Claim Missing Document
Check
Articles

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENDAPATAN USAHATANI TEMBAKAU DI DESA MANGUNAN KECAMATAN KABUH KABUPATEN JOMBANG Firliyan, Enis; Pudjiastuti, Agnes Quartina; Kholil, Ahmad Yusuf
Fakultas Pertanian Vol 4, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Most of people in Mangunan Village cultivate tobacco in the dry season because they are considered to have a strategic role in the farmers income. This study aims to analyze the effect of land area, seedlings, urea fertilizer, ZA fertilizer, TSP fertilizer, NPK fertilizer, KNO fertilizer, organtrin pesticides and labor on tobacco farming income, and the most dominant influencing factor. Research was conducted in Mangunan Village, Kabuh District, Jombang Regency. The sampling technique was carried out by stratified random sampling so that 40 respondents were obtained, while the data analysis used multiple linear regression with the SPSS program. The factors that significantly influence tobacco production are urea and KNO fertilizer, and the most dominant influence is KNO fertilizer. Sebagian besar masyarakat di Desa Mangunan melakukan usahatani tembakau di musim kemarau karena dinilai mempunyai peran yang cukup strategis terhadap pendapatan petani. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh luas lahan, bibit, pupuk urea, pupuk ZA, pupuk TSP, pupuk NPK, pupuk KNO, pestisida organtrin dan tenaga kerja terhadap pendapatan usahatani tembakau, dan faktor yang pengaruhnya paling dominan. Penelitan dilakukan di Desa Mangunan Kecamatan Kabuh Kabupaten Jombang. Teknik pengambilan sampel dilakukan secara stratified random sampling sehingga diperoleh 40 responden,sedangkan untuk analisis data menggunakan regresi linier berganda dengan program SPSS. Faktor yang berpengaruh signifikan terhadap produksi tembakau adalah pupuk urea dan pupuk KNO, dan yang pengaruhnya paling dominan adalah pupuk KNO.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENDAPATAN USAHATANI PADI DI DESA SUTOJAYAN KECAMATAN PAKISAJI KABUPATEN MALANG Lebu, Junaidi Bebe; Pudjiastuti, Agnes Quartina; Nurhananto, Dwi Asnawi
Fakultas Pertanian Vol 7, No 3 (2019)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze the effect of age, land area, labor, seeds, ponsa fertilizer, urea fertilizer, and pesticides simultaneously and partially on the income of rice farmers. The analytica method used is multiple linaer regression. The results showed that age, land area, labor, seeds, ponsa fertilizer, urea fertilizer and pesticides simultaneously affected the income of rice farmers. The land area and seeds partially have a significant effect on farmers? income, while age, labor, ponsa fertilizer, urea fertilizer and pesticides have on significant effect. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh faktor umur, luas lahan, tenaga kerja, benih, pupuk ponska, pupuk urea, dan pestisida secara simultan dan parsial terhadap pendapatan petani padi. Metode analisis yang digunakan adalah regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa umur, luas lahan, tenaga kerja, benih, pupuk ponska, pupuk urea dan pestisida secara simultan berpengaruh terhadap pendapatan petani padi. Luas lahan dan benih secara parsial berpengaruh signifikan terhadap pendapatan petani, sedangkan umur, tenaga kerja, pupuk ponska, pupuk urea dan pestisida tidak berpengaruh sigifikan.
PARTISIPASI ANGGOTA KELOMPOK WANITA TANI DEWI SRI DALAM KEGIATAN USAHATANI SAYURAN ORGANIK DI LAHAN PEKARANGAN DI KELURAHAN DADAPREJO KECAMATAN JUNREJO KOTA BATU Leksono, Anita; Pudjiastuti, Agnes Quartina; Muljawan, Rikawanto Eko
