Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

Prosedur Penerjemahan Buku At-Tibyān Adab Penghafal Al-Qur’an dari Kitab At-Tibyān fī Ādābi Hamalatil Qur’ān Karya Imam Muhyiddin Abu Zakaria Yahya bin Syaraf an-Nawawi Makhmudah, Iva; Mahliatussikah, Hanik; Huda, Ibnu Samsul
Journal of Language Literature and Arts Vol. 3 No. 8 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um064v3i82023p1149-1162

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjelaskan penggunaan prosedur penerjemahan pada buku At-Tibyān adab penghafal Al-Qur’an sehingga dapat diketahui bahwa terjemah yang dihasilkan itu berkualitas. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Hasil pemerolehan data dan simpulan pada penelitian ini yaitu, penggunaan prosedur penerjemahan pada kitab At-Tibyān fī Ādābi Hamalatil Qur’ān bab fī adābil-qirō’ah dan terjemahnya yang berjudul At-Tibyān adab penghafal Al-Qur’an bab adab membaca Al-Quran dikelompokkan menjadi empat macam prosedur, yaitu: (1) prosedur pergeseran bentuk (transposisi), (2) prosedur pemadanan deskriptif atau pema­danan bercatatan, (3) prosedur analisis komponensial atau pemadanan berkonteks, (4) prosedur pergeseran makna (modulasi). Adapun kualitas terjemahan pada buku terjemah At-Tibyān terbitan Al-Qowam dapat terlihat dari pemakaian kalimat-kalimat yang berterima, penggunaan tata bahasa baku, dan pemilihan diksi yang tepat. Di samping itu, kosa kata yang ditransfer langsung dari bahasa sumber juga dilengkapi dengan penjelasan baik dalam bentuk catatan kaki maupun glosarium, guna membantu pembaca dalam memahami makna suatu kata atau istilah. Namun, masih ditemukan beberapa kesalahan penerjemahan dan penggunaan diksi atau kalimat yang tidak jelas sehingga membuat pembaca kurang nyaman membacanya. Kata kunci: prosedur penerjemahan; At-Tibyān fī Ādābi Hamalatil Qur’ān; At-Tibyān; bahasa sumber; bahasa sasaran The Translation Procedures of the Book of At-Tibyān Adab Penghafal Al-Qur’an from the Book of At-Tibyān Fī Adābi Hamalatil-Qur’ān by Imam Muhyiddin Abu Zakaria Yahya Ibn Syaraf An-Nawawi This paper is intended to analyzing the translation, in terms of procedures and understanding in the book At-Tibyān adab memorizing the Qur'an, is considered the substance of translation theory regarding the process and product of translation, thus it can overcome the issue of low translation quality. The method used in this research is descriptive qualitative. The research findings of data collection and conclusions in this study reveal that the usage of translation procedures in the book At-Tibyān fī Ādābi Hamalatil Qur’ān chapter fī adābil-qirō'ah and its translation entitled At-Tibyān adab penghafal Al-Qur’an chapter adab membaca Al-Quran is divided into four kinds of procedures, namely: (1) transpositional procedures, (2) descriptive equivalent procedures or noted equivalent, (3) componential analysis procedures or contextual matching, (4) meaning shifting procedures (modulation). The quality of the translation in the At-Tibyān translation book published by Al-Qowam can be noticed in the use of acceptable sentences, the use of standard grammar, and the selection of the right diction. In addition, vocabulary transferred directly from the source language is also equipped with explanations in the form of footnotes or glossaries, to assist readers in understanding the meaning of certain words or terms. However, there were still some translation errors and the use of unclear diction or sentences, which made the readers uncomfortable while reading. Keywords: translation procedures; At-Tibyān fī Ādābi Hamalatil Qur’ān; At-Tibyān; source language; target language
Psikologi Tokoh Utama pada Hikayah Al-Malik Syahruman Wa Ibnuhu Al-Malik Qamaruzzaman Al Husna, Nadia; Huda, Ibnu Samsul
Journal of Language Literature and Arts Vol. 3 No. 11 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um064v3i112023p1651-1662

