Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Kemampuan Berpikir Kritis Siswa dalam Penerapan Metode Jigsaw Yani, Linda; Sadrina, Sadrina; Fathiah, Fathiah
JUPITER (JURNAL PENDIDIKAN TEKNIK ELEKTRO) Vol. 8 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jupiter.v8i1.16063

Abstract

Kemampuan berfikir kritis merupakan pemegang kesuksesan pendidikan revolusi industry 4.0. Pentingnya komampuan ini menjadikannya sebagai isu kompetensi yang harus dimiliki oleh peserta didik khususnya siswa SMK. Banyaknya siswa yang belum mampu memecahkan persoalan dikelas, belum mampu menguasai materi dengan benar dan kemampuan menjawab pertanyaan guru menjadi landasan permasalahan yang akan dipecahkan dalam penelitian ini. Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan tingkat kemampuan berfikir kritis peserta didik dalam memecahkan persoalan pada mata pelajaran Pekerjaan Dasar Elektromekanik dengan penerapan model pembelajaran jigsaw kelas X di SMK Negeri 1 Darul Kamal Aceh Besar. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif, dengan menggunakan instrumen soal pretest dan posttest dan angket sebagai alat pengumpulan data. Sampel dalam penelitian ini merupakan peserta didik kelas X TITL yang berjumlah 8 orang. Teknik analisis data menggunakan rubrik pedoman penskoran dan kategori kemampuan berfikir kritis. Dengan menggunakan teori berfikir kritis Ennis, disusun angket kuisioner dan soal pretest dan posttes. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa kemampuan berfikir kritis siswa meningkat melalui penggunaan metode pembelajaran kooperatif jigsaw.
Analisis Proses Pembelajaran Blok Sistem Pada Mata Pelajaran Instalasi Penerangan Listrik Di SMK N 2 Sigli Nauval, Muhammad; Sadrina, Sadrina; Mursyidin, Mursyidin; Musafir, Musafir
JUPITER (JURNAL PENDIDIKAN TEKNIK ELEKTRO) Vol. 9 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jupiter.v9i1.18898

Abstract

Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) merupakan lembaga pendidikan yang menyelenggarakan proses sekolah menengah atas dengan tujuan mendidik siswanya menjadi ahli dalam bidang tertentu. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana proses pembelajaran menggunakan sistem blok pada Mata Pelajaran Instalasi Penerangan Listrik Kelas XI di SMKN 2 Sigli, Bagaimana Pengaruh Sistem Blok Terhadap Prestasi Belajar Kelas. jenis penelitian yang digunakan adalah Quasi Eksperimental dan Quasy Eksperimental Design. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 50 siswa yang terdiri dari 25 siswa kelas kontrol dan 25 siswa kelas eksperimen. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis data statistik berupa korelasi kausal/rasio pengaruh dengan model regresi sederhana dengan aplikasi statistik SPSS. Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh pembelajaran blok sistem terhadap prestasi belajar siswa pada mata pelajaran instalasi penerangan listrik, namun tidak terlalu signifikan, karena hasil perhitungan uji t diperoleh nilai t hitung sebesar 3,864, sedangkan t hitung sebesar 3,864. -tabel pada taraf signifikansi 5% sebesar 2,060 yang diperoleh pada akhir perlakuan yaitu 77,72 untuk kelas eksperimen dan 74,40 untuk kelas kontrol.
The articel Desain E-Modul Sistem Instalasi Kelistrikan Cerdas Berbasis IoT pada Mata Kuliah Teknik Instalasi Listrik: Desain, E-modul, Sistem Kelistrikan Cerdas, Teknik Instalasi Listrik, Alessi Trollip, Internet of Things rahmad qadri, riza; Sadrina
JUPITER (JURNAL PENDIDIKAN TEKNIK ELEKTRO) Vol. 11 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mata kuliah Teknik Instalasi Listrik merupakan salah satu kompetensi penting dalam bidang Pendidikan Teknik Elektro, khususnya dalam pembelajaran sistem instalasi listrik. Namun, keterbatasan media pembelajaran yang representatif dan mudah dipahami sering menjadi kendala dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mendesain e-modul sistem instalasi kelistrikan cerdas berbasis IoT yang dapat digunakan sebagai media pembelajaran dalam praktikum mata kuliah Teknik Instalasi Listrik. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan Model Alessi dan Trollip yang memiliki tiga langkah pengembangan yaitu Standar, On going Evaluation dan poject menagement. Prosedur pengembangan Alessi dan Trollip meliputi tiga tahap penting yaitu Planing, Design, dan Development. Instrumen penelitian yang dilakukan oleh peneliti adalah validasi ahli media, materi dan bahasa untuk menguji kelayakan hasil dari desain e-modul sistem instalasi kelistrikan cerdas berbasis IoT. Hasil Validasi ahli media mendapatkan 86%, ahli materi 87% dan ahli bahasa 85%. Berdasarkan hasil validasi tersebut, dapat disimpulkan bahwa e-modul sistem instalasi kelistrikan cerdas berbasis IoT yang telah didesain sangat layak diterapkan pada praktikum mata kuliah Teknik Instalasi Listrik.
Analysis of the Electric Power Distribution System Service Reliability Index at PLN Lancang Garam Aslami, Muhammad Mirdasil; Sadrina, Sadrina; Fachri, Muhammad Rizal
JURNAL EDUNITRO Jurnal Pendidikan Teknik Elektro Vol. 4 No. 2 (2024): October Issue
Publisher : Department of Electrical Engineering Education, Faculty of Engineering, State University of Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/edunitro.v4i2.8567