Fakultas Pertanian Vol 7, No 3 (2019)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Womens?s group Dewi Sri cultivating of organic vegetables with the aim of increasing revenue, agricultural productivity, welfare of this life. The purpose of this study is analyze the us of yard, participation member of farmer women?s group Dewi Sri in the cultivation of organic vegetables, and the factors that determine are related with level participation member of farmer women?s group Dewi Sri. The population in this study is all members of farmer women?s group Dewi Sri cultivating of organic vegetables in Kelurahan Dadaprejo. The data were analyzed descritptively of quantitative. The results of the study show that the level of participation member of farmer women?s group Dewi Sri om the perceptual aspects with a number of good categories 19 people (63.3%), and then aspects participation in activities with enough participating categories 16 people (53.3%), and aspects evaluation participation with vering participation categories 14 people (46.7%). Anggota KWT Dewi Sri membudidayakan sayuran organik di Kelurahan Dadaprejo dengan tujuan untuk meningkatkan pendapatan, produktifitas pertanian, dan kesejahteraan hidupnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pemanfaatan lahan pekarangan, partisipasi Anggota Kelompok Wanita Tani Dewi Sri dalam kegiatan usahatani sayuran organik di lahan pekarangan, dan faktor-faktor yang menentukan berhubungan dengan tingkat partisipasi anggota KWT Dewi Sri dalam kegiatan usahatani sayuran organik di lahan pekarangan. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh anggota KWT Dewi Sri yang membudidayakan sayuran organik di Kelurahan Dadaprejo. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat partisipasi anggota KWT Dewi Sri pada aspek persepsi dengan kategori baik berjumlah (63.3%), sedangkan aspek partisipasi kegiatan dengan kategori cukup berpartisipasi berjumlah (53.3%), dan aspek partisipasi evaluasi dengan kategori baik dengan jumlah (52.7%).
STUDI KOMPARATIF PERMINTAAN BERAS DI MALANG COMPARATIVE STUDY OF RICE DEMAND IN MALANG Kurniasih, Defa; Pudjiastuti, Agnes Quartina; Mutiara, Farah
Fakultas Pertanian Vol 5, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze the function of rice demand and the factors that influence it as well as price elasticity, income elasticity, and cross elasticity. The research location was set in Mulyoagung and Tlogomas Village. Data were analyzed by multiple linear regression models. The results showed the price of rice had an effect on the demand for rice in Tlogomas with price elasticity of 0,051, income elasticity of 0,006 and cross elasticity of -0,004. The factors of rice price, total income, and number of family members influence the demand for rice in Mulyoagung with price elasticity of 0,105, income elasticity of 0,367 and cross elasticity of 1,481. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis fungsi permintaan beras dan faktor ? faktor yang mempengaruhinya serta elastisitas harga, elastisitas pendapatan, dan elastisitas silang. Lokasi penelitian ditetapkan di Desa Mulyoagung dan Kelurahan Tlogomas. Data dianalisis dengan model regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan harga beras berpengaruh terhadap permintaan beras di Kelurahan Tlogomas dengan elasitisitas harga 0,051, elastisitas pendapatan 0,006 dan elastisitas silang -0,004. Harga beras, jumlah pendapatan, dan jumlah anggota keluarga berpengaruh terhadap permintaan beras di Desa Mulyoagung dengan elasitisitas harga 0,105, elastisitas pendapatan 0,367 dan elastisitas silang 1,481.
ANALISIS RANTAI PASOKAN KOMODITAS CABAI MERAH BESAR DESA BOCEK KECAMATAN KARANGPLOSO KABUPATEN MALANG Toni, Toni; Pudjiastuti, Agnes Quartina; Khoirunnisa', Ninin
Fakultas Pertanian Vol 7, No 3 (2019)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The Supply Chain emerged in the 1980s as something new, an integrative philosophy for managing the total flow of goods from suppliers to end users and growing considering the integration of broad business processes along the supply chain. Supply chain or supply chain is a concept where there is a regulatory system related to product flow, information flow and financial flow (financial).This study aims to analyze the supply chain of large red chili commodities and marketing margins of large red chili commodities in Bocek Village, Karangploso District, Malang Regency. The population of red chili farmers is 50 people. The sample was determined by 33 red chili farmers, the analysis used was quantitative descriptive. The red chili commodity supply chain from the village of Supiturang, Bocek Village, is represented by 3 marketing channels: I