Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : SIGMA TEKNIKA

ANALISA PROSES KALIBRASI TRANSMITTER KETINGGIAN AIR WTP PADA PEMBANGKIT LISTRIK DI PT. MITRA ENERGI BATAM Pamor Gunoto; Insannul Kamil
SIGMA TEKNIKA Vol 4, No 2 (2021): SIGMATEKNIKA, VOL. 4, N0. 2, NOVEMBER 2021
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33373/sigmateknika.v4i2.3265

Abstract

Dengan perkembangan teknologi yang semakin pesat merupakan tantangan bagi sistem kerja di industri yang semakin canggih. Salah satu bagian vital dalam industri terutama di pembangkit listrik tenaga uap yang banyak menggunakan medium air adalah pengukuran ketinggian air baik itu pada boiler, blowdown tank, flash tank, deareator maupun water treatment plant (WTP). Alat yang mempunyai peran penting sebagai pengukur ketinggian air secara terus menerus agar bisa diamati/dikontrol secara real time adalah transmitter pengukur ketinggian air (level transmitter). Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui cara kalibrasi Differential Pressure Transmitter Level (DP Transmitter Level) dengan menggunakan Hart Communicator, dan mengetahui kehandalan alat DP Transmitter Level setelah kalibrasi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan melakukan perbandingan secara langsung antara nilai pengukuran persentase ketinggian air (mm) dan persentase nilai arus output (mA) secara teori dengan nilai pengukuran yang dihasilkan alat ukur Hart Communicator. Kemudian nilai yang dihasilkan dari setiap pengukuran menunjukan adanya beberapa kecenderungan error pembacaan dari transmitter level terhadap nilai standar yang telah ditentukan. Setelah dilakukan kalibrasi dengan melakukan pengukuran dengan membandingkan nilai perhitungan secara teori maka diperoleh persentase nilai kesalahan (error) untuk nilai arus output (mA) yang dihasilkan adalah 0,148% dan persentase kesalahan untuk ketinggian air adalah 1,04 % (mm). Nilai persentase kesalahan ini masih dibawah standar yang diijinkan oleh pihak perusahaan yaitu sebesar 2%.
Generating I2C Usng LabVIEW Through Card Expansion Ria Saptarika; Insannul Kamil; Abdussalam Silmi Rabbani
SIGMA TEKNIKA Vol 4, No 1 (2021): SIGMATEKNIKA, Vol. 4, N0. 1, Juni 2021
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33373/sigmateknika.v4i1.3271

Abstract

I2C sebenarnya terdiri dari perangkat keras, perangkat lunak, dan protokol, sedangkan I2C membuat segalanya lebih sederhana, efisien, efektif, kompak, dan ekonomis, awalnya untuk mengendalikan tugas yang menggunakan banyak jalur seperti Data 8-bit dan Alamat 16-bit dalam sistem Mikroprosesor akan menggunakan minimal 24 kabel, jalur atau track PCB, sekarang dengan I2C cukup hanya memiliki 2 kabel, dimana satu kabel disebut SDA (Serial Data Address) dan satu kabel lainnya disebut SCL (Serial Clock) Bus. I2C ditemukan oleh Philips Semiconductors pada awal tahun 80-an, tetapi sekarang beberapa perusahaan semikonduktor seperti Xicor, SGS-Thomson, Siemens, Intel, Texas Instrument, Maxim, Amtel dan Analog Devices sudah mengadopsi nya. Artikel ini menjelaskan cara membuat perintah Protokol I2C menggunakan LabVIEW melalui Ekspansi Kartu Personal Computer (PC). Ada dua hal yang akan dijelaskan mengenai pembangkitan I2C, yang pertama adalah Protocol I2C dan yang terakhir adalah cara membangkitkannya menggunakan software LabView.