Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Faktor-faktor yang mempengaruhi penyelesaian skripsi mahasiswa kedokteran Akbar, Surya; Rizdanti, Sabilla; Putri, Yolanda Karina
Jurnal Prima Medika Sains Vol. 4 No. 2 (2022): Desember
Publisher : Program Studi Magister Kesehatan Masyarakat Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/jpms.v4i2.3225

Abstract

Skripsi merupakan tugas akhir yang harus diselesaikan oleh mahasiswa di akhir program studi. Beberapa faktor dipercaya dapat mempengaruhi penyelesaian skripsi tepat waktu oleh mahasiswa yaitu motivasi intrinsik, stres, kecemasan, adversity quotient, dan Self-Directed Learning (SDL). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan faktor-faktor tersebut dalam penyelesaian skripsi tepat waktu. Desain cross sectional digunakan untuk mencapai tujuan penelitian ini. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa yang sedang menyelesaikan skripsi di Tahun Ajaran 2020-2021 yang berjumlah 156 orang. Penelitian ini menggunakan total sampling/sampling jenuh. Namun hanya 110 orang responden yang mengembalikan kuesioner (respon rate 70,51%). Sebanyak 110 orang mahasiswa kedokteran dilibatkan untuk mengisi kuesioner Intrinsic Motivation Inventory (IMI), kuesioner Perceived Stress Scale (PSS-10), kuesioner kecemasan, kuesioner adversity quotient, dan kuesioner SDL. Hasil pengukuran dianalisis secara deskriptif dan menggunakan uji korelasi Somers’d. Hasil penelitian diperoleh mayoritas mahasiswa memiliki motivasi intrinsik sedang (62,7%), tingkat stres berat (85,5%), tingkat kecemasan berat (85,5%), tingkat adversity quotient moderately (50,9%), dan tingkat SDL tinggi (79,1%). Analisis korelasi didapatkan hanya variabel stres yang berhubungan secara signifikan dengan menyelesaikan skripsi tepat waktu (r= -0,320, p=0,001). Kesimpulan yang dapat ditarik adalah stres mempengaruhi penyelesaian skripsi tepat waktu oleh mahasiswa. Penelitian lebih lanjut untuk mengidentifikasi mekanisme stres dalam memberikan dampak positif terhadap mahasiswa perlu untuk dilakukan.
Differences in Sanitary Hygiene Behavior and Bacterial Identification in Minimizing Pathogenic Bacteria in Food Handlers Novziransyah, Nanda; Akbar, Surya; Dania, Ira Aini; Veronica, Sinta; Devy, Sisca; Pratama, Muchti Yuda
Indonesian Food Science and Technology Journal Vol. 7 No. 2 (2024): Volume 7 Number 2, July 2024 |IFSTJ|
Publisher : Department of Technology of Agricultural product (THP) Jambi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/ifstj.v7i2.32124

Abstract

Food as a biological substance with the potential to cause foodborne illness. According to Indonesian Food and Drug Supervisory Agency (BPOM), more than 20 million incidents of poisoning occur in Indonesia each year. The objective of this study is to examine the impact of hygiene and sanitation counseling on the behavior of food handlers, as well as to conduct microbiological examinations on the palms of food handlers. The method in this study uses quasi-experimental research, using a one-group pretest and posttest experimental design, and sampling was accomplished by unintentional sampling pretest and posttest. As a result, 17 out of 20 (85%) traditional food handlers carry pathogenic bacterial species such as Escherichia coli (65.3%), Staphylococcus aureus (23.5%), and Klebsiella spp (10.2%), but after treatment, the number of traditional food handlers carrying bacterial species pathogens decreased to 6 out of 20 (30%). The Mann-Whitney U test revealed that there was a significant influence on changes in the behavior of food handlers before and after receiving counseling regarding hygiene and sanitation behavior in handling food, which is 0.000 smaller than 0.05. Swabs were also used on the hands. With the Kolmogorov-Smirnov Z test, food handlers have a significant shift in the bacterial organisms identified on their hands before and after counseling, which is 0.000, smaller than 0.05.  
Instrument Development for Study Programs Excellence Evaluation Based on Kirkpatrick Evaluation Model Akbar, Surya; Darungan, Tezar Samekto; Rahma, Dinda Saufia
Jurnal Pendidikan Kedokteran Indonesia: The Indonesian Journal of Medical Education Vol 13, No 2 (2024): June
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jpki.91960