farmers, collectors, wholesalers, retailers, consumers, II farmers, collectors, retailers, consumers, III farmers, collectors, consumers. The biggest marketing margin is in channel 1, which is Rp. 17,000. This channel has the longest channel chain in distributing red chili to consumers. Rantai Pasok muncul pada 1980-an sebagai sesuatu yang baru, filsafat integratif untuk mengelola total aliran barang dari pemasok ke pengguna akhir dan berkembang mempertimbangkan integrasi proses bisnis yang luas sepanjang rantai suplai. Rantai pasok atau supply chain merupakan suatu konsep dimana terdapat sistem pengaturan yang berkaitan dengan aliran produk, aliran informasi maupun aliran keuangan (finansial). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis rantai pasok komoditas cabai merah besar dan marjin pemasaran komoditas cabai merah besar di Desa Bocek Kecamatan Karangploso Kabupaten Malang. Populasi petani cabai merah berjumlah 50 orang. Sampel ditentukan sebesar 33 petani cabai merah, Analisis yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif. Rantai pasok komoditas cabai merah dari Dusun Supiturang Desa Bocek diwakili oleh 3 saluran pemasaran : I petani, pedagang pengumpul, pedagang besar, pedagang pengecer, konsumen, II petani, pedagang pengumpul, pedagang pengecer, konsumen, III petani, pedagang pengumpul, konsumen. Margin pemasaran terbesar terdapat pada saluran 1 yaitu sebesar Rp. 17.000. Saluran ini memiliki rantai saluran yang terpanjang dalam mendistribusikan cabai merah hingga ke konsumen.
EFISIENSI PRODUKSI USAHATANI SAWI DI DUSUN MARON SEBALUH DESA PANDESARI KECAMATAN PUJON Marpaung, Jupri Johanes SM; Pudjiastuti, Agnes Quartina; Khoirunnisa', Ninin
Fakultas Pertanian Vol 7, No 3 (2019)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mustard is a vegetable that has an important role in the balance of food consumed. The consumption of mustard greens in Indonesia always increases every year. But the increase was not offset by an increase in mustard production. Possible efforts to increase mustard production are by optimizing the use of production factors in mustard farming. Production factors in mustard farming include seeds, manure, urea fertilizer, NPK fertilizer, ZA fertilizer, pesticides and labor. This research aims to analyze the efficiency of the use of production factors and analyze the level of income in farming using the census method with 35 mustard farmers in Maron Sebaluh Hamlet, Pandesari Village, Pujon District. The analysis was performed using the Cobb-Douglas function and farm income analysis. The results showed that the use of production factors was not yet technically or economically efficient. The mustard farming in Maron Sebaluh Hamlet, Pandesari Village, Pujon District is profitable with an R/C value of 2,74. Sawi adalah sayuran yang memiliki peran penting dalam keseimbangan makanan yang dikonsumsi. Konsumsi sawi di Indonesia selalu meningkat setiap tahun. Namun peningkatan itu tidak diimbangi dengan peningkatan produksi sawi. Upaya yang mungkin untuk meningkatkan produksi sawi adalah dengan mengoptimalkan penggunaan faktor-faktor produksi dalam usahatani sawi. Faktor-faktor produksi dalam usahatani sawi yaitu benih, pupuk kandang, pupuk urea, pupuk NPK, pupuk ZA, pestisida dan tenaga kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efisiensi penggunaan faktor-faktor produksi dan menganalisis tingkat pendapatan dalam usahatani sawi menggunakan metode sensus dengan 35 petani sawi di Dusun Maron Sebaluh, Desa Pandesari, Kabupaten Pujon. Analisis dilakukan dengan menggunakan fungsi Cobb-Douglas dan analisis pendapatan usahatani. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan faktor produksi belum efisien secara teknis maupun ekonomis. Usahatani sawi di Dusun Maron Sebaluh, Desa Pandesari, Kabupaten Pujon menguntungkan dengan nilai R/C 2,74.
EFISIENSI PRODUKSI WORTEL DI DESA TULUNGREJO KECAMATAN BUMIAJI KOTA BATU Waty, Klaudia Rewinda; Pudjiastuti, Agnes Quartina; Kholil, A. Yusuf
Agridevina : Berkala Ilmiah Agribisnis Vol 10, No 2 (2021): Agridevina : Berkala Ilmiah Agribisnis
Publisher : UPN VETERAN JAWA TIMUR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/adv.v10i2.2759