Abstract

The level of electrical energy demand in an area reflects the welfare of that community The greater the use of electrical energy the higher the community s standard of living followed by the public s critical attitude towards everything that happens and influences lives including electricity services Generally a network s reliability level can be seen from the size of the SAIDI and SAIFI values on the PLN state electricity company side The calculation and reliability analysis results of the Lhokseumawe ULP above show that the total SAIFI index value is 2 68 times year The SAIFI Rayon Lhokseumawe reliability index is categorized as reliable because its value does not exceed the standard set by PLN in SPLN 68 2 of 1986 namely 3 2 times year The total value of the SAIDI index is 45 30 hours year The Lhokseumawe Rayon SAIDI reliability index is categorized as unreliable because its value exceeds the standard set by PLN in SPLN 68 2 of 1986 namely 21 hours year There are certainly differences in infrastructure electrical equipment and number of customers in 1986 compared to current years; this has a different influence on electricity reliability values such as SAIDI and SAIFI < p>
Peningkatan Keterampilan Merakit Elektronika Melalui Problem Solving Berbasis Eksperimen Rizky, Teuku Aulia; Sadrina, Sadrina
JURNAL EDUNITRO Jurnal Pendidikan Teknik Elektro Vol. 6 No. 1 (2026): April Issue
Publisher : Department of Electrical Engineering Education, Faculty of Engineering, State University of Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/gnesfe84

Abstract

Abstrak— Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik setelah mengikuti proses pembelajaran materi Elektronika Dasar dengan menggunakan model pembelajaran Problem solving. Penelitian ini dilaksanakan di SMK Negeri 5 Banda Aceh, tahun ajaran 2024-2025. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan sebanyak dua siklus. Setiap siklus terdiri dari empat tahapan, yaitu perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas XI yang berjumlah 15 orang. Instrumen penelitian yang digunakan adalah tes hasil belajar yang berupa tes praktik . Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran problem solving dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik. Dari 15 peserta didik, pencapaian KKM terjadi peningkatan yaitu rata-rata hasil belajar peserta didik pada siklus 1 sebesar 79% mengalami peningkatan pada siklus 2 menjadi 87,6%. Hal ini jelas menunjukkan bahwa hasil belajar peserta didik mengalami peningkatan dari siklus 1 ke siklus 2. Dengan demikian, siklus 2 sudah memenuhi indikator pencapaian hasil.