Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

PROBLEMS IN LEARNING TO READ AND WRITE AL-QURAN AT TPQ AL-IKHLAS NGORO MOJOKERTO Salas Asani Nishfi Romadhon; Imam Fauzi
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 02 (2025): Volume 10, Nomor 02 Juni 2025 publish
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i02.30320

Abstract

This study aims to analyze the internal and external factors that cause difficulties inlearning to read and write the Qur'an (BTQ), as well as knowing the efforts made toovercome the problems of learning to read and write the Qur'an (BTQ) at TPQ Al-IkhlasNgoro Mojokerto. Using a qualitative phenomenological approach, this study exploresthe experiences of students, teachers, and parents of the obstacles that occur in thelearning process. Data collection used in the form of observation, documentation andinterviews with teachers, students and parents. The results showed that internal factors,namely (1) the uneven ability of students, (2) low learning motivation, (3) weakdiscipline, (4) limited teacher competence in methodology greatly affects theeffectiveness of learning, (5) lack of media and learning aids. While external factorsinclude (1) lack of parental support, (2) unsupportive social environment, (3) limitedfacilities and infrastructure, (4) no structured curriculum. To overcome these variousobstacles, TPQ Al-Ikhlas has made various efforts such as involving parents in thelearning process, (1) improving infrastructure, (2) compiling a more systematiccurriculum, (3) developing more interactive learning methods. This research is expectedto be a reference for other Islamic educational institutions in improving the quality ofBTQ learning.
Perancangan Pengendalian dan Optimalisasi Lampu Lalu Lintas pada Persimpangan Jalan Muktisari Kebumen Menggunakan Algoritma Fuzzy Logic 'Abid, Awaludin; Pratama, Fastabiq Furqonul; Fauzi, Imam
Technology and Informatics Insight Journal Vol. 2 No. 1 (2023): TIIJ
Publisher : LP3M Universitas Putra Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32639/tiij.v1i1.390

Abstract

Lampu  lalu  lintas  digunakan  untuk  mengatur  kelancaran  lalu  lintas  pada  suatu  persimpangan  jalan dengan cara bergantian memberikan kesempatan kepada pengguna jalan pada masing-masing ruas jalan untuk melanjutkan perjalanan. Pada umumnya waktu yang digunakan untuk mengatur pergantian lampu lalu  lintas  adalah  tetap  dan  sama  untuk  masing-masing ruas  jalan.  Tetapi,   volume kendaraan yang datang  di  persimpangan jalan tidak sama sehingga kelancaran arus kendaraan di persimpangan jalan belum bisa dikendalikan dengan baik. Lama waktu tunggu akibat pergantian lampu lalu lintas yang tidak efektif   tersebut  dapat  menyebabkan  banyak  kerugian,  diantaranya  yaitu  kemacetan,  mengurangi efisiensi penggunaan bahan bakar, waktu terbuang serta tingkat polusi meningkat.   Masalah ini dapat diatasi dengan pengaturan lampu lalu lintas pintar, yaitu sebuah sistem pengatur lampu lalu lintas yang mampu   beradaptasi   dengan   kondisi   tingkat   kepadatan   kendaraan   di   setiap   ruas   jalan   pada persimpangan. Fuzzy Logic Control sebagai salah satu aplikasi kecerdasan buatan telah mampu memberikan solusi untuk menyelesaikan masalah traffic system di jalan raya. Salah satu implementasi sistem  fuzzy logic control adalah untuk mengendalikan lampu indikator lalu lintas. Sistem lampu lalu lintas  yang  dikendalikan  dengan  menggunakan  fuzzy  logic  control  sangat  efektif untuk menguraikan permasalahan kemacetan yang terlalu lama karena menunggu waktu lampu hijau menyala. Secara garis besar tujuan dari pengendalian lampu lalu lintas adalah meningkatkan keselamatan lalu lintas di persimpangan, memaksimalkan kapasitas persimpangan, dan meminimalkan penundaan. Hasil dari penelitian ini menyatakan bahwa sistem lampu lalu lintas dengan menerapkan logika fuzzy lebih optimal dibandingkan dengan sistem konvensional dimana lampu bergantian menyala pada waktu yang tetap dan sama, dikarenakan sistem lalu lintas dengan menggunakan logika fuzzy dapat menyesuaikan dengan tingkat kepadatan atau volume kendaraan yang sedang berlaku pada suatu persimpangan jalan.
PAI Learning During the Covid-19 Pandemic at Madrasah Ibtidaiah: Pembelajaran PAI Pada Masa Pandemi Covid-19 di Madrasah Ibtidaiah Zamhari, Muhammad Salsabila; Fauzi, Imam
Indonesian Journal of Education Methods Development Vol. 15 (2021): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21070/ijemd.v15i.602