Abstract

ABSTRACT Carrots are one type of vegetable that can be planted throughout the year, but their production tends to fluctuate due to various factors, including the use of inputs. Efforts to increase commodity production are intended to improve land productivity and farmers' income. The aim of this study was to analyze efficiency of carrot (Daucus carota L.) production in Tulungrejo Village. The village is one of the carrot production centers in Batu City which administratively belongs to the Batu District area. Data collection was carried out through interviews with 30 farmers. Data that has been collected in the field, first edited, then tabulated and analyzed with Cobb-Douglas production function. Production function used is an appropriate model because the coefficient of determination is close to one and meets requirements of classical assumption test (normal spread data, no multicollinearity and heteroscedasticity). The results showed that area of ​​land, seeds, manure, urea and urea fertilizer had a significant and positive effect on carrot production, while TSP fertilizer, labor and pesticides had no significant effect. In addition, all of input use by carrot farmers in Tulungrejo Village, Bumiaji District, Batu City is not economically efficient. It becomes a guideline for carrot farmers to evaluate the use of inputs for optimal production.Key words: efficiency, production, carrots, economic INTISARIWortel merupakan salah satu jenis sayuran yang dapat ditanam sepanjang tahun, tetapi produksinya cenderung berfluktuasi yang disebabkan oleh berbagai faktor, di antaranya berkaitan dengan penggunaan input. Upaya meningkatkan produksi komoditas ini dimaksudkan untuk memperbaiki produktivitas lahan dan pendapatan petani. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis efisiensi produksi wortel ( Daucus carota L.) di Desa Tulungrejo. Desa ini merupakan salah satu sentra produksi wortel di Kota Batu yang secara administratif termasuk ke dalam wilayah Kecamatan Batu. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dengan 30 petani. Data yang telah dikumpulkan di lapang, diedit terlebih dahulu, kemudian ditabulasi dan dianalisis dengan fungsi produksi Cobb-Douglas. Fungsi produksi yang digunakan merupakan model yang sesuai karena koefisien determinasinya mendekati satu dan memenuhi persyaratan uji asumsi klasik (data menyebar normal, tidak terjadi multikolinieritas dan heteroskedastisitas). Hasil penelitian menunjukkan bahwa luas lahan, benih, pupuk kandang, pupuk urea dan pupuk urea berpengaruh signifikan dan positif pada produksi wortel, sedangkan pupuk TSP, tenaga kerja dan pestisida tidak berpengaruh signifikan. Selain itu, seluruh penggunaan input oleh petani wortel di Desa Tulungrejo Kecamatan Bumiaji Kota Batu tidak efisien secara ekonomis. Ini menjadi pedoman bagi petani wortel untuk mengevaluasi penggunaan input-input tersebut agar produksinya optimal.Kata kunci: efisiensi, produksi, wortel, ekonomis DOI : https://doi.org/10.33005/adv.v10i2.2759
Efisiensi produksi sawi pakcoy (Brasica rapa L.) di Desa Sumberejo Kota Batu Lukas Irwantus Dangkung; Agnes Quartina Pudjiastuti; Ninin Khoirunnisa
Journal of Agricultural Socio-Economics (JASE) Vol 1, No 2 (2020): Journal of Agricultural Socio-Economics (JASE)
Publisher : University of Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jase.v1i2.9095

Abstract

Pakcoy mustard (Brasica rapa L.) has a relatively high economic value in terms of low farming costs, so it has the potential to continue to be developed because the community widely consumes it both in fresh and processed form. The development of the population and industrial users of pakcoy mustard as a raw material causes this commodity's demand to continue to increase. This study aimed to analyze the production efficiency of pakcoy mustard  in the village of Sumberejo. This village is one of the pakcoy mustard production centers in Batu City. The data was collected through interviews with 45 pakcoy farmers selected from 350 pakcoy farmers in the research location. The data that has been collected were analyzed with the Cobb-Douglas production function, then the allocative efficiency was calculated. The results showed that the use of seeds, TSP, and NPK fertilizers in pakcoy mustard production in the village of Sumberejo, Batu City was not allocatively efficient.
Factors Influencing Indonesia’s Cashew Export Volume Oni Ringgu Lero; Agnes Quartina Pudjiastuti; Sumarno Sumarno
Agriekonomika Vol 9, No 2: Oktober 2020
Publisher : Department of Agribusiness, Faculty of Agriculture, Universitas Trunojoyo Madura, Indonesi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/agriekonomika.v9i2.8524

Abstract

Cashews contribute significantly to the Indonesian economy because it is one of the exporting countries. However, volume of exports tends to fluctuate, so it is necessary to identify the influencing factors. This study aims to analyze volume of Indonesian cashew exports and its determinants. Time series data for 8 variables during 1985–2016 were analyzed descriptively by multiple regression models. The results again show fluctuations in export volume and value over 1985–2016 period. Lowest export volume occurred in 1989, but its value was in 1985. Highest export volume and value occurred in 2015. National cashew export volume depends on the domestic cashew price, exchange rate and income per capita. Peanuts and coffee have a complementary relationship with cashews, while sugar has a substitution relationship with this commodity. Cashews are an inferior goods.
Dinamika Generasi Muda Pertanian dalam Pemilihan Usahatani Tanaman Pangan Ronaldus Don Piran; Agnes Quartina Pudjiastuti; Dyanasari Dyanasari
Agriekonomika Vol 7, No 2: Oktober 2018
Publisher : Department of Agribusiness, Faculty of Agriculture, Universitas Trunojoyo Madura, Indonesi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/agriekonomika.v7i2.4133

