokal ini yang natinya bisa digunakan dalam materi ajar Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing agar mahasiswa asing benar-benar seperti hidup dinegaranya sendiri. Tujuan penelitian ini adanya peranan budaya lokal yang dapat dijadikan materi BIPA. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Hasil dari penelitian ini tentang beberapa peranan budaya lokal Jawa Timur seperti; reog, karapan sapi, ludruk dan okol yang bisa dijadikan referensi pengenalan bahasa dan budaya Indonesia ke mahasiswa asing yang belajar di Indonesia. Sehingga dosen maupun guru yang mengajar mahasiswa asing lebih mudah mendidik dan mengenalkan bahasa Indonesia.KataKunci: budaya lokal, BIPA, materi