Abstract

Background: The study programs excellence stated in the institution's vision and mission acts as a guide for the institution in carrying out its activities. That excellence must be reflected in all aspects of academic activities. Evaluation of the implementation and achievement of study program’s excellence is important to fulfill the vision, and mission of the institution. This research aims to develop an evaluation instrument that is useful for monitoring the achievement of study program’s excellence. Methods: Two part of instrument development were carried out in this study, namely: instrument development, and instrument validation process. Instrument development part consist of two stage (item and scale development, and expert judgement). Meanwhile, instrument validation process part consist of 5 stages of comprehensive validation process by Sireci. This validation process used argument based validation concept. Results: This instrument uses the Kirkpatrick model which consists of 4 evaluation levels. Each level consists of several dimensions. A total of 55 instrument items were proven valid (r>0.217) and reliable (Cronbach’s Alpha>0.7). The instrument uses 2 types of data in the assessment process, namely primary data (measuring responses from the academic community using a questionnaire), and secondary data (assessment of document evidence). Conclusion: The instrument evaluation is prepared for the purpose of providing an overview of the implementation and achievement of institutional’s excellence. This is useful in providing valuable information to the institution to set strategies and policies to fulfill the institution's excellence.The instrument proved to be valid and reliable by an argument-based validation analysis.
HUBUNGAN RELIGIUSITAS DENGAN QUALITY OF LIFE PASIEN HEMODIALISA Salsabila, Cantika; Akbar, Surya; Susanti, Meri; Nasution, Halimah Thania
Jurnal Kedokteran STM (Sains dan Teknologi Medik) Vol. 7 No. 2 (2024): Juli 2024
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/stm.v7i2.588

Abstract

Penyakit kronis dapat mepengaruhi Quality of Life (QoL) seseorang. Salah satu kondisi penyakit kronis yang sering ditemukan adalah pasien dengan hemodialisa. Religiusitas dilain sisi dianggap dapat mempengaruhi kualitas hidup seseorang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara tingkat religiusitas penderita hemodialisa dengan kualitas hidupnya. Desain penelitian ini adalah cross-sectional. Sebanyak 71 orang responden diambil dengan menggunakan teknik total sampling. Penderita hemodialisa di RSU Sembiring Deli Tua yang berjumlah 71 orang diambil sebagai responden pada penelitian ini. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner CRS 15 dan WHOQoL-BREF. Hasil data penelitian dianalisis menggunakan uji Spearman. Hasil penelitian didapatkan religiusitas responden tergolong tinggi yaitu 67 responden (94,4%). Seluruh responden memiliki Quality of Life tergolong baik. Uji korelasi religiusitas dengan QoL didapatkan hasil korelasi yang signifikan antara religiusitas dan QoL 0,014 (p<0,05). Berdasarkan analisis dimensi QoL, dimensi psikologis dan lingkungan berhubungan secara signifikan dengan tingkat religiusitas (p<0,05). Saran untuk peneliti lebih lanjut dapat memasukkan variabel lain yang mungkin berpengaruh terhadap QoL. Analisis multivariat diharapkan dapat dilakukan di penelitian selanjutnya agar dapat menggambarkan kondisi QoL secara lebih baik.
PSIKOEDUKASI UNTUK MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN MENTAL PADA REMAJA DI DESA BESAR II TERJUN PANTAI CERMIN Idris, Meri Susanti; Sari Ayu, Mayang; Akbar, Surya; Kemala Sari, Siti; Makmur, Tri
Jurnal Kedokteran Ibnu Nafis Vol. 13 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/jkin.v13i2.737

