Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

ENVIRONMENTAL COMMUNICATION STRATEGY ON THE USE OF ORGANIC WASTE IN SOUTH LAMPUNG Fitri Yanti; Muhammad Rafli Afrilio Rivanza; Muhammad Abdul Aziz
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2023): Volume 4 Nomor 4 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i4.18840

Abstract

Permasalahan sampah bukan hanya pada perkotaan saja namun di pedesaan menjadi masalah utama lingkungan. Fenomena ini juga terdapat pada desa Baru Ranji Lampung Selatan yang terdapat 7 dusun hanya memiliki tempat pembuangan sampah satu tanah kosong hanya diangkut satu bulan sekali oleh alat pengangkut kecamatan. Bau busuk sampah basah mencemari lingkungan bahkan hilangnya keindahan pemandangan sekolah karena pembuangan sampah ada didepan sekolah. Membangun kesadaran masyarakat tidaklah mudah perlu strategi komunikasi lingkungan dalam pemanfaatan sampah sehingga dapat mengurangi sampah. Penelitian ini secara alamiah dan holistic serta menyeluruh yang berorintasi data deskriptif yang natural dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi komunikasi lingkungan melalui pendekatan komunikasi dengan sosialisasi, strategi komunikasi berkelompok, komunikasi personal dan penyampaian pesan dalam berkomunikasi bersifat informatif dan edukatif, dalam pengolahan dan pemanfaatan sampah rumah tangga memiliki nilai ekonomis, dengan mengubahnya menjadi eco-enzyme yaitu ekstrak cairan hasil fermentasi limbah sayuran dan buah-buahan. Komunikasi lingkungan merupakan sarana konstitutif dan pragmatis sehingga dapat merubah pola pikir, pola tindak masyarakat.
PENGELOLAAN DANA TIYUH PADA PENGEMBANGAN EKONOMI MASYARAKAT DI KABUPATEN TULANG BAWANG BARAT Yohanes Yohanes; Hasan Mukmin; Fitri Yanti
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2023): Volume 4 Nomor 4 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i4.19091

Abstract

BUMDesa merupakan pilar kegiatan Ekonomi di Desa yang berfungsi sebagai lembaga sosial (social institution) dan komersial (commercial institution). BUMDesa sebagai lembaga sosial berpihak kepada kepentingan masyarakat melalui kontribusinya dalam penyediaan pelayanan sosial. Pembangunan pada sektor Ekonomi Masyarakat, Pemerintah Kabupaten dan Tiyuh di Tulang Bawang Barat mengembangkan kegiatan-kegiatan diantaranya adalah Badan Usaha Milik Tiyuh (BUMTi), diharapkan lembaga dapat membantu masyarakat dalam peningkatan ekonomi untuk mencapai masyarakat sejahtera dan mandiri, sekaligus upaya Pengembangan Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat di wilayah Kabupaten Tulang Bawang Barat. Penelitian bertujuan mendeskripsikan proses pengelolaan BUMTi Gunung Katun Tanjungan dan dampak ekonomi bagi masyarakat Tiyuh Gunung Katun Tanjungan. Didalam kegiatan pengelolaannya terdapat tahapan yang pada kenyataannya tidak terealisasikan. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif , dengan mengambil latar diTiyuh Gunung Katun Tunjangan. Populasi penelitian adalah pengurus BUMTI Gunung Katun Taanjungan dan masyarakat iyuh Gunung Katun Tanjungan yang berjumlah 1.870 orang dengan menggunakan teknik Purposive Sampling sehingga terdapat kriteria dalam menentukan sampel. Metode pengumpulan data yang penulis gunakan dalam penelitian adalah observasi, interview dan dokumentasi. Metode deskriptif analisis digunakan untuk menghimpun data aktual. Berdasarkan hasil penelitian dengan kegiatan yang dilakukan oleh BUMTI Gunung Katun Tanjungan, semua kegiatan berjalan dan adapun kegiatan yang terlaksanan tetapi tidak berjalan lancar pula. Hasil yang diperoleh tidak menimbulkan peningkatan ekonomi bagi masyarakat Tiyuh Gunung Katun Tanjungan.
Persepsi dan Implementasi Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam di Indonesia Abd. Gappar Yusuf; Fitri Yanti; Bambang Budiwiranto; Faizal Faizal; Tontowi Jauhari
Jurnal Syntax Admiration Vol. 5 No. 4 (2024): Jurnal Syntax Admiration
Publisher : Ridwan Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46799/jsa.v5i4.1116

