Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Penerapan Logika Fuzzy Mamdani pada Sistem Kendali dan Monitoring Listrik Berbasis IoT Amelia Isnaeni; Setyowati, Ika; Fatkhurrozi, Bagus
Edu Elektrika Journal Vol. 13 No. 2 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/eduel.v13i2.35705

Abstract

Abstrak—Konsumsi listrik yang terus meningkat menuntut adanya sistem yang mampu melakukan pemantauan dan pengendalian penggunaan energi secara efisien. Selama ini, banyak pengguna listrik rumah tangga belum memiliki sarana untuk mengetahui tingkat konsumsi listrik secara real-time, sehingga sering terjadi pemborosan energi dan peningkatan biaya. Berdasarkan permasalahan tersebut, penelitian ini mengusulkan rancangan dan implementasi sistem kendali serta monitoring konsumsi listrik satu fasa berbasis Internet of Things (IoT) dengan metode logika fuzzy Mamdani. Sistem dirancang untuk memantau parameter listrik seperti tegangan, arus, daya, energi, faktor daya, dan biaya listrik menggunakan sensor PZEM-004T yang diolah oleh mikrokontroler ESP32. Platform Blynk digunakan sebagai media pemantauan dan pengendalian beban jarak jauh, sedangkan ThingSpeak berfungsi untuk menampilkan grafik data dan menyimpan hasil pengukuran secara real-time. Logika fuzzy Mamdani digunakan untuk mengklasifikasikan tingkat konsumsi listrik ke dalam tiga kategori, yaitu rendah, normal, dan tinggi. Berdasarkan hasil pengujian, sistem beroperasi dengan baik dengan tingkat akurasi sensor sebesar 85,28% pada tegangan dan 86,64% pada arus, serta akurasi klasifikasi fuzzy mencapai 98,63% dengan nilai MAPE sebesar 1,37%. Hasil ini menunjukkan bahwa sistem yang dirancang efektif, efisien, dan informatif dalam melakukan kendali dan monitoring konsumsi listrik secara real-time.
Rancang bangun pendeteksi suhu dan gas amonia dengan metode fuzzy logic pada kandang ayam broiler berbasis iot Setiawati, Dhea; Risky Via Yuliantari; Bagus Fatkhurrozi
Journal of Applied Electrical Engineering Vol. 9 No. 2 (2025): JAEE, December 2025
Publisher : Politeknik Negeri Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30871/jaee.v9i2.11429

Abstract

Temperature, humidity, and ammonia gas are critical factors that affect the health and productivity of broiler chickens. Manual monitoring commonly carried out by farmers is inefficient and prone to errors, thus requiring an automatic system capable of real-time detection. This study developed a monitoring system for temperature, humidity, and ammonia levels in broiler chicken coops based on the IoT using the Sugeno fuzzy logic method. The system was designed with a NodeMCU ESP8266 microcontroller integrated with a DHT22 sensor for temperature and humidity, and a MQ-135 sensor for ammonia gas. Measurement data are displayed in real time through an LCD, Blynk application, and ThingSpeak allowing remote monitoring. The decision-making process is carried out using Sugeno fuzzy logic to classify coop conditions into safe, alert, or danger. Experimental results show MAPE values of 2,7% for temperature and 3,5% for humidity. The system operated continuously for 14 days and generated 1,265 consistent monitoring data points. Thus, the proposed system assists in automatic coop monitoring and supports increased broiler chicken productivity.
Implementasi Internet of Things Untuk Pengaturan Penyiraman Tanaman Melon di Latansa Garden Fatkhurrozi, Bagus; Setiawan, Hery Teguh; Iswanaji, Chaidir; Said, Ramadhan Egi Dimas; Kholik, Wahyu Abdi
Archive: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2026): Juni 2026
Publisher : Asosiasi Pengelola Publikasi Ilmiah Perguruan Tinggi PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55506/arch.v5i2.271

Abstract

Latar Belakang: Budidaya melon di Latansa Garden menghadapi tantangan dalam manajemen irigasi konvensional, yang sering menyebabkan inefisiensi air dan fluktuasi kualitas hasil panen karena ketidakakuratan penyiraman. Tujuan: Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat adalah mengimplementasikan sistem penyiraman otomatis berbasis IoT yang dapat memonitor kelembaban udara secara real-time. Metode: Kegiatan dilaksanakan dalam empat tahapan sistematis selama 6 bulan dengan kegiatan: persiapan, implementasi dan instalasi, pendampingan dan pelatihan, serta evaluasi dan pelaporan. Hasil: Sistem penyiraman otomatis berbasis sensor kelembaban udara dan mikrokontroler telah berhasil dikembangkan dan dipasang yang terintegrasi dengan aplikasi Blynk IoT. Sistem ini mampu mendeteksi tingkat kelembaban tanah dan mengaktifkan pompa air secara otomatis sesuai kebutuhan tanaman.  Kesimpulan: Penerapan sistem IoT mampu menghemat penggunaan air hingga 25–30% dibandingkan metode penyiraman manual. Selain itu, waktu dan tenaga kerja petani menjadi lebih efisien karena tidak perlu melakukan penyiraman secara rutin.