Abstract

Tingginya angka prevalensi permasalahan kesehatan mental di Indonesia membutuhkan penanganan secara komprehensif. Psikoedukasi dilakukan dengan tujuan meningkatkan kesejahteraan mental pada remaja karena psikoedukasi merupakan salah satu tehnik yang efektif untuk peningkatan pengetahuan, pemahaman dan kesadaran sehingga dengan adanya pemahaman yang baik akan kesehatan mental remaja dapat mengatasi permasahannya secara lebih adaptif. Kegiatan ini dilakukan pada remaja yang duduk di Sekolah Menengah Pertama dan Atas yang tergabung dalam organisasi Karang Taruna di Desa Besar II Terjun Pantai Cermin Serdang Berdagai Sumatera Utara Indonesia. Manfaat kegiatan untuk mencegah dan mengurangi risiko permasalahan mental yang dihadapi dalam kehidupan sehari-harinya. Psikoedukasi dilakukan pada remaja dengan usia 12-18 tahun, dengan metode ceramah, simulasi dan diskusi. Hasil yang dicapai dalam kegiatan pengabdian ini adalah gambaran pemahaman remaja tentang kesejahteraan mentalnya, pemahaman akan berbagai tindakan untuk mengatasi stres, kemampuan dalam beradaptasi, membina relasi, menyelesaikan masalah dan pengambilan keputusan.
RIWAYAT STATUS GIZI DAN KEMAMPUAN KOGNITIF PADA ANAK USIA PRA SEKOLAH DI PUSKESMAS AMPLAS KOTA MEDAN Rahma, Dinda Saufia; Akbar, Surya; Mayang Sari Ayu; Susanti, Meri; Dewi Pangestuti
Ibnu Sina: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan - Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara Vol. 24 No. 1 (2025): Januari 2025
Publisher : Faculty of Medicine Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/ibnusina.v24i1.567

Abstract

Perkembangan kognitif berkaitan dengan pertumbuhan dan perkembangan pada otak yang telah terjadi sangat pesat pada trimester ketiga kehamilan sampai usia 2 tahun. Kekurangan gizi sejak bayi hingga umur 2 tahun dapat mengakibatkan sel otak berkurang 15-20% yang mengakibatkan anak. Prevalensi kekurangan gizi di Propinsi Sumatera Utara sebesar 5,4%, sangat kurus 4,6% dan sangat pendek 13,2%. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui riwayat status gizi dan kemampuan kognitif anak usia pra sekolah. Jenis penelitian yang dilakukan ialah deskriptif kuntitatif dengan desain kohort retropsektif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh anak usia pra sekolah sedang mengikuti pendidikan formal anak usia dini. Teknik pengambilan sampel puposive sampling dengan besar sampel sebanyak 79 anak yang dihitung menggunakan rumus data proporsi. Hasil penelitian didapat anak usia pra sekolah berjenis kelamin laki-laki lebih banyak dari perempuan. Anak usia pra sekolah yang mengikuti pendidikan formal usia dini berusia 6 tahun lebih banyak dari 5 tahun. Riwayat status gizi yang normal lebih banyak dari yang memiliki riwayat status gizi tidak normal. Kemampuan kognitif anak yang normal lebih banyak dari pada yang tidak normal. Diharapkan orang tua agar lebih memperhatikan pola asuh anaknya agar kebutuhan asupan gizi pada anak untuk menunjang pertumbuhan dan perkembangan kognitif pada anak.
GAMBARAN PERILAKU KONSUMTIF PADA MAHASISWA KO-ASISTEN UNIVERSITAS X Lubis, Annisa Fitri; Ira Aini Dania; Meri Susanti; Surya Akbar; Lestari, Ira Cinta
Ibnu Sina: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan - Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara Vol. 24 No. 1 (2025): Januari 2025
Publisher : Faculty of Medicine Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/ibnusina.v24i1.660