Abstract

The development of community development science has been studied by Western countries since 1925, with a focus on social development and community welfare. In 1995, Indonesia underwent a knowledge transformation by introducing the applied science of Islamic Community Development, which combines social science and Islamic values. The Islamic Community Development program has been popular in Indonesia until 2023 but remains unknown internationally. The aim of this research is to analyze the perception of the program and the implementation of Islamic community development theories on society as the focal point of community development studies in Indonesia. This research is a qualitative analysis with a phenomenological approach and a holistic perspective. Data collection was conducted through focus group discussions, observations, interviews, and document studies. The results of this research analyze that: (1) The perception of the Islamic community development program, in terms of concepts, scope, and goals, still varies among individuals, thus requiring a comprehensive concept to align perceptions regarding the Islamic community development program.
Perception and Implementation of the Islamic Community Development Study Program in Indonesia Abd.Gappar Yusuf; Fitri Yanti; Bambang Budiwiranto; Faizal Faizal; Tontowi Jauhari
Jurnal Indonesia Sosial Teknologi Vol. 5 No. 7 (2024): Jurnal Indonesia Sosial Teknologi
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/jist.v5i7.1206

Abstract

The development of community development science has been studied by Western countries since 1925, with a focus on social development and community welfare. In 1995, Indonesia underwent a knowledge transformation by introducing the applied science of Islamic Community Development, which combines social science and Islamic values. The Islamic Community Development program has been popular in Indonesia until 2023 but remains unknown internationally. The aim of this research is to analyze the perception of the program and the implementation of Islamic community development theories on society as the focal point of community development studies in Indonesia. This research is a qualitative analysis with a phenomenological approach and a holistic perspective. Data collection was conducted through focus group discussions, observations, interviews, and document studies. The results of this research analyze that: (1) The perception of the Islamic community development program, in terms of concepts, scope, and goals, still varies among individuals, thus requiring a comprehensive concept to align perceptions regarding the Islamic community development program.
PEMBELAJARAN SOSIAL MODERAT ; INTEGRASI DAKWAH KETELADANAN DAN KERJASAMA ANTAR UMAT BERAGAMA MELALUI KEARIFAN LOKAL Fitri Yanti; Shoni Rahmatullah Amrozi; Syafrimen Syafril; Imanudin Imanudin; Eli Susanti; Rini Novianti
Ambarsa : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 5 No. 2 (2025): Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Togo Ambarsari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59106/abs.v5i2.330

Abstract

Kehidupan masyarakat multikultural di Indonesia menuntut adanya strategi dakwah yang tidak hanya menekankan aspek teologis, tetapi juga mampu membangun harmoni sosial lintas agama. Salah satu pendekatan yang relevan adalah dakwah keteladanan dan kerjasama antar umat beragama yang difasilitasi oleh nilai-nilai kearifan lokal. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara konseptual integrasi dakwah keteladanan dan kerjasama antar umat beragama dengan memanfaatkan potensi kearifan lokal sebagai media penguatan moderasi beragama. Metode yang digunakan adalah studi pustaka dengan menelaah berbagai literatur akademik, artikel penelitian, dan sumber-sumber historis yang relevan. Analisis dilakukan secara deskriptif-kualitatif untuk mengidentifikasi pola, relevansi, dan kontribusi kearifan lokal dalam memperkuat interaksi sosial antar pemeluk agama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dakwah keteladanan yang mengedepankan nilai universal seperti kejujuran, keadilan, dan empati, serta kerjasama lintas agama yang berbasis kearifan lokal, dapat membentuk jembatan sosial yang efektif dalam mencegah konflik dan memperkuat kohesi sosial. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa integrasi antara dakwah keteladanan dan kearifan lokal dapat menjadi model strategis penguatan moderasi beragama yang adaptif terhadap dinamika masyarakat plural.
PENERAPAN JURNALISTIK PROFETIK NILAI KEMANUSIAAN DALAM PEMBERITAAN DI RADAR LAMPUNG ONLINE Beta Aprisindi; Fitri Yanti; Bambang Budiwiranto
KAGANGA KOMUNIKA: Journal of Communication Science Vol 8 No 1 (2026): Edisi 14
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Teknologi Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36761/kagangakomunika.v8i1.7466

Abstract

This study examines the application of the humanitarian values ??of prophetic journalism in disaster reporting on the online media Radar Lampung Online. Using the Critical Discourse Analysis (AWK) approach modeled by Teun A. Van Dijk, this study analyzed six news texts published in November-December 2025. Aspects studied include macrostructure (topic/theme/title), superstructure (news scheme), microstructure (semantics, syntax, stylistics, rhetoric), and ideological representation through journalists language choices. The results show that humanitarian values ??(humanization) are present in all six news stories with varying degrees and forms. Journalists tend to use single sources from the government or authorities, position victims as passive objects, and construct disaster narratives from the perspective of the managers, not the managed. These findings indicate that the humanitarian values ??of prophetic journalism on Radar Lampung Online have been partially implemented: humanization is clearly manifested in the construction of the news, transcendence is present but not yet fully consistent, while liberation still needs to be strengthened so that the voices of affected communities can be better represented in the news narrative. This shows that Radar Lampung Online has attempted to apply humanitarian values ??in its reporting, but this application has not been carried out consistently and critically across all dimensions of prophetic journalism.   Keywords: Prophetic Journalism, Human Values, Critical Discourse Analysis, Online Media
Implementation of the POAC (Planning, Organizing, Actuating, and Controlling) Management Model in Optimizing Program at the Da'wah Institute of the Islamic University Campus Imanudin Imanudin; Fitri Yanti; Khomsahrial Romli; Nasor Nasor; Mawardi Mawardi; Sri Ilham Nasution
Empower : Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam Vol. 10 No. 2 (2025)
Publisher : UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/empower.v10i2.22614