Abstract

Perkembangan kepribadian dalam psikologi sastra dapat dijelaskan menggunakan teori psiko­analisis. Teori ini mengasumsikan perkembangan suatu karakter dapat terjadi akibat konflik psiko­logis yang dialami oleh karakter tersebut. Pada penelitian ini, tema yang diangkat adalah analisis psikologi tokoh utama dalam kisah Hikayah al-Malik Syahruman Wa Ibnuhu al-Malik Qamaruzzaman. Metode analisis yang digunakan pada penelitian ini adalah deskriptif kualitatif yang ditinjau aspek psikoanalisis sastra oleh Sigmund Freud. Adapun prosedur yang dilakukan antara lain (1) pengum­pulan data kata, kalimat dan dialog; (2) klafisifikasi data berdasar unsur instrinsik dan psikologis; dan (3) menyajikan temuan penelitian. Tujuan dari penelitian ini adalah sebuah acuan referensi analisa perkembangan karakter seseorang berdasarkan Id, Ego dan Superego. Melalui pemahaman ketiga aspek tersebut pada naskah penelitian yang digunakan, harapan keluaran penelitian ini adalah dapat digunakan sebagai pembanding dan referensi dalam memecahkan masalah-masalah pengem­bangan karakter dan psikologis yang ditemukan dalam karya sastra lainya. Kata Kunci: teori psikoanalisis; struktur kepribadian; Id, ego, dan superego The main character psychology in the story of Al-Malik Syahruman and his son Al-Malik Qamaruzzaman The development of personality in literary psychology can be explained using psychoanalytic theory. This theory assumes that the development of a character can occurs due to the psychological conflicts experienced by the character. In this study, the theme is the psychological analysis of the main character in the story of Al-Malik Syahruman and his son Al-Malik Qamaruzzaman. The analysis method used in this research is a qualitative descriptive approach, focusing on the psychological aspects of literary psychoanalysis by Sigmund Freud. The procedures include data collection of words, sentences, and dialogues; classification of data based on intrinsic and psychological elements; and presentation of the research findings. The purpose of this research is to serve as a reference for analyzing the development of a character based on the Id, Ego, and Superego. By understanding these three aspects in the research manuscript, the expected outcome of this research is to be used as a comparison and reference in solving character development and psychological issues found in other literary works. Keywords: psychoanalytic theory, personality structure, Id, ego, and superego ملخص يمكن تفسير تطور الشخصية في علم النفس الأدبي باستخدام نظرية التحليل النفسي. تفترض هذه النظرية أن تطور الشخصية يمكن أن يحدث بسبب الصراع النفسي الذي تعاني منه الشخصية. الموضوع المطروح في هذه الدراسة هو التحليل النفسي للشخصية الرئيسية في قصة حكاية الملك سيهرمان وابنه الملك قمر الزمان. المنهج التحليلي المستخدم في هذا البحث هو المنهج الوصفي النوعي الذي تمت مراجعته من الجانب التحليلي النفسي للأدب بواسطة سيغموند فرويد. وتشمل الإجراءات التي تم تنفيذها (1) جمع البيانات من الكلمات والجمل والحوارات. (2) تصنيف البيانات على أساس العناصر الجوهرية والنفسية ؛ و (3) عرض نتائج البحث. الغرض من هذه الدراسة هو مرجع لتحليل تطور شخصية الشخص بناءً على Id و Ego و Superego. من خلال فهم هذه الجوانب الثلاثة في نص البحث المستخدم ، من المؤمل أن يتم استخدام مخرجات هذا البحث كمقارنة ومرجعية في حل مشاكل الشخصية والنمو النفسي الموجودة في الأعمال الأدبية الأخرى. الكلمات المفتاحية: نظرية التحليل النفسي. هيكل الشخصية الهوية والأنا والأنا العليا
Cerita Anak Mamlakah Al-’Adl Karya Ismail Abdul Fatah: Analisis Struktural Sholikhah, Istatik Hidayatus; Huda, Ibnu Samsul
Journal of Language Literature and Arts Vol. 4 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um064v4i32024p272-287