Abstract

Saat ini semakin sedikit orang (generasi muda) yang tertarik untuk bekerja di sektor pertanian, sehingga perlu ada perubahan paradigma melalui penyadaran generasi muda pertanian tentang ketahanan pangan. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis pengaruh faktor-faktor internal dan eksternal terhadap persepsi generasi muda pertanian tentang ketahanan pangan dan pemilihan usahatani tanaman pangan. Sampel ditentukan dengan teknik stratified random sampling sebesar 100 orang generasi muda pertanian di Kecamatan Pakis Kabupaten Malang, yang terdiri dari 30 taruna bumi, 30 taruna tani dan 40 petani muda. Data dianalisis dengan Structural Equation Modelling teknik Partial Least Squares. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor eksternal generasi muda pertanian berpengaruh siginifikan terhadap persepsi generasi muda pertanian tentang ketahanan pangan. Persepsi generasi muda ini berpengaruh signifikan terhadap pemilihan usahatani tanaman pangan.
Co-Authors Alfines, Alfines Amir Hamzah Anak Agung Keswari Krisnandika Apria Fransiska Aristo, Mario Andri Aron, Robertus Asgar, Forestio Baksih, Baksih Bambang Purwiyono BERE, NOPRIANO Budi Prihatminingtyas Budi Prihatminingtyas Cakti Indra Gunawan Ceme, Grogorius Ciet, Markus Dangkung, Lukas Irwantus David Kaluge Dyanasari, Dyanasari Elisia Elisia, Elisia Eri Yusnita Arvianti Fahmi, Mijar Alif Farah Mutiara Firliyan, Enis Fransiska, Apria Gede Mekse Korri Arisena Grogorius Ceme Halimaking, Rosalina Ose Haluwalu, Fredi Tungga Hardiyanto, Yosef Harmono, Harmono Hary Sanjaya Hendrik Suhendri Hendrik Suhendri, Hendrik Indayati, Dewi Irensius, Irensius Isidorus Banggut Ismindarto, Anang Jenarung, Refli Firman Jusuf Sugiharto Kamil, Mohammad Kartini, Maria Talisia Kholil, A. Yusuf Kopek, Jeki Kurniasih, Defa Lebu, Junaidi Bebe Leksono, Anita Lende, Marselinus Lero, Oni Ringgu Ludovikus Ronaldus Unta Lukas Irwantus Dangkung Ma’sum, Zuhdi Maria Wini Dowa Marpaung, Jupri Johanes SM Mayor, Fenny Marthina Meilani, Ema Mendonca, Agustinho Muljawan, Rikawanto Eko Nazizah, Nur Neri, Fhilipus Ninin Khoirunnisa’ Nur Ida Iriani Nur Ida Iriani Nurhananto, Dwi Asnawi Nurhananto, Dwi Asnawi Onifasia Adah Palus, Fridolin Triayen Pebrianto, Petrus Pebryanto, Alfredo Piran, Ronaldus Don Prasetyo Nugroho Priyambodo, Ayu Wulandari Ririn Khuswati Rizky Ardianto Robertus Cio Rofiatin, Umi Rofiatin, Umi Rofiatin Sa'edi, Sa'edi Sadiyah, Ana Arifatus Saputra, Stephens Ermanda Sardan, Sardan Setiaji, Jatmiko Son Suwasono, Son Sri Andika Putri Sri Kusmaryatun Sriyutun Saghu, Yustina Suhudi . Sumarno . Sumarno Sumarno Sumarno Sumarno Sumarno Sumarno Sumarno Sumarno Sumarno Sumarno Tallo, Yohanes Fischer Tirta Yoga Toni, Toni Ubu Weking, Maria Magdalena Prasedis Umbu Tamu, Marselinus Roberto Wahid, Moh. Waty, Klaudia Rewinda Widowati Yulita Yulita Zuhdi Ma’sum Zulkarnain Zulkarnain