Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Bantuan Teknis Desain Konstruksi Beton Non-Struktural Berbasis Pemanfaatan Limbah Industri Batching Plant dan Asphalt Mixing Plant untuk Mendukung Infrastruktur Berkelanjutan Ribowo, Anggarani Budi; Maini, Miskar; Sihombing, Tera Melya Patrice; Yuliyanto, Andry; Zhafira, Elian; P, Kirtinanda; Novalina, Winny; Rahma, Siti; Marina, Bernaditha Catur; Sitepu, Arif Rahman Hakim; Apriwelni, Siska; Kiranaratri, Ayudia Hardiyani; Sari, Dian Perwita; Utami, Erdina Tyagita; Tambunan, Hermon Frederik
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 3 (2026): Bulan Februari
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i3.1233

Abstract

Industri konstruksi seperti batching plant dan Asphalt Mixing Plant (AMP) menghasilkan limbah berupa sisa beton mengeras, slurry pencucian mixer, agregat terkontaminasi semen, serta residu aspal halus yang berpotensi menimbulkan dampak lingkungan apabila tidak dikelola dan dimanfaatkan secara optimal. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mendukung penerapan infrastruktur berkelanjutan melalui optimalisasi pemanfaatan limbah konstruksi sebagai bahan baku alternatif beton non-struktural. Program dilaksanakan melalui tahapan identifikasi jenis dan volume limbah (±1–2 ton per minggu), pengolahan awal (pengeringan, penghancuran, dan pengayakan), perancangan komposisi campuran (mix design), pencetakan produk, curing selama 28 hari, serta pengujian kuat tekan dan daya serap air. Hasil perancangan menghasilkan batako berdimensi 40 × 20 × 10 cm, paving block 20 × 10 × 6 cm, serta saluran beton pracetak dengan lebar 40–85 cm dan tinggi 45–60 cm. Secara teknis, agregat limbah batching plant efektif sebagai substitusi parsial agregat alami, sedangkan residu AMP berfungsi sebagai filler yang meningkatkan kepadatan dan menurunkan porositas beton. Produk yang dihasilkan memenuhi kriteria mutu beton non-struktural untuk aplikasi pagar, perkerasan pejalan kaki, dan saluran drainase kawasan industri skala kecil–menengah maupun saluran irigasi. Kegiatan ini berkontribusi pada pengurangan timbulan limbah, efisiensi biaya material, serta penguatan prinsip ekonomi sirkular dalam pembangunan infrastruktur berkelanjutan.
Application of the Five-Minute Rating Method in Measuring Labor Productivity at a Jakarta Office Tower Project Dian Perwita Sari; Michael Adams Siregar
Borneo Engineering: Jurnal Teknik Sipil Volume 10 Nomor 1 Tahun 2026
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/be.v10i1.524

Abstract

Labor productivity is a critical factor in construction projects, directly influencing the successful achievement of time and cost targets. This study aims to analyze the comparison of labor productivity levels between regular hours and overtime using the Five-Minute Rating method. The research was conducted at an Office Tower Construction Project, employing a descriptive quantitative approach. Data was collected through three days of observation of worker activities, which were classified into effective work, ineffective work, and essential contributory work, using a five-minute observation interval. The results indicate a significant difference in productivity between regular and overtime hours. During regular hours, the average Labor Utilization Rate (LUR) reached 60.8%, with the peak pattern occurring in the morning (LUR 60.8%-71.5%) and a decline in the afternoon and evening. In contrast, during overtime hours, the average LUR was lower at 53.6%, showing a progressively more noticeable declining trend throughout the night shift. The average productivity decrease during overtime was 7.2%, with the highest decline recorded on the third day at 9.6%. Dominant factors contributing to the productivity decline during overtime include cumulative fatigue following the regular shift, suboptimal lighting conditions, and an increased proportion of non-productive contributory activities, which reached 30-40% of total activities.
OPTIMALISASI PEMANFAATAN ABU SEKAM PADI SEBAGAI SUBSTITUSI PARSIAL SEMEN DALAM PEMBUATAN PAVING BLOCK RAMAH rajiman rajiman; Dian Perwita Sari; Suhardi Suhardi
Jurnal Dedikasi untuk Negeri Vol 4, No 2 (2025): Jurnal Dedikasi untuk Negeri (JDN)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36269/jdn.v4i1.4546

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan menerapkan teknologi tepat guna berbasis pemanfaatan abu sekam padi sebagai pengganti sebagian semen dalam pembuatan paving block di Desa Sendang Mulyo, Kabupaten Lampung Tengah. Permasalahan utama yang dihadapi masyarakat adalah belum optimalnya pengelolaan limbah sekam padi serta tingginya ketergantungan terhadap semen sebagai bahan konstruksi utama. Metode yang digunakan adalah pelatihan dan pendampingan teknis yang meliputi sosialisasi, praktik pembakaran sekam padi secara terkendali, pencampuran material, dan pencetakan paving block dengan substitusi abu sekam padi sebesar 10% dari berat semen. Evaluasi dan monitoring dilakukan melalui observasi langsung, diskusi dengan peserta, serta analisis situasi pascapelatihan. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa masyarakat mampu mengaplikasikan teknologi tersebut secara mandiri tanpa kendala teknis berarti. Temuan ilmiah menunjukkan adanya perubahan persepsi masyarakat terhadap limbah sekam padi menjadi sumber daya bernilai guna, potensi pengurangan penggunaan semen, serta peluang efisiensi biaya produksi paving block. Kegiatan ini juga meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mendukung pembangunan infrastruktur desa yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.