Abstract

Teknlogi yang saat ini terus berkembang semakin maju, telah mengubah kehidupan manusia kian cepat dan praktis. Hal tersebut terlihat dari cara pemenuhan kebutuhan hidup yang kini dapat dilakukan via daring. Ketersediaan layanan-layanan online tersebut mendorong munculnya perilaku konsumtif, dimana mencakup pembelian suatu barang tanpa asas memenuhi kebutuhan pokok, tetapi menekankan kepada kepuasan dan kesenangan semata. Pola perilaku konsumtif ini dapat terjadi kepada siapa pun, termasuk mahasiswa yang saat ini berada tahap proses pencarian jati diri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran perilaku konsumtif pada mahasiswa ko-asisten universitas X. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan studi observasional. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan Purposive Sampling dengan jumlah sampel sebesar 62 orang. Instrumen penelitian yang digunakan dalam penelitian ini berupa kuesioner perilaku konsumtif. Berdasarkan hasil pada penelitian ini menunjukkan bahwa sebanyak 35 orang (56.5%) berada dalam kategori perilaku konsumtif tinggi dan 27 orang (43.5%) berada dalam kategori perilaku konsumitf rendah. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah bahwa mayoritas mahasiswa ko-asisten universitas X memiliki perilaku konsumtif tinggi.
Edukasi Tentang Gaya Belajar Mahasiswa Surya Akbar; Tezar Samekto Darungan; Halimah Thania
Pengabdian Deli Sumatera Vol 1 No 2 (2022): Artikel Pengabdian Volume 1 Nomor 2, Juli 2022
Publisher : LLPM Universitas Deli Sumatera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gaya belajar secara tidak langsung berdampak pada hasil belajar. Hal ini dikarenakan gaya belajar merupakan cara yang disenangi oleh pembelajar dalam usaha memahami topik atau materi yang dipelajari. Kemampuan mengoptimalkan gaya belajar dapat dilakukan dengan memberikan pemahaman tentang ciri khas dari masing-masing gaya belajar serta cara mengoptimalkan gaya belajar tersebut. Maka dari itu bentuk pengabdian kepada mahasiswa ini dilakukan dalam bentuk edukasi. Edukasi dilakukan dengan memberikan pemahaman kepada mahasiswa tentang bagaimana memanfaatkan gaya belajar secara efektif untuk meningkatkan kemampuan belajar mahasiswa. Pelaksanaan edukasi ini diberikan menjadi 3 sesi, yaitu sesi seminar, sesi tanya jawab, dan sesi refleksi. Populasi peserta edukasi adalah seluruh mahasiswa Fakultas Kedokteran UISU (FK UISU). Peserta edukasi dibatasi hanya 70 orang yang bersedia mengikuti kegiatan ini. Hasil kegiatan pengabdian ini didapatkan mahasiswa telah dapat mengidentifikasi gaya belajarnya dengan baik serta mampu merefleksikan cara mengoptimalkan gaya belajar yang dimilikinya tersebut.
Pelatihan Mentoring pada Dosen Penasehat Akademik Tezar Samekto Darungan; Surya Akbar; Halimah Thania Nasution
Pengabdian Deli Sumatera Vol 1 No 2 (2022): Artikel Pengabdian Volume 1 Nomor 2, Juli 2022
Publisher : LLPM Universitas Deli Sumatera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mentoring merupakan salah satu peran dari seorang dosen yang muncul akibat pergesaran paradigma pendidikan kedokteran. Mentoring adalah sebuah proses pembimbingan seseorang dalam pengembangan pembelajaran dan kemampuan profesional lainnya. Proses mentoring harus dapat memberikan dukungan, tantangan, dan visi agar dapat menjadi efektif. Seorang mentor harus memiliki pengetahuan, keterampilan, dan sikap agar dapat menjadi seorang mentor yang baik. Untuk dapat menambah wawasan para dosen penasehat akademik tentang peran dan tugasnya sebagai mentor, diperlukan sebuah kegiatan sebagai bagian dari pengembangan fakultas agar proses mentoring dapat efektif. Keywords: Mentoring Efektif; Dosen Penasehat Akademik; Pengembangan Fakultas