Abstract

Currently, all nations around the world are being hit by a significant disaster caused by the Covid-19 infection. The Covid-19 infection finally had an impact on the world of coaching, including the strict learning of Islamic teachings. In a crisis like this, Islamic education and training actually plays an important role for students in dealing with the Covid-19 pandemic. Because basically the motivation behind learning Madrasah Ibtidaiyah is to expand students' beliefs, understanding, appreciation and practice of the religion of Islam with the aim that they become Muslim individuals who are pious and fearful of Allah SWT and have noble character near home, social life, and nation. The purpose of the problem formulation is to find out more about the Implementation of Learning and Learning Obstacles that occur in PAI learning during the Covid-19 pandemic. The method used is descriptive qualitative method using the method of observation, interviews and documentation. The analysis technique used in this research is data reduction, data presentation and conclusion drawing. The research results obtained are: 1). Implementation of online learning during the Covid-19 Pandemic Period at MI Hasyim Asy'ari Kejapanan. the implementation of learning during the covid-19 pandemic has been carried out quite well, it describes the status for implementing web-based learning. In the implementation of internet learning, educators have done illustration designs and have completed learning well, especially the use of learning media, methodologies, but web-based learning experiences obstacles in its implementation, unhealthy organizational conditions and difficulties in understanding students. teaching materials are tests in web-based learning. 2). Barriers to PAI Learning During the Covid-19 Pandemic at MI Hasyim Asy'ari Kejapanan. These barriers include: Unavailability of web organization, low dominance of innovation and lack of adequacy in teaching and learning.
PERANCANGAN PENGEMBANGAN PRODUK TOOLBOX  DENGAN PENDEKATAN ERGONOMI DAN ANTOPOMETRI Probokusumo; Alfiya Rokhmah; Karyadi; Imam Fauzi
Jurnal Ekselenta - Jurnal Ilmiah Fakultas Teknik Vol. 1 No. 1 (2024): Jurnal Ekselenta - Jurnal Ilmiah Fakultas Teknik
Publisher : Jurnal Ekselenta - Jurnal Ilmiah Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Toolbox merupakan salah satu produk yang sering dipakai untuk keperluan perkakas sebagai tempat perkakas, produk ini biasanya dipakai oleh bengkel sepeda motor, bengkel mobil, bengkel servis ac, rumahan, tempat pelatihan, dan sekolahan yang memiliki kejuruan teknik. Masalah yang sering dikeluhkan pada produk ini adalah berat, susah untuk dibawa dan pada kunci perkakasnya berantakan, kemudian timbulah sebuah masalah pada tubuh yaitu merasakan sakit pada area tubuh bagian kanan Karena beban yang cukup berat dan pada bagian bawah Karena diharuskan untuk jongkok, serta kesusahan jika ingin mencari alat yang diperlukan karena berantakan. Dengan keluhan tersebut peneliti memberikan kuesioner Nordick Body Map untuk menetahui bagian tubuh mana saja yang mengalami rasa sakit yang parah, kemudian peneliti mendata pengukuran antropometri sesuai dengan bagian tubuh yang dibutuhkan, setelah itu dalam proses perancangan produk, peneliti menggunakan software solidwork sebagai alat bantu untuk mendesain produk yang sesuai dengan hasil pendataan.
PERANCANGAN PRODUK MODULAR OCTACLEANZ-8 IN-1 MENGGUNAKAN QUALITY FUNCTION DEPLOYMENT UNTUK MENINGKATKAN EFISIENSI KEBERSIHAN RUMAH TANGGA Alfiya Rokhmah; Mutiara Wahyudi; Imam Fauzi; Karyadi
Jurnal Ekselenta - Jurnal Ilmiah Fakultas Teknik Vol. 2 No. 2 (2026): Jurnal Ekselenta - Jurnal Ilmiah Fakultas Teknik
Publisher : Jurnal Ekselenta - Jurnal Ilmiah Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan hunian minimalis dan meningkatnya mobilitas masyarakat mendorong kebutuhan akan peralatan kebersihan rumah tangga yang lebih efisien, ergonomis, dan hemat ruang. Namun, sebagian besar alat kebersihan konvensional masih digunakan secara terpisah sehingga memerlukan ruang penyimpanan yang besar, kurang praktis, dan belum mampu memenuhi kebutuhan pengguna secara optimal. Penelitian ini bertujuan merancang produk OctaCleanz-8 in 1 Cleaning Tools System dengan pendekatan Quality Function Deployment (QFD) yang diintegrasikan dengan Design thinking untuk menerjemahkan kebutuhan konsumen ke dalam karakteristik teknis produk. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif melalui penyebaran kuesioner kepada lebih dari 80 responden yang merupakan pengguna maupun calon pengguna alat kebersihan rumah tangga. Data dianalisis menggunakan metode House of Quality (HoQ) untuk menentukan prioritas karakteristik teknis berdasarkan Voice of Customer (VoC). Hasil penelitian menunjukkan bahwa atribut yang paling diprioritaskan konsumen meliputi kemampuan membersihkan secara optimal, material yang kuat dan tahan lama, kemudahan penggunaan, desain ergonomis, serta higienitas produk. Analisis HoQ mengidentifikasi bahwa sistem peras otomatis, penggunaan material ABS/aluminium yang kokoh, dan desain ergonomis merupakan karakteristik teknis dengan prioritas tertinggi dalam pengembangan produk. Berdasarkan hasil tersebut, dirancang OctaCleanz-8 in 1 sebagai sistem alat kebersihan modular yang mengintegrasikan delapan fungsi pembersihan dalam satu perangkat sehingga mampu meningkatkan efisiensi penyimpanan, kemudahan penggunaan, dan kepraktisan dibandingkan alat kebersihan konvensional. Penelitian ini memberikan kontribusi berupa penerapan integrasi Design thinking dan QFD dalam pengembangan produk rumah tangga berbasis kebutuhan konsumen, serta dapat menjadi referensi bagi penelitian dan pengembangan produk multifungsi di bidang teknik industri.