Abstract

In the current context, many campus da'wah institutions face challenges in managing effective programmes, often getting caught up in annual routines without a clear direction. This situation leads to low effectiveness and sustainability of da'wah programmes. Therefore, it is important to apply modern management principles such as POAC so that da'wah can be carried out in a systematic and planned manner. This study aims to analyze the implementation of the POAC (Planning, Organizing, Actuating, Controlling) management model in optimizing the da'wah program at the Islamic University Campus Da'wah Institute. The study used a qualitative approach with a case study design, involving the head of the Campus Da'wah Institute, division administrators, and activity participants as research subjects. Data were collected through in-depth interviews, direct observation, and documentation, then analyzed using the Miles and Huberman model which includes data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results showed that the da'wah program planning had been carried out systematically through the preparation of a Work Plan and Program Budget based on needs analysis. Organization was effective with a clear management structure and solid inter-divisional coordination. At the implementation stage, a participatory leadership style was able to encourage active involvement of administrators and increase the effectiveness of da'wah activities. Meanwhile, the control function was carried out through post-event evaluations and accountability reports, although weaknesses were still found regarding the consistency of supervision.
INTERCULTURAL COMMUNICATION AND THE EXISTENCE OF JAMAICAN CULTURE “NAMOY BUDAYA” IN THE DIGITAL SPHERE M. Ibnu Naufal Maskuri; Fitri Yanti; Ade Nur Istiani; Nadya Amalia Nasution; Hamdan Daulay
QAULAN: Journal of Islamic Communication Vol. 7 No. 1 (2026): Qaulan: Journal of Islamic Communication
Publisher : UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: This study aims to analyze the form of intercultural communication that occurs through the digital work "Namoy Budaya" in its representation of Jamaican culture in the digital space. As a musician and DJ who blends elements of electronic music with Jamaican cultural values such as freedom, peace, and solidarity, 'Namoy Budaya" is a true example of cross-cultural communication practices in the era of digital globalization. The approach of this research is qualitative descriptive with in-depth interview techniques on "Namoy Budaya" as cultural communicators and some of their active followers as message recipients. Analysis was also carried out on digital content on social media to understand communication strategies and forms of cultural adaptation displayed. The results of the study indicate that “Namoy Budaya” employs three main intercultural communication strategies in the digital environment: the use of reggae music as a medium of cultural adaptation, visual symbols inspired by Jamaican identity combined with local Indonesian elements, and interactive digital narratives through social media engagement. The study also found that followers interpret “Namoy Budaya” as a representation of cultural hybridity, freedom of expression, and an alternative medium for global cultural education. These findings demonstrate how digital media facilitates the negotiation of global and local cultural identities in contemporary intercultural communication. This research confirms that intercultural communication in the digital space is not just an exchange of symbols, but also a creative process of building understanding and harmony between global and local cultures.
Representasi Kata At-Taaffuf dalam Buku Sedekah Tanpa Harta Karya Wajih Mahmud Septa Kurniawan; Fitri Yanti; Siti Wuryan
El Madani: Jurnal Dakwah dan Komunikasi Islam Vol. 7 No. 1 (2026): El Madani: Jurnal Dakwah dan Komunikasi Islam
Publisher : Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi, Universitas PTIQ Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53678/v3pqkg64

Abstract

Perkembangan praktik filantropi Islam dewasa ini menunjukkan kecenderungan reduksi makna sedekah pada dimensi material, sehingga mengabaikan nilai-nilai non-material seperti penjagaan kehormatan diri (at-ta’affuf). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis representasi kata at-ta’affuf dalam buku Sedekah Tanpa Harta karya Wajih Mahmud serta mengungkap makna, fungsi, dan implikasinya dalam konteks sosial-keagamaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan paradigma interpretatif-konstruktivis melalui metode tafsir tematik yang dipadukan dengan analisis representasi. Data diperoleh melalui observasi teks dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara tekstual, kontekstual, dan intertekstual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa at-ta’affuf direpresentasikan sebagai konstruksi makna yang bersifat transformatif dan multidimensional, yang berfungsi sebagai simbol kedaulatan moral, resiliensi psikologis, dan bentuk filantropi non-material berbasis martabat. Bahasa dalam teks berperan aktif dalam merekonstruksi identitas kaum marginal dari objek belas kasihan menjadi subjek yang berdaya dan bermartabat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa at-ta’affuf merupakan konsep etika yang memiliki relevansi tinggi dalam membangun kesadaran spiritual dan sosial di era modern. Implikasinya, konsep ini dapat dijadikan dasar pengembangan model filantropi Islam yang lebih humanis serta penguatan pendidikan karakter berbasis nilai spiritual.