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan dan mendiskripsikan unsur-unsur intrinsik yang membangun cerita anak Mamlakah Al-’adl karya Ismail Abdul Fatah beserta keterkaitan antar unsurnya.  Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah kajian struktural. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (a) tema mayor dalam cerita ini adalah kebaikan yang membawa keberkahan, yang dapat melahirkan kebaikan-kebaikan yang lain, adapun tema minornya adalah tanggung jawab, kemiskinan, tolong menolong, keserakahan, dan keajaiban. (b) pada cerita ini menggunakan alur campuran. (c) tokoh utamanya adalah Mansur, sedangkan tokoh tambahannya adalah Syekh Mas’ud, Kahramanah, Murjanah, Bahiyyah, Bahlul, Induk Burung, dan Burung Yasmin. (d) latar tempatnya berada di gubuk, tepi sungai, pinggiran hutan, rumah Bahiyyah, hutan, tengah jalan, tempat kuno, dan Istana dengan berlatar waktu pada pagi hari, siang hari, sore hari, dan malam hari, serta berlatar sosial tentang tentang di suatu kerajaan yang dahulunya dipimpin oleh seorang raja yang adil, hingga suatu hari kerajaan tersebut menghilang karena perbuatan orang-orang jahat yang telah merebut kekuasaan kerajaan secara paksa (e) sudut pandangnya adalah orang ketiga. Pada unsur-unsur intrinsik dalam cerpen ini memiliki keterkaitan yang padu antara satu dengan yang lainnya dalam membangun cerita.
PEMIKIRAN TOKOH-TOKOH PENDIDIKAN ISLAM TENTANG PENDIDIKAN BAHASA ARAB Huda, Ibnu Samsul
Prosiding Konferensi Nasional Bahasa Arab Vol 10, No 9 (2024): Prosiding Konferensi Nasional Bahasa Arab X
Publisher : Prosiding Konferensi Nasional Bahasa Arab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Islam dan Arab seperti dua sisi mata uang yang tidak bisa dipisahkan. Transmisi ilmu-ilmu Islam tidak mungkin dipisahkan dari bahasa Arab. Setiap muslim harus melafalkan bahasa Aab dalam kehidupan kesehariannya. Dari perspektif inilah tokoh-tokoh dalam pendidikan Islam memiliki perhatian besar terhadap Bahasa Arab. Tokoh-tokoh yang menaruh perhatian besar terhadap bahasa Arab terdiri dari tokoh dunia Islam Internasional maupun dalam skala nasional Indonesia.  Para pelopor awal pendidikan Islam yang memiliki perhatian terhadap pendidikan bahasa Arab misalnya, Ibnu Miskawaih, al-Qabisi, al-Mawardi, Ibnu Khaldun, Ibnu Sina, al-Ghazali, Burhanuddin al-Zarnuji, Ibnu Jama’ah, dan Ibnu Taimiyah. Sedangkan di Indonesia, Ulama yang memiliki perhatian khusus dalam perndidikan Bahasa Arab misalnya adalah Mahmud Yunus dan Imam Zarkasyi. Sebenarnya banyak ulama di Indonesia yang mengajarkan bahasa Arab, namun tidak secara khusus ditujukan untuk maharah lughawiyah (kompetensi berbahasa). Pendidikan ilmu kebahasaan, terutama nahwu sharaf semisal di Pesantren diorientasikan sebagai suplemen dalam memahami kitab turats bukan untuk menguasai empat kemahiran berbahasa.
Media AI untuk Profesionalisme Guru Bahasa Arab Dariyadi, Moch Wahib; Ma'sum, Ali; Huda, Ibnu Samsul
Prosiding Konferensi Nasional Bahasa Arab Vol 10, No 9 (2024): Prosiding Konferensi Nasional Bahasa Arab X
Publisher : Prosiding Konferensi Nasional Bahasa Arab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini mengeksplorasi penggunaan kecerdasan buatan (AI) sebagai media pembelajaran untuk meningkatkan profesionalisme guru bahasa Arab. Dalam dunia pendidikan yang terus berkembang, kebutuhan akan metode pengajaran yang lebih efektif dan efisien semakin meningkat. Media berbasis AI menawarkan solusi inovatif dengan personalisasi pembelajaran, penghematan waktu, dan peningkatan interaktivitas dalam proses pelatihan. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan beberapa tahap yang mencakup analisis kebutuhan, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Hasilnya menunjukkan bahwa media AI dapat menjadi alat yang sangat berguna dalam meningkatkan kompetensi pedagogis guru bahasa Arab, mempercepat proses pembelajaran, dan memastikan penerapan teknologi secara efektif di kelas.
PENGEMBANGAN PROFESIONALISME GURU MELALUI PELATIHAN PEMBUATAN VIDEO PEMBELAJARAN BERPOTENSI HKI BAGI GURU-GURU BAHASA ARAB MADRASAH ALIYAH SE KABUPATEN TULUNGAGUNG Dariyadi, Moch Wahib; Huda, Ibnu Samsul; Ma'sum, Ali; Fauzan, Moh.
Tifani : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 3 (2023): Tifani : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This Community Service activity aims to enhance the understanding and knowledge of madrasah teachers regarding the importance of instructional media in the teaching process at the Madrasah. Additionally, the program trains teachers from Madrasah Aliyah in Kabupaten Tulung Agung to design and create interactive learning videos using the Camtasia Studio application. The specific objective of this training is to boost the creativity of teachers in designing and utilizing video-based learning media to make Arabic language teaching in the Madrasah more contextual. The methods employed in implementing this Community Service consist of lectures, training sessions, and Q&A sessions. The target audience for this activity includes teachers from Madrasah Tsanawaiyah and Madrasah Aliyah in Kabupaten Tulung Agung. This initiative effectively enhances teachers' knowledge regarding the urgency of instructional media and the development of various forms of instructional media, particularly related to technological advancements. Moreover, it improves teachers' skills in operating computers or laptops, particularly in integrating interactive media using Camtasia Studio. Following the training, there will be a two-month mentoring process and evaluation. The expected outcomes of this activity are (1) Proceedings of a National Seminar, (2) a community service journal article, and (3) an Intellectual Property Rights (IPR) for a Video Tutorial on Using Camtasia. Keywords: Media, Learning with Video, Camtasia Studio
PENGEMBANGAN LEARNING MANAGEMENT SYSTEM BERBASIS SELF-DIRECTED LEARNING PADA PEMBELAJARAN BAHASA ARAB Dariyadi, Moch Wahib; Ahsanuddin, Moh.; Ma'sum, Ali; Huda, Ibnu Samsul
Tifani : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 2 (2023): Tifani : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan teknologi dalam pendidikan telah membuka peluang besar untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran, terutama dalam konteks pembelajaran bahasa. Artikel ini membahas pengembangan Learning Management System (LMS) yang berfokus pada konsep Self-Directed Learning (SDL) dalam pembelajaran Bahasa Arab. Penelitian ini bertujuan untuk mengintegrasikan prinsip-prinsip SDL ke dalam platform LMS dengan tujuan meningkatkan kemampuan siswa dalam mempelajari Bahasa Arab secara mandiri.
PENINGKATAN KUALITAS GURU DALAM PENGEMBANGAN BAHAN AJAR BERBASIS MICROLEARNING BAGI GURU-GURU BAHASA ARAB SE KABUPATEN TULUNGAGUNG Moch Wahib Dariyadi; Ali Ma'sum; Ibnu Samsul Huda
Tifani : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 1 (2024): Tifani : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengajaran Bahasa Arab di Indonesia memiliki peran penting dalam mendukung pemahaman ajaran Islam. Namun, banyak guru di daerah seperti Kabupaten Tulungagung masih menggunakan metode konvensional yang kurang efektif. Untuk meningkatkan kualitas pengajaran Bahasa Arab, dikembangkan pelatihan microlearning yang mengedepankan materi berbasis teknologi, yang dirancang dalam unit kecil dan ringkas. Pelatihan ini bertujuan untuk membekali guru dalam pembuatan bahan ajar berbasis video singkat dan interaktif. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan signifikan dalam kompetensi teknologi guru, yang berimplikasi pada motivasi belajar dan pemahaman siswa. Pendekatan ini menjadi solusi efektif untuk mengatasi keterbatasan waktu belajar siswa dan keterbatasan teknologi di sekolah. Oleh karena itu, implementasi microlearning dapat menjadi strategi yang relevan dan inovatif dalam pengajaran Bahasa Arab, terutama di era digital ini.
Enhancing Arabic Reading and Writing Skills of SMK Muhammadiyah 6 Donomulyo Students through the Think-Pair-Share Strategy Widyastuti, Ulfa Afifa; Ahsanuddin, Mohammad; Huda, Ibnu Samsul
Alfuad: Jurnal Sosial Keagamaan Vol 9, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31958/jsk.v9i1.14863

Abstract

This study tries to analyze the effectiveness of the Think-Pair-Share strategy in improving the reading and writing skills of Arabic for the students of the eleventh grade at SMK Muhammadiyah 6 Donomulyo. TPS is a cooperative learning strategy where active learning by students is elicited through participation in learning. It is expected that with the strategy, students will raise their comprehension through discussion and interaction with their peers. With TPS, the activities of students in the learning process are expected to be improved. This research was conducted to determine the effect of TPS on student proficiency in the Arabic language. In descriptive qualitative data collection, observation analysis, interviews, and document analysis are used. Data analysis used the Miles and Huberman model involving stages of data reduction, data display, and drawing conclusions. Triangulation methods were also undertaken to validate the results of this research, thereby comparing sources of data and the methods of their collection. This enhances accuracy and credibility in findings. The approach allows for an in-depth understanding of the phenomena being studied. It was found that the reading and writing skills of the students drastically improve with the implementation of TPS. Before the strategy was carried out, only 35% of the students met or achieved the minimum competency standard for reading and 40% met it for writing. It rose to 83% and 90% for reading and writing, respectively, upon using TPS. The model favored enhancing student involvemen, interest, and understanding in learning. The findings will help in devising ways of teaching Arabic language and shall serve as a guide to the educators in implementing strategies that are cooperative in nature.
PEMIKIRAN TOKOH-TOKOH PENDIDIKAN ISLAM TENTANG PENDIDIKAN BAHASA ARAB Huda, Ibnu Samsul
Prosiding Konferensi Nasional Bahasa Arab Vol 10, No 9 (2024): Prosiding Konferensi Nasional Bahasa Arab X
Publisher : Prosiding Konferensi Nasional Bahasa Arab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Islam dan Arab seperti dua sisi mata uang yang tidak bisa dipisahkan. Transmisi ilmu-ilmu Islam tidak mungkin dipisahkan dari bahasa Arab. Setiap muslim harus melafalkan bahasa Aab dalam kehidupan kesehariannya. Dari perspektif inilah tokoh-tokoh dalam pendidikan Islam memiliki perhatian besar terhadap Bahasa Arab. Tokoh-tokoh yang menaruh perhatian besar terhadap bahasa Arab terdiri dari tokoh dunia Islam Internasional maupun dalam skala nasional Indonesia.  Para pelopor awal pendidikan Islam yang memiliki perhatian terhadap pendidikan bahasa Arab misalnya, Ibnu Miskawaih, al-Qabisi, al-Mawardi, Ibnu Khaldun, Ibnu Sina, al-Ghazali, Burhanuddin al-Zarnuji, Ibnu Jama’ah, dan Ibnu Taimiyah. Sedangkan di Indonesia, Ulama yang memiliki perhatian khusus dalam perndidikan Bahasa Arab misalnya adalah Mahmud Yunus dan Imam Zarkasyi. Sebenarnya banyak ulama di Indonesia yang mengajarkan bahasa Arab, namun tidak secara khusus ditujukan untuk maharah lughawiyah (kompetensi berbahasa). Pendidikan ilmu kebahasaan, terutama nahwu sharaf semisal di Pesantren diorientasikan sebagai suplemen dalam memahami kitab turats bukan untuk menguasai empat kemahiran